Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Saling Merindukan


__ADS_3

Beberapa menit kemudian Arron keluar dari kamar mandi.



Aaron Kwok!" seru Kirana yang kaget dan tanpa berkedip saat melihat laki-laki di hadapannya itu dengan masih membawa kemocengnya.


"Nama saya benar Aaron, tapi tidak pakai Kwok Nona'' balas Aaron saat melihat Kirana untuk pertama kalinya.


"Jadi kamu bukan artis Mandarin itu?" tanya Kirana sedikit menurunkan rasa kagetnya


"Bukan nona!" jawab Aaron yang kemudian dia melangkah duduk di kursi depan meja rias Kirana.


"Oh aku kira artis idolaku, he..he..! gumam Kirana yang kemudian duduk di pinggir tempat tidur yang berhadapan dengan Arron.


Kirana terus memandangi Aaron tak berkedip, karena wajah Aaron mengingatkannya dengan pemain film The Storm Warrior itu.


"Nona, perkenalkanlah saya Aaron. Saya adalah kucing yang anda selamatkan beberapa hari lalu dan sampai hari ini!" jelas Aaron yang juga memandang Kirana tak berkedip.


"Gadis ini, ada apa dengan jantungku." kata dalam hati Aaron yang seolah jantungnya berhenti seketika itu juga.


Sementara itu, Kirana pun merasakan hal yang sama.


"Ya Tuhan..Jantungku seperti mau loncat-loncat saja! apa karena laki-laki ini mirip idola aku, atau ada perasaan yang lainnya!" gumam dalam hati Kirana.


"Aapa yang kamu bilang tadi? ka..kamu kucing yang aku selamatkan?" tanya Kirana saat tersadar dari lamunannya.



"Iya, saya Si Oyen Nona" jawab Aaron pasti.


"A..apa..! ka..kau siluman!" seru Kirana yang terkejut dan kemudian bangkit dari duduknya dan sedikit menjauh dari laki-laki di hadapannya itu.


"Saya bukan siluman nona, saya panglima langit yang sedang di kutuk" balas Aaron yang kemudian bangkit dan mendekat ke arah Kirana.


"A..aku tak mengerti!" sahut Kirana, dan gadis itu pun mundur lagi untuk menjauhi Aaron.


Tapi Kirana tersudut, dia sudah menempel di dinding samping tempat tidurnya.


"Sial..!! ba..bagaimana ini!" batin Kirana yang berdebar tak menentu.


Aaron semakin mendekat,tangan kirinya menempel ke tembok samping kepala Kirana.


Si Oyen yang berubah menjadi Aaron itu kini sedikit menunduk untuk mendekatkan wajahnya dengan wajah Kirana dengan jarak kurang lebih sepuluh centimeter.


"Gadis ini...!" kata dalam hati Aaron yang terus menatap mata Kirana.


"Ya Tuhan...! apa yang akan dia lakukan!" batin Kirana yang tak menentu.


"Saya panglima langit yang karena kecerobohan saya, saya dikutuk oleh kucing langit menjadi kucing Oranye. Nona, terima kasih telah membantuku melawan siluman kelabang tadi!" jelas Aaron.


"I..iya, tapi agak menjauh ya!" seru Kirana yang sedikit mendorong Aaron dan dia bisa melangkah dan duduk di samping tempat tidur seperti semula, sambil mengatur nafasnya yang memburu.


"Apa yang aku rasakan ini? aku tak merasakannya saat bersama Nicky!" kata dalam hati Kirana yang memegang dadanya seolah jantungnya mau lepas.


Aaron tersenyum, dan dia pun melangkah mendekati Kirana dan duduk di samping Kirana.


Dan sedetik kemudian tangannya di lingkarkan ke perut gadis itu, Aaron memeluk Kirana dari belakang.

__ADS_1


"Hei..! apa yang kau lakukan..!" seru Kirana yang berusaha melepaskan diri dari pelukan Aaron.


Namun Aaron semakin erat memeluk Kirana.


"Lepaskan aku Aaron!" seru Kirana.


"Melepaskanmu? tidak mungkin!" balas Aaron yang tak menggubris Kirana sama sekali.


Karena begitu eratnya pelukan Aaron, membuat Kirana tak bisa bernafas.


"Hukk... Hukk...Hukk..!'


Kirana pun terbatuk-batuk, dan Aaron menyadari apa yang terjadi, di renggangkannya pelukan dia pada Kirana


"Kirana... Kirana...! kamu tak apa-apa?" tanya Aaron seraya menatap gadis yang dihadapannya itu.


Kirana hanya tersenyum, dan lambat lain wajahnya memudar dan menghilang dari pandangan Aaron.


"Kirana.. Kirana...!" panggil Aaron yang sangat khawatir.


"Kirana.. Kirana..!" Aaron terus memanggil hingga dia tersadar dari mimpinya.


...☁️☁️☁️☁️☁️...


"Kiranaaaa..!" seru Aaron.


"Astaga, aku sangat merindukan kekasihku!" ucap Aaron yang sudah membuka kedua matanya dan mengusap wajahnya secara kasar.


Yang ada di kedua netranya kini hanya wajah cantik sang pujaan hatinya.



...****...


Sementara itu yang terjadi di bumi, setelah Aaron mengantarkan Kirana ke bumi.


Kirana sedikit demi sedikit sudah membuat usaha real estatenya "Kirana RESIDENCE" lebih maju dan juga membenahi ruko yang selama ini dia tinggali, menjadi kantor jasa yang akan di gelutinya, yaitu jasa pemburu siluman "Stealth Hunter Kiaro"


Kiaro adalah nama gabungan Kirana dan Aaron, yang mana kelak akan menjadi nama anak mereka jika anak mereka laki-laki nantinya.


Kini Kirana juga memegang perusahaan milik ayahnya dan di bantu oleh Andy calon mertuanya.


Saat ini Kirana dan Kelly sedang tidur di kamar atas.


Kedua alis Kirana yang sedang tidur, tiba-tiba mengernyit.


...☁️☁️☁️☁️☁️...


"Aaron..!! jangan pergi..!!" teriak Kirana yang kemudian memeluk Aaron dari belakang.


Hal itu di saksikan oleh Ekin dan Luna dengan geram.


Aaron pun menikmati pelukan Kirana dan membiarkan Kirana memeluknya dan sedang meracau.


"Aaron, jangan pergi. Kirana percaya sama kamu.Kamu janjikan tidak meninggalkan kirana? Ki...kirana tak bisa hidup tanpamu!" racau Kirana yang membuat Aaron tersenyum karenanya.


"Siapa yang mau meninggalkanmu?" tanya Aaron yang kemudian berpaling menghadap ke arah Kirana.

__ADS_1


"Tidak pergi? lantas..mau ke..kemana?" tanya Kirana yang sekarang posisinya berhadapan dengan Aaron.


"Aku mau cari makanan buat kita semua!" jawab Aaron.


"Sekarang sudah waktunya makan siang. Kamu pasti lapar bukan..?" tanya Aaron sambil memegang pipi Kirana.


Kirana mengangguk dengan wajah yang memerah seperti kepiting rebus, dan hal itu membuat Aaron menyukainya.


Perlahan Aaron mendekatkan wajahnya dan seketika...


"Cup..!!"


Aaron mencium pipi kanan Kirana yang memerah itu dan semakin memerah.


"Aaron…!" panggil Kirana lirih.


"Aaron... Aaron...! " dan lagi Kirana memanggil nama kekasihnya.


...☁️☁️☁️☁️☁️...


"Kak...kak Kirana! bangun, bangun kak!" terdengar suara seorang gadis di telinganya dan menggoyang-goyang lengannya.


Kirana kemudian membuka kedua matanya dan melihat siapa yang membangunkannya sembari mengumpulkan nyawanya.


"Kelly!' panggil Kirana setelah mengenal siapa yang membangunkannya.


"Kak, kak Kirana bermimpi ketemu kak Aaron ya?" goda Kelly sembari tersenyum.


"Eh, kok tahu sih?" tanya Kirana yang mengubah posisi berbaring ke posisi duduk bersandar di dinding yang dempet dengan tempat tidurnya.


"Iya buktinya sedari tadi memanggil nama kak Aaron!" jawab Kelly yang juga mengubah posisinya.


"Kel, aku rindu sekali sama Aaron. Padahal kita tinggal seminggu lagi menikah!" ucap Kirana yang mengusap wajahnya yang masih mengantuk.


"Sabar saja kak, nggak lama kok kalian akan bahagia selamanya!"ucap Kelly seraya memandang kakak dari kekasihnya Jimmy itu.


"Iya, akan kakak usahakan. Terima kasih ya!" kata Kirana yang kemudian memeluk Kelly dan Kelly menyambutnya dengan senang hati.


Dan kedua gadis itu saling berpelukan.


"Ayo kak Kita tidur lagi!" ucap Kelly setelah melepaskan pelukan mereka.


"Iya," jawab Kirana dan kembali mereka memposisikan diri untuk tidur seperti semula.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasihh...


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2