Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Pertemuan Kelly dan Maggie


__ADS_3

Setelah selesai sarapan dengan insiden Omlet nasi yang Asin, Jimmy berpamitan untuk pergi ke sekolah namun sebelumnya mampir ke tempat kosnya.


Sementara itu Kirana dan Kelly berangkat ke tempat kerja Kirana beserta Oyen tentunya yang naik di keranjang.


"Si Oyen apa nggak apa-apa kak, duduk di keranjang seperti itu?" tanya Kelly sambil membonceng di boncengan sepeda kayuh kirana.


"Nggak apa-apa..!! lama-lama dia akan terbiasa, dari pada aku tinggal di rumah. he..he..!!" jelas Kirana yang tersenyum saat Oyen melihatnya, dan gadis itu tetap terus mengayuh.


Sesampainya di kios, ternyata mereka datang lebih awal dari Maggie dan BoCan.


Lalu Kirana mengajak Kelly untuk menyirami bunga.


Sedangkan Oyen berjalan-jalan di sekitar kios.



Oyen berjalan di belakang kios yang ternyata ada tanah lapang dengan hamparan rumput yang menghijau.


Tiba-tiba Oyen merasakan sesuatu yang aneh.Terus berjalan mencari apa yang mengganggu pikirannya itu.



Karena tak jua ketemu apa yang mengganggu pikirannya, Oyen dengan isengnya bermain menggoyang-goyangkan bunga yang bermekaran bersama rumput-rumput di tanah lapang itu.


Namun tiba-tiba...


"Haaaactciiiih...!!"


"Haaaactciiiih....!!"


Serbuk bunga yang terbang karena tertiup angin, menempel di hidungnya.



Nampaknya ada yang terusik dengan kehadiran Oyen.


"Hei..siapa kau? mau apa di sini.?" tanya kucing besar menyapa Oyen dalam bahasa Kucing.


"Saya Oyen, saya hanya mengikuti tuanku..!" jawab Oyen juga dalam bahasa kucing.


__ADS_1


"Wah..! nampaknya posisiku sebagai kucing paling imut disini akan tergantikan..!!" ujar kucing yang nangkring di pohon.


Saat pekerjaannya di lanjutkan oleh Kelly, Kirana pergunakan untuk mencari Oyen.


"Oyeen..!! dimana kamu.,??" panggil Kirana yang khawatir akan keberadaan Oyen, karena di sini merupakan suasana baru bagi Oyen.


"Mohon maaf jika kehadiranku mengganggu kalian. Saya permisi, karena Tuan saya telah memanggil saya." pamit Oyen.


"Baiklah kalau kamu bosan dengan manusia, kemarilah. Kami selalu ada untukmu..!!" seru kucing besar memandang Oyen yang berjalan meninggalkan mereka.


"Okey..!!" jawab Oyen yang mempercepat langkahnya menghampiri gadis yang memanggilnya itu.


"Oyeeen...!! dimana kamu...??" terdengar Kirana yang terus memanggil Oyen.


"Meoww....! meowww...!!"


Suara Oyen yang sudah mendekat.


"Oh..rupanya kamu di situ..! jangan jauh-jauh ya..!!" seru Kirana yang kemudian membungkukkan tubuhnya dan menggendong serta mengusap lembut.


Kirana pun melangkah menuju ke depan Kios.


Betapa kagetnya Kirana saat melihat Kelly terduduk bersimpuh di belakang Maggie.


Cerita Sebelumnya


"Kelly, kamu lanjutkan menyiram bunganya sampai sebelah sana ya, aku mau nyari Oyen dulu. Takut dia kenapa-kenapa, soalnya kan baru kali ini aku ajak keluar rumah...!" kata Kirana pada gadis di sebelahnya.


"Iya kak...!" balas Kelly yang tetap dengan pekerjaannya.


Tak berapa lama Maggie datang dan memarkirkan sepedanya.


Dia pun menghampiri Kelly yang dia kira teman kerjanya Kirana.


"Ki... ha...!! kau..! mau apa di sini..!!" seru Maggie saat yang di lihatnya itu bukan sahabatnya.


"Kak Maggie...!!"panggil Kelly yang kemudian menaruh selang air yang tadi di gunakan untuk menyiram bunga.


Gadis itu berlari dan berusaha untuk memeluk Maggie, namun hal itu di tepis oleh Maggie.


"Jangan sentuh aku..!!" Seru Maggie seolah jijik pada Kelly.

__ADS_1


"Kak..!! Kelly salah apa? Kelly minta maaf kalau Kelly punya salah...! hiks..!!" ucap Kelly sambil terisak.


Kamu tidak salah, tapi ibumu yang telah mengambil ayahku..! kamu tahu, karena ulah ibumu lah aku sekarang tidak punya ibu..!!" celetuk Maggie yang geram.


"Hiks..! Maafkan ibu kak, sekarang ibu telah kena batunya. Kami terlilit utang, perusahaan Ayah dan rumah di sita bank. Dan sekarang ayah dan ibu di tahan oleh geng Hitam. Dan a..aku dibuat taruhan mereka untuk balap liar kak..!!"jelas Kelly yang semakin terisak kala mengingat nasibnya


Cerita sekarang


"Maggie, sebagai sahabat aku nggak mau ikut campur masalah kamu. Tapi kalau untuk rasa kemanusiaan, terimalah Kelly. Setelah itu kita pikirkan cara membebaskan kedua orang tua kalian." kata Kirana yang masih menggendong Oyen dan mendekat pada Maggie dan Kelly.


"Kamu tak tahu, betapa hancurnya hati ibuku waktu itu...!! dan karena selalu memikirkannya suaminya punya istri lagi, ibuku sakit-sakitan dan akhirnya meninggal dunia" jelas Maggie yang kini juga meneteskan air matanya.


Oyen turun dari gendongan Rani dan duduk di kursi yang ada di samping pot-pot bunga.


Kirana pun mendekat ke samping Maggie.


"Maggie sahabatku yang baik, saya yakin ibu kamu sudah tenang disana. Jangan menambah beben beliau dengan rasa dendammu. Tuhan kita selalu memaafkan kaumnya yang khilaf dan dosa, mengapa kita tidak juga memaafkan?" jelas Kirana sambil memeluk sahabatnya itu.


"Baiklah..! aku akan menerima kamu..!!" seru Maggie sambil mengulurkan tangannya pada Kelly.


Mereka bertiga saling berpelukan.


"Makasih Kak Maggie, makasih kak Kirana..!" seru Kelly yang tak henti-hentinya mengusap air matanya yang jatuh.


"Hm.. sudah selesai adegan dramanya..?" tanya seseorang yang baru datang.


...~¥~...


Yuk dukung Novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA, dengan memberi like/komen/♥️/⭐5/🎁 maupun vote-nya ya..


Dukung juga di novel saya yang lainnya..


*CINTA UNTUK YULIA


*GADIS TIGA KARAKTER


*HITAM BUKAN HITAM HIDUPNYA.


*JADIKAN AKU YANG KEDUA


Terima kasih.

__ADS_1


...Bersambung...


".


__ADS_2