Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Si Caty My Secret Girl (Aaron yang Bercerita)


__ADS_3

"Kenapa aku merasa, ada sesuatu yang disembunyikan permaisuri Adelia ya? Semoga Ovi membawa kabar yang selama ini menghantuiku!" Valeri yang membatin.


Sementara itu Ovinnix yang sudah berubah menjadi Apollo, melangkahkan kaki mendekati pintu kamar Adelia.


"Tokk...Tokk..tokk..!" suara ketukan pintu dari Ovinnix saat sudah sampai di depan kamar Adelia.


"Siapa?" tanya Adelia dari dalam kamarnya.


"Aku, suamimu sayang" ucap Ovinnix yang sudah hafal dengan keseharian Adelia dan Apollo.


"Yang mulia..!" panggil Adelia dengan semangat dan membukakan pintu untuk Ovinnix yang berubah menjadi Apollo itu.


Ovinnix pun masuk dan dia sangatlah terkejut, ketika melihat sesosok manusia di hadapannya. Sama persis seperti bayangannya, tubuh mulus tanpa bulu kucing.


Namun Ovinnix mampu menyembunyikan rasa terkejutnya.


"Kenapa kamu memanggilku dan kenapa kamu bisa berubah menjadi manusia sayangku?" tanya Ovinnix yang belum tahu masalahnya.


"Kamu lupa memberiku ramuan, cepat buatkan aku ramuan sayang. Aku mau keluar." pinta Adelia dengan memohon.


"Ramuan?" tanya dalam hati Ovinix.


"Baiklah akan aku buatkan, kamu jangan keluar ya!" ucap Ovinnix yang sudah tahu maksud dari Adelia.


"Iya, kamu cepat kembali ya! Aku ingin bertemu putri kita!' pinta Adelia yang memeluk tubuh Ovinnix dari belakang.


Ovinix merasa risih, dan dia segera mencari cara untuk terlepas dari pelukan Adelia.


"Iya, lepaskan aku mau buat ramuan untuk kamu!' ucap Ovinnix dan Adelia segera melepaskan pelukannya.


Kesempatan itu digunakan Ovinnix untuk meninggalkan Adelia.


Ovinnix keluar dari kamar Adelia dengan tergesa-gesa dan menuju ke tempat dimana ibunya, Valeri berada.


"Ibu" panggil Ovinnix saat mendekati ibunya Valeri uang menungguinya.


"Bagaimana putriku?" tanya Valeri dengan rasa penasarannya.


"Ada kabar yang mengejutkan Bu" kata Ovinix seraya berbisik.


"Apa?" tanya Valeri yang semakin penasaran.


"Ternyata kecurigaan ibu dan ayah benar" kata Ovinnix yang tetap dengan berbisik.


"Maksud kamu?' tanya Valeri yang penasaran.


"Ternyata benar apa kata ibu dan ayah, permaisuri Adellia itu seoran manusia!" ucap Ovinnix yang menatap yakin kalau apa yang dikatakannya benar.


"Sudah aku duga! sebaiknya kamu cari ayah kamu dan suruh mengajak kakek dan nenek kamu kemari! Ibu akan mengawasi kamar permaisuri Adelia agar dia tak pergi dari kamarnya!' perintah Valeri pada putrinya.


"Baik Ibunda!' ucap Ovinix yang bergegas meninggalkan Valeri dan melangkahkan kaki menuju ke aula kerajaan dimana ayahnya sedang mengadakan pertemuan bersama.

__ADS_1


Rupanya dayang yang disuruh Adelia sudah berada disamping Apollo, dan dia memberitahukan kalau Adelia hanya ingin bertemu dengan Apollo.


Apollo tahu maksud dayang itu dan dia merutuki dirinya sendiri yang sampai dia lupa untuk memberi Adelia ramuan, uang biasa dia berikan.


Apollo segera menuju ke ruang kerjanya dan membuat ramuan itu, sementara Ovinnix sudah menghampiri ayahnya Boots si Panglima di kerajaan kucing.


Ovinnix menceritakan apa yang dilihatnya dan Boots tersentak kaget. Kemudian dia mengajak ayah dan ibundanya dengan alasan menjenguk permaisuri Adelia yang sakit.


Kedua orang tua Boots itu menurut apa perkataan Boots karena merasa khawatir dengan keadaan menantu kesayangan mereka.


Dan mereka melangkahkan kaki menuju ke kamar dimana Adelia berada.


Pada saat mereka sampai di depan kamar dimana Adelia berada, ternyata Apollo juga datang secara bersamaan dengan mereka.


"Ayahanda, Ibunda kenapa kalian berada disini?'tanya Apollo yang terkejut karena kedatangan kedua orang tuanya yang berada di depan pintu kamarnya.


"Aku dengar kalau menantuku sakit, jadi kami datang untuk berkunjung." ucap Freyja yang sudah tak sabar dan dia membuka pintu dan langsung begitu saja masuk kedalam kamar dan melihat hal uang menjadi pantangan mereka selama ini.


"Kau manusia! Adelia kau manusia?"tanya Freyja yang tersentak kaget dan diikuti oleh Baasty dan juga Boots yang mengikuti Freyja.


Adelia tersentak kaget karena melihat secara mendadak keluarga dari suaminya masuk dan melihat keadaannya.


Demikian pula dengan Apollo, dia tak mengira akan secepat itu rahasianya terbongkar.


"Apa-apaan ini! jadi selama ini kalian membohongi kami!" seru Baasty yang kesal.


"Sudah aku duga sebelumnya kalau dia bukan dari bagian kita." kata Boots dengan senyum sinisnya.


"Apapun alasannya, kami harus memenjarakan Adellia ke ruang bawah tanah!" seru Freyja geram.


"Ini kesalahan saya, biar saya yang menggantikan posisi Adelia." ucap Apollo yang dengan rasa beraalahnya pada istrinya.


"Hamba sudah bisa menerima kenyataan, kalau memang hamba harus di penjara. Tapi bolehkah saya bertemu dengan putri hamba untuk terkhir kalinya?" tanya Adelia yang memohon.


"Baiklah, akan kami penuhi apa yang jadi permintaanmu itu.";ucap Freyja yang sebetulnya masih ada rasa perhatian pada Adelia.


"Ovinnix, panggilkan Caty kemari!" seru Freyja pada cucu pertamanya.


"Baik Nenek!" ucap Ovinik yang kemudian berangkat menuju ke kamar Caty.


Belum sempat Ovinix sampai ke kamar Caty, Caty sudah keluar dari kamarnya dan melangkahkan kakinya menghampiri Ovinix.


Hari sudah menjelang malam, dan Caterina berubah menjadi kucing.


"Caty!" panggil OvInnix saat melihat Caty yang berjalan tergesa-gesa.


"Ada apa Ovi?" tanya Caty yang menghampiri Ovinnik.


"Ibu kamu ingin bertemu dengan kamu!" jawab Ovinnik.


"Iya, aku juga mau ketemu dengan ayahanda dan Ibunda." ucap Caty yang kemudian mereka berjalan beriringan menuju ke kamar kedua orang tua Caty.

__ADS_1


Caty sangat terkejut saat melihat ibunya yang dalam wujud manusia di kerumuni banyak orang.


"Ibu!" panggil Caty yang berubah wujud menjadi kucing tiga warna saat ini.


"Caty!" balas Adelia yang keduaanaya saling berpelukkan.


"Ayah ibu, sebaiknya kita biarkan sebentar mereka saling bicara secara pribadi" ucap Apollo yang mengerti keadaan istrinya.


"Baiklah kami memberikan ijin Fryja memberikan nama MB rada c


pada Caty.


Kemudian semua keluar dari kamar Adeline dan Apollo, mereka meninggalkan mereka bedua.


"Caty, ibu akan berada di penjara bawah tanah, karena mereka sudah mengetahui kalau ibu adalah manusia" kata Adelia yang meletakkan Caty dipangkuannya.


"Meow..!" Caty mengeong tanda mengerti.


"Pergilah kedunia manusia ke pesisir Z, Carilah paman kamu yang bernama Andy, ceritakanlah apa yang terjadi sama kita semua pada Aman Andy" ucap Adelia pada putrinya seraya mengeluarkan foto Andy.


Caty menerimanya dan bergegas melihat sebentar siapa pamannya itu trus memasukkannya dalam dompetnya.


"Ibu, jadi kita akan berpisah sekarang?" tanya Caty memastikannya


Setelah memenerima dan memyimpannya didompetnya.


Caty dan Adelia saling saling berpelukan.


Tak berapa lam mereka melepaskan diri dan semua yang berada di luar kamar Adelia.


"Ayo Adelia kamu ikut kami. Dan kamu juga Apollo, mulai hari ini kamu bukan lagi raja karena akan digantikan oleh Boots." ucap Baasty yang semuanya untuk diam dan memperhatikannya dengan seksama.


Ibunda Caty terpenjara di penjara bawah tanah, dan ayahnya yang dari raja di turunkan menjadi Prajurit.


Dan Caty tak sanggup melihat apa yang dialami oleh kedua orang, dia terdiam dan merenung.


"Aku harus mencari Paman Andy, iya bagaimanapun caranya!" ucap Caty dalam hati.


Gadis itu kemudian meninggalkan kerajaan langit dan juga dunia kucing.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2