Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Part 27 ; Berkumpul Kembali dan jati diri Sean


__ADS_3

"A...apa! apa benar yang aku dengar tadi?" tanya Aaron yang muncul dari dalam Villa, karena melihat Kirana yang tak kunjung masuk ke acara pernikahan untuk menerima para tamu.


"I..iya, Vivian menghilang di asramanya" jawab Jimmy dengan wajah sendu.


"Bagaimana itu bisa terjadi?" tanya Kirana yang penasaran.


"Entahlah saat aku mendapat kabar itu, Vivian sudah menghilang beberapa hari dan pihak asrama juga sudah berupaya mencari dengan bantuan polisi maupun para siswa dan guru lainnya."Jelas Jimmy.


"Terus apakah ada petunjuk yang akurat dan pasti tentang keberadaan Vivian?" tanya Aaron yang penasaran dan juga khawatir.


"Menurut mereka, ada petunjuk yang mengarah pada sumur tua di asrama itu!" sambung Siluman Macan Kumbang.


Tak berapa lama datanglah siluman Harimau yang membawa Sean dan Vivian.


Kedatangan mereka mencari pusat perhatian semua orang yang ada di acara pernikahan tersebut.


"Ha...harimau!" seru beberapa orang yang kocar - kacir saat melihat siluman harimau yang berjalan masuk ke halaman Villa dengan diapit oleh Vivian dan juga Sean.


"I..itu Vivian bersama Siluman Harimau, dan siapa anak laki-laki itu?' tanya Kirana yang belum tahu siapa Sean itu.


"Itu Sean! kenapa dia ada disini?" jawab Rosa yang menghadiri pernikahan cucunya itu menepuk pundak suaminya, Andy.


Dan Andy juga terkejut karena melihat keberadaan Sean yang bisa bersama dengan Vivian.


"Sean itu cucu kita dari Leon dan Sheila, dia suka berkelana. Tidak seperti ayahnya yang lebih suka di kerajaan." ucap Ratu flower dengan mengulas senyum bahagia karena melihat cucunya Sean yang dalam keadaan sehat tak kurang suatu apapun.


"Ibunda....ayahanda...!" panggil Vivian yang kemudian berlari menuju ke arah jimmy yang berdampingan dengan Kelly istrinya.


"Vivian...!" balas panggil Jimmy dan Kelly bersamaan seraya merentangkan tangannya dan bersiap memeluk putri mereka.


Ketiganya saling berpelukan dan melepaskan kerinduan mereka.


"Bagaimana anak muda, aku memang siluman yang baik bukan?" tanya siluman Harimau yang menoleh ke arah Sean.


"Nampaknya aku harus minta maaf padamu siluman harimau!" jawab Sean seraya mengusap kepala dan memeluk siluman harimau dengan lembut.

__ADS_1


"Sean....!" terdengar suara lembut yang memanggil nama Sean, dan anak laki-laki itu terkejut karena merasa familiar mendengar suara yang memanggilnya itu.


"Nenek..!" ucap lirih Sean yang kemudian mencari sumber suara tersebut.


"Sean..!" kali ini Raja Arthur yang memanggil Sean.


"Kakek, Nenek..!" panggil Sean saat tahu siapa yang memanggilnya dan dia mulai bangkit dari duduk jongkoknya dan setengah berlari menghampiri kedua orang tua ayahnya itu.


Dan ketiganya saling berpelukan untuk melepas rindu mereka.


"Kakek dan nenek, kenapa kalian bisa ada disini?" tanya Sean yang penasaran.


"Iya karena yang berada disini saudara dan sahabat kerajaan langit Sean, kau lihat ada kakek Andy dan Nenek Rosa juga" jawab Ratu Flower pada saat mereka melepaskan pelukan.


"Sean dan Vivian, apa bisa kalian ceritakan kenapa kalian bisa bersama-sama?" tanya Andy yang penasaran dan semuanya mengelilingi Vivian dan Sean.


"Vivian dulu yang cerita ya!" seru Vivian yang dengan semangat.


"Iya nak, ceritakanlah!" seru Kelly yang memang penasaran dengan apa yang terjadi dengan Vivian yang katanya sempat menghilang itu.


"Goa terang itu adalah portal ke dunia siluman" ucap Siluman Harimau yang mengetahui tentang goa terang itu.


"Iya pada awalnya aku kira aku bisa kembali bertemu ibu dan Ayah, ternyata tidak sama sekali. Aku bertemu macam-macam hewan yang menakutkan, dan aku hampir kelelahan karena beberapa hari selalu menghindari siluman-siluman itu. Hingga datanglah Sean yang membantu dan menolong Vian pada saat mau ditangkap oleh para siluman itu. Dan akhirnya bertemu dengan siluman harimau dan diantarkan lah kami sampai kesini" cerita Vivian dan yang lainnya menyimak.


"Kalau kamu Sean, kenapa kamu bisa masuk ke dunia siluman?" tanya Raja Arthur yang penasaran.


"Sebelumnya Sean mohon ma'af ya kakek dan nenek, Sean bermain di ruang meditasi dan tanpa sengaja Sean masuk ke kaca benggala yang dilarang nenek waktu itu" ucap Sean seraya menatap kakek neneknya.


"Iya cucuku, kami memaafkan kamu. Dan kelanjutannya bagaimana?" tanya Ratu Flower yang penasaran.


"Setelah masuk ke dalam kaca benggala itu, Sean bertemu macam-macam siluman dan Sean berusaha melawan mereka dengan jurus yang ayahanda dan Ibunda ajarkan." jawab Sean yang bersemangat.


"Saat itu Sean sedang berjalan mencari jalan keluar dari dunia siluman itu, tiba-tiba Sean melihat melihat seorang gadis cilik yang dikejar-kejar oleh para siluman dan yang terakhir siluman Banteng, dan saya bisa mengalahkannya." kata Sean.


"Iya kamu bisa mengalahkan para siluman itu, tapi kamu tidak mengambil mutiara siluman warna hitam dari siluman Banteng!" seru siluman harimau dengan terkekeh.

__ADS_1


"Kamu tak mengambil mutiara siluman dari siluman yang kamu kalahkan Sean?" tanya Aaron yang penasaran.


"Tidak" jawab singkat Sean sambil menggelengkan kepalanya.


"Kamu tahu mutiara itu sangat penting, terutama untuk aku pada saat masih jadi Oyen!" seru Aaron yang gemas dengan Sean yang tidak mengambil mutiara siluman dari siluman yang dia kalahkan.


"Iya, kalau begitu besok akan aku kumpulkan mutiara siluman itu" janji Sean.


"Sudah jelas semuanya kan? ayo kita lanjutkan acaranya, saat ini kita tinggal menunggu datangnya rombongan pengantin laki-laki dari kerajaan Blue Minch." seru Tony yang sedang berdampingan dengan Ekin, karena mereka saat ini jadi besan.


"Tunggu! aku mau tanya sama Siluman Harimau dan siluman macan kumbang, kenapa kalian bisa bertemu dengan Jimmy dan Kelly? dan siluman Harimau bisa menyelamatkan Vivian, bagaimana ceritanya?" tanya Kirana yang penasaran.


"Kami diutus raja Siluman Rajawali dan ratu Merak, untuk menghadiri pernikahan putra kalian" jawab Siluman harimau yang menatap Kirana dan Aaron itu sembari tersenyum.


"Hei, padahal aku lupa mengundang kalian. Kenapa kalian bisa tahu kalau putra kami akan menikah?" tanya Kirana yang masih penasaran.


"Kau ini lupa atau pura-pura lupa! kami kan para siluman, dan kami punya telinga dimana-mana, ha..ha..!" jawab siluman harimau itu dengan tertawa renyah.


Semuanya mengulas senyum, dan kemudian masuk ke dalam villa dan melanjutkan acara mereka sambil menunggu kedatangan keluarga dari kerajaan Blue Minch.


Sampai detik ini, Adelia yang sedang menunggu kedatangan Wallache dan keluarganya.


Saat ini perasaannya sedang gundah gulana, harap-harap cemas menantikan kedatangan Wallache dan keluarganya.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers , terutama yang telah dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla...


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2