Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Prewedding


__ADS_3

Dan baju-baju itu telah muat di badan Aaron dan juga Kirana,. tanpa harus merubah ukurannya.


Setelah selesai acara fiting baju Pengantin, keduanya kemudian makan di sebuah restoran yang terdapat tempat-tempat untuk berfoto.


Mereka akan melakukan foto prewedding, dan sebelumnya mereka telah berkencan dengan fotografer di restpran itu.


Dan Kirana telah meminta ijin pada pemilik restoran untuk mengadakan foto untuk prewedding di restorab tersebut.


"Aaron, kita bisa foto Prewedding disini!" ucap Kirana yang mengamati sekitar restoran itu.


"Iya, di sini tempatnya bagus dan kita tidak usah kemana-mana." ucap Aaron yang mengamati pemandangan dihadapannya.


"Terus ini kenapa fotoghrafernya belum datang juga?' tanya Kirana yang penasaran.


"Coba kamu telepon!" seru Aaron.


"Sudah, dari tadi aku telepon juga tidak diangkat." kata Kirana yang masih memegang ponselnya.


"Alamat tukang fotoghrafernya apakah dekat dengan kampus Jimmy?" tanya Aaron.


"Iya, oh iya kita suruh Jimmy ke sana saja. Mungkin saja jadwal sesi foto dengan kita tercecer atau fotografernya lupa!" ucap Kirana yang kemudian membuka layan ponselnya.


^^^📲"Hallo, Jimmy...!'^^^


📲"Iya, ada apa kak?'"


^^^📲"Apa kamu bisa mampir^^^


ketempat tung fotografer? "


📲"Iya.memang ada apa?"


^^^📲 "Dia ada janji sama kakak, apa mungkin dia lupa ya? tolong kamu mampir kesana, karena dari tadi kakak hubungi tidak bisa.":^^^


📲" Baik kak!"


^^^📲Makasih ya Jim"^^^


📲"iya kak!"


Kemudian mereka menutup ponsel mereka.


Satu jam kemudian, Jimmy datang bersama Kelly dan dua orang yang membawa peralatan foto.


"Ma'af, kami hampir saja lupa.!" kata fotografer yang baru datang itu.


"Iya sebaiknya kita lakukan foto-fotonya sekarang juga." ucap Aaron.


"Baik, akan saya persiapkan terlebih dahulu! Anda sekalian bisa ganti baju dan berhias untuk foto nanti!"ucap fotografer itu.


"Oke!" ucap Aaron dan Kirana bersamaan.


Mereka segera berganti pakaian dan merias wajah mereka.


Aksi jeprat-jepret pun di mulai, dan hal itu mengundang rasa penasaran pengunjung restoran yang lainnya.


Ada sebagian dari mereka yang sengaja melihat sesi foto itu. Dan sebagian dari mereka mengira yang di foto itu artis Mandarin idola mereka.


"Aaron Kwok..! Aaron Kwok...!" seru dari sebagian mereka.

__ADS_1


"Benar nggak sih itu Aaron Kwok?"


"Gantengnya!"


"Yang perempuan juga cantik!"


"Serasi ya mereka!"


Ucapan demi ucapa


Walaupun sedikit riuh, akhirnya sesi pemotretan itu selesai juga.


"Terima kasih atas kerjasamanya!" ucap Kirana pada saat berkumpul bersama fotografer dan pemilik restoran.


"Iya sama-sama!" jawab pemilik restoran dan juga fotografer itu.


Dan mereka semua meninggalkan restoran.


Kirana, Aaron, Jimmy dan Kelly dengan kendaraan masing-masing menuju ke kios Bunga rose.


Sesampainya di kios bunga rose, Aaron dan Jimmy membantu Bocan atau Rosa untuk mengambil bunga-bunga dari pegunungan. Dimana bunga-bunga yang indah berasal.


Kebun bunga itu sebagian milik Bocan dan sebagian milik penduduk yang dikelola dengan swadaya.


Kelly melihat bermacam-.macam jenis bunga di hadapannya.


Ada bunga yang ditanam untuk tanaman hias dan ada yang papan bunga yaitu berupa ucapan dan karangan atau buket.


"Kak Kirana, Kios yang segini besarnya apa Bocan tidak menambah karyawannya?" tanya Kelly yang matanya terus memandang bunga-bunga yang cantik dan indah dihadapannya itu.


"Iya, nggak tahu tuh si Bocan. Menurutku harus tambah lagi!" ucap Kirana yang sambil melayani pembeli yang kebetulan agak ramai pengunjung.


"Oh, oke aku kesana. Tolong kamu siangi ya rumput-rumput yang mengganggu itu!' seru Kirana dan Kelly menurutinya..


Kirana menghampiri para pembeli yang menanyakan harga dan macam-macam bunga.


Setelah minat, para pembeli kemudian bertransaksi untuk membeli beberapa bunga untuk ditanam.


Kirana pun membantu mengemas bunga-bunga yang bersama dengan potnya tersebut.


"Hai Kirana apa kabar!" seru seorang laki-laki yang datang menghampiri Kirana.


"Ma'af siapakah anda? apa kita pernah berjumpa sebelumnya?" tanya Kirana yang merasa baru bertemu dengan laki-laki yang ada di hadapannya itu.


"Aku adalah penggemar rahasia kamu, apa benar kamu mau menikah?" tanya laki-laki itu pada Kirana denga wajah penasarannya.


"Memang benar, aku mau menikah. Memangnya ada apa ya?" tanya Kirana yang penasaran.


Dari jauh Kelly melihat sesosok laki-laki yang pernah dia lihat.


"Eh, laki-laki itu bukankah yang kemarin? mau apa dia!' gumam dalam hati Kelly yang kemudian menghampiri Kirana dan laki-laki itu.


"Bukankah Anda laki-laki yang kemarin?" tanya Kelly yang penasaran.


"Hei, kau rupanya! aku cuma belum percaya saja dengan ucapan laki-laki kemarin!" seru laki-laki itu dengan tatapan menggoda Kirana.


Kirana mengalihkan pandangannya pada Kelly.


"Kell kamubtahu siapa dia?" tanya Kirana penasaran.

__ADS_1


"Dia yang kemarin pesan buket bunga, dan dia yang menginginkan kak Kirana yang datang. Dan kak Aaron mengetahui hal itu." jelas Kelly yang kemudian menceritakan hal terjadi kemarin.


🗓️ Flashback On.


Kejadian disaat Aaron menemani Kelly mengantarkan empat hand bucket ke pelanggan Kios Bunga Rose


Kelly segera turun dan memberikan hand bucket yang sesuai pesanan.


Setelah selesai, mereka melakukan perjalanan lagi dan memberikan hand bucket sesuai pesanan.


Hingga tiba dipesanan terakhir, Kelly tidak juga kunjung balik ke mobil.


Aaron penasaran dan menyusul Kelly yang mengantar hand bucket itu ke sebuah apartemen.


"Hadeuh, Kelly kenapa lama sekali? apa terjadi sesuatu dengan dia?" tanya dalam hati aaron yang sangat khawatir.


Tak berapa lama Aaron telah sampai di alamat yang dituju.


Terlihat sekali kalau Kelly sedang bertengkar dengan pelanggan kios bunga Rose.


"Kelly!" panggil Aaron saat Kekasih Kirana tiba di samping Kelly.


"Kak Aaron!" balas Kelly yang segera menghampiri Aaron dan bersembunyi dibelakang Aaron.


"Ceritakan ada apa? apa yang terjadi?" tanya Aaron yang penasaran.


"Kak, pelanggan ini mencari kak Kirana! aku bilang kalau kak Kirana sudah tidak bekerja lagi, eh dianya malah marah-marah.Dan tidak mau menerima hand buklet ini!" jawab Kelly yang tetap berada di belakang Aaron.


"Baik aku akan coba bicara baik-baik dengan tuan ini!" ucap Aaron yang penasaran dengan laki-laki pemesan hand buket itu.


"Iya kak!" jawab Kelly yang tetap mengikuti di belakang Aaron.


"Permisi Tuan, apa ada yang bisa kami bantu?" tanya Aaron dengan sopan, seperti waktu itu yang diajarkan Kirana.


"Saya hanya ingin hand bucket ini di antarkan oleh karyawan kalian yang bernama Kirana!" jawab orang itu.


"Mohon ma'af, nona Kirana sudah tidak bekerja di tempat kami. Karena dia akan segera menikah!" ucap Aaron tanpa tedeng aling-aling.


"Menikah? apa benar itu?" tanya laki-laki itu seakan tak percaya.


"Benar, Kirana akan segera menikah!" jawab Aaron, yang dia saat ini sangat penasaran dengan laki-laki yang ada dihadapannya itu.


🗓️Flashback Off.


"Oh jadi begitu ya!" kata Kirana.


"Iya kak!" jawab Kelly yang menatap laki-laki itu dengan tatapan sinis.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasihh...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2