
Caty mengerang kesakitan, dia terdorong beberapa meter ke belakang.
Kiaro, Dicky, dan Ovinnix menepi, sedangkan Kirana, Tony dan Caty sudah bangkit dan saat ini mereka saling berhadapan.
...****...
Sementara itu di Istana langit, Ratu Flower yang baru saja bertelepati dengan Rosa berbicara dengan suaminya dan putranya Yang mulia Raja Leon.
Kemudian Ratu Flower bercerita kalau Rosa menghubunginya.
☁️"Yang mulia Ratu Flower, ini saya Rosa yang menghubungi Yang mulia Ratu"
^^^☁️"Ada apa sahabatku Rosa, apakah terjadi kekacauan di bumi?'^^^
☁️"Yang mulia, kata putraku ada kemungkinan kalau penyihir kadabara menyusup ke tubuh Caterina. Sedangkan Caterina sekarang ini ada di Ghuangzhou"
^^^☁️"Begitu ya, baiklah untuk urusan itu biar aku yang tangani. Sekarang yang akan kamu hadapi juga sangat berbahaya."^^^
☁️"Apa maksud yang mulia Ratu Flower?"
^^^☁️"Penyihir Kadabra bisa muncul di dua tempat, di dunia kucing dan juga di Guangzhou!"^^^
☁️"Bagaimana Yang mulia Ratu Flower tahu penyihir Kadabra mundul di dua tempat?"
^^^☁️"Hanya insting saja. yang jelas kamu dan Andy harus hati-hati dan waspada^^^
☁️Baik yang mulia Ratu Flower, kami akan mengingat hal itu yang mulia Ratu, mohon ma'af saya akan menutup telepati ini."
^^^☁️"Iya silahkan!"^^^
Dan telepatipun berhenti, dan keadaan semakin menegangkan.
Yang mulia Ratu Flower pun meminta pamit pada keluarganya.
"Suamiku dan putraku, saya mau ijin ke bumi untuk membantu keluarganya Rosa. Mohon diberikan ijin" ucap Ratu Flower.
"Tapi penyihir Kadabra itu sangatlah berbahaya istriku!" seru Baginda Arthur.
"Iya Ibunda, ananda tak ingin Ibunda kenapa-kenapa!' seru Yang mulia Raja Leon.
"Saya tahu, karena penyihir Kadabra berbahayalah, aku tak mau keluarga Rosa sengsara!" balas Ratu Flower yang merajuk.
"Baiklah kalau itu mau tekat kamu isteriku, berhati-hatilah. Dan cepatlah pulang jika kamu sudah menyelesaikan misi kamu ini!" seru Baginda Arthur.
"Terima kasih Suamiku' dan terima kasih putraku" ucap Ratu Flower yang kemudian dia tersenyum dan menganggukan kepalanya.
Beberapa detik kemudian berubahlah dirinya menjadi cahaya putih yang berkilau dan melesat dengan cepat ke bumi.
Ratu Flower tiba di depan Kios Bunga Rose, dan dia merasakan kehadiran Penyihir kadabra.
__ADS_1
"Aura penyihir, arah selatan. Aku harus kesana!" seru ratu Flower yang kemudian dengan cepat melesat ke tempat yang dia rasa ada hawa penyihirnya itu.
Ratu Flower melesat menuju ke arah Gedung Bioskop terelit di kota Ghuangzhou itu.
Pada saat sudah sampai di halaman gedung Bioskop itu, Ratu flower melihat sesosok kucing tiga warna yang di selubungi aura merah itu mengerang kesakitan, karena dia terdorong beberapa meter ke belakang.
Kemudian Ratu Flower melihat putra dari Aaron dan Kirana yaitu Kiaro, Putra dari Tony dan Maggie yaitu Dicky, dan seorang gadis yang sedang menepi.
Sementara Kirana, Tony dan kucing tiga warna itu sudah bangkit dan saat ini mereka saling berhadapan.
Kucing tiga warna itu mengeluarkan pancaran sinar mata merahnya, Tony mengeluarkan pedang cahayanya dan Kirana mengeluarkan pedang awannya.
Bunyi pertarungan pun terjadi, dan tampak semakin seru.
"Sriiit...!"
"Ting...!"
"Sriiit....!"
"Ting....!"
Si Caty yang Kerasukan penyihir Kadabra itu terus menyerang dengan pancaran sinar mata merah ke arah Kirana dan Tony secara bergantian.
Tony menangkisnya dengan pedang cahayanya dan Kirana menagkisnya dengan pedang Awan.
"Hentikaaaan....!" seru Ratu Flower saat mendarat di samping Tony.
"Yang mulia Ratu Flower?" panggil Tony yang kemudian dia menundukkan kepalanya memberi hormat dan demikian pula denga Kirana yang juga memberi hormat pada Ratu Flower.
"Huaahhaahaa....! suatu keberuntunganku, sampai-sampai ratu Langit berkunjung langsung menjengukku!" seru Roh yang merasuki Si Caty.
"Lepaskan Kucing itu!" seru Ratu Flower dengan lantang.
"Ha..ha..ha...! coba lepaskan dia sendiri ratuku yang cantik!" goda penyihir Kadabra pada Ratu Flower.
Ratu Flower menatap tajam kearah Caty, seolah dia ingin menembus aura merah yang menyelimuti kucing tiga warna itu yang sedang bersedih.
"Kucing kecil yang manis, apa permasalahan kamu sayang?" tanya ratu Flower dengan lembut.
"Si..siapa yang berbicara itu?" tanya Caty yang mendengar suara merdu dari Ratu Flower.
"Ini aku, ratu Flower yang ada dihadapanmu!" jawab ratu Flower yang sedang bertelepati dengan Caty.
Kemudian Caty bercerita awal mulanya dia ke dunia manusia.
"Namaku Caty yang mulia Ratu, aku dari kerajaan Kucing dan ke dunia manusia karena di perintahkan oleh ibunda hamba untuk mencari Paman saya yang bernama Andy. Dan sekarang paman Andy sedang membantu membebaskan Ibunda hamba di dunia kucing." Cerita Caty dan Ratu Flower mendengarkannya dengan seksama.
"Lantas kenapa kamu bersedih dan sampai di belenggu oleh penyihir Kadabra?" tanya Ratu Flower yang penasaran.
__ADS_1
"Hamba menyukai putra dari ibunda Kirana yang mulia Ratu" jawab Caty yang sebetulnya canggung, tapi karena mendengar suara merdu dari yang mulia Ratu Flower rasa canggung itu dia tepiskan.
"Kamu menyukai Kiaro?" tanya Ratu Flower yang memastikan dirinya tenang apa yang didengarkannya.
"Iya, tadinya kami berkencan mau nonton film bersama, ternyata dia bersama gadis lain!" ucap Caty dengan terisak.
Ratu Flower kemudian menoleh kearah Kiaro, Dicky dan Ovinnix yang masih merubah dirinya menjadi Caterina.
Dengan mata batinnya, Ratu flower melihat ada kejanggalan pada diri gadis yang bersama Kiaro.
"Kiaro! siapa yang bersama kamu itu?' tanya Ratu Flower pada Kiaro.
Dan Kiaro menoleh pada gadis yang menyerupai Caterina itu.
"Dia Caterina yang mulia Ratu' jawab Kiaro yang penasaran dengan maksud dari yang mulia Ratu Flower.
"Gadis manis, aku tanya siapa nama kamu?" tanya ratu Flower dengan tatapan tajam.
"A...aku Caterina yang mulia Ratu" jawab Ovinnix dengan terbata-bata.
"Caty, lihatlah siapa yang bersama Kiaro dengan seksama!" seru Ratu Flower dan Caty melihatvada sesosok gadis yang menyerupai dirinya.
"I...itu aku?" tanya Caty yang sangat terkejut.
"Semuanya, perhatikan lagi dengan seksama!" seru Ratu Flower dan Kirana, Tony, Kiaro, Dicky, Caty dan juga Penyihir kadabra melihat dan memperhatikan apa yang dilakukan Ratu Flower.
Kemudian Ratu Flower merapal mantra dan kemudian meniupkannya pada kepala gadis yang menyerupai Caterina itu.
.
Dan dalam sekejap saja, gadisbitu berubah menjadi seekor kucing yang sangat dikenal oleh Caterina.
"Ovinnix!" seru Caty yang kemudian dia bangkit karena sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya.
"Nah Caty, kamu bisa menyimpulkannya sendiri. Kalau kamu mencintai seseorang, perjuangkanlah cinta kamu itu. Karena kalian sebenarnya saling ada rasa." ucap Ratu Flower dan Caty mengerti apa yang dimaksud oleh Ratu Flower.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasih...
...BERSAMBUNG...
__ADS_1