Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Mendapat Misi dan Bertemu Kekasih


__ADS_3

Keesokan harinya di istana langit ada sebuah peristiwa penting.


Yaitu Upacara pergantian dan menobatan kembali Aaron menjadi Panglima Langit.


Upacara sakral itu berlangsung dengan khidmat dan tertib.


"Bersumpah lah untuk jabatanmu sekarang Aaron" kata Yang Mulia Arthur.


Aaron maju dan mengeluarkan pedang cahayanya dan memposisikan tepat di depan dahi,hidung dan mulutnya.


"Saya Aaron dewa Perang, yang menjabat sebagai Panglima di Istana Langit, bersumpah : Akan selalu menjaga keamanan dan kenyamanan istana langit dan Bumi dari segala macam bentuk serangan dan bencana Alam." ucap Sumpah Aaron.


"Bagus Aaron, ada dua misi yang menanti untuk kamu selesaikan." kata Yang Mulia Arthur yang memberi Aaron dua gulungan daun lontar dan sebuah ikat kepala yang langsung yang mulia Arthur pasangkan di kepala Aaron.


"Aaron, ikat kepala ini akan mengecil jika kamu keluar dari misi. Kamu mengerti kan?" tanya Yang mulia Arthur pada saat selesai memakaikan ikat kepala yang berwarna putih di kepala Aaron.



"Terima kasih yang mulia, hamba akan menyelesaikan misi yang anda berikan dengan sebaik mungkin." ucap Aaron seraya menyilangkan tangan kanannya di dadanya, dengan tangan kiri memegang dua gulungan misi untuknya.


Kemudian Aaron mundur beberapa langkah dan kembali menuju ke barisan para dewa lainnya.


"Untuk kedua putraku Leon dan Ekin, belajarlah tata kenegaraan. Karena kalianlah penerusku nantinya." kata Yang mulia Arthur dengan wibawanya.


"Tapi ayahanda, hamba ingin bersama Aaron menyelesaikan misinya" ucap Ekin dengan memohon.


"Ini misi Aaron, bukan misi kamu !" seru Yang mulia Arthur dengan menatap Ekin sedikit kecewa.


"Maaf ayahanda, ananda akan mematuhi titah yang Mulia" ucap Ekin yang menyilangkan tangan kanan di dadanya dan menunduk di tepat di hadapan Ayahandanya.


"Bagus Ekin" ucap yang mulia Arthur.


"Aaron, kemarilah dan pakailah ini" kata Ratu Flower pada Aaron.


"Baik yang mulia Ratu!" balas Aaron yang kemudian melangkahkan kaki menghampiri Ratu Flower.


Ratu memberikan sebuah kalung berliontin peluit emas.


Dan Aaron menerimanya seraya menundukkan kepala dan kemudian memakainya.


"Tiuplah" kata Ratu Flower dan Aaron menurutinya.


"Priiiiiiiit....!!"


Bunyi peluit itu melengking dan dalam sekejap datang gumpalan asap putih kecil di hadapan Aaron.


"Coba naiklah Aaron" kata Ratu Flower dan Aaron melompat menaiki awan putih kecil itu.


Awan putih kecil itu diam saja seolah menurut dengan peniup peluit.


"Aaron, pergunakanlah awan ini untuk menyelesaikan misimu." ucap Ratu Flower seraya mendongak ke arah Aaron yang kini lebih tinggi posisinya.

__ADS_1


"Baik Yang mulia Ratu" ucap Aaron yang bersikap hormat.


Semua orang di buat terkagum oleh Aaron yang langsung menguasai awan putih kecil itu.


Aaron berputar dan berkeliling di halaman Istana langit.


Beberapa saat kemudian Aaron turun dari awan tersebut, dan dia menghadap pada yang Mulia Arthur.


"Yang Mulia, apakah sebelum bertugas hamba boleh menemui Kirana?" tanya Aaron yang sebetulnya sedikit ragu, namun tetap rasa ingin tahunya yang mengalahkannya.


"Boleh, tapi sebentar saja!" kata Yang mulia Arthur.


"Terima kasih Yang mulia." balas Aaron dengan senyum mengembangnya.


"Baiklah Raymond eh Andy, kamu sudah pensiun mulai sekarang. Kamu sudah bebas kemana kamu pergi." kata Yang mulia Arthur yang di sambut suka cita oleh Andy dan Rosa.


"Apakah kalian mau kembali ke bumi?" tanya Ratu Flower yang merasa sedih.


"Ma'af yang mulia Ratu, hamba mempunyai usaha di bumi. Jadi tentu saja hamba akan kembali ke bumi." balas Rosa ya g sebetulnya tak enak hati meninggalkan ratu Flower.


"Baiklah kapan-kapan mainlah ke istana, aku akan selalu merindukan kamu." ucap Ratu flower yang kemudian memeluk Rosa.


Setelah acara perpisahan, Rosa dan Andy turun ke bumi dan Aaron juga turun ke bumi menggunakan Awan putih kecil itu.


"Aaron hati-hati ya..!!" seru Andy pada putranya.


"Baik ayah..baik ibu..!!" balas seru Aaron uang sudah naik awan putih kecil itu.


Sementara itu di bumi, tepatnya di kios bunga Rose pada siang harinya.


Kirana dan Kelly sedang sibuk didepan kios melayani pembeli bunga, sedangkan Luna dan Maggie berada di halaman belakang.


Mereka sedang membuat bibit bunga, karena stok bunga telah habis.


Sedangkan siluman Harimau berada di depan kios bersama Kelly dan Kirana tanpa menampakkan wujudnya.


Dan Jimmy kini berada di rumah orang tuanya untuk menjalani terapi berjalan oleh terapis yang di undang Nikholas dan Tony.


Siluman Harimau terus memperhatikan Kirana yang sedang melayani pembeli.


Ada rasa suka yang terpaksa dia pendam karena gadis yang di cintainya itu telah mempunyai kekasih.


Cinta dalam diam yang kini dijalani oleh siluman Harimau.


"Ah Kirana, seandainya kamu menjadi milikku!" siluman harimau yang membatin.


Tak berapa lama, Bocan dan Andy tiba di ruangan kamar Bocan.


Dan mereka keluar mencari siapa yang menjaga kiosnya selama ini.


Sementara itu, Aaron yang mengendarai awan putih keci juga sudah tiba di depan kios bunga rose.

__ADS_1


"Kelly, kayaknya aku terlalu rindu pada Aaron. Hingga aku berpikir dia kembali dengan mengendarai awan kintonnya Son go ku!" ucap Kirana pada adik sahabatnya yang berada di sampingnya.


"Eh iya, Kelly juga begitu kak!" balas Kelly dan kedua gadis cantik itu mengusap mata mereka untuk meyakinkan bahwa ini halusinasi.


Setelah turun dari awan putih kecil itu, Aaron melangkahkan kaki menghampiri Kirana yang masih sibuk dengan kedua matanya.


"Sayang, hai...! aku benar-benar Aaron kekasihmu!" seru Aaron seraya melambaikan tangannya di hadapan Kirana.


Setelah sadar bahwa ini kenyataan, Kirana menghamburkan diri memeluk Aaron dengan eratnya.


Kelly ikut tersenyum saat tahu bahwa ini kenyataan.


Siluman harimau yang tadinya tiduran santai, kini dia bangit dari tidurannya dan merasa sangat terkejut melihat apa yang ada di hadapannya saat ini.


"Ja..jadi itu kekasih Kirana? tampan dan berilmu tinggi! cocok dengan Kirana." ucap siluman Harimau yang tadinya terkejut kini wajah berubah dengan rasa tak percaya dirinya.


"Kirana...Kelly..!!" panggil Bocan dari belakang Kirana dan Kelly.


Kedua gadis itu menengok kebelakang dan Kirana dalam posisi di peluk Kirana dari belakang.


"Bocan dan Tuan Andy...!!" panggil Kelly dan Kirana bersamaan.


Kelly langsung menghamburkan diri memeluk Bocan dan Bocan mengusap lembut rambut Kelly.


Tak berapa lama Maggie dan Luna sudah berada di depan kios dan mereka terkejut saat melihat Aaron, Bocan dan Andy.


"Ka..kalian semua pulang?" tanya Maggie yang tak bisa menyembunyikan rasa senangnya.


Sementara Itu Luna mendadak sedih, karena tak ada sosok Ekin diantara mereka.


"Apakah Ekin tidak bersama kalian?" tanya Luna yang penasaran.


"Ma'af Luna, Ekin harus belajar ketatanegaraan di istana langit!" jawab Bocan yang kemudian menghampiri Luna dan memeluknya seperti putrinya sendiri.


"Luna rindu sama Ekin Bocan!" racau Luna yang dia tumpahkan pada Bocan.


"Sabar ya sayang, cinta memang harus ada pengorbanan!" kata bijak dari Bocan.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2