Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Siluman Kupu-Kupu Sayap Peri


__ADS_3

Setelah selesai dengan urusan siluman ikan gabus, Aaron dan Siluman rajawali kembali ke tempat di mana Kiran, Ekin dan Luna berada.


Sementara itu kejadian setelah Aaron meninggalkan mereka.


"Huaaahaaaheeeemm..!!"


"Mengapa tiba-tiba mengantuk sekali..!" kata Kirana yang terus menguap, dan Luna juga demikian.


"Iya aku juga begitu..!!" ucap Luna yang juga menguap.


"Sebaiknya kalian tidur saja, biar aku yang jaga sampai Aaron kembali." ucap Ekin yang berdiri sambil mengibas-ibaskan tangannya untuk mengusir cuaca panas yang sedang melanda.


Kirana dan Luna yang sangat mengantuk, lama kelamaan mereka pun tertidur pulas juga.


Ekin yang masih terjaga, tiba-tiba merasakan adanya hawa siluman.


"Ada siluman, tapi di mana..??" tanya dalam hati Ekin yang melihat kesekelilingnya.


Tiba-tiba, asap yang begitu menyelimuti sekitar Ekin.


"Apa ini..??" tanya dalam hati Ekin.


Tiba-tiba nampak siluet seorang wanita yang sangat Ekin cintai.


"Ibu...!!" panggil Ekin lirih.


"Putraku..!! Ibu sangat merindukanmu..!" seru wanita yang nampak seperti ibundanya, Selena selir Raja Arthur.


Tanpa pikir panjang, Ekin berlari menghampiri sesosok wanita itu dan kemudian memeluknya.


"Ibu, Aku sangat merindukanmu..!! Ibu..!!" racau suara Ekin yang terus memeluk dan mencium kening wanita dalam dekapannya itu.


"Ibu juga merindukanmu Ekin, pulanglah dan bawakan ibu seorang menantu. Ibu ingin melihat kamu bahagia." kata wanita yang menyerupai Selena itu.


"Ibu, aku juga ingin pulang. Tapi Ekin belum tahu caranya kembali ke kerajaan langit. Dan masalah menantu, Ekin belum mempunyai calon Bu..!!"jelas Ekin yang melepaskan pelukannya dan menatap ibunya


"Cepat cari jodohmu nak, ibunda dan ayahandamu sangat menginginkan cucu dari kamu..!" kata wanita yang menyerupai Selena itu yang menitikkan air matanya.


Ekin pun mengusap air mata wanita di hadapannya itu, dan kemudian Ekin mendekapnya kembali.


Tiba-tiba wanita dalam dekapan Ekin itu menghilang menjadi kepulan asap yang semakin tebal.


Dan tak lama kemudian muncul lagi siluet seseorang, kali ini seorang gadis yang pernah singgah di hatinya.


"Kirana...!!" panggil Ekin.


"Ekin, Aku mencintaimu..! bawalah aku bersamamu..!!" kata gadis yang menyerupai Kirana itu.


"Kirana bukannya kau milik Aaron..?" tanya Ekin yang masih dalam kesadarannya.


"Aku memang milik Aaron, tapi aku kan berhak memilih siapa yang akan memilikiku..!!" ucap gadis itu seraya memeluk Ekin dan menciuminya dengan nafssu.


"Kau bukan Kirana..!!" seru Ekin yang mendorong oelan gadis yang mirip Kirana itu untuk menjauh darinya.


"Kau tak percaya padaku ya..? sebetulnya aku sangat mencintaimu Ekin...!" ucap gadis yang menyerupai Kirana, yang kemudian mendekap Ekin kembali berusaha meyakinkan Ekin.

__ADS_1


Gadis yang menyerupai Kirana itu, mengaitkan tangan kirinya ke pinggang Ekin.


Kemudian tangan kirinya bermain dengan jari telunjuknya menyusuri dahi,hidung, mulut dan dagu Ekin dengan pelan dan mesra.


Jari jemari tangan kanan gadis itu, dengan perlahan mengusap lembut dada bidang Ekin.


Gadis yang menyerupai Kirana itu kemudian mempertemukan mulutnya dengan mulut Ekin.


Hasrat kelakian Ekin pun tertantang, dibalasnya setiap hisapan lembut bibir gadis yang menyerupai Kirana itu.


"Siapa pun dirimu, kau membuatku bergairah..!!" bisik Ekin yang kembali melummat bibir cerry gadis yang menyerupai Kirana itu.


Dan lagi-lagi, gadis yang menyerupai Kirana itu menghilang dari dekapan Ekin.


"Kirana..! Kirana.....!!" panggil Ekin yang terus mencari gadis yang baru saja dia cumbu.


Tak berapa lama, dia melihat kembali siluet seorang gadis.


Tapi gadis itu bukan Kirana, dia yang juga bersamanya saat ini.


Gadis itu hanya diam dan menitikkan air matanya, menatap Ekin penuh pengharapan.


"Luna...!! ka..kau kah itu..??" tanya Ekin yang kemudian menghampiri sesosok gadis yang menyerupai Luna itu.


"Iya, ini aku kak..!!" jawab gadis yang menyerupai Luna itu.


"Kenapa kamu menangis..?" tanya Ekin penasaran.


"Aku sangat mencintai Aaron, tapi dia memilih kembali pada kekasihnya..? apa kurangnya aku..! aku lebih cantik dan aku lebih menguasai beladiri...! hiks...! kak bantu aku..! aku ingin melupakan Aaron..!" racau gadis yang menyerupai Luna itu.


"Cintai aku kak..miliki aku, kak Ekin lebih tampan dari Aaron. Kakak...bisa kan kakak bantu aku..?hiks...!!" Isak tangis gadis itu sambil memeluk Ekin dengan kuatnya hingga Ekin jatuh terduduk dan gadis yang menyerupai Luna itu ada di atasnya.


Gadis itu perlahan menciuminya, dan menyatukan bibirnya pada bibir Ekin.


Kembali hasrat kelakian Ekin tertantang, dan kini dia semakin menggebu.


Membalas semua ciuman dan cumbuan Luna.


Perlahan-lahan jari-jari Ekin bermain masuk ke dada gadis itu, melewati lipatan-lipatan Hanfu gadis yang menyerupai Luna itu.


Ekin pun membuka pakaian atas gadis yang menyerupai Luna itu dengan hati-hati


Sementara itu, Aaron yang kembali dari telaga dengan membawa tempayan di pinggangnya.


Dari punggung siluman rajawali, Aaron melihat kepulan asap yang sangat aneh.


"Nampaknya telah terjadi sesuatu dengan mereka raja..!!" kata Aaron pada siluman rajawali.


"Gawat...! ada sepasang siluman mumpuni di sana..!!" seru siluman Rajawali yang kemudian mempercepat kepakan sayapnya.


"Maksud kamu apa..??" tanya Aaron khawatir.


"Ada siluman kupu-kupu Sayap Peri dan siluman Mimpi..!! keduanya siluman halusinasi...!!" jawab siluman rajawali yang kemudian terbang merendah dan berhenti tak jauh dari kepulan asap itu.


"Siluman halusinasi..?" tanya Aaron yang belum paham maksud Siluman Rajawali.

__ADS_1


Siluman Rajawali kemudian mengepakkan sayapnya dan asap itu pun berhamburan dan menghilang.


Kini nampak laki-laki dan perempuan yang sedang bercumbu.


"Apa yang mereka lakukan..?" tanya Aaron yang terkejut.


"Rupanya siluman kupu-kupu Sayap Peri itu telah menghisap jiwa tuan Ekin...!!" jawab siluman rajawali yang terus mengepakkan sayapnya.


Ekin pingsan, sedangkan gadis yang bersama Ekin itu menoleh ke arah Aaron dan siluman rajawali.



Gadis itu menampakkan wujud aslinya, yang siluman kupu-kupu bersayap peri.


"Kau rupanya siluman Rajawali...! mengganggu saja ..! oh rupanya kau membawa mangsaku yang lebih tampan..! ha..ha..!!' ucap siluman kupu-kupu Sayap Peri itu yang kemudian berdiri kemudian berjalan lurus ke arah Aaron dan menatapnya tajam.


"Jangan tatap dia..!! serang sayapnya..!!" seru Siluman Rajawali dengan nada tinggi.


Aaron yang mendengarkan ucapan Siluman Rajawali, menutup matanya dan meletakkan tangannya di dadanya.


"Pedang cahaya..!!


Keluarlah pedang cahaya yang berwarna biru, dari dalam dada Aaron.


"Pedang cahaya, bantu aku .! tebas sayap siluman kupu-kupu saya peri..!!" ucap Aaron yang masih menutup matanya.


Seolah mengerti apa yang diucapkan tuannya, Pedang cahaya melesat dan menebas sayap indah Siluman kupu-kupu Sayap Peri dengan cepat kilat.


"Aaghh...!!"


Siluman kupu-kupu sayap Peri mengerang kesakitan dan dia duduk berlutut memegang pundaknya yang kesakitan.


"Kembalikan jiwa temanku .!!" seru Aaron yang kini mulai membuka matanya.


"Tidak..! jiwanya akan mempercantik diriku..! dan kini giliranmu...arghh...!" seru siluman kupu-kupu sayap Peri yang masih mengerang kesakitan.


"Oh, kau pilih mati rupanya..!!' seru Aaron yang sudah bersiap menghunus siluman itu.


"A..apa..? apa kau tak kasihan padaku..? aku kan wanita..?" rayu siluman itu.


"Jangan hiraukan omongannya..!! cepat hunus dia..!! gadismu dalam bahaya..!!" seru siluman rajawali yang mengingatkan Aaron pada Kirana.


"Ki..Kirana dalam bahaya .? baiklah..akan aku selesaikan kau lebih dulu hai.. siluman kupu-kupu sayap peri...!!" seru Aaron.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2