
Kalau nanti ada gadis selain Kirana yang naksir sama Aaron bagaimana?" goda Aaron lagi sambil meletakkan pot yang diangkatnya tadi.
"Eh..gadis ya!? sama kayaknya. Nggak akan cemburu..!!" kata Kirana yang sedikit menarik nafasnya dalam-dalam.
"Benarkah..? buktinya pas Maggie sama Kelly kemarin, kamu seperti apa..?" goda Aaron yang coba mengingatkan kejadian saat Maggie melihat Aaron pertama kalinya.
"Aaa..h..! kemarin kan cuma usulin Maggie aja..!!" kata Kirana yang tak sesuai hatinya.
"Berarti nanti kalau ada para gadis yang dekati Aaron, Kirana tidak cemburu ya..!" seru Aaron memastikannya lagi.
"Iya..!!" jawab Kirana.
"Beneran..?!" goda Aaron sambil menempelkan tanah yang basah ke pipi Kirana.
"Ih..apaan sih Aaron...! jijik tau..!!" seru Kirana yang mengusap pipinya yang di isengi Aaron tadi.
"Buat maskeran biar jadi cantik..!!" goda Aaron dan kembali menempelkan tanah basah ke pipi kiri Kirana.
"Aaron...! jadi menurut kamu aku nggak cantik gitu..??"
"Menurutmu..??"
"Awas kamu ya..! Kirana balas nih..!!"
Mereka saling balas menempelkan tanah basah ke wajah satu sama lainnya.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata memperhatikan mereka.
Seekor Rubah terus memperhatikan kedua anak yang berbeda kehidupan itu.
"Aku harus mendapatkan keduanya, gadis itu akan aku serap jiwanya dan laki-laki itu...! aku menyukainya. Setengah dewa setengah peri, aku bisa abadi dan anak-anakku akan menjadi yang terkuat..!! ha..ha..!!" kata dalam hati rubah itu, yang tak lain adalah siluman Rubah.
Siluman Rubah ini sudah berusia ratusan tahun, Ilmunya jauh lebih tinggi dari para siluman yang pernah di kalahkan Oyen.
Siluman yang berusia ratusan tahun, bisa setara dengan Jin. Dia bisa berubah bentuk sesuai keinginannya.
"Baiklah akan aku dekati mereka perlahan-lahan..!!" ucap siluman rubah itu dan merubah dirinya menjadi sesosok wanita cantik mirip artis Korea.
"Kita lihat, siapa yang akan kau pilih..! Setengah dewa setengah peri..!Aku Kimy si siluman rubah atau gadis yang selalu ada di sampingmu itu." kata gadis cantik bernama Kimy yang merupakan jelmaan siluman rubah.
Kimy berbaur dengan para pembeli bunga di kios bunga Rose. Dia berpura-pura menjadi pembeli.
Sementara itu, Kirana dan Aaron kembali melayani pembeli yang mulai ramai.
"Aku seperti merasakan keberadaan siluman, tapi dimana ya..?" kata dalam hati Aaron yang merasakan getaran pergerakan siluman, namun dia tak menyadari kalau siluman itu ada di hadapannya.
__ADS_1
"Wah tampan sekali pemuda ini..!!Aku menyukainya, dia harus menjadi milikku..!!" kata dalam hati Kimy saat di layani Aaron.
"Bolehkah saya tahu nama anda Tuan..?" tanya Kimy pura-pura sopan.
"Aaron nona..! ini kembaliannya ya..!!" jawab Aaron sambil mengembalikan uang kembalian untuk Kimy.
"Ah tidak usah, buat kamu saja..!" Kata Kimy yang perlahan-lahan menjauh dari Aaron.
"Aku beli makan siang buat kita dulu ya, mumpung dah sepi. Bisa kan jaga tempat ini sendiri..?" tanya Kirana pada Aaron.
"Iya, jangan lama-lama ya..! aku merasakan ada siluman sedari tadi,tapi belum tahu keberadaannya ada dimana." bisik Aaron yang khawatir pada Kirana.
"Iya jangan khawatir, habis beli makan siang aku akan menelan kelopak mawar putihnya BoCan..!" sahut Kirana yang kemudian berlalu menuju ke jalanan mencari warung atau lapak-lapak makanan pinggir jalan.
"Ah..inilah kesempatanku...!!" ucap Kimy yang sebelumnya bergerak mau meninggalkan kios bunga tersebut, kini berbalik mendekati Aaron.
"Kenapa balik lagi nona..?" tanya Aaron pada Kimy yang menghampirinya.
"Hmm...ada yang ketinggalan..!" kata Kimy yang terus menatap Aaron.
Aaron yang merasa risih, mencoba menghindar tak menatap gadis itu.
"Aaron, tiba-tiba mata saya kemasukan debu.Bisa kah bantu aku..?" tanya Kimy yang pura-pura.
"Aku harus bagaimana nona?" tanya Aaron bingung.
"Oh..! baiklah..!" mau tak mau Aaron menolongnya.
Aaron pun meniup perlahan mata gadis itu.
"Huuff...!! huuff...!!"
"Apa sudah mendingan..?" tanya Aaron yang penasaran.
"Sebentar..!" Kimy mengernyitkan matanya perlahan-lahan dan tiba-tiba muncul sinar merah.
Aaron yang penasaran dengan keadaan mata gadis itu, secara tidak langsung melihat sinar merah di mata gadis itu.
"Eh mata gadis itu..! kenapa menjadi merah..? lho..lho...!! Kenapa ada Kirana di sini..?" kata dalam hati Aaron.
Kimy menggunakan kekuatannya untuk menghipnotis Aaron, agar melihat dirinya seperti orang uang di cintai Aaron.
"Kirana..! kenapa kamu kembali? apa sudah dapat makananya.?" tanya Aaron yang melihat Kimy seperti melihat Kirana.
"Belum, ada yang ingin aku tunjukan padamu..!!" jawab Kirana palsu itu pada Aaron.
Kirana palsu itu menarik lengan Aaron, dan Aaron pun ikut begitu saja.
Mereka sampai di dalam kios, Kirana palsu itu memposisikan dirinya berhadapan dengan Aaron.
__ADS_1
Tiba-tiba memegang kedua pipi Aaron, dan dia mulai mendekatkan bibirnya ke bibir Aaron.
Kirana palsu itu mencium dan mmelumatt bibir laki-laki tampan di dihadapannya dengan penuh hasrat.
"Kirana..? apa ini dirimu..?biasanya aku yang nyerang kamu duluan, kenapa ini..?" tanya dalam hati Aaron yang kemudian dia tepiskan.
Karena dia sedang merasakan cumbuan penuh hasrat dari Kirana palsu itu.
Aaron yang sudah di kaburkan mata ya oleh Kimy itu, terus menganggap Kimy adalah Kirana.
Kekasih Kirana itu mendorong Kirana palsu keatas sofa, Dia menindih Kirana palsu itu.
Dan keduanya melanjutkan adegan 18+ itu diatas sofa.
Mulai dari mencium kening, pipi dan saling bertukar Saliva telah mereka lakukan.
Mereka mengiringi adegan 18+ itu dengan erangan-erangan bak sebuah lagu indah.
Keduanya saling menikmati, Aaron meraba tiap inci bagian tubuh Kirana palsu itu.
Tangan Aaron masuk ke dalam pakaian gadis itu, menelisik masuk ke rumah gunung kembar milik Kirana palsu. Dan ciumanya perlahan turun ke leher gadis yang Aaron tindih itu.
"Kirana..! kau milikku..! tak boleh ada yang memilikimu...!" bisik Aaron di telinga Kirana palsu itu.
Kirana palsu itu tak menghiraukan bisikan Aaron. Dia menikmati sentuhan-sentuhan laki-laaki diatasnya itu.
Sementara itu, Kirana yang sudah mendapatkan makanan untuk makan siang dia dan kekasihnya, berlari kecil menuju kios bunga Rose.
"Kok perasaanku nggak nyaman gini ya..? apa ada siluman yang membuntuti ku..??" gumam dalam hati sambil menoleh ke kanan dan ke kiri serta ke belakangnya.
"Ah..! hanya perasaanku saja..!!" kata Kirana sambil menghela nafas dan melanjutkan langkahnya.
"Aaron dimana ya?" tanya dalam hati Kirana karena tak mendapati Aaron di depan Kios bunga Rose.
"Mungkin saja ada di dalam..!!" kata dalam hati Kirana dan dia pun melangkah masuk ke dalam kios bunga Rose.
"Aaaaaaaaaaaaaaaaa.......!!!!!!!!""
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
...BERSAMBUNG...
__ADS_1