Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Part 2 : Perjalanan pulang


__ADS_3

Kemudian Kirana menelepon polisi untuk membawa kawanan perampok itu.


"Tony, sekali lagi terima kasih, untunglah kamu segera datang" ucap Kirana seraya tersenyum.


"Sudahlah, Kitakan bersaudara. Sudah kewajiban aku menolong kamu!" ucap Tony seraya memapah laki-laki yang hendak berniat jahat pada Kirana itu untuk turun ke lantai bawah, dan Kirana mengikutinya di belakang.


Dan tak berapa lama polisi datang dan menagkap para perampok itu.


"Terima kasih telah membantu kami dalam menangkap perampok ini. Semua perampok ini adalah perampok kambuhan. Karena itulah setelah ini akan kami jebloskan ke penjara bawah tanah" ucap inspektur polisi yang memimpin penangkapan itu.


"Sama-sama pak!" ucap Tony.


"Kalau kami perlu sesuatu padamu tuan Tony!" ucap polisi itu yang mengulurkan tangannya pada Tony dan Kirana.


"Siap Pak!" seru Tony sembari mengulas senyumnya.


Para polisi itu membawa para perampok itu ke atas mobil patroli.


Dan para polisi itu perlahan meninggalkan ruko.


"Ayo Kirana, kita pulang" ajak Tony yang kemudian melangkahkan kakinya keluar dari ruko.


"Eh, iya!" ucap Kirana yang kemudian mengambil tas dan kunci rukonya.


Sebelum mengunci ruko, Tony memasukkan sepeda motor Jimmy ke dalam ruko dan kemudian menguncinya.


Setelah Tony keluar dari ruko, Kirana mengunci ruko tersebut dari luar .


Keduanya masuk ke dalam mobil Tony, yang kemudian melaju pelan menuju ke jalan raya.


Dan tak berapa lama mobil sport itu menyusuri jalan raya.


"Tony, kenapa kamu bisa datang ke ruko? padahal aku kan tidak telepon kamu?" tanya Kirana yang penasaran.


"Kita kan saudara, jadi feelling saja kalau kamu akan mengalami kesusahan." ucap Tony sembari mengulas senyumnya namun tetap memandang ke arah jalan raya.


"Ah bisa saja kamu! He..he..!" balas Kirana sambil terkekeh


"Terus Aaron, Kiaro dan Caterina kemana?" tanya Tony yang penasaran dan sesekali melihat ke arah Kirana.


"Kami menerima misi di desa Lawers, dan Aaron sekalian mau mengajari dan melihat apa Kiaro mampu menuntaskan misinya yang pertama ini." jelas Kirana.


"Misi pertama buat Kiaro? misi tentang apa itu?" tanya Tony yang penasaran.

__ADS_1


Kirana kemudian menceritakan apa yang terjadi beberapa waktu yang lalu.


🗓️Flashback on


Pagi hari ruko Steatlh Hunter kedatangan tamu, yaitu seo


Pemuda itu melangkahkan kaki menyebrang dan kemudian masuk ke ruko.


"Selamat siang, ada yang bisa kami bantu?" tanya Kirana pada saat melihat pemuda itu masuk dengan sikap yang ramah.


"Apakah benar ini jasa pemburu siluman Stealht Hunter?" tanya pemuda itu yang nampak wajahnya sangat pucat sekali.


"Benar, apa ada yang bisa kami bantu?" tanya Kirana yang penasaran.


"Apakah kalian bisa menangkap hantu?" tanya pemuda itu dengan penasaran.


"Hantu? sebentar akan saya tanyakan pada suami saya sebentar ya!" jawab Kirana yang sedikit kebingungan.


Karena yang Kirana tahu itu tentang Siluman, sedangkan hantu baru pada kasus ini.


"Iya silahkan" ucap pemuda itu yang tak lain adalah Ricky. Pemuda yang dikejar oleh hantu si Kunti.


"Caterina, biasakan kamu panggilkan Kiaro dan Ayahnya kemari? Bilang saja ada misi untuk mereka" pinta Kirana.


"Paman dan Kiaro, bibi Kirana memanggil kalian. Katanya ada misi untuk kita" ucap Caterina


"Misi? baiklah kami akan turun" ucap Aaron yang kemudian menghentikan latihannya.


Ketiganya kemudian melangkahkan kaki menuju ke tangga dan segera menuruninya.


Sementara itu Kirana bertanya pada Ricky.


"Bolehkah saya tahu siapa nama kamu?" tanya Kirana sembari menatap wajah Ricky dan mencoba mengetahui seperti apa makhluk yang mengganggu pemuda itu.


"Bisakah kamu memberi gambaran seperti apa makhluk halus itu?" tanya Kirana yang penasaran.


"Dia berwujud wanita berambut panjang dan berpakaian warna putih." jawab Ricky yang gemetaran.


Tak berapa lama Aaron, Kiaro, dan Caterina datang.


"Apakah ada misi buat kita?" tanya Aaron pada saat menghampiri Kirana.


"Iya ada, dan saya mau tanya terlebih dahulu." jawab Kirana sembari menatap ke arah suaminya itu.

__ADS_1


"Tanya tentang apa?" tanya Aaron yang penasaran.


"Apa sih itu perbedaan siluman dan hantu?" tanya Kirana yang penasaran.


"Kita manusia dilahirkan di dunia ini, bukanlah hanya manusia saja. Sang Pencipta kita menciptakan makhluk hanya 5, diantaranya manusia, malaikat, jin, hewan dan tumbuhan. Manusia diciptakan Allah dari tanah liat, Malaikat dari cahaya, Jin dari api sedangkan tumbuhan dan hewan diciptakan dari air." jelas Aaron.


" Lalu masuk makhluk ciptaan Tuhan yang manakah siluman ini?" tanya Kirana, dan yang lainnya menyimak penjelasan dari Aaron.


"Secara umum dapat kita ketahui bahwa Siluman merupakan sosok menyeramkan yang berwajah binatang dan berbadan manusia atau berbadan binatang dan berkepala manusia" jelas Aaron seraya menatap satu persatu orang yang ada di hadapannya itu.


"Namun tidak semua orang pernah melihat dan bisa melihat makhluk ini dengan mata telanjang. Hanya orang-orang tertentu lah yang dapat melihatnya" ucap Aaron .


"Memangnya kenapa, Yah?" tanya Kiaro yang penasaran.


"Siluman merupakan makhluk sebangsa jin yang merubah bentuknya seperti binatang. Ini lah yang sering disebut-sebut oleh orang awam sebagai siluman." kata Aaron.


"Menurut cerita yang saya tahu di satu sudut desa Lawers, ada komplek terbengkalai yang membuat siapa saja ketakutan untuk mengunjunginya. Di komplek perumahan terbengkalai ini disebut-sebut oleh orang-orang sering terlihat sosok kuntilanak merah pada jam-jam tertentu" kata Ricky, Aaron dan Kirana menyimak cerita Ricky.


"Pemandangan seram, penampakan kuntilanak merah, hingga sejarah komplek terbengkalai ini nyaris tenggelam dibalik hiruk-pikuk kesibukan warga Lawers. Bagi warga di sekitar Lawers, di komplek terbengkalai ini sering terlihat wujud kuntilanak merah. Cerita ini bukanlah isapan jempol belaka karena kuntilanak merah usil sering menampakkan wujudnya" lanjut Ricky.


"Komplek perumahan itu apakah yang terletak dekat dengan Stadion Mundu?" tanya Kirana, yang pernah ke daerah tersebut.


"Iya, benar disana. Anda pernah ke sana?" jawab dan tanya Ricky yang penasaran.


"Komplek perumahan itu dibiarkan kosong dan tak berpenghuni selama lebih dari lima tahun. Usang kehilangan bentuk, karena mengingat biaya perbaikannya yang mahal, waktu itu aku tak jadi membeli tanah di daerah tersebut!" jelas Kirana


"Oh yang kamu bilang waktu itu, kalau warga sekitar akan melarang siapa saja yang ingin memasuki komplek terbengkalai ini. Tidak usah mendekat jika hati tak kuat karena komplek ini memiliki mitos menyeramkan itu ya?" tanya Aaron yang mengingat keluhan Kirana beberapa Minggu yang lalu itu.


"Iya, di komplek terbengkalai itu juga disebut-sebut berdiri di sebuah lahan pemakaman.Yang lebih menyayat hati, kabar yang beredar mengungkap jika jenazah yang telah dimakamkan berpuluh-puluh tahun lamanya belum sempat dipindahkan. Nisan dan gundukan tanah, diratakan dengan alat-alat berat saat awal pembangunan." jelas Kirana yang mengingat cerita padawaktu itu dia tidak jadi membeli tanah di komplek tersebut karena banyaknya alasan yang runyam itu.


"Menelisik lebih jauh ke beberapa rumah yang terbengkalai, area depan gerbang komplek ditutupi pohon bambu yang mampu membuat siapa saja ketakutan dengan suara angin yang berembus.;Masuk lebih dalam akan tercium seperti aroma kamboja, kembang setaman, melati, dupa, dan wangi lainnya seperti berada di area pemakaman" sahut Ricky.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers , terutama yang telah dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan selalu dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla...


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2