
Andy dan Tony sudah berangkat ke bumi sedangkan Aaron dan Kirana masih berada di kerajaan Langit.
"Aku mau tanya pada kalian, jika sudah menikah kalian akan menetap dimana?" tanya Raja Arthur penasaran.
"Sebenarnya kami ingin hidup di bumi yang mulia, dimana kami akan melahirkan dan membesarkan anak-anak kami kelak." jawab Aaron seraya memegang tangan Kirana dengan erat.
"Saya mohon ma'af yang mulia, walaupun saya sangat mengagumi kemegahan dan keindahan istana langit, tapi hamba di bumi sudah mempunyai investasi berupa real estate dan juga sebuah usaha di bidang jasa penangkapan siluman-siluman yang menggangu manusia." jelas Kirana yang membuat ratu Flower terpana dengan pemikiran Kirana, demikian juga dengan Yang Mulia Arthur dan Selir Selena.
"Baiklah kalau memang itu kemauan kalian. Aku akan mengadakan kompetisi untuk para dewa, dan carilah satu diantara mereka yang paling mumpuni. Satu orang yang akan menggantikan kamu kelak dan yang lainnya bisa dijadikan prajurit untuk pertahanan istana langit. Apa kamu paham maksudku Aaron?" jelas sekaligus tanya Yang mulia Raja Arthur.
"Hamba mengerti yang Mulia. Jadi hamba pensiun dini, apakah benar begitu yang Mulia?" tanya Aaron yang membuat Yang mulia Arthur tersenyum.
"Bukan begitu Aaron, Kamu akan aku tugaskan sebagai panglima Langit yang menjaga bumi, sedangkan seseorang nanti yang menang dalam kompetisi, bisa menjadi Panglima langit yang menjaga kerajaan Langit." jelas Yang Mulia Arthur seraya tersenyum dengan wibawanya.
"Oh, Hamba mengerti yang Mulia!" ucap Aaron sembari menunduk dan mengulas senyumnya saat menegadah.
"Itu berarti kamu bisa selalu mendampingi Kirana terus, Aaron!" sahut Ratu Flower yang sedari tadi mendengarkan percakapan Yang mulia Arthur dengan Aaron.
"Iya Yang Mulia Permaisuri" ucap Aaron dan kemudian Aaron meminta ijin pada yang mulia Arthur untuk mengajak Kirana berkeliling untuk mengenal seluk-beluk kerajaan Langit.
Dan Raja Arthur mengijinkan mereka untuk berkeliling.
Aaron mengajak Kirana berkeliling di sekitar istana, dan mereka bertemu para dayang dan prajurit dalam istana langit.
Dan setelah itu, mereka berjalan sampai di taman bunga di samping kerajaan Langit.
Dan Mereka melihat sepasang kucing yang sedang. berduaan.

"Oh, hai Kity...hai Archie!" sapa Aaron pada dua kucing langit itu.
"Hai Aaron!" balas kedua kucing itu serempak.
"Kity, Archie? berarti kucing hitam ini Archie?" tanya Kirana yang merasa terkejut dan mendekati mereka.
"Benar, kamu pacarnya Aaron ya?" tanya Archie dan menatap Kirana tajam.
"Iya, dan aku mengucapkan banyak terima kasih karena dengan kutukan kamu, aku bisa bertemu dengan Aaron." ucap Kirana seraya tersenyum.
"Sama-sama, maukah kamu mengusap kepala hingga tubuhku?" pinta Archie dan hal itu membuat Kity mengernyitkan kedua matanya.
Sedangkan Aaron dan Kirana saling pandang. Dan Aaron menganggukkan kepalanya tanda memberikan ijin.
Sementara Kity yang bertanya, "Kamu mau apa Archie?"
__ADS_1
"Nanti kamu juga akan tahu!" jawab Archie sambil tersenyum.
Kiran kemudian duduk bersimpuh mensejajarkan dirinya dengan Archie.
"Archie, ma'af ya!" kata Kirana yang kemudian mengusap Archie dari kepala hingga punggung kucing hitam itu.
Tiba-tiba kedua mata kucing itu memancarkan cahaya biru yang menyilaukan.
Kucing hitam itu merasakan usapan tangan lembut Kirana, dan dia ternyata meramal masa depan Kirana.
"Kirana,kamu akan bertemu dengan orang yang lama menghilang. Dan kalian akan selalu bertemu karena ikatan Cinta yang terjalin dari keturunan kalian." Ucap Arhcie yang kemudian kedua matanya kembali normal.
"A..apa itu benar yang kamu katakan?" tanya Kirana yang penasaran.
"Benar, yang tadi aku katakan akan terjadi beberapa tahun yang akan datang." jelas Archie yang kemudian kembali menghampiri Kity.
"Baiklah, akan aku ingat selalu ucapan kamu ini." ucap Kirana yang kemudian memandang Kity.
""Hai Kity, yang aku dengar kamu pernah ke bumi ya?" tanya Kirana dan menatap Kity yang memandang Kirana dalam-dalam.
"Pedang Awan rupanya nyaman ada padamu, kamu mengingatkanku pada Rani!" ucap Kity yang mendekat pada Kirana.
"Apa benar begitu?" tanya Kirana yang penasaran.
"Iya, itu benar adanya!" jawab Kity yang terus memandang Kirana.
"Baik, kesinilah Kity!" ucap Kirana yang kemudian mengarahkan tangannya dan hendak membelai Kity.
Dan Kity mendekat pada Kirana, dan kucing putih itu menikmatinya.
"Sepertinya kamu merindukan seseorang?" tanya Aaron yang melihat kelakuan Kity uang bermanja ria pada Kirana.
"Aku sangat rindu pada Leony dan juga Rani. Mereka majikanku yang selalu aku rindukan." jelas Kity yang saat ini ada di pangkuan Kirana.
Setelah cukup lama mereka bercengkrama, dan tiba waktunya mereka berpisah.
"Ma'af Kity, Archie, Kity kami harus undur diri" ucap pamit Aaron dan Kirana.
"Iya, hati-hati ya!" seru Archie dan Kity bersamaan.
"Siap!" ucap Aaron dan Kirana seraya melambaikan tangan mereka dan keduanya melangkahkan kaki kembali ke dalam istana.
"Apa kalian sudah puas jalan-jalannya?tanya Yang mulia Arthur saat Aaron dan Kirana menghadap.
"Iya, sangat indah istana langit ini. Hamba sangat terpesona yang Mulia." jawab Kirana yang menunggu Aaron berpamitan.
__ADS_1
"Yang mulia raja Arthur, Saya pamit mau mengantar Kirana pulang ke bumi sebentar!" ucap Aaron dan Yang mulia Raja dan Ratu kerajaan langit menyetujuinya.
"Baiklah Hati-hatilah dalam perjalanan ya!" pesan Raja Arthur.
"Iya yang mulia," ucap Aaron.
" Kirana, bawalah satu pot bunga mawar putih ini" ucap ratu Flower seraya memberikan bunga tersebut pada Kirana.
Dan Kirana menerimanya.
"Ini seperti yang ada di dalam kamar Bocan eh maksud saya ibundanya Aaron. Apakah fungsinya sama?" tanya Kirana yang penasaran.
"Iya, dan sama fungsinya.dengan mawar putih milik Rosa" jelas Ratu Flower pada Kirana dan Aaron.
"Terima kasih yang mulia Ratu, hamba akan merawatnya dengan baik!" ucap Kirana yang terus melihat kearah bunga mawar putih itu.
"Bagus, dengan menelan kelopak bung ini kamu bisa terhindar dari berbagai macam pengaruh mistik" jelas Ratu Flower
Kirana dan Aaron mengangguk dan Aaron meniup peluitnya.
"Priiiiit..!"
Seketika awan putih kecil muncul di hadapan Aaron dan Kirana.
Jumpa lagi tuan Aaron!" ucap sapa awan putih kecil.
"Iya awan putih kecil! bantu aku mengantar Kirana pulang ke bumi" ucap Aaron.
"Baik tuan Aaron." kata Awan putih kecil.
"Mari nona Kirana, silahkan naik ke atasku!" ucap Awan putih kecil.
Kirana pun naik dan diikuti dengan Aaron. Dan awan putih kecil itu melesat turun ke bumi, namun sebelumnya Aaron dan Kirana sempat melambaikan tangan untuk semua yang ada di Istana Langit.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasihh...
__ADS_1
...BERSAMBUNG...