Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Serangan Kelelawar Dan Membawa Alexander


__ADS_3

Kirana kemudian menyimpan kembali pedang Awannya.


"Kirana, ma'afkan atas semua yang aku lakukan padamu. Kamu berhak bahagia selain denganku..!!" ucap Alexander seraya menatap Kirana dalam-dalam.


"Alexander, Aku sudah memaafkanmu, dan mohon ma'af sebelumnya jika aku punya salah padamu. Terus terang kamu bukan cinta pertama aku. Jika kamu menganggap persahabatan kita ini pacaran, kamu salah. Karena kita sama-sama teman yang saling membutuhkan." jelas kirana dengan hati-hati, takut melukai hati Alexander.


"Apa kamu menyukai kakakku Lucifer..?" tanya Alexander penasaran karena Lucifer berbadan atletis beda jauh dengan Alexander.


"Bukan, aku juga menganggapnya seperti halnya dirimu, hanya aku anggap teman saja." jelas Kirana.


"Hm.... Ayo, aku antarkan kamu pulang.." ucap Alexander yang kemudian memanggil sopirnya untuk mengeluarkan mobilnya.


Dan Kirana bersedia di antarkan oleh Alexander mengingat hari sudah beranjak sore.


"Alexander, apa kebiasaan kamu itu bisa di sembuhkan..?" tanya Kirana saat mereka berada di dalam mobil.


"Entahlah, aku juga tak tahu apa yang terbaik untukku..!!" ucap Alexander yang duduk di samping sopir dan menoleh ke arah Kirana di kursi belakang.


Beberapa saat kemudian, perjalanan mereka terhenti.


"Tuan, nampaknya kita ada masalah..!!" seru sopir keluarga Peter yang melihat ke depan, di mana banyak kelelawar yang menghadang perjalanan mereka.


"Apa kelelawar...? Mau apa mereka..?" tanya Kirana penasaran.


"Pak bisa biar aku temui mereka, kemungkinan ini ada sangkut pautnya dengan Lilith, mereka tahu pimpinan mereka sudah tewas..!!" seru Alexander yang terus melihat begitu banyaknya kelelawar yang ada di jalanan di sekitar mereka.


"Baik tuan" kata sopir itu yang kemudian menepikan mobil dan akhirnya mereka berhenti.


Alexander keluar dari mobil dan dan berbincang pada salah satu dari kelelawar yang bisa berbicara dengan bahasa manusia.


"Kenapa kalian menghalangi kami..!!" seru Alexander seraya menatap satu persatu kelelawar di hadapannya.


"Kami menginginkan gadis itu..! nyawa harus di balas dengan nyawa..!!" seru kelelawar itu pada Alexander.


"Kalian tidak tahu permasalahannya, sebaiknya kalian pergi dari sini..!!" seru Alexander yang menatap para kelelawar itu dengan tajam.


"Yang kami tahu, dia lah yang membunuh ketua Lilith..!!" seru salah satu kelelawar di depan Alexander,.


"Tidak bisa karena Lillith lah yang yang menjebak Kirana..!!'' seru Alexander dengan kesalnya.


"Kami tak perduli..! suruh dia keluar...!!' seru kelelawar itu dan ada sebagian dari mereka yang menabrakkan diri mereka ke kaca depan mobil.


Tujuannya agar Kirana mau keluar dari mobilnya. Kirana dan sopir sangat ketakutan.


"Pak sopir, bagaimana ini..??" tanya Kirana yang penuh kekhawatiran.


"Aku juga tidak tahu nona..!!' jawab sopir itu yang kebingungan.


"Pergi kalian..!!" serru Alexander yang sangat marah.

__ADS_1


Tanpa disadari Alexander, beberapa dari kelelawar itu menyerang Alexander, dan akibatnya beberapa saat kemudian banyak sobekan di mantel Alexander.


"Cssss.....!!'


Lagi-lagi tubuh Alexander mengeluarkan asap.


"Alexander ...!!" Seru Kirana yang mengkhawatirkan keadaan Alexander.


Kirana pun keluar dan kelelawar-kelelawar itu menyerbu Kirana.


Kembali sinar biru melindungi gadis itu dan banyak diantara mereka yang tewas karena terkena sinar biru yang keluar dari tubuh gadis itu.


Kelelewar-kelelawar itu mengangkat tubuh Alexander yang terkulai lemas dan melemparkan ke arah Kirana.


"Csss...!!"


"Aaaaghh....!!"


"Brugh...!!"


Tubuh Alexander yang di lemparkan ke arah Kirana, terpental beberapa meter.


"Alexander..!!" seru Kirana.


"Sinar biru ini melindungiku, tapi aku tak bisa mendekati Alexander...! situasi yang pelik..!" gerutu Kirana yang benar-benar bingung dengan situasi ini.


"Ka..kalian ba..wa aku saja..! jangan bawa Kirana..!!" kata Alexander dengan terbata-bata.


Dan merekapun menyetujuinya.


"Baiklah, kami akan bawa kamu ke kastil. Percuma juga kami melawan gadis itu, yang bisa kami akan mati konyol..!!' kata kelelawar itu.


Kemudian Alexander berseru pada Kirana "Pulanglah, biar aku ikut dengan mereka. Duniaku sekarang disana. Walaupun kamu tak mencintaiku, aku akan tetap mencintaimu." ucap Alexander pada Kirana.


"Alexander, ma'afkan aku...! 'kata Kirana lirih.


Setelah di rasa aman Sopir keluarga Peter keluar dari mobil, dan menghampiri Kirana juga Alexander.


"Pak Sopir, tolong antarkan Kirana sampai ke tujuannya. Dan bilang ke papa, aku putra yang tak dianggap, sangat menyayanginya...!" ucap Alexander dengan mata yang berkaca-kaca.


"Iya tuan..!!" jawab Sopir keluarga tuan Peter.


"Daa Kirana, aku sangat mencintaimu....!!" pamit Alexander yang kemudian di rentangkan lah tangannya, dan ratusan kelelawar membawanya terbang menjauh dari Kirana dan akhirnya menghilang.


"Daaa..Alexander, semoga kamu mendapat kebahagiaan di kehidupanmu yang baru. Terima kasih atas semua kebaikanmu padaku, terima kasih karena telah mencintaiku dengan setulus hatimu. Biarlah semua akan menjadi kenangan, dan aku tak akan melupakanmu...! Aku akan merindukanmu sahabatku..!!" ucap lirih Kirana seraya menyeka air matanya.


"Ayo Non, kita pergi dari sini..!" ajak Sopir itu dan Kirana mengangguk tanda menyetujuinya.


Kirana dan si Sopir berjalan menuju ke mobil yang sebelumnya mereka tumpangi.

__ADS_1


Kemudian mereka meninggalkan tempat itu dengan perlahan dan kembali menyusuri jalan raya.


"Aku merasa kasihan pada tuan Peter, Nona..!" ucap sopir itu dengan masih mengemudikan mobilnya.


"Kenapa pak..?" tanya Kirana penasaran.


"Yah, walaupun kaya, harta melimpah banyak..! di masa tuanya malah tak ada satupun putranya yang berada di sisinya..!" ucap sopir itu dengan menghela nafasnya.


"Iya..ya pak, jadi ikut prihatin jadinya..!!" ucap Kirana yang menebarkan pandangannya ke depan.


Beberapa menit kemudian, mereka telah sampai di depan kios bunga rose.


"Bapak mampir sebentar ya..! saya buatkan teh hangat..!" ucap Kirana saat keluar dari mobil yang di kemudikan sopir keluarga Peter.


"Tidak, terima kasih nona. Saya harus kembali, karena harus menjemput tuan Peter dari perusahaannya.


"Oh, kalau begitu terima kasih banyak ya pak..! hati-hati di jalan..!!" seru Kirana seraya melambaikan tangannya.


"Iya nona, terima kasih kembali..! selamat sore..!!" ucap sopir itu seraya meninggalkan tempat kios bunga Rose.


Setelah mobil itu menghilang dari pandangannya, Kirana masuk ke dalam kios bunga Rose.


"Kenapa lama sekali..?" tanya siluman harimau saat Kirana berjalan menuju dimana siluman harimau itu duduk.


"Iya, ada hambatan yang luar biasa..!" jawab Kirana sembari tersenyum.


"Kirana, lama sekali..? Lho mana sepeda aku..??" tanya Maggie yang melihat Kirana datang, namun sepedanya tidak terparkir di tempat biasanya.


"Ma'af Maggie, ta..tadi sepeda kamu patah di banting Lilith si pemesan buket bunga..!!" ucap Kirana yang tak tega.


"A..apa..! trus kamu tidak minta ganti ruginya..?" tanya Maggie yang mengusap rambutnya kasar.


"Maaf, bagaimana mau minta ganti rugi...? siluman itu sudah mati..!" jawab Kirana yang masuk ke dalam kios dan menuju ke dapur, yang sebelumnya melewati Luna dan Kelly yang sedang duduk di sofa ruang tamu.


Kedua gadis itu memandang kirana dengan penasaran, karena keadaan Kirana nampak kusut.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2