Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Aaron dan Emak-emak


__ADS_3

"Itu tadi apa Kirana?" tanya Maggie terbata-bata tak mempercayainya.


"Itu namanya siluman Anjing Hitam, kita harus hati-hati. banyak siluman di sekitar kita" kata Kirana yang sudah menggendong Oyen.


Oyen merasakan tubuhnya akan berubah wujud menjadi manusia.


Kucing itu melompat dengan cepat dari gendongan Kirana, dia berlari menuju ruangan Bocan.


"Oyeeen..!!" teriak Kirana yang khawatir.


"Maggie kamu tunggu sebentar ya! aku lihat keadaan Oyen!" seru Kirana yang melangkahkan kakinya menuju ke ruangan Bocan untuk menyusul Oyen.


"Iya..!!" jawab singkat Maggie yang kemudian melayani pembeli walau tak seramai biasanya.


"Oyen...oyen..! bagaimana keadaanmu?" tanya Kirana yang membuntuti Oyen sampai ruangan Bocan.



"Apakah kau mencariku?" tanya Oyen yang kini sudah berubah menjadi Aaron.


"Aaron...!" panggil Kirana yang terkejut melihat penampilan Aaron yang sekarang.


"Ada apa Kirana?" tanya Aaron dengan senyuman khasnya yang membuat hati setiap wanita pasti akan meleleh apalagi Kirana.


"Ka..kamu ta...tak...a..pa...apa!" tanya Kirana yang gugup.


"Auhh..!! da..dadaku sakit..!!" erang Aaron yang pura-pura sakit.


"Dada..? eh..coba buka bajumu, Kirana mau lihat seberapa parahnya lukamu!" ucap Kirana yang mulai khawatir.


Aaron pun membuka bajunya dan kini terlihat tubuhnya yang putih dan six pack.


Kirana melihat tiap inci dada Aaron, tapi tak ada bekas luka maupun goresan luka di dada Aaron.


"Mana!? nggak ada yang luka?" tanya Kirana penasaran dan memandang ke arah Aaron.


"Sakitnya ada di sini!" kata Aaron sambil menunjukkan jari telunjuknya di dadanya.


"Hah..di situ..? nggaK ada bekasnya juga..!?"tanya Kirana yang belum menyadarinya.


"Eh...Atau, jangan-jangan, kamu bohong ya...!!" seru Kirana yang tetap dengan kepolosannya.


Hal itulah yang membuat Aaron semakin gemas.


Di rengkuhnya tubuh Kirana dan kini Kirana tahu maksud Aaron, yaitu agar Kirana bisa mendengar degup jantung Aaron


"Aaron..!! panggil kirana pelan dan mendongak melihat wajah Aaron yang juga menatap wajahnya saat ini.


Aaron berusaha mencium bibir mungil gadis itu dengan memiringkan kepalanya.

__ADS_1


Namun tiba-tiba Maggie mengetuk pintu dan memanggil Kirana.


"Tokk...tokk...tokkk...!!"


"Kirana..!! bisa keluar sebentar?" tanya Maggie dari luar ruangan.


"Maaf,. ada ada Maggie!"kata Kirana lirih dan melepaskan dirinya dari pelukan Aaron.


"Aist..! di ruko di ganggu Jimmy, di sini Maggie!" kata Aaron dalam hati sambil memposisikan dirinya berdiri bersandar di dinding ruangan dengan kedua tangan masuk ke kantong celana dan kepala menengadah.


Ada perasaan kecewa di benak pria itu.


"Ada apa Maggie?" tanya Kirana saat membuka pintu, dan di lihatnya Maggie sedang di luar pintu menunggunya.


"Apa Oyen bisa ditinggal?" Maggie yang balik ke bertanya karena memperhatikan kondisi oyen yang tadi melawan siluman anjing hitam.


"Oh sudah tidak apa-apa, aku cuma mengeringkan bulunya!" jawab Kirana yang bohong.


"Begitu ya..!!" seru Maggie


"Memangnya tadi ada apa meggie?" tanya Kirana mengingatkan.


"Oiya, tadi ada yang pesan beberapa buket bunga, dan harus diantar. Kamu jaga kios sebentar ya..!!" jelas Maggie


"Apa Kelly ke sini nanti? " tanya Kirana memastikannya .


Maggie kemudian membuat buket pesanan custemernya.



Kirana pun membantunya, dan sesekali melayani para pembeli bunga.


Dan Maggie pun bersiap berangkat mengantar pesanan.


"Hati-hati di kios sendirian..! banyak siluman lho..! mending kalau silumannya tampan, kalau sepeti tadi..! hi...ngeri....!ha..ha..!!" goda Maggie yang sedikit membuat nyali Kirana menciut.


"Sialan kamu ya...! malah menakuti ku..!!" seru Kirana melempari Maggie kertas sisa buat buket yang telah di bentuknya menjadi bola.


Maggie pun menghindar sambil menyunggingkan senyuman nakalnya.


Dan Kirana pun membalas dengan menggelengkan kepala dan senyuman khasnya.


Setelah Maggie berangkat mengantarkan pesanan, Aaron pun keluar dari ruangan Bocan dan menghampiri Kirana yang sedang melayani pembeli.


Semua pembeli yang terutama kaum wanita memperhatikan Aaron dengan pandangan masing-masing.


"Kirana, itu siapa? cakep banget, bolehlah jadi menantuku..!" tanya seorang ibu-ibu pada kirana.


"Iya..ya..! mirip artis Hongkong. he..he..!" imbuh wanita sebelah ibu-ibu tersebut.

__ADS_1


"Dia Aaron bu, putranya Bu Rosa." kata Kirana yang memperkenalkan Aaron.


"ohw..! anaknya Bu Rosa, pantas cakep. salam kenal ya, saya Bu Syamsul pelanggan setia di sini...! he..he..! mau tidak jadi menantu aku? tapi nunggu tiga tahun lagi ya..! he..he..!"goda si ibu-ibu itu.


"Ah kelamaan Bu Syamsul..! sama aku saja, aku janda baru tinggal nikah.punya anak dua...! bagaimana..?" kata wanita di samping si ibu-ibu itu sambil tersenyum menggoda


"Ta...tapi maaf Bu, Say..ya..!!" kata Aaron yang belum selesai sudah di potong sama para pasukan emak-emak itu.


Kirana tersenyum melihat Aaron yang kelabakan menghadapi pasukan emak-emak itu.


"Kirana....bantu aku..!" pinta Aaron sambil menangkupkan tangannya pada Kirana.


Karena kini Aaron di kerumuni para emak-emak,ada yang minta Selfi, memeluk bahkan mencubitnya bagaikan artis beneran.


"Ibu..bunganya harus jadi beli lho kalau minta foto sama Aaron...!!" seru Kirana,.


"Jangan khawatir, kami borong semua bunga di sini. Iya kan teman-teman...!!" kata si ibu tadi.


" Iya..! jangan khawatir itu..! kami akan borong semuanya..!!" seru emak-emak lainnya.


Kirana pun segera mengabsen para ibu-ibu itu untuk berfoto bersama Aaron dengan syarat membeli bunga dari kios Rose.


Cukup lama juga, akhirnya para ibu-ibu itu sudah pergi dan bunga-bunga di kios bunga Rose itu ludes.


"Ada untungnya juga BoCan punya anak cakep..! dagangannya laris manis..!!"Canda Kirana sambil tersenyum.


"Apaan yang rugi aku nih, cubit sana-sini main towel sini towel sana. Hadeuh.,!!" keluh Aaron kesal.


"Itu derita kamu..! Nasib orang cakep..! he..he..!!" goda Kirana sambil mengangkat pot-pot bunga di halaman belakang Kios.


"Jadi Aaron cakep ya?apa kamu nggak cemburu..?" goda Aaron sambil ikut mengangkat pot-pot bunga itu.


"Nggak..!! kan mereka para emak-emak..! he..he..!" kata Kirana yang sibuk menggeser pot bunga yang berisi bunga-bunga yang lagi viral itu.


"Kalau nanti ada gadis selain Kirana yang naksir sama Aaron bagaimana?" goda Aaron lagi sambil meletakkan pot yang diangkatnya tadi.


"Eh..gadis ya!? sama kayaknya. Nggak akan cemburu..!!" kata Kirana yang sedikit menarik nafasnya dalam-dalam.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2