Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Si Caty My Secret Girl (Pekerjaan Untuk Adelia dan Caterina)


__ADS_3

"Tapi kak Andy, aku tidak enak kalau seperti ini terus, aku punya putri yang harus aku hidupi. Tak mungkin jika aku harus tergantung pada keluarga kak Aaron dan kak Kirana terus-menerus." kata Adelia yang membuat Rosa dan Andy saling pandang.


"Benar juga, lantas kamu mau apa?" tanya Andy yang penasaran.


"Aku butuh pekerjaan dan tempat tinggal yang layak untuk menghidupi Caterina dan diriku. Dan aku juga mau mendidik Caterina seperti manusia pada umumnya, karena selama ini dia belajar tentang kehidupan di dunia Kucing bukan dunia manusia." jelas Adelia.


"Benar juga apa yang dikatakan oleh Adelia, sebagai ibu dia berkewajiban mendidik putrinya sebaik mungkin dan juga kehidupan di dunia kucing dan dunia manusia itu berlainan." ucap Rosa yang mendekati Adelia.


"Adel, menurut cerita Caterina kalau kamu mempunyai kemampuan yang diajarkan oleh ibu mertua kamu Freyja, jadi kamu bisa gunakan itu untuk membantu aku dalam membasmi para siluman-siluman yang suka nakal dan yang suka mengganggu manusia." ucap Kirana.


"Oiya, kalau Caterina biar bekerja di kios bunga Rose, bantu aku dan Kelly. Karena akhir-akhir ini pesanan bunga mulai ramai lagi" saran Maggie.


"Apa kamu mau bekerja di kios bunga rose, Caterina?" tanya Adelia pada putrinya.


"Iya Ibunda, kebetulan Caterina kemarin sudah bisa bantu-bantu sedikit" ucap Caterina sembari tersenyum.


"Terus kalau tempat tinggalnya bagaimana? apakah aku boleh tinggal di vila pesisir Z?" tanya Adelia yang teringat tempat tinggalnya dulu.


"Kalau usaha kalian di sini dan tempat tinggal kalian di sana, maka akan memakan banyak waktu dan tenaga. Nanti akan aku Carikan perumahan yang layak untuk kalian berdua" ucap Kirana yang memperhitungkan semuanya.


"Sementara kalian tinggal di sini sebelum kami dapatkan tempat yang cocok untuk kalian' ucap Aaron yang juga mendengarkan keluh kesah Adelia.


"Ok, kami setuju. Iya kan sayang?" jawab Adelia sembari merangkul putrinya.


"Iya Ibunda" ucap Caterina sembari tersenyum.


"Baiklah, sebaiknya sekarang kita istirahat di tempat kita masing-masing. Besok Caterina dan Adelia mulai bekerja!" ucap Maggie.


"Besok aku mau Ziarah ke makam Luna dan juga Senja, Adelia besok ikut sekalian ya" pinta Kirana sebelum mereka membubarkan diri.


"Ok, cuma kita berdua?" tanya Adelia yang penasaran.


"Iya, bagaimana lagi? Tony Jimmy dan Aaron sibuk dengan dunia kerja mereka, Kiaro dan Dicky sibuk dengan Kuliah sedangkan Kelly Maggie dan Caterina sibuk di Kios Bunga rose." jelas Kirana.


"Baiklah aku setuju." ucap Adelia.


"Tapi kalian harus hati-hati ya!" pesan Andy.


"Iya dan kami tak bisa mengawasi dan membantu kalian semuanya, karena besok pagi kami juga harus balik ke kerajaan langit. Kity dan Archie mengundurkan diri dari tugas mereka sebagai penjaga pusaka langit. Dan tugas itu kini diserahkan pada Ayah dan Bunda" jelas Rosa sembari menatap putranya Aaron dan menantunya Kirana.

__ADS_1


"Ok, sekarang ayo semuanya kita istirahat. Aku sudah mengantuk nih!" ucap Jimmy yang membopong putrinya Vivian untuk dipindahkan ke kamarnya.


"Iya..iya ayo semuanya istirahat! malam sudah sangat larut, besok bisa kesiangan nanti kita!" seru Tony yang sudah merangkul istrinya Maggie dan mereka berjalan menuju ke pintu keluar rumah.


"Kamu juga mau bermimpi dulu, biar besok bisa kuat hadapi masalah!" he..he..!" ucap canda Kiaro yang bangkit dari duduknya bersama Dicky melangkahkan kaki menuju ke kamar mereka.


Demikian pula dengan Andy dan Rosa, Aaron dan Kirana yang juga menuju ke kamar masing-masing.


Sementara Adelia dan Caterina juga menuju ke kamar tamu.


"Selamat malam semuanya!" seru semuanya yang hampir bersamaan.


Semuanya terlelap dalam peraduan masing-masing.


...****...


Keesokan harinya setelah semuanya sarapan, Andy dan Rosa pamit kembali ke kerajaan langit dan semua ya dengan tugas dan kewajiban masing-masing.


Kelly setelah mengantarkan putrinya Vivian sekolah, kembali pulang dan membuka kios bunga Rose bersama Maggie dan Caterina.


Sementara itu Kirana membuat lima buket mawar khusus dirinya dan Adelia, untuk berziarah nanti.


"Iya yang satunya, untuk seseorang yang ada yang menjadi bagian dalam hidup kami." ucap Kirana.


"Caterina, sebetulnya aku ingin ajak kamu untuk berziarah ke makam Tante kamu di pesisir Z, tapi di sini sepertinya Maggie sangat membutuhkan kamu." ucap Kirana saat menghampiri Caterina.


"Iya tidak apa-apa bundanya Kiaro"ucap Caterina yang sudah terlihat sehat dan tabah.


Dan Kirana menepuk bahu Caterina dan mengulas senyumnya untuk Caterina.


"Ibu pamit sebentar ya! jaga diri dan keluarga di sini dengan baik." pesan Adelia dan Caterina mencium punggung tangan ibunya dan memeluknya.


Tak berapa lama mereka melepas pelukan dan saling balas melambaikan tangan mereka.


"Daa.. semuanya!" seru Kirana yang melangkahkan kakinya bersama Adelia menuju ke mobil milik Kirana.


Mobil yang dikemudikan kirana itu, di kemudikan dengan kecepatan sedang menyusuri jalan raya dan kadang jalan perkampungan.


Setelah melewati beberapa tikungan, mereka telah sampai di pemakaman Luna.

__ADS_1


Setelah turun dari mobil , Kirana dan Adelia melangkahkan kaki masuk ke kawasan pemakaman umum itu.


Kirana dan Adelia akhirnya sampai di pusara Luna.


Kirana kemudian menceritakan siapa Luna pada Adelia, dan Adelia menyimaknya.


Dari pertemuan dan perseteruan di dunia siluman, hingga ke persahabatan mereka.


Setelah selesai di pusara Luna, Kirana mengajak Adelia ke makam Ginna.


Betapa terkejutnya Kirana saat tiba di makam Ginna, karena banyak sekali ular di atas makamnya.


"Pedang awan!"


Kirana memanggil pedang awan dan seolah mengerti maksud Kirana, pedang awan itu menghalau ular-ular dengan cepat dan singkat.


Beberapa menit kemudian ular-ular itu telah pergi dari atas makam dan entah ke mana mereka perginya.


Kemudian Kirana dan Adelia mendekati pusara simbol makam Ginna


"Makam Ginna ini sebetulnya hanya abunya saja, karena sebagai simbol untuk mengingatkan kita kalau dia selain pembunuh orang terdekat kita


, Ginna ini juga adalah putri siluman ular kobra"


"Putri siluman ular kobra?" tanya Adelia yang mencoba meyakinkan dirinya.


"Iya Ginna adalah putri siluman ular kobra yang datang untuk menuntut balas atas kematian ibundanya yang menurut dia kami sangat sadis dalam membunuh Ibunya. Dan karena itulah Ginna si putri siluman ular kobra itu dengan berhasil membunuh satu persatu orang terdekat kita, yang pertama kedua orang tua ku dan selanjutnya sahabat kami Luna." Ucap Kirana yang mencoba mengingat setiap kekejaman si Ginna itu.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2