Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Si Kunti (Cerita Ricky)


__ADS_3

"Apa benar begitu ya?" tanya Ricky seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Ya seperti itulah!' ucap Kiaro, Caterina, Kirana dan Aaron secara bersamaan.


"Tak bisa dipungkiri banyak orang yang memang memiliki pengalaman mistis yang membuat dirinya takut terhadap hal-hal gaib tersebut. Banyak juga orang yang berusaha untuk mengusir kehadiran makhluk tak kasat mata tersebut yang tak jarang menampakkan dirinya." kata Aaron.


"Berbagai hal mereka lakukan, salah satunya yang paling terkenal adalah mengusir hantu dengan cara menaburkan garam pada bagian ruangan tertentu yang dianggap menjadi tempat hantu tinggal. Bukan hanya garam, ada cara unik untuk mengusir hantu berdasarkan jenisnya, salah satunya adalah dengan meletakkan air putih kemasan. Yang katanya membantu mengusir kehadiran kuntilanak di suatu lokasi bahkan di luar ruangan sekalipun"lanjut ucap Aaron.


"Menurut sumber di laptop ini sosok yang identik dengan perempuan berambut panjang dengan baju yang panjang juga tersebut dipercaya bisa diusir dengan cara meletakkan benda tajam seperti gunting atau pisau.Tak hanya itu, cermin juga bisa mengusir kehadirannya, kedua benda tersebut dipercaya bisa membuat dirinya takut karena trauma atas masa lalunya pada saat dirinya terbunuh." ucap Kiaro.


"Ia juga takut akan sosok dirinya pada saat melihat ke arah cermin, karena cerminan dirinya tak lagi menunjukkan wajah yang sama seperti pada saat ia hidup." lanjut Kiaro


"Caterina pernah juga membaca kalau ada tumbuhan yang bisa digunakan untuk mengusir makhluk halus yaitu daun kelor.Jadi makhluk yang menyeramkan tersebut tak akan lagi berani berdekati lokasi berdaun kelor itu." ucap Caterina.


"Di sini di sebutkan ada cara yang satu ini terbilang sangat unik dan jarang didengar oleh masyarakat awam, ternyata air putih dalam kemasan juga bisa mengusir kehadiran hantu.


Hantu yang paling umum adalah mereka yang dikutuk dan tinggal di rumah Anda, dengan cara meletakkan air di akhir ruangan atau rumah.


Jangan lupa untuk membuka segel penutupnya, jika sudah berhasil tertangkap air tersebut akan berubah menjadi keruh." ucap Kiaro sambil membaca monitor laptopnya.


"Sudah-sudah kalau kita baca dan cari informasinya terus, kalau tdak akan membuat kita semakin bingung," ucap kirana seraya menatap orang yangbada dihadapannya satu persatu.


"Ricky, kamu sudah makan belum?" tanya Kirana pada Ricky karena memang sudah waktunya makan siang.


"Belum" jawab Ricky jujur.


"Kiaro dan kamu Caterina, kalian belilah makanan untuk kita berlima di warung sebelah ya!.Dan juga sekalian minumnya ya" perintah Kirana.


"Kenapa tidak pakai oojek makanan saja bunda?" tanya Kiaro yang penasaran .

__ADS_1


"Biar kalian tahu apa jualannya tetangga kita. Budayakan membeli produk tetangga kita,"jawab Kirana sembari mengulas senyumnya.


"Oke bunda!" sahut Kiaro yang membalas senyum ibundanya


"Ayo Caterina!" ajak Kiaro pada kekasihnya.


"Iya, ayo!" jawab Caterina yang kemudian keduanya pegi meninggalkan ruko.


Setelah Caterina dan Kiaro pergi, kini di dalam ruko tinggal Kirana, Aaron dan juga Ricky.


"Ricky, bisa kamu ceritakan kembali yang dilakukan si Kunti di desa Lawers?" tanya Aaron yang penasaran.


"Menurut cerita yang saya tahu di satu sudut desa Lawers, ada komplek terbengkalai yang membuat siapa saja ketakutan untuk mengunjunginya. Di komplek perumahan terbengkalai ini disebut-sebut oleh orang-orang sering terlihat sosok kuntilanak merah pada jam-jam tertentu" kata Ricky, Aaron dan Kirana menyimak cerita Ricky.


"Pemandangan seram, penampakan kuntilanak merah, hingga sejarah komplek terbengkalai ini nyaris tenggelam dibalik hiruk-pikuk kesibukan warga Lawers. Bagi warga di sekitar Lawers, di komplek terbengkalai ini sering terlihat wujud kuntilanak merah. Cerita ini bukanlah isapan jempol belaka karena kuntilanak merah usil sering menampakkan wujudnya" lanjut Ricky.


"Komplek perumahan itu apakah yang terletak dekat dengan Stadion Mundu?" tanya Kirana, yang pernah ke daerah tersebut.


"Komplek perumahan itu dibiarkan kosong dan tak berpenghuni selama lebih dari lima tahun. Usang kehilangan bentuk, karena mengingat biaya perbaikannya yang mahal, waktu itu aku tak jadi membeli tanah di daerah tersebut!" jelas Kirana.


"Oh yang kamu bilang waktu itu, kalau warga sekitar akan melarang siapa saja yang ingin memasuki komplek terbengkalai ini. Tidak usah mendekat jika hati tak kuat karena komplek ini memiliki mitos menyeramkan itu ya?" tanya Aaron yang mengingat keluhan Kirana beberapa Minggu yang lalu itu.


"Iya, di komplek terbengkalai itu juga disebut-sebut berdiri di sebuah lahan pemakaman.Yang lebih menyayat hati, kabar yang beredar mengungkap jika jenazah yang telah dimakamkan berpuluh-puluh tahun lamanya belum sempat dipindahkan. Nisan dan gundukan tanah, diratakan dengan alat-alat berat saat awal pembangunan." jelas Kirana yang mengingat cerita padawaktu itu dia tidak jadi membeli tanah di komplek tersebut karena banyaknya alasan yang runyam itu.


"Menelisik lebih jauh ke beberapa rumah yang terbengkalai, area depan gerbang komplek ditutupi pohon bambu yang mampu membuat siapa saja ketakutan dengan suara angin yang berembus.;Masuk lebih dalam akan tercium seperti aroma kamboja, kembang setaman, melati, dupa, dan wangi lainnya seperti berada di area pemakaman" sahut Ricky.


"Pekarangan rumah terbengkalai serta halaman belakang yang rimbun menambah suasana eksplorasi pada malam hari semakin mencekam. Komplek perumahan yang disebut-sebut dibangun di atas makam ini, mampu memberikan aura mistis bagi siapa saja yang melewatinya pada malam hari. Membiarkan rumah kosong dalam rentang waktu yang panjang, akan memberi peluang makhluk halus untuk menembus dan menguasainya." ulasan Aaron yang di simak oleh Kirana dan juga Ricky.


Tak berapa lama Kiaro dan Caterina sudah datang dari membeli makanan untuk makan siang mereka.

__ADS_1


"Akhirnya datang juga makanan kita, ayo kita makan dulu. Ricky kamu juga dan jangan sungkan ya!" ucap Kirana seraya memberikan satu bungkus nasi dan satu botol air mineral pada Ricky.


"Iya terima kasih" ucap Ricky yang menerima nasi bungkus tersebut dan kemudian membukanya.


"Kiaro dan Caterina, kalian juga makan ya. Si Kunti ini adalah misi kalian yang pertama!" ucap Kirana seraya memberikan nasi bungkus dan air mineral dalam botol itu satu persatu pada Kiaro dan juga Caterina.


"Terima kasih bibi" ucap Caterina.


"Siap Ibunda, apakah ayah juga ikut?" tanya Kiaro yang penasaran seraya memandang Aaron.


"Iya, tapi ayah hanya membantu jika kalian terdesak saja. Karena ini adalah misi kalian, mengerti!":seru Aaron dengan tegas.


"Mengerti!" jawab Kiaro dan Caterina secara bersamaan.


"Ayo kita makan, agar kalian bisa cepat menuju ke desa Lawers!" seri Kirana.


"Iya bunda!" balas Kiaro, Aaron dan Caterina yang hampir bersamaan.


Mereka berlima makan siang dengan nasi bungkus dan air mineral dengan lahapnya.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla...


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...

__ADS_1


...Terima Kasih...


...BERSAMBUNG...


__ADS_2