Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Siluman Kalajengking


__ADS_3

"A...apa-apa'an ini..! siapa yang berani buat keonaran di rumahku..!!" seru seorang laki-laki paruh baya yang keluar dari dalam rumah, dan di ikuti seorang pemuda dan seorang wanita cantik yang berpakaian sedikit aneh.



"Tuan David...!!" panggil Kirana saat tahu siapa yang keluar dari rumah dan berseru itu.


"Kirana..!!" seru seorang pemuda yang bersama laki-laki setengah baya yang di panggil Kirana dengan tuan David.


"Apa..! dua laki-laki itu petinggi di kerajaan langit..!" seru wanita cantik dengan tubuh seperti kalajengking itu pada laki-laki yang bernama David.


"Bukankah dia yang pernah aku hajar dulu..??" tanya Aaron yang berusaha mengingat siapa pemuda yang ada di hadapannya itu.


"Iya, dia si Nicky...anak tuan David, pemilik rumah ini." jawab Kirana, dan Aaron pun mengingat waktu kejadian di rumah Sharla.


📆Flashback on


Kirana ke toilet sebentar ya..!! setelah itu kita pulang...!" kata Kirana yang bergegas ke toilet.


"Iya, aku tunggu di sini..!!" balas Aaron yang kemudian mencari tempat duduk.


Kirana berjalan menuju di toilet, dan Nicky melihatnya.


Kemudian Nikcy berdiri bersandar di dinding menunggu kirana keluar dari toilet.


Beberapa menit kemudian Kirana keluar dari toilet.


"Apa kabar cantik..!!" sapa Nicky saat Kirana melewatinya.


Kirana berhenti dan menoleh karena merasa mengenal siapa yang menyapanya.


"Baik-baik saja..! terima kasih..!!" jawab Kirana dan kemudian melanjutkan langkahnya, namun Nicky buru-buru menarik lengan Kirana.


Yang akibatnya Kirana berputar dan jatuh ke pelukan Nicky.


Posisi kini Nicky memeluk Kirana, dan Nicky berusaha mencium bibir Kirana.


Namun gadis itu terus meronta-ronta untuk menghindari mulut Nicky.


"Lepaskan aku..! lepaskan..!! atau pacarku akan membunuhmu..!!" ancam Kirana yang masih terus meronta-ronta.


Ciuman Nicky pun mendarat di pipi dan leher Kirana secara paksa.


Sementara itu Aaron yang mengingat perkataan ibunya, agar jangan jauh-jauh dari Kirana, dia segera mencari dimana keberadaan kekasihnya itu.


Setelah bertanya kesana-kemari dimana letak toilet, Aaron pun akhirnya menemukan di mana toilet itu.


Namun apa yang dia lihat di depan toilet itu, sebuah pemandangan yang seketika membuat darahnya mendidih.


Seperti tak percaya apa yang di lihatnya itu, tanpa banyak bicara Aaron menghampiri kedua orang laki-laki dan perempuan yang berpelukan itu.


Apa yang kau lakukan..!!" seru Aaron yang menarik kerah belakang Nicky dan kemudian menghempaskan ke lantai.


"Aaaugh..!!


Nicky pun jatuh terduduk dan merasakan sakit di tulang ekornya.


"Si..siapa kau..!!" tanya Nicky yang berusaha bangkit.


"Aku pacar Kirana, jangan coba-coba menyentuhnya atau kau mati di tanganku...!!" seru Aaron dengan amarahnya.

__ADS_1


"Kau yang akan mati di tanganku...!!" seru Nicky yang kemudian bersiap memukul Aaron.


Aaron mengelak dan memegang tangan Nicky dengan tangan kirinya dan kemudian dengan siku kanannya, Aaron memukul lengan Nicky dengan kuat.


"Argghhh....!!"


Tak ayal Nicky pun meronta dan kesakitan.


Merasa lawannya sudah kesakitan, Aaron berbalik menghampiri Kirana.


Kirana melihat di belakang Aaron, Nicky sudah siap memukul Aaron dengan sebuah balok kayu, yang entah dari mana dia mendapatkan balok tersebut.


"Aaron aaawaaaasss...!!" jerit Kirana.


Aaron yang menyadari hal itu langsung mengelak dan dalam sekejap menangkap balok tersebut dan menarik lalu memukul perut Nicky.


"Bugh...!!"


"Bugh...!!"


"Bugh...!!"


"Argh...!!"


Tiga pukulan di perut itu bisa membuat Nicky muntah darah, dan dia terkapar tak sadarkan diri.


Kirana menutup mata ya dengan telapak tangannya, karena dia tak sanggup melihatnya.


Apa yang di buat Aaron membuat semua tamu undangan yang melihat itu tercengang tak bisa berbuat dan berkata apa-apa.


Aaron segera menarik tangan Kirana setengah memaksa.


📆Flashback off.


"Rupanya kau bersama kekasih barumu, Kirana..!!" seru Nicky dengan tatapan penuh kebencian.


"Oh..kau masih mengingatku rupanya...!" balas Aaron dengan senyum simpulnya.


"Aaron siapa mereka..?" tanya Ekin yang penasaran.


"Pemuda itu mantan kekasih Kirana..!!" jawab Aaron seraya menatap Kirana.


Tapi gadis itu menatap kearah Nicky, dan entah apa yang ada di pikiran Kirana, Aaron tak mengetahuinya.


"Nicky..walaupun kita sudah berpisah karena kamu telah menduakan aku, namun kamu adalah cinta pertamaku. Banyak kenangan indah yang tertoreh saat bersamamu. Tak bisa ku pungkiri, kenangan itu selalu melekat di hatiku dan tak bisa hilang begitu saja...!" kata dalam hati Kirana yang tak terasa kedua matanya berkaca-kaca.


"Namun aku sangat bersyukur dengan perpisahan kita. Aku bisa bertemu dengan Aaron, yang nyatanya jauh lebih segalanya dari kamu...! terima kasih Nicky...!!" kata dalam hati Kirana lagi seraya menunduk dan menyeka air matanya.


"Kirana...! kamu kenapa..?" tanya Aaron yang khawatir.


Kirana menengadahkan kepalanya dan kemudian menggelengkan kepalanya perlahan-lahan.


"Apakah kalian bertiga yang melakukan semua ini..?" tanya David yang penasaran dengan yang di katakan siluman kalajengking, kalau yang ada di hadapannya itu dua dewa dari kerajaan langit.


"Iya.. kami yang melakukannya..!!" jawab Ekin dengan membusungkan dadanya


"Kurang ajar...! Dimana siluman Lintah..?" tanya seorang wanita cantik yang berpakaian aneh itu.


"Dia sudah menjadi abu, dan mutiaranya sudah aku telan..!!" jawab Aaron yang juga membusungkan dadanya.

__ADS_1


"Aku akan balas dendam untuk siluman Lintah..!!" seru siluman kalajengking yang sudah maju dan bersiap dengan sengatan ekornya dan juga tangan capitnya.


"Biar aku yang menghadapinya..!!" seru Aaron yang bersiap memanggil pedang cahayanya.


Kirana dan Ekin pun mundur dan memberi jalan pada Aaron.


"Pedang cahaya..!!"


seru Aaron dan pedang cahaya berwarna biru itu pun muncul di hadapannya.


Siluman kalajengking itu menyerang Aaron dengan kedua capitnya secara bergantian.


"Weeett....weeett.....!!"


Serangan itu mengenai ruang hampa, karena Aaron yang mengelak untuk menghindari serangan capit dari siluman kalajengking.


Namun kemudian Aaron pun menyerangnya balik dan terjadilah benturan capit dan pedang yang menghasilkan bunyi yang begitu nyaring.


"Traang....Traang.....traang...!!"


Tanpa menunggu lama, Aaron menebas kedua capit itu secara bergantian.


"Crash...crasshh...!!"


"Aaaaghh...!!"


Darah hijau mengalir dari potongan capit itu.


"Kurang ajaaaaarr... aaarrgghh..!" umpat siluman kalajengking yang kemudian mengarahkan sengatan beracunnya ke arah Aaron.


Aaron bisa menghindarinya, namun sengatan itu tak berhenti di situ saja.


Karena sengatan beracun dari siluman kalajengking itu telah meleset dari Aaron, tapi terus mengarah ke belakangnya.


Dan di belakangnya itu ada Ekin dan Kirana.


"Kirana..awas..!!" seru Ekin yang mendorong Kirana untuk mundur.


"Aaaaaghhh...!!" Kirana mengerang kesakitan.


Sengatan beracun siluman kalajengking itu mengenai lutut kiri Kirana.


"Kirana..!!" seru Aaron yang cemas itu langsung menghampiri Kirana.


Ekin yang ikut jatuh saat mendorong Kirana, juga ikut terkejut dan cemas.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2