
"Lepaskan Kirana..!!" Seru Aaron pada Andy dengan geramnya.
"Aaron..! ka..kau kembali ke wujudmu..?" tanya Andy yang begitu rindu pada putranya yan tanpa sadar dia memeluk putranya.
"A..apa..apa'an ini..!" seru Aaron yang kemudian mendorong Andy dan dengan cepat membebaskan Kirana dengan mantra yang dia kuasai.
"Kirana tetap di belakangku..!!" kata Aaron saat Kirana bebas dari tali cahaya dan Kirana sekarang berada di balik punggung Aaron.
"Aaron, aku ayahandamu..!!" kata Andy yang berusaha meyakinkan Aaron, Namun Aaron tak percaya begitu saja.
"Ngaku-ngaku ayahandaku..! memangnya kau tahu siapa ayahku..?" tanya Aaron yang tetap waspada.
"Ayah kamu ya aku, Raymond seorang dewa pedang dan ibu kamu Rosa seorang peri bunga. Dan kamu menggantikan aku menjadi panglima langit. Dan kamu di kutuk kucingnya pangeran Leon menjadi kucing..!" jelas Andy
Aaron menoleh ke belakang dimana Kirana berada dan netra mereka saling beradu.
Seolah Aaron minta pertimbangan pada Kirana.
"Ah .aku belum percaya..! sebelum aku mengetahui jurus-jurus mu...!!!" seru Aaron.
Dan mereka saling beradu jurus, mulai dari tangan kosong memukul dan menendang.
"Hiaaaat...!!"
"Hupp...!!"
"Baghh..!!"
"Bughh...!!"
Andy berhasil menagkis semua serangan Aaron.
"Apakah dia benar-benar ayah..?" tanya dalam hati Aaron yang kemudian dia mengeluarkan pedang cahaya warna biru miliknya.
Dan demikian juga Andy mengeluarkan pedang cahaya warna merah yang memang hanya dimiliki Raymond.
"Traaanng...!!"
"Traaanng...!!"
"Traaaangg...!!"
"Apa benar kau ayahku...!!" seru Aaron yang berusaha meyakinkan dirinya.
"Aku benar ayah kamu Aaroon...!!" Seru andy yang berusaha meyakinkan Aaron.
Tiba-tiba Kirana berteriak.
"Aarooon...Toloooong...!!" seru Kirana yang membuat Aaron dan Andy mencari sumber suara.
Betapa terkejutnya Aaron saat mendapati Kirana sudah berada di tangan siluman kepiting Merah.
"Diam kau..!!" seru siluman kepiting Merah yang kemudian memukul Kirana dari belakang dengan kasarnya.
"Bughhh..!!"
"Aaaghh...!!"
Kirana jatuh tak sadarkan diri.
"Kiranaaa .!!" panggil Aaron.
"Kurang Ajaar...! kau apakan gadis itu...!!" seru Andy yang kemudian mendekat dimana siluman kepiting Merah itu sudah membuat Kirana tak sadarkan diri.
__ADS_1
"Ha..ha..! biar dia tak ganggu kita..!!" ucap siluman kepiting Merah.
"Hadapi aku..!!" ucap Aaron yang sudah bersiap menyerang.
"Baiklah, kawanmu itu biar bermain dengan muridku..!! siluman kepiting Biru..! keluarlah..!!" seru siluman kepiting Merah yang memanggil muridnya.
Dan munculah seekor kepiting yang belum berwujud manusia seperti Siluman kepiting merah.
"Rasakan serangan ku..!!" seru Andy yang mengawali pertempuran.
Malam ini di pesisir pantai menjadi kacau karena pertarungan tiga dewa melawan tiga Siluman.
Aaron melawan siluman kepiting merah yang sudah berusia ratusan tahun, Andy atau Raymond melawan siluman kepiting yang baru berusia puluhan tahun.
Sedangkan Tony yang semula sudah mengalahkan siluman pari, kini melawan Siluman ikan Mola-mola dari dalam laut.
Dan dia berusaha membuat siluman Mola-mola naik ke bibir pantai.
Tony dengan kekuatan Halilintar ya berusaha melawan Siluman Mola-mola.
"Craasssh...!!"
"Craasssh...!!"
"Craasssh ..!!"
Seperti orang mencari ikan dengan menggunakan tombak, Tony memburu siluman Mola-mola yang bertumbuh besar itu.
Siluman Mola-mola berusaha menghindar namun akhirnya terkena halilintar juga.
"Aaaghh...!!"
Sementara itu Andy atau Raymond menghadapi siluman kepiting biru.
Siluman kepiting biru itu menyerang Andy dengan menyemprotkan cairan warna biru yang merupakan air raksa yang akan membuat kulit melepuh jika terkena cairan biru itu, yang keluar dari mulut siluman kepiting biru.
Andy melompat kesana-kemari guna menghindari cairan biru itu.
Di saat Siluman kepiting biru itu lengah, Andy melompat keatas dan memotong kaki siluman kepiting biru itu.
"Weeett....!! weeeeett..!!"
Weeett...!! weeeeett...!!"
"Aaaarghhh....!!"
Siluman kepiting biru itu kesakitan dan mengeluarkan cairan biru dari kaki-kaki yang terpotong itu.
Hampir saja cairan itu mengenai Aaron dan Andy, mereka berdua melompat-lompat begitu lincahnya.
Tidak demikian dengan Siluman Kepiting Merah yang tidak sempat menghindar dari cairan biru itu.
Tubuhnya sebagian melepuh dan menguap.
"Sialan kau..! murid tak berguna...!!" gerutu Siluman kepiting merah dengan kesalnya.
Sedangkan siluman kepiting biru kini telah menyusut dan muncullah mutiara siluman warna hitam.
Andy segera melompat dan mengambilnya.
Sementara itu, Aaron kembali melawan Siluman Kepiting Merah.
__ADS_1
Dengan sisa kekuatannya, kepiting merah itu melawan Aaron denganb melepas capitnya yang menyerang Aaron bak boomerang.
"Traaang...!! Traaang..!! Traaang..!!"
Bunyi Capit yang berbenturan dengan pedang cahaya.
Aaron dengan kekuatan pedang cahaya, melempar ke lautan.
Dan sebelum capit itu kembali ke si empunya, Aaron melesat dengan ilmu meringankan tubuhnya menyerang Siluman kepiting Merah dengan secepat kilat membentuk huruf Z.
"Weeett....!! Weeett....!! Weeeettt..!!"
Tubuh Siluman kepiting merah itu terbelah menjadi tiga bagian.
"Aaaaghh...!!"
Siluman kepiting merah itu ambruk dengan seketika. Muncullah mutiara siluman warna hitam.
Aaron segera menangkapnya dan memasukkannya dalam kantong kain bersama mutiara-mutiara siluman lainya yang dia ketemukan di kamar Andy.
Pada saat peristiwa itu, banyak angin yang menderu-deru dan mengakibatkan gelombang pasang di pinggir pantai.
Para nelayan yang semula hendak melaut, dengan terpaksa mengurungkan niat mereka.
Demi keselamatan hidup mereka masing-masing.
Semua warga yang tinggal di tepi pantai pun berlarian mencari perlindungan
Mereka ada yang menjauh dari pantai dan ada yang menuju ke bukit-bukit atau tempat yang lebih tinggi.
"Tsunami....tsunami....!!"
Teriak sebagian warga yang mengira terjadi bencana alam tsunami.
Dan ketika para siluman itu dikalahkan oleh ketiga dewa itu, seketika keadaan mulai tenang kembali.
"Kiranaaaaaa...!!" panggil Aaron yang kemudian melesat menghampiri tubuh kekasihnya.
"Kirana...kiranaa banguuuun...!!" Racau Aaron dengan memegang pipi halus Kirana.
"Sebaiknya kita kembali ke villa, kita obati Kirana di sana. Di sini masih banyak siluman berbahaya lainnya..!!" ucap Andy dan di setujui Aaron dan Tony.
Aaron segera membopong Kirana dan ketiganya menuju mobil Andy yang tadi di bawanya dari villa
Mobil yang di kemudikan Tony, melaju dengan kecepatan sedang menuju ke villa kepunyaan Andy.
Sesampainya di Villa, Andy mengarahkan Aaron agar membawa Kirana ke kamar tamu.
Setelah membaringkan Kirana, Aaron mengeluarkan hawa murninya untuk memberi kekuatan pada Kirana agar cepat sadar dan pulih seperti sedia kala.
"Kirana...ayo banguuuun...!! Banguuuun kiranaaaa...!!!"
Aaron yang terus memanggil Kirana, namun yang di panggil masih saja memejamkan matanya.
...~¥~...
Mohon maklum jika kehaluan author Travelling dari Bima X sampai ke Zorro...🤭🤭✌️
...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini.-...
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
__ADS_1
...Bersambung...