
Mohon ma'af ada adegan 18+, harap bijak dalam membaca. Teima kasih
Kisah ini kembali ke cerita awal, dimana adanya rencana membebaskan Adelia ibunda Caterina.
...💗💗Happy Reading💗💗...
Malam berganti fajar, dimana matahari masih malu untuk menampakkan diri, entah mungkin sedang mandi atau enggan bangun dari peraduannya (he..he...)
Aaron bangun dari tidurnya dan mulai membersihkan dirinya, sedangkan Kirana masih berada di alam mimpinya.
Selesai membersihkan diri, Aaron keluar dari kamar mandi dan menghampiri istrinya yang masih tidur karena kelelahan bermain dengannya semalaman.
Diusapnya kening isterinya dan kemudian dicium kening isterinya itu dengan mesra.
"Hei, tidak bangun juga!" gumam Aaron yang mulai menjahili istrinya yang masih kelelahan itu.
Diciumnya kedua pipi istrinya, namun belum juga dia bangun, dan masih berada di dunia mimpinya.
"Bandel juga nih istriku, harus diapain ya biar bangun?" gumam dalam hati Aaron.
"Sayang bangun, suami kamu ini mau berangkat ke kerajaan langit. Bangun sayang, beri kecupan yang manis buat suami kamu ini!" ucap lirih Aaron sembari menggoyangkan badan isterinya.
"Huahem, apa sih! masih nanggung mimpinya. Lima menit lagi ya!" racau Kirana tanpa membuka kedua matanya.
"Idih bandel banget sih!" gerutu Aaron yang gemas.
Kemudian Aaron mendekatkan wajahnya pada wajah istrinya yang masih memejamkan matanya.
Aaron kemudian menempelkan bibirnya pada bibir istrinya, dan mulai dia bermain dengan bibir istrinya itu.
Kirana yang merasa ada sesuatu dibibirnya dan dirinya yang kesulitan bernafas, segera membuka kedua matanya. Dan dia sangatlah terkejut.
"Hulp...!"
Kemudian Kirana berusaha memiringkan wajahnya dan mendorong tubuh suaminya agar dia bisa terlepas dari orang yang membuatnya kesulitan bernafas itu
"Host... host... host...!"
Suara nafas memburu yang keluar dari mulut dan hidung Kirana.
"Suamiku, kenapa membangunkan aku dengan cara begitu sih?"tanya Kirana yang kemudian membuat dirinya dalam posisi duduk bersandar di tempat tidur sambil mengatur nafasnya yang masih belum teratur.
"Habisnya kamu bandel sih, dari tadi aku bangunkan tidak juga bangun" jawab Aaron yang membela diri.
"Sayang, istrimu inikan masih lelah. Memangnya ada apa sih?" tanya Kirana yang lupa akan rencana semalam.
"Aduh sayangku, masak kamu lupa?" ucap Aaron yang gemas.
Kemudian Aaron menceritakan kejadian semalam, karena entah mengapa isterinya mendadak amnesia.
🗓️Flashback on
"Jadi Adelia, ibu kamu dalam bahaya!' seru Kirana.
__ADS_1
"Tony, apa kamu ada ide untuk menolong Adelia?" tanya Aaron yang tahu lebih jauh tentang Adelia adalah Tony, yang dulu bersama Andy berkumpul dengan Adelia dan Senja.
"Kita bisa saja pergi ke dunia kucing, tapi bagaimana dengan keluarga yang kita tinggalkan disini?" kata Tony yang sembari berpikir.
"Tentu saja harus ada yang menjaga keluarga kita!" jawab Aaron yang masih berpikir.
"Begini saja, bagaimana kalau ayahnya Kiaro dan ayahnya Dicky yang akan ke dunia kucing, sementara aku dan Dicky tetap di sini menjaga yang lainnya." usul Kirana.
"Terus aku bagaimana bunda?" tanya Kiaro yang meminta jatah dalam misi ke dunia kucing.
"Oiya, tugas kamu lebih penting Kiaro!" kata Aaron yang memahami maksud Kirana.
"Lebih penting bagaimana?" tanya Kiaro yang semakin penasaran.
"Kamu kan sudah menguasai awan putih kecil, jadi tugas kamu memanggil kakek dan juga Archie, pamannya Caterina juga!" jawab Kirana dan Kiaro pun paham dan mengerti.
Apa yang diusulkan Kirana dan Aaron semuanya menyetujuinya, dan kemudian mereka keluar dari kamar dan menemui yang lainnya.
Saat mereka keluar dari kamar, Dicky dan yang lainnya terkejut dengan adanya Caterina di antara mereka.
"Gadis itu,..?" gumam Dicky yang terus melihat kearah Caterina.
"Caterina, hidung kamu sudah tidak merah lagi?" tanya Maggie pada saat melihat Caterina diantara keluarganya yang keluar dari kamar Kiaro.
"Iya, hidung kamu sudah tidak merah lagi!" ucap Dicky yang penasaran.
"Ini karena aku tidak berbohong lagi, jadi jika aku berkata tidak jujur maka hidungku akan memerah seperti tadi siang." jelas Caterina.
"Baiklah semuanya, aku akan memberikan sedikit informasi dan rencana kita waktu di kamar tadi." ucap Kirana yang kemudian duduk di sofa berdampingan dengan Aaron.
"Tentang apa kak?" tanya Jimmy yang ikut nimbrung.
"Orang tua Caterina berada dalam bahaya, nanti ayahnya Kiaro dan ayahnya Dicky yang akan membantu Caterina ke dunianya. sedangkan aku dan Dicky tetap disini untuk menjaga kalian semuanya. Dan Kiaro akan ke kerajaan langit untuk menjemput kakeknya dan juga Archie si kucing hitam" jelas Kirana.
"Archie bukannya si kucing pengutuk itu?" tanya Maggie yang sedikit tahu sejarah Aaron menjadi Oyen.
"Iya, paman Archie memang terkenal dengan julukan si kucing pengutuk" sahut Caterina yang dia tahu dari para kucing yang ada di dunia kucing.
"Paman Archie?" ucap Jimmy, Kelly dan Maggie yang bersamaan.
"Iya, Archie adalah kakak dari ayahku" jawab Caterina seraya menatap Jimmy, Kelly dan Maggie secara bergantian.
"Ja-jadi kamu keturunan kucing?" tanya Dicky yang tak percaya.
"Iya, ayahku putra dewa kucing dan ibuku manusia." jawab Caterina.
"Jadi begitu ya!" kata Maggie yang sudah paham.
"Oiya, aku hampir saja lupa!" seru Caterina yang cemas.
"Tentang apa?" tanya semua orang penasaran.
"Apa kalian bisa menjadi kucing?" tanya Caterina yang khawatir.
__ADS_1
"Apa maksud kamu?"tanya Kirana yang penasaran.
"Yang bisa masuk ke dunia kucing, lebih baik orang yang bisa atau pernah berubah menjadi kucing!" jawab Caterina.
Dan semua saling pandang dan kemudian mendengarkan dengan seksama.
"Karena jika kalian tetap dalam wujud manusia, maka akan menjadi pusat perhatian penduduk di dunia Kucing." jelas Caterina.
"Benar juga, Apa ayah masih bisa jadi Oyen?" tanya Kiaro yang penasaran.
"Kalau ayah selama menikah dengan ibu kamu, belum pernah sekalipun menjadi Oyen!" jawab Aaron.
"Kalau begitu, di coba saja yah!" ucap Kirana yang sedikit mengernyitkan alisnya karena memikirkan sesuatu
"Ibu seperti serius sekali? sedang memikirkan apa Bu?" tanya Kiaro penasaran.
"Yang bisa masuk ke dunia kucing, lebih baik orang yang bisa berubah menjadi kucing, itu yang ibu pikirkan" jawab Kirana.
"Berarti ada kemungkinan Aaron bisa masuk ke dunia kucing, dan juga Archie serta Kity!" ucap Tony yang ikut memikirkannya.
"Baiklah, aku sendiri yang akan ke istana langit. Aku akan meminta Archie dan Kity untuk membantu membebaskan Adelia." ucap Aaron dengan yakin.
"Jadi kapan ayah akan berangkat ke istana langit?" tanya Kiaro yang penasaran.
"Fajar nanti ayah akan berangkat, sekarang sebaiknya kita semua istirahat. Kita punya tugas masing-masing!" ucap Aaron dan yang lainnya setuju.
Jimmy dan kelly berjalan menuju kamarnya, Tony dan Maggie berjalan menuju ke kios bunga Rose.
Dicky dan Kiaro berjalan menuju ke kamar Kiaro, sementara Caterina menuju ke kamar tamu.
Mereka semua mengistirahatkan tubuh mereka setelah seharian bekerja dan kuliah.
Demikian pula dengan Aaron dan Kirana yang sudah berada di kamar mereka
🗓️Flashback Off.
"Apa sudah ingat sayangku?" tanya Aaron sambil mengulas senyumnya.
"He..he..! ma'af ya sayang, tadi lupa'' ucap Kirana yang kemudian memeluk suaminya dan juga memberikan beberapa kecupan pada suaminya.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasih...
...BERSAMBUNG...
__ADS_1