
Keduanya saling berpelukan melepas rasa kangen mereka.
"Ibu, Caterina kangen sama ibu!" ucap Caterina dibarengi Isak tangisnya.
"Ibu juga kangen sayang!" balas Adelia yang juga kedua matanya berkaca-kaca dan mengalirlah air mata kedua anak dan ibu itu.
Sementara itu Aaron memeluk istrinya dan juga putranya Kiaro secara bersamaan.
"Istriku, bagaimana kabar kamu?" tanya Aaron sembari mengecup kening isterinya.
"Baik, beruntunglah tadi Ratu Flower datang" jawab Kirana.
"Putraku, bagaimana kabar kamu?" tanya Aaron pada Kiaro seraya mencium kening putranya itu.
"Sama seperti bunda, Kiaro dan yang lainnya habis mengalami ketegangan tadi!" jawab Kiaro yang terus memeluk ayahnya seperti anak kecil, karena merasakan kenyamanan dipelukan sang ayah.
Kemudian semuanya saling cerita tentang apa yang terjadi selama di Dunia kucing dan apa yang terjadi di halaman Bioskop ternama di Ghuangzhou.
"Kita harus bersyukur karena penyihir Kadabra telah lenyap di muka bumi ini, sekarang bagaimana dengan Ovinnix?" tanya Kirana dan semuanya terdiam dan berusaha memikirkan sesuatu yang terbaik untuk Ovinnix yang jelas-jelas sepupu Caterina itu.
"Aku akan menghilangkan kemampuannya, karena kalau hatinya masih ada rasa iri dan dendam, maka kemampuannya itu sangat berbahaya untuk dirinya dan orang-orang di sekitarnya." kata Ratu Flower yang terus menatap tubuh kucing yang terkulai tak berdaya di sofa samping ratu Flower.
"Apa tak ada pengaruhnya dengan dia?" tanya Caterina yang khawatir.
"Tidak, dia akan menjadi kucing biasa." kata Ratu Flower seraya melihat Ovinnix dengan merasa iba, karena kedua orang tuanya yang telah menjadi patung dan Oninix sendiri dalam keadaan tak punya kemampuan apa-apa.
"Ratu sebagai paman dari Ovinnix, hamba mau memberikannya sebuah peluang" ucap Archie yang mensejajarkan dirinya disamping Ratu flower.
"Apa yang akan kamu lakukan Archie?" tanya Kity yang penasaran.
"Kalian nanti juga akan tahu!" ucap Archie sembari tersenyum.
Semuanya saling pandang dan kemudian melihat apa yang akan dilakukan oleh Archie pada Ovinnix.
Archie mengeluarkan aura biru dan mata yang memancarkan cahaya berwarna biru juga, menyorot ke arah Ovinnix.
Seketika tubuh Ovinnix di selimuti dengan aura biru juga dan mulut Ovinnix seketika mengucap Kutukannya.
OVINNIX, KAU AKAN MENJADI GADIS MANIS JIKA ADA LAKI-LAKI YANG MENCINTAIMU DENGAN SETULUS HATI.
Tak berapa lama aura biru itu menghilang masuk ke tubuh Ovinnix.
__ADS_1
"Setelah ini apa yang akan terjadi pada Ovinnix, kak Archie?" tanya Adelia yang penasaran.
"Ovinnix akan menjadi manusia jika ada orang yang betul-betul mencintainya dengan setulus hati" jawab Archie yang menatap dengan tajam keponakannya itu.
"Semoga saja ada yang menyukainya dan dia menjadi gadis yang manis, iya kan Bu?' ucap Caterina juga melihat keadaan Ovinnix.
"Baguslah Archie, jadi masih ada kesempatan buat Ovinnix melanjutkan hidupnya" kata Ratu Flower.
"Iya yang Mulia Ratu" ucap Archie seraya menganggukkan kepalanya.
"Apa kalian tidak ada yang mau ke istana langit?" tanya Ratu Flower yang kemudian bangkit dari duduknya.
"Kami mau kembali ke istana langit Ratu, karena kami mau mengundurkan diri dari pekerjaan kami." jawab Archie yang melangkahkan kaki menghampiri Kity.
"Andy dan Rosa, apa kamu juga tidak kembali ke istana langit?" tanya Ratu Flower yang melihat ke arah Andy dan Rosa.
"Kami masih rindu sama cucu-cucu kami ratu" jawab Rosa.
"Dan juga aku masih ada urusan dengan Adelia Ratu, Adelia dan Caterina butuh kehidupan yang layak di dunia manusia Ratu" jelas Andy.
"Baiklah kalau begitu, jadi hanya Archie dan Kity yang kembali ke Istana langit ya!" ucap Ratu Flower seraya memandang Archie dan Kity.
Setelah berpamitan, Ratu Flower, Kity dan Archie melangkahkan kaki keluar rumah.
"Kami pergi ya!" pamit Ratu Flower seraya melambaikan tangannya, demikian juga dengan Kity dan Archie yang juga melambaikan kaki depan sebelah kanan mengarah pada pasangan orang tua dan anak itu
Andy, Rosa, Aaron dan Kirana membalas juga dengan lambaian tangannya sembari tersenyum.
Tak berapa lama ratu Flower, Kity dan juga Archie menjadi sebuah cahaya dan melesat dengan cepat ke angkasa.
Dua pasang sejoli itu terus memandang kepergian Ratu Flower, Archie dan Kity sampai mereka menghilang dari pandangan mata mereka.
Setelah itu mereka kembali masuk dan menghampiri keluarga mereka yang masih berbincang-bincang di ruang tamu.
Caterina duduk di samping Ovinnix, dan dia mengusap dengan lembut tubuh saudara sepupunya yang masih tak sadarkan diri karena pengaruh obat dari Yibo dan juga mantera dari Ratu Flower.
"Adelia dan Caterina, kalian tidur di kamar tamu ya, Kiaro dan Dicky cepat pergi ke kamar. Kalian semua harus istirahat" ucap Kirana.
"Ibunda Kirana, Ovinnix biar tidur bersama kami ya?" pinta Caterina dengan memohon.
"Baiklah, tapi kalian tetap hati-hati ya!'' balas Kirana seraya mengusap kepala Caterina dengan lembut.
__ADS_1
"Iya bunda Kirana" ucap Caterina dengan mengulas senyumnya.
Semuanya kembali ke tempat tidur masing-masing.
Tony dan Maggie kembali ke kios bunga rose.
Jimmy dan Kelly ke kamar mereka, demikian pula dengan Andy dan Rosa, Kirana dan Aaron yang kembali ke kamar mereka masing-masing.
Sementara Adelia dan Caterina membawa Ovinnix menuju ke kamar tamu.
Malam semakin larut dan mereka telah terlelap dalam mimpi mereka masing-masing.
Pada waktu tengah malam, Ovinnix yang tidur disamping Caterina, membuka kedua matanya dan menebarkan pandangannya ke sekitarnya.
Kucing itu merasakan tubuhnya yang sudah tidak sakit lagi, dia kemudian bangkit dan melihat disampingnya ada dua wanita yang mereka sangat dikenal oleh Ovinnix.
"Bibi Adelia dan Caterina, mereka menemaniku tidur? setelah apa yang aku perbuat pada mereka?" gumam dalam hati Ovinnix.
"Aku merasa malu jika bersama mereka, ayah dan ibuku telah lama menyakiti mereka dan juga dengan diriku ini. Aku malu bila harus menumpang hidup dengan mereka." kata dalam hati Ovinnix lagi, yang kemudian dia melangkahkan kaki menuruni tempat tidur yang dimana Adelia dan Caterina masih tidur diatasnya.
Ovinnix melangkah dengan pelan-pelan menuju ke jendela kamar yang ternyata sedikit terbuka dan Ovinnix keluar dari jendela itu.
Kucing ituvmencari landasan yang rendah untuk dirinya melompat, sekali dua kali melompat di tiap landasan yang semakin rendah.
Dan akhirnya dia sampai di landasan terakhir yaitu tanah dan setelah berhasil, Ovinnix merlari menuju pintu pagar rumah Aaron.
Setelah beberapa menit mencari pintu pagarnya, akhirnya Ovinnix menemukannya dan dia keluar di sela-sela jeruji besi pintu pagar.
.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasih...
__ADS_1
...BERSAMBUNG...