Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Si Caty My Secret Girl (Aaron kembali ke Bumi)


__ADS_3

Harap bijak dalam membaca, mohon ma'af ada adegan 21+


...💗💗HAPPY READING💗💗...


Sementara Aaron masuk ke barisan dan dia saat ini berbaur dengan Ayahnya Andy dan juga ibundanya, Rosa.


Tak berapa lama Yang Mulia Arthur menggelar pertemuan keluarga, membahas kedua putranya dan pewaris kerajaan langit dan Kerajaan Petir.


Kemudian menggelar pertemuan juga dengan para petinggi sekaligus pejabat kerajaan.


"Dengarkan semuanya!" seru yang mulia Arthur dan semua orang yang ada dihadapan Raja Arthur, memperhatikan apa yang diumumkan oleh Raja di kerajaan langit itu.


"Yang Mulia akan memberi pengumuman apa ya?" bisik beberapa orang yang ada di barisan belakang.


"Entahlah, menurut desas-desus yang aku terima kalau yang mulia akan mengadakan perhelatan besar." jawab salah seorang dari mereka.


"Oya? apakah itu ya?" masih salah satu dari mereka.


"Kita lihat saja nanti!" seru yang lainnya.


"Dengarkan wahai rakyatku!" kembali Raja Arthur berseru.


"Satu Minggu lagi Kerajaan Langit akan menggelar Upacara sakral, yaitu pernikahan kedua putra mahkota kerajaan langit! Pangeran Leon dan Pangeran Ekin akan menikah Minggu depan." ucap Yang Mulia Raja Arthur.


"Wah, akan ada perhelatan besar nantinya ya!"


"Iya, pesta besar!"


"Makan-makan kita"


Obrolan demi obrolan dari para pejabat dan prajurit Kerajaan langit.


"Maka dari itu, saya mohon kesediaan kalian semuanya membantu demi suksesnya dalam perhelatan besar nanti." ucap yang mulia Arthur seraya menatap semua orang yang ada dihadapannya.


"Aaron, kamu ajak istri kamu ke mari ya!" seru Yang mulia Arthur pada saat Aaron yang menghampirinya, hendak berpamitan untuk pulang ke bumi.


"Baik Yang Mulia, hamba akan ajak isteri hamba ke Istana Langit" balas Aaron sambil menundukkan kepala dan kemudian dia mundur beberapa langkah dan melangkahkan kaki meninggalkan Aula pertemuan itu.


"Priiiiit....!"


Aaron memanggil Awan putih kecil hadiah dari sang Ratu Flower.


"Awan putih kecil datang tuan Aaron!" seru awan putih kecil dengan dengan gayanya.


"Ayo kita kembali ke bumi!' seru Aaron yang kemudian melompat ke punggung awan putih kecil.


Tak berapa lama mereka melesat turun ke bumi.


Sesampainya di bumi, lebih tepatnya di depan kios bunga Rose.


Keadaan sudah sepi, karena hari sudah malam.


"Awan putih kecil, antarkan aku ke balkon kamar ku ya!" pinta Aaron saat melihat suasana Kios dan depan rumahnya.


"Baik tuan!" ucap Awan putih kecil yang kemudian melesat kembali ke arah rumah Aaron, dan tepat di atas balkon depan kamarnya, Awan putih kecil itu berhenti dan Aaron segera turun dari punggung awan putih kecil itu.


"Terima kasih awan putih kecil, kembalilah ke langit!" seru Aaron seraya melambaikan tangannya.

__ADS_1


Awan putih kecil mengerti maksud Aaron dan dia pun melesat meninggalkan Aarron, menuju ke langit yang sedang penuh bintang.


Sedangkan Aaron melangkahkan kakinya dan berhenti tepat di depan pintu kamar dimana isterinya Kirana sedang beristirahat.


"Tokk...tokk....tokk....!"


Aaron mengetuk pintu pelan namun mampu membangunkan Kirana yang sedang tidur.


"Huahahem..! siapa yang ketuk-ketuk pintu?" gumam Kirana yang masih menguap.


"Tokk...tokk....tokk....!"


Kembali Aaron mengetuk pintu, dan Kirana mendengarkannya.


"Eh suaranya arahnya dari balkon! Siapa ya?":gumam Kirana yang bangkit dari tempat tidurnya dan melangkahkan kaki ke arah pintu yang menuju balkon.


"Tokk...tokk....tokk....!"


Kembali terdengar suara ketukan pintu.


"Siapa ya?" tanya Kirana yang cemas dan dia membuka sedikit korden jendelanya.


"Aku suamimu istriku!" jawab Aaron dan Kirana juga yakin kalau yang di luar itu benar-benar suaminya.


"Suamiku!" panggil Kirana yang kemudian membuka pintu tersebut.


"Klek...klek .ceklek..!"


"Sayang!" panggil Aaron yang kemudian memeluk Kirana dengan eratnya.


"Kenapa lewat balkon sih? kan jadi kaget" ucap Kirana saat Aaron melepas pelukannya.


"Auh .!" Kirana yang kesakitan seraya mengusap hidungnya yang memerah karena hasil cubitan dari suaminya.


Setelah itu Kirana menutup dan mengunci pintu serta merapatkan korden jendela.


Kirana kemudian mengambil pakaian tidur suaminya dan mengantarkannya ke kamar mandi.


"Sayang! ambilkan baju ganti ku ya!" seru Aaron dari dalam kamar mandi


"Istrimu sudah ada di depan pintu kamar mandi sayang!" " balas Kirana yang memang sudah berada di depan kamar mandi.


"Klek..!"


Pintu kamar mandi terbuka dan kepala Aaron menyembul dari balik pintu.


"Sejak kapan di depan pintu?" tanya Aaron yang penasaran.


"Sejak tadi!" balas Kirana seraya tersenyum tipis dengan mengulurkan tangannya yang membawa pakaian tidur suaminya.


Tiba-tiba Aaron menarik tangan isterinya, sehingga Kirana masuk ke dalam kamar mandi.


"Eh sayang, mau ngapain?":tanya Kirana yang sebetulnya sudah tahu maksud dari suaminya itu.


"Suamimu ini sedang rindu berat dengan isterinya!" ucap Aaron dengan mendorong Kirana ke tembok dan dirinya yang dalam keadaan telanjang dada serta selembar handuk melilit bagian sensitifnya menatap Kirana intens.


"Sayang, masak kita mau bermain di sini?" tanya Kirana pelan sambil melingkarkan tangannya di leher suaminya.

__ADS_1


"Iya, aku sangat menginginkannya sayang" jawab Aaron yang tanpa bicara lagi dia mencium kening isterinya lalu turun ke pipi dan kemudian ke bibir isterinya.


Aaron mencicipi bibir isterinya dan kemudian menghissap dan memainkannya.


Disaat permainan bibir itu berlangsung, tangan Aaron bermain ke gunung kembar yang ada di depannya.


Aaron melihat isterinya yang sudah kesulitan bernafas dan dia melepaskan ciumannya.


"Host..host..host...!"


Kirana mengatur nafasnya dan kemudian meletakkan pakaian suaminya di gantungan baju.


Aaron memeluk isterinya dari belakang, diciumnya bau harum rambut isterinya


"Buka bajumu sayang" bisik Aaron ditelinga isterinya.


Kirana pun menurutinya, dilepaskannya pakaian yang melekat di tubuhnya satu persatu, dan kini hanya underwear ya saja yang melekat di tubuh isteri Aaron itu.


Isteri Aaron kemudian menghadap ke arah suaminya, dan Aaron seperti kucing yang mendapat ikan.


Dia kembali bermain di bibir dan lanjut ke leher, dan dilepaskannya underwear isterinya secara perlahan-lahan.


Dan keduanya melanjutkan aksi bermainnya.


Racauan dan erangan mengiringi bermain mereka.


Setengah jam kemudian mereka telah selesai bermain , saatnya mereka mandi untuk membuat badan mereka kembali segar.


Tak juga kunjung selesai ritual mandi mereka, karena suami Kirana meminta bermain di bath up kamar mandi juga.


Dan keduanya bergumul di dalam bath up tersebut, hingga keduanya lelah dan letih.


Keduanya kemudian menyelesaikan acara mandi berdua mereka, dan kaemudian memakai baju tidur yang tadi di gantung Kirana di tempat gantungan baju.


Setelah selesai, keduanya melangkahkan kaki keluar dari kamar mandi dan menuju ke tempat tidur.


"Ayo kita tidur sayang":ucap Aaron yang sudah berada di atas tempat tidur.


"Iya suamiku, istrimu saat ini sangatlah letih sekali" balas Kirana.


"Walaupun letih, tapi suka kan?" goda Aaron yang kemudian merangkul isterinya agar tidur disampingnya.


Kirana mendongak melihat wajah suaminya dan kemudian mengulas senyumnya.


Aaron yang gemas, mencium kening isterinya. Dan keduanya pun tidur dengan saling berpelukan.


...~Â¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2