Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Di Pesta Ulang Tahun Sharla


__ADS_3

Aaron mengendarai motor Jimmy dengan kecepatan sedang, mengantar Kirana menghadiri pesta Ulang tahun Sharla.


"Lumayan ya cara mengendarai sepeda motornya untuk seorang pemula..!!" goda Kirana yang dibonceng Aaron.


"Semua berkat Ibu demi calon menantunya..! he..he.!" balas Aaron yang terlihat tersenyum di balik helmnya.


Kirana yang posisi duduknya menyamping pun tersipu malu, dan di pukul dengan pelannya punggung Aaron.


Kemudian di eratkannya pegangan tangannya pada perut Aaron kekasihnya itu.


Sambil menunjukkan arah jalan ke rumah Sharla, Kirana bercerita tentang masa lalunya bersama Nicky.


Karena Kirana ingin Aaron tahu, perasaan Kirana dengan Nicky itu seperti apa saat ini. Biar tak terjadi kesalah pahaman.


Akhirnya mereka telah sampai di rumah mewah milik keluarga Sharla. Bukan rumah lagi, tapi bisa di sebut manssion.


Karena terlihat begitu mewah dan megah.


Setelah memarkirkan sepeda motor, Kirana dan Aaron pun membenarkan tatanan rambut mereka.


Karena sedikit berantakan, saat tertutup helm yang tadi mereka gunakan. Dan lanjut membenarkan baju yang mereka.


pakai.


Setelah dirasa sudah lebih baik, Mereka segera masuk kedalam rumah mewah itu yang ternyata ada tiga bagian.


Tiga bagian itu terdiri bagian depan, tengah dan belakang.


Bagian rumah yang sering digunakan untuk acara- pesta, selalu di bagian belakang.



Aaron dan Kirana pun berjalan menuju ke rumah bagian depan dengan melewati jembatan kecil.


Semula mereka tidak bergadengan tangan Dan ketika melangkahkan kaki di rumah bagian tengah, Aaron mencium adanya siluman.


Di genggamnya tangan Kirana dengan erat.


"Ada apa..?!" tanya Kirana yang merasakan sesuatu pada Aaron.


"Tidak ada apa-apa, hanya tak ingin kamu jauh dariku..!!" jawab Aaron yang berusaha menutupi kecemasannya.


Kirana memandang Aaron dengan senyum termanisnya. Aaron pun gemas dibuatnya.


Sesampainya di rumah bagian belakang, terdapat kolam renang di tengah-tengahnya dengan di kelilingi meja kursi dan dekorasi bunga-bunga yang cantik hasil karya BoCan dan Maggie.


Dan rupanya sudah banyak tamu yang sudah berdatangan.


Rata-rata mereka saling menggadeng tangan pasangan mereka.


Aaron pun mengikuti dengan memberikan lengan kirinya pada Kirana dan di balas Kirana dengan mengkaitkan lengan kanannya pada lengan kiri Aaron.


Keduanya saling pandang dan saling senyum, kemudian mereka melangkah dengan mantap menerobos para tamu undangan lainnya.


Tanpa Kirana dan Aaron sadari, banyak yang memperhatikan mereka.

__ADS_1


"Wah..pas sekali...! ganteng dan cantik..!!"


"Itu Aaron Kwok bukan sih..??"


"Pasangan yang pas..!!"


Dan bila..bla.bla.. komentar dari para tamu undangan lainnya.


Kemudian Kirana mengajak Aaron menemui Sharla yang tentu saja ada Nicky disampingnya.



"Sharla..!! Selamat Ulang Tahun ya..!" ucapku pada saat sudah berhadapan dengan Sharla.


Kirana memberikan sebuah bucket bunga yang tadi di bawanya.


Kemudian kirana dan Sharla saling berjabat tangan, lanjut dengan saling cium pipi kanan dan cium pipi kiri.


"Makasih ya .!" jawab Sharla di barengi senyuman dan kemudian Sharla menoleh ke arah Aaron.


"Hei kamu ternyata bawa pasangan juga..! tapi bukan asal comot pasangan orang kan..?" ucap Sharla yang tak sadar dia mengatai dirinya sendiri.


"Ha..ha..! bukannya kamu yang asal comot pasangan orang..! Ups..! maaf, tapi benar kan..!!" balas Kirana sambil tersenyum simpul.


"Kau..!!" seru Sharla sambil melebarkan matanya.


Suasana sedikit memanas.


"Hm..hm.. Sudah..sudah..! perkenalkan nama saya Aaron, pacar Kirana..!!" kata Aaron sambil mengulurkan tangannya.


"Oh..! nama sesuai orangnya, saya Sharla dan yang di samping saya Nicky...!!" kata Sharla yang belum sempat selesai, Kirana memotongnya.


"Bekas pacar Sharla yang juga bekas pacar yang kini di pungut kembali oleh Sahrla...!!" celetuk Kirana yang membuat emosi Sharla memuncak.


Sharla berniat memukul Kirana dengan bucket pemberian Kirana, namun dengan cepat Aaron memeluk Kirana dengan membelakangi Sharla.


Alhasil pukulan dengan buket bunga itu mengenai punggung Aaron.


"Bughh...!! bugh...!!"


Karena tidak bisa melukai sasarannya, Sharla menginjak-injak buket dari Kirana tadi.


"Dap...dap..Dapp...!!"


"Ka..kau apa tak pernah belajar di sekolah ya..?" ejek Kirana saat melihat kejadian itu.


"Apa maksudmu..!!" bentak Sharla menatap tajam kearah Kirana.


"Orang yang tak menghargai pemberian orang lain itu lebih baik nggak usah sekolah saja..!!" goda Kirana.


Hal itu di lihat semua tamu undangan, Nicky yang sedikit cemburu dengan sikap Aaron, menarik lengan Sharla untuk menjauh dari Kirana dan Aaron.


"Kirana kamu cantik sekali malam ini, cepat sekali kamu mendapat penggantiku..!!" gumam dalam hati Nicky.


Aaron pun mengajak Kirana menepi dan menjauhi sementara keramaian pesta.

__ADS_1


"Kita pulang saja ya..!! tak ada gunanya disini..!! malah bikin sakit hati..!!" kata Kirana saat mereka sudah duduk di kursi taman di samping acara


"Kamu masih suka ya sama si Nicky itu..?" tanya Aaron sedikit cemburu.


"Aku kan sudah ada kamu, Aaron.." jawab Kirana dengan mengulas senyumnya.


"Ohw...!" kata Aaron yang ikut tersenyum.


" Kirana ke toilet sebentar ya..!! setelah itu kita pulang...!" kata Kirana yang bergegas ke toilet.


"Iya, aku tunggu di sini..!!" balas Aaron yang kemudian mencari tempat duduk.


Kirana berjalan menuju di toilet, dan Nicky melihatnya.


Kemudian Nikcy berdiri bersandar di dinding menunggu kirana keluar dari toilet.


Beberapa menit kemudian Kirana keluar dari toilet.


"Apa kabar cantik..!!" sapa Nicky saat Kirana melewatinya.


Kirana berhenti dan menoleh karena merasa mengenal siapa yang menyapanya.


"Baik-baik saja..! terima kasih..!!" jawab Kirana dan kemudian melanjutkan langkahnya, namun Nicky buru-buru menarik lengan Kirana.


Yang akibatnya Kirana berputar dan jatuh ke pelukan Nicky.


Posisi kini Nicky memeluk Kirana, dan Nicky berusaha mencium bibir Kirana.


Namun gadis itu terus meronta-ronta untuk menghindari mulut Nicky.


"Lepaskan aku..! lepaskan..!! atau pacarku akan membunuhmu..!!" ancam Kirana yang masih terus meronta-ronta.


Ciuman Nicky pun mendarat di pipi dan leher Kirana secara paksa.


Sementara itu Aaron yang mengingat perkataan ibunya, agar jangan jauh-jauh dari Kirana, dia segera mencari dimana keberadaan kekasihnya itu.


Setelah bertanya kesana-kemari dimana letak toilet, Aaron pun akhirnya menemukan di mana toilet itu.


Namun apa yang dia lihat di depan toilet itu, sebuah pemandangan yang seketika membuat darahnya mendidih.


Seperti tak percaya apa yang di lihatnya itu, tanpa banyak bicara Aaron menghampiri kedua orang laki-laki dan perempuan yang berpelukan itu.


...~¥~...


...Hai..hai...haaaai...! semuanya..!...


...Mohon maaf author hanya bisa Up satu episode tiap Novel, karena author harus Up empat novel sekaligus....


...Terima kasih untuk semua yang telah mendukung karya Author dan yang telah memberi semangat pada Author....


...Semoga kita selalu sehat dan dalam lindungan-Nya....


...Aamiin ya Robbal alaamiin....


...Terima kasih....

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2