Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Solusi Membebaskan Kutukan


__ADS_3

"Jadi Siluman naga laut sudah tewas..??" tanya selir Selena dengan tiba-tiba.


"Iya Ibunda..!" jawab Ekin seraya menatap ibundanya yang kini berkaca-kaca.


"Kamu kenapa..? kan sudah ada aku, yang sudah meninggal, buat apa di tangisi..?" ucap Yang Mulia Arthur seraya menyeka air mata Selena yang turun ke pipinya.


Ratu Flower menemui Rosa dan membelakangi Yang mulia Arthur dan Selir Selena yang sedang bermesraan.


"Ma'af Yang mulia, makan siang sudah di hidangkan..!!" ucap seorang dayang seraya menundukkan kepalanya.


"Baiklah, ayo kita semua makan sama-sama..!!" ucap yang mulia Arthur pada semua orang yang ada di ruang pertemuan.


Dan semuanya makan siang dengan santai di ruang makan istana.


Setelah acara makan bersama, mereka kembali ke aula pertemuan.


Yang mulia Raja Arthur menyampaikan sesuatu pada Aaron.


"Aaron..! Kemarilah...??" seru yang mulia Arthur dan Aaron mendekat pada Yang mulia Arthur seraya menunduk hormat.


"Mulai besok, kamu menggantikan ayah kamu kembali menjadi Panglima


Langit..!!" kata Raja Arthur dengan wibawanya.


"Bagaimana jika saya masih berubah menjadi Kucing yang mulia..??" tanya Aaron yang khawatir.


"Sebetulnya kuthukanmu tak akan hilang jika kamu terus-menerus menelan mutiara siluman..!!" ucap seekor kucing hitam yang baru saja masuk ke aula pertemuan bersama seekor kucing putih di sampingnya.


"Maksud kamu apa Archie..!?" tanya Leon yang penasaran.


"Aaron bisa terbebas bila dia menikah. Dan pada saat malam pertama itulah , maka kutukkanmu akan hilang...!!" jawab Archie seraya menatap Aaron.


Wajah Aaron yang tadinya biasa, mendadak menjadi berseri.


"Ayah, ibu..! ayo ke bumi..! nikahkan aku dengan Kirana...!!" seru Aaron seraya menangkupkan telapak tangannya.


"Kalau bicara nikah kok menggebu-gebu..! ibu kan sudah bilang, kamu harus kerja dulu..! Kirana mau kamu beri makan apa nanti..! hah....!!" seru Bocan dengan mata melebar ke arah Aaron dan Aaron yang menyadarinya pun menundukkan kepalannya.


"Ma'af ya Bu..!" balas Aaron.


"Ibu kamu benar Aaron, kamu harus selesaikan beberapa misi sebagai panglima langit. Baru kami akan merestuimu menikah..!!" ucap Raymond (Andy) pada putra semata wayangnya.


"Kamu yang sabar ya..! aku barisan terdepan dalam memberikan semangat..??" ucap Ekin dan Leon pun mengikutinya dengan menganggukkan kepala dengan pelan.


"Baiklah...!!" ucap Aaron sembari tersenyum.


"Tuan Aaron, saya merasa tidak enak. Saya minta ma'af karena yang sebetulnya anda tidak bersalah apa pun dalam kematian putri Leony." kata Archie seraya menundukkan kepala tanda hormat.


"Aku sudah memaafkankan kamu Archie, aku juga berterima kasih pada kamu Archie. Kalau tidak ada kutukan dari kamu, aku tidak mungkin bertemu dengan Kirana." ucap Aaron sembari tersenyum.


"Oiya, bagaimana sih waktu pertama kali kamu bertemu Kirana..?" tanya Leon penasaran.


"Iya...! kami kan juga pingin tahu..?" ucap Ekin yang sembari tersenyum.

__ADS_1


"Baiklah akan aku ceritakan...!" kata Aaron kepada semuanya.


📆Flashback On


Pada waktu itu ...


Mobil berwarna silver itu melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak sesuatu yang berwarna Oranye mengerang kesakitan.


"Woi..! berhenti...!!! Wooooooooiiii...,!!!' panggil Kirana pada mobil mewah berwarna silver itu.


Namun si pengemudi mobil itu tak menggubrisnya.


"Tunggu..! Sepertinya aku mengenal pemilik mobil itu..? iya mobiil silver, apa mungkin....!" Kirana yang termenung, mengingat sesuatu.


"Meow....meow...!!" sesuatu yang berwarna kuning tadi adalah seekor kucing.


"Oiya,..kucing itu..! Ya ampun kasihan sekali..!" seru Kirana yang kemudian menghampiri seekor kucing yang di tabrak mobil silver tadi.


Diangkatlah kucing oranye itu, dan di taruhlah di dalam keranjang.


Lalu Kirana mungayuh sepeda ya menuju ke dokter hewan yang terdekat dengan lokasinya berada.


Sampailah Kirana di sebuah klinik dokter hewan.


"Maaf Nona, ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang perawat yang baru menyelesaikan tugasnya menyapu, karena klinik dokter hewan itu sebelumnya belum jam buka.


"Maaf ya kak, tadi saya nemuin kucing ini yang baru saja di tabrak mobil. Apa bisa bantu mengobatinya?" tanya Kirana pada perawat Klinik.


"Coba saya bersihkan lukanya dulu ya nona...!" kata perawat itu yang kemudian mengambil peralatannya untuk membersihkan luka kucing itu.


"Pagi juga dokter...!" sahut si perawat yang sedang membersihkan luka-luka kucing itu di atas tempat tidur.


"Ada yang bisa saya bantu?" tanya dokter cantik itu pada Kirana.


"Begini dokter, saya tadi menemukan kucing oranye ini habis di tabrak sebuah mobil. Tadi aku lihat kucing itu terluka, jadi aku bawa kesini dok..!" jelas Kirana.


"Saya dokter Sheila..!" kata dokter cantik itu sambil mengulurkan tangannya.


"Oh, saya Kirana" kata Kirana sambil membalas uluran tangan dokter Sheilla.


"Meow...meooowww...!!"


Kucing itu meronta-ronta kesakitan karena lukanya yang sedang di bersihkan oleh perawat klinik.


"Sudah biar saya periksa kucingnya" kata dokter Sheilla yang kemudian mengusap lembut kepala sampai badan kucing itu, yang membuat si kucing yang tadinya memberontak menjadi tenang.


"Kucing manis, kamu terpisah dari keluargamu ya..?" ucap dokter Sheilla pada si kucing sambil membalut luka pada kedua kaki belakang si kucing.


"Apa kamu pernah mempunyai kucing sebelummya?" tanya dokter Sheilla pada Kirana.


"Tidak dokter. Aku baru pertama kali memegang kucing? memangnya kena apa Dok?" tanya Kirana heran.


"Biasanya, kucing sejenis ini kalau belum kenal sama manusia yang pernah mendekatinya, dia akan lari. Sedangkan dengan kamu, dia tidak lari. Kucing ini benar bukan milik kamu kan?" tanya Dokter Sheila sambil menyerahkan kucing itu pada Kirana.

__ADS_1


"Kucing ini bukan kucing saya Dok, aku ketemunya di jalan tadi kucing ini di tabrak sebuah mobil, seperti yang sudah saya jelaskan tadi di awal..!" kata Kirana sambil mengusap-usap kepala kucing itu.


Kemudian Dokter Sheila mengambil obat luka dan perban untuk dibawa pulang oleh Kirana.


"Dua hari lagi bawa ke sini buat cek keadaan kucing oranye ini ya..!" kata dokter Sheila sambil tersenyum manis.


"Baik dokter.." kata Kirana membalas senyuman dokter Sheila.


Setelah membayar beberapa lembar uang untuk ongkos pengobatan si Kucing, Kirana pun keluar dari klinik dengan menggendong kucing Oranye itu dan membawa tas kantong plastik kecil berwarna putih yang berisi obat luka dan perban.


"Kamu tidur disini ya sayang, kita akan beli makanan buat kamu..!" kata Kirana pada si kucing yang sedang tidur itu di baringkan di keranjang sepedanya.


Kirana pun bergegas menuju ke toko makanan hewan.


Sesampainya di kios penjual makanan hewan, Kirana di sambut oleh pelayan toko tersebut.


"Selamat datang? ada yang bisa saya bantu mbak?" tanya pelayan itu ramah.


"Mau beli makanan buat kucing beserta kebutuhannya ya mbak. Maklum saya baru pertama punya kucing.' kata Kirana sambil menggendong dan mengusap-usap kepala si kucing yang membuat si kucing nyaman dan tertidur dalam gendongan Kirana.


"Semua sudah saya masukkan dalam kardus, dan ongkosnya sudah tertera di nota ya mbak..!" pelayan itu sambil memberikan nota pembayaran pada Kirana.


Setelah semua dibayarkan oleh Kirana, pelayan itu membantu Kirana mengikat kardus di boncengan Kirana.


"Makasih ya mbak..!" seru Kirana yang memasukkan kembali si kucing ke dalam keranjang.


"Iya sama-sama." balas si pelayan, dan Kirana pun berlalu dari toko makanan hewan itu menuju ke rukonya.


Setelah sampai di depan ruko, Kirana segera membuka dan masuk dengan sepeda kayuhnya ke dalam ruko.


Setelah menutup kembali rukonya, Kirana bergegas membawa kucing oranye dan barang-barang yang di bawanya dari toko makanan hewan tadi ke lantai atas.


"Nah kamu sekarang tinggal di sini ya pus..! kamu lapar ya..?" kata Kirana pada si kucing.


📆Flashback off.


"Sejak saat itulah aku tinggal bersama Kirana, walau terkadang adiknya selalu menggodaku..!!" kata Aaron sambil tersenyum.


...~¥~...


Buat yang rindu dengan Si Oyen..



...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2