
Kirana bersama Jimmy naik ambulance, Tony mengendarai sepeda motor Jimmy bersama Maggie.
Sedangkan Nikholas bersama Dona, Kelly dan Luna naik mobil yang di kemudikan oleh Nikholas.
Mereka semua menuju ke Rumah sakit terdekat, sedangkan para polisi membereskan semua orang yang tersangkut dalam balap liar itu.
"Jim...Jimmy...! kamu tak apa-apa kan..?" racau Kirana di sela-sela tangisnya.
Jimmy tak bergeming, karena dia berada dia alam bawah sadarnya.
"Ya Tuhan... ku mohon berikan yang terbaik untuk adikku.." ucap do'a Kirana dengan linangan air matanya.
"Aamiin..!!" jawab Kirana seorang
Tak berapa lama, mereka telah sampai di rumah sakit terdekat.
Jimmy dengan cepat di bawa ke ruang Unit Gawat Darurat dan langsung di tangani oleh dokter jaga rumah sakit tersebut.
Kirana, Kelly, Dona, Nikholas, Maggie, Tony dan Luna menunggu di ruang tamu dengan harap-harap cemas.
"Kelly, kenapa kamu bisa ikut dalam mobil geng motor elang Hitam..?" tanya Maggie penasaran.
"Awalnya aku juga nggak mau kak..! aku kan sedang menunggu Jimmy bersama teman-teman lainnya. Terus mereka bilang kalau Jimmy ada di markas mereka karena akan melakukan balapan dengan mereka, yang katanya hadiahnya mencapai 100 juta. Aku ikut saja karena Jimmy pernah mengatakan kalau dia butuh uang 100 juta untuk modal dia membuka usaha setelah lulus nanti..!!" kata Kelly.
"Karena itulah aku yakin kalau Jimmy ada sama mereka..!! Namun setelah sampai di markas mereka, aku baru sadar kalau aku di tipu oleh mereka. Aku berontak berusaha lari dari mereka, namun aku berkali-kali terjatuh dan mereka menangkapku kembali..!!" lanjut Kelly dengan Isak tangis.
"Astaga..! karena itulah wajah kamu lebam dan baju kamu banyak yang sobek..!?" tebakan Kirana.
"Iya kak..!!" jawab Kelly seraya menyeka air matanya.
"Adikku tersayang..!!" ucap Maggie yang memeluk Kelly adik tirinya itu dengan eratnya.
"Kakakku tercinta..!" Kirana menerima pelukan dari kaka
"Semoga Jimmy bisa di selamatkan..!!" kata Kelly yang kemudian berpindah memeluk Kirana.
"Iya semoga..!!" balas Kirana seraya menerima pelukan Kelly.
"Melihat dari lukanya tadi, papa khawatir kalau Jimmy mengalami cidera patah tulang atau bisa juga kelumpuhan..!!" ucap Nikholas yang begitu mencemaskan putranya.
Sedangkan Dona tak henti-hentinya menangis, meratapi nasib putranya yang secara tak langsung awalnya semua dari dirinya.
__ADS_1
"Jika Jimmy mengalami sesuatu yang fatal...! aku tak akan memaafkan Alexander..!!" seru Kirana saat melepaskan pelukannya pada Kelly.
"Kirana, ceritakan siapa itu Alexander..?" tanya Tony yang penasaran.
"Alexander..??" tanya Nikholas saat mendengar pertanyaan Tony, dan Nikholas mengingat sesuatu.
"Iya, tadi aku dengar Kirana menyebut ketua geng motor itu dengan nama Alexander..! dan kata Kirana, dia adalah mantan kekasih Kirana..!!" jawab Tony yang seperti dia dengar wakttu di sirkuit harimau tadi.
"Apa betul Alexander itu puppy love (Cinta monyet) kamu dulu Kirana..?" tebak Nikholas seraya memandang putrinya.
"Benar pa, dia Alexander yang dulu meninggalkan Kirana tanpa pesan sama sekali dan seolah menghilang di telan bumi." kata Kirana lirih namun masih bisa di dengar semuanya.
"Bisa kakak ceritakan kenapa dia jadi ketua geng motor Elang hitam..?'" tanya Kelly yang penasaran.
"Masalah dia menjadi menjadi geng motor aku nggak tahu pasti..! yang aku tahu, dia itu sebetulnya adalah anak yang baik..!" kata Kirana yang mengingat masa kebersamaan mereka.
"Bisa jadi dia hidup dalam tekanan dan dendam, jadi dia beropsesi menjadi yang terkuat..!!" Maggie yang menyumbang pikiran.
"Entahlah, yang penting kita pikirkan tentang kesembuhan Jimmy dulu..!!" ucap Dona di sela Isak tangisnya.
"Iya, benar..! Jimmy lebih penting..!!" ucap Nikholas dan semuanya mengiyakan.
Tak berapa lama, keluarlah dokter beserta seorang perawat keluar dari ruang unit gawat darurat.
"Iya, kami..kami semua keluarganya. Dan saya adalah papanya..!!" ucap Nikholas yang menghampiri dokter itu.
"Ma'af tuan, setelah kami periksa dengan teliti..kondisi putra anda saat ini adalah mengalami cidera patah tulang di kaki dan lengan kirinya." kata sang dokter.
"Patah kaki dan lengannya dok..?" tanya Nikholas menyakinkan dirinya sendiri.
"Iya Tuan dan Nyonya..maka perlu adanya operasi pemasangan pen pada tulang yang patah tersebut" kata Dokter tersebut.
"Baik dokter, kami menyetujuinya..!" ucap Nikholas dan Dona bersamaan.
"Baiklah, kami akan melakukannya sekarang juga..!" ucap dokter itu yang kemudian masuk kembali ke dalam ruangan unit gawat darurat itu.
Dan semuanya kembali dengan harap-harap cemas menunggu di ruang tunggu tersebut.
"Maggie ..!" panggil Tony pada Maggie kekasihnya.
"Ada apa..?" tanya Maggie yang kebetulan berdekatan.
__ADS_1
"Kita cari makan yuk..! sekalian juga buat mereka..!" ucap Tony sedikit berbisik.
"Oh iya, Ayo..!!" ucap Maggie yang kemudian menarik lengan Tony dan mereka melangkah kaki keluar menjauhi mereka, menuju ke kantin rumah sakit.
Sesampainya di kantin Rumah sakit, Maggie segera memesan makanan dan minuman untuk tujuh orang.
Setelah itu mereka kembali menuju ke ruang tunggu di mana semuanya sedang merasa cemas akan keadaan Jimmy.
"Sebaiknya kita makan dulu ya.." ucap Maggie pada semuanya semuanya pun makan bersa di ruang tunggu itu.
Tak berapa lama, mereka melihat beberapa perawat mengeluarkan sebuah bankar yang ternyata ada Jimmy dia atas Bankmbawa ar itu.
"Sus, mau dibawa kemana anak kami ini..?!" tanya Nikholas penasaran melihat bangker yang
"Oh ma'af..! Pasien bernama Jimmy ini akan kami bawa ke ruang perawatan. Karena dia sudah selesai dengan operasinya di ruang Unit gawat Darurat." kata salah satu perawat itu.
Nikholas dan yang lainnya itu mengikuti kemana para perawat membawa Jimmy.
Tak berapa lama, Jimmy sudah masuk di sebuah ruang perawatan kelas satu yang hanya ada satu banker di dalamnya.
"Mohon maaf, biarkan pasien istirahat lebih dahulu..!" ucap salah satu perawat.
"Baik suster..!!" jawab Kirana yang kini sudah merasa lebih baik.
"Sebaiknya kita menjenguk Jimmynya dua orang-dua orang saja dulu..! dan yang lainnya tunggu di depan ruangan. Nanti kalau Jimmy sudah siuman, barulah semuanya boleh menjenguknya..!!" ucap Nikholas saat berada di depan ruangan di mana Jimmy di rawat .
Dan semuanya pun menyetujuinya. Nikholas dengan Dona, Kirana dengan Kelly, Tony dengan Maggie dan Luna nantinya bersama Kirana kembali.
Mereka bergiliran menjenguk adik kandung kirana itu.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasih...
__ADS_1
...BERSAMBUNG...