
"Taksi!" seru Ricky pada saat melihat ada sebuah taksi yang akan membawa Ricky ke tujuannya.
Taksi itu berhenti tepat dihadapannya, Ricky kemudian masuk dan mengatakan tujuannya pada sopir taksi tersebut.
"Pak, bisa antar saya ke kota Ghuangzhou?" tanya Ricky pada saat sudah duduk di kursi belakang taksi tersebut.
"Tentu saja bisa. Bisakah anda perjelas alamat yang anda tuju?" jawab dan sekaligus tanya sopir taksi itu.
Kemudian Ricky menyerahkan selebaran yang dia bawa tadi pada sopir taksi itu.
"Jika anda punya masalah dengan siluman, bisa hubungi kami; Stealht Hunter Kiaro di nomor 123456789. Yang beralamat di Area Ruko di kota Ghuangzhuo. Oh, saya tahu alamat tempat ini! " seru sopir taksi itu yang menatap ke arah Ricky.
"Tunggu apa lagi, ayo cepat kesana!" seru Ricky yang khawatir jika Si Kunti itu mengejarnya lagi.
Taksi itu melaju dengan kecepatan sedang menuju kearah yang dimaksudkan oleh Ricky.
...****...
Sementara itu di kota Ghuangzhou tepatnya di rumah kediaman Aaron.
Semuanya telah selesai sarapan pagi dan bersiap untuk menuju ke tempat kerja masing-masing seperti yang telah dibicarakan semalam.
Jimmy dan Tony berangkat kerja ke tempat biasa mereka kerja.
Demikian pula dengan Maggie dan Kelly yang juga bersiap nb. g6
🗓️Flashback on.
"Kiaro, mulai besok kamu dan Caterina bantu ibu di Stealht Hunter Kiaro. Ibu tadi dapat banyak pelanggan yang minta tempat mereka dibersihkan dari para Siluman dan juga hantu." pinta Kirana seraya menatap Kiaro dan Caterina satu persatu
"Tapi bunda, kemampuan Kiaro belum sehebat ayahanda" ucap Kiaro yang merendah karena dia merasa belum mampu menjalankan tugas dari ibundanya.
"Tak apa-apa Kiaro, nanti ayah akan bimbing kamu dan Caterina sampai kalian mahir menangkap atau membinasakan para siluman." ucap Aaron yang menepuk pundak putranya.
"Dicky dan Ruby sementara bantu ibu menjalankan kios bunga Rose, karena Tante Kelly mengurus rumah dan juga antar jemput Vivian" ucap Maggie seraya menatap ke arah Dicky dan Ruby.
"Baiklah bunda, Dicky dan Ruby akan berusaha membantu Ibunda." ucap Dicky sembari melihat ke arah Ruby dan Ruby mengangguk dengan pelan seraya mengulas senyumnya.
🗓️Flashback off.
Setelah berpamitan dengan keluarga yang lainnya, mereka segera berangkat menuju ke Ruko.
Kiaro dan Caterina berboncengan naik sepeda motor sport milik Kiaro.
Sedangkan Kirana dan Aaron naik ke mobil yang tentunya dikemudikan oleh Aaron.
__ADS_1
Kedua kendaraan itu melaju dengan kecepatan sedang ke arah ruko dimana ruko itu dulu tempat Kiran dan Oyen.
Tak berapa lama mereka telah sampai di kawasan ruko.
Kiaro menepikan sepeda motornya dan kemudian berhenti. Demikian pula dengan Aaron yang juga menepikan mobilnya.
Kemudian mereka turun dari kendaraan masing-masing dan lanjut melangkahkan kaki mereka masuk ke ruko.
Setelah membuka pintu ruko, mereka membersihkan ruko dan Aaron mengeluarkan banner dan spanduk usaha mereka.
Kirana membersihkan meja dan lemari dari debu yang menempel dengan kemoceng, sementara Caterina dan Kiaro menyapu dan mengepel lantai Ruko.
Kirana bercerita tentang perjalanan berdirinya Usaha jasa Stealht Hunter pada Caterina.
Dan Caterina mendengarkannya dengan seksama.
Sementara Aaron mengajak Kiaro ke balkon lantai atas ruko.
"Kiaro, ayah akan mengajari kamu jurus-jurus yang ayah kuasai. Kelak jurus ini akan berguna untuk kamu dan untuk melindungi keluarga kamu kelak" ucap Aaron saat mereka sudah berada di balkon lantai atas ruko.
"Iya Ayah, Kiaro juga ingin bisa melindungi Caterina kelak jika sudah menjadi istri Kiaro." ucap Kiaro sembari mengulas senyumnya.
"Bagus!" seru Aaron yang kemudian menepuk pundak putra semata wayangnya itu.
Dan mereka mulai berlatih beladiri dan pernafasannya.
Pemuda itu melangkahkan kaki menyebrang dan kemudian masuk ke ruko.
"Selamat siang, ada yang bisa kami bantu?" tanya Kirana pada saat melihat pemuda itu masuk dengan sikap yang ramah.
"Apakah benar ini jasa pemburu siluman Stealht Hunter?" tanya pemuda itu yang nampak wajahnya sangat pucat sekali.
"Benar, apa ada yang bisa kami bantu?" tanya Kirana yang penasaran.
"Apakah kalian bisa menangkap hantu?" tanya pemuda itu dengan penasaran.
"Hantu? sebentar akan saya tanyakan pada suami saya sebentar ya!" jawab Kirana yang sedikit kebingungan.
Karena yang Kirana tahu itu tentang Siluman, sedangkan hantu baru pada kasus ini.
"Iya silahkan" ucap pemuda itu yang tak lain adalah Ricky. Pemuda yang dikejar oleh hantu si Kunti.
"Caterina, biasakan kamu panggilkan Kiaro dan Ayahnya kemari? Bilang saja ada misi untuk mereka" pinta Kirana.
"Baik bibi" ucap Caterina yang kemudian melangkahkan kakinya naik ke lantai atas dan kemudian menuju ke balkon.
__ADS_1
"Paman dan Kiaro, bibi Kirana memanggil kalian. Katanya ada misi untuk kita" ucap Caterina
"Misi? baiklah kami akan turun" ucap Aaron yang kemudian menghentikan latihannya.
Ketiganya kemudian melangkahkan kaki menuju ke tangga dan segera menuruninya.
Sementara itu Kirana bertanya pada Ricky.
"Bolehkah saya tahu siapa nama kamu?" tanya Kirana sembari menatap wajah Ricky dan mencoba mengetahui seperti apa makhluk yang mengganggu pemuda itu.
"Bisakah kamu memberi gambaran seperti apa makhluk halus itu?" tanya Kirana yang penasaran.
"Dia berwujud wanita berambut panjang dan berpakaian warna putih." jawab Ricky yang gemetaran.
Tak berapa lama Aaron, Kiaro, dan Caterina datang.
"Apakah ada misi buat kita?" tanya Aaron pada saat menghampiri Kirana.
"Iya ada, dan saya mau tanya terlebih dahulu." jawab Kirana sembari menatap ke arah suaminya itu.
"Tanya tentang apa?" tanya Aaron yang penasaran.
"Apa sih itu perbedaan siluman dan hantu?" tanya Kirana yang penasaran.
"Kita manusia dilahirkan di dunia ini, bukanlah hanya manusia saja. Sang Pencipta kita menciptakan makhluk hanya 5, diantaranya manusia, malaikat, jin, hewan dan tumbuhan. Manusia diciptakan Allah dari tanah liat, Malaikat dari cahaya, Jin dari api sedangkan tumbuhan dan hewan diciptakan dari air." jelas Aaron.
" Lalu masuk makhluk ciptaan Tuhan yang manakah siluman ini?" tanya Kirana, dan yang lainnya menyimak penjelasan dari Aaron.
"Secara umum dapat kita ketahui bahwa Siluman merupakan sosok menyeramkan yang berwajah binatang dan berbadan manusia atau berbadan binatang dan berkepala manusia" jelas Aaron seraya menatap satu persatu orang yang ada di hadapannya itu.
"Namun tidak semua orang pernah melihat dan bisa melihat makhluk ini dengan mata telanjang. Hanya orang-orang tertentu lah yang dapat melihatnya" ucap Aaron .
"Memangnya kenapa, Yah?" tanya Kiaro yang penasaran.
"Siluman merupakan makhluk sebangsa jin yang merubah bentuknya seperti binatang. Ini lah yang sering disebut-sebut oleh orang awam sebagai siluman." kata Aaron.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla...
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
__ADS_1
...Terima Kasih...
...BERSAMBUNG...