Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Situasi di Kerajaan Langit


__ADS_3

Sementara itu di kerajaan langit, setelah mendapat pesan dari putranya Aaron, Andy segera memperkuat penjagaan dan keamanan kerajaan Langit.


"Panglima Andy, memangnya ada apa?" tanya Leon yang bersama Ekin saat melihat situasi di kerajaan langit saat ini.


"Pangeran Leon, ma'af hamba mendengar kabar dari putra hamba Aaron, kalau saat ini Black Shadow dan Smoug beserta para prajuritnya sedang menuju ke kerajaan langit ini!" jawab Andy yang menundukkan kepala dengan sebagai simbol hormat pada Putra mahkota kerajaan Langit.


"Jadi kerajaan Petir benar-benar akan menyerang Kerajaan kita?" tanya Ekin yang sedari tadi diam namun memperhatikan situasi dan kondisi kerajaan langit saat ini.


"Iya, maka dari itu hamba memperketat penjagaan di setiap pintu gerbang kerajaan Langit." kata Andy.


Saat ini perasaan khawatir ada di benak Andy, Leon dan Ekin.


"Kita berbagi tugas, hamba dan para prajurit menjaga bagian luar istana. Anda sekalian menjaga bagian dalam istana.!" usul Andy dan di setujui oleh kedua pangeran kerajaan langit itu.


Ekin dan Leon melangkahkan kaki kembali masuk ke istana.


Keduanya kemudian menghadap pada ayahanda mereka, dan memberitahu tentang berita dari Andy.


"Mohon ma'af ayahanda, kami membawa kabar dari Aaron melalui Panglima Andy. Bahwa saat ini kerajaan petir sedang menuju ke sini." laporan dari Leon.


"Apa yang kamu maksud mereka akan menyerang kita?" tanya Raja Arthur yang mohon kejelasannya.


"Iya, Ayahanda. Mereka sudah bergerak ke istana kita ini" kata Ekin.


"Apa! mereka bergerak ke sini?" tanya ratu Flower yang datang bersama selir Selena menghampiri Leon dan Ekin.


"Iya bunda!" jawab Ekin.


"Dimana Victor saat ini? padahal kerajaan sedang genting-gentingnya!" gerutu yang mulia raja Arthur.


"Urusan Victor itu nanti saja Yang Mulia, yang penting yang kita hadapi saat ini!' ucap Ratu flower yang memberi saran untuk menghadapi yang kemelut ada di depan mata.


Tiba-tiba dua kucing berwarna hitam dan putih datang menghampiri mereka.



"Yang mulia, gawat yang mulia!" seru kucing yang berwarna putih yang tak lain adalah Kity.


"Kity, Archie memangnya ada apa?" tanya Yang Mulia Ratu Flower yang penasaran.


"Victor hendak ke bumi, dia mau mencari pembunuh Simon, anaknya!" jawab Archie yang khawatir.


"Apa? Berarti dia mencari Rani dan keluarganya?" tanya Ratu Flower yang sedikit menebak.


"Benar Ratu, dia mencari Rani dan suami Rani!" jawab Kity yang merasa khawatir.


"Yang mulia bagaimana kalau aku yang mengejar Victor ke bumi?" pinta Ratu flower.


"Kamu jangan sendirian, ajak Leon dan Ekin! Biar aku yang hadapi Black Shadow dan Smoug!" seru Raja Arthur yang khawatir.


"Baik Yang Mulia" kata Ratu Flower.


"Baik Ayahanda!" ucap Leon dan Ekin seraya menunduk tanda menerima misi dari ayahandanya.


Ratu Flower, Leon dan Ekin segera turun ke bumi, sementara yang Raja Arthur bersama Selena dan di bantu oleh Kity serta Archie untuk menjaga Istana langit.


Sementara itu Black Shadow yang Sudah sampai di kerajaan langit, dan mereka harus berurusan dengan Andy dan para prajurit istana langit.


"Berhenti! mau apa kalian di sini" seru Andy yang dalam posisi bersiap menghadapi Black Shadow dan yang lainnya.


"Aku akan habisi panglima karatan itu ayahanda!" seru Smoug pada Black shadow.


"Baiklah aku akan memporak-porandakan di dalam istana langit." ucap Black Shadow yang melesat masuk ke dalam istana melewati para prajurit.


"Kita jumpa lagi panglima karatan!" seru Smoug di antara para prajuritnya yang bertempur melawan Para prajurit istana langit.

__ADS_1


"Seraaaang..!"


"Hiaat...Bagh..bugh..bagh..bugh..!"


"Ciaat...bagh...bugh..bagh...bugh..!"


Suara pertempuran seperti melody dalam peperangan yang saling bersautan.


"Iya kita lanjutkan kemarin yang seri karena sama-sama terluka." ucap Andy.


"Boleh juga, tapi lumayan dengan tubuh baru kamu ya!" seru Smoug yang masih mengingat Andy saat masih memakai tubuh aslinya Raymond yang tubuhnya hancur karena serangan Smoug dan Smoug sendiri juga tubuhnya remuk redam karena serangan dari Raymond saat itu.


Dan pertempuran keduanya tak terelakkan lagi.


"Hiaat...!"


"Bagh...!"


"Bughhh...!!"


"Hupp....!!"


" Desshh...!"


Andy pun memukul kepala, perut dan terakhir tendangan yang membuat Smoug terpelanting beberapa meter dari tempatnya berdiri.


Hal itu tak bisa membuat Smoug tak berdaya, Smoug bangkit dengan cepat dan memberikan serangan yang lebih cepat dari sebelumnya.


Andy kewalahan dan dia terpojok akibat serangan balik dari Smoug.


"Kurang ajaaar..!!" umpat Andy kesal.


Andy kemudian menggunakan jurus bola-bola cahaya yang bertubi-tubi.


"Boumm.. boumm... boumm... boumm..!"


"Boumm.. boumm... boumm... boumm..!"


"Boumm.. boumm... boumm... boumm..!"


Smoug tersudut karena serangan bertubi-tubi dari Andy.


Sekarang Smoug yang kewalahan di pegang dadanya yang kini terluka


parah.


"Aaghh., bedebah! tak kan aku biarkan kamu hidup!" ancam Smoug yang kini mengeluarkan jurus Nafas naganya.


Tiba-tiba tubuh dan wajahnya memerah itu pertanda kalau Smoug, dengan sisa-sisa kekuatannya menggunakan jurus terakhirnya, yaitu Nafas Naga.


Smoug berkali-kali menyemburkan api naganya.


"Buurr...burr..Burr....!"


Andy berkali-kali melompat kesana kemari dan sesekali berguling untuk menghindar dari serangan dari jurus nafas naga itu.


Dan kini tiba giliran Andy menyerang dengan bola-bola cahaya.


"Hop hiaaat...!


"Boumm.. boumm... boumm... boumm..!"


"Boumm.. boumm... boumm... boumm..!"


"Boumm.. boumm... boumm... boumm..!"

__ADS_1


Bahu Smoug sebelah kiri Smoug terkena bola-bola cahaya Andy.


"Kurang ajar!" umpat Smoug yang masih dengan nafas naganya menyerang Andy.


Dan berkali-kali Andy mampu menangkisnya.


Tak berapa lama Aaron, Tony dan awan putih kecil uang membawa Kirana tiba dan langsung mendarat dengan sempurna di tengah-tengah Andy dan Smoug.


"Apakah kami melewatkan sesuatu?" tanya Aaron saat sampai di lokasi pertempuran Ayahnya dengan Smoug.


"Iya, tapi kalian masih kebagian melawan mereka" jawab Andy yang melirik Aaron dan Ekin seraya menunjuk ke arah para Prajurit Kerajaan Petir.


Aaron dan Tony kemudian menyerang para prajurit terpilih dari kerajaan Petir.


Andy yang juga dengan sisa-sisa kekuatannya terus melawan jurus Nafas naga dari Smoug.


Keduanya mengeluarkan gelombang yang dahsyat, dan mengakibatkan orang yang di sekitarnya pun merasakannya.


Smoug yang tubuhnya kembali remuk redam, sedangkan Andy tubuh bagian kirinya gosong akibat terlambat melompat.


Sementara itu di sisi lain, masih dengan suara pertempuran yang terjadi.


Hiaat...Bagh..bugh..bagh..bugh..!"


"Ciaat...bagh...bugh..bagh...bugh..!"


"Aagh..!"


Hiaat...Bagh..bugh..bagh..bugh..!"


"Ciaat...bagh...bugh..bagh...bugh..!"


Serangan demi serangan dari para prajurit, dan kemudian mereka saling mengeluarkan senjata mereka.


"Traang.. Trang.. Trang.... Trang...!"


"Traang.. Trang.. Trang.... Trang...!"


"Aaghh..!"


"Traang.. Trang.. Trang.... Trang...!"


"Traang.. Trang.. Trang.... Trang...!"


Melihat pertempuran yang tak selesai juga diantara para prajurit, Aaron memerintahkan para prajurit istana langit untuk berkumpul.


"Prajurit istana langit! kalian mundur dan berkumpullah!" seru Aaron.


Mendengar perintah itu, mereka pun berkumpul dan mundur beberapa langkah.


"Biar aku yang menghadapi mereka!" seru Aaron yang sudah bersiap dengan bola-bola cahaya.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasihh...


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2