Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Mendadak Vampir


__ADS_3

Kirana saat ini berada dalam sebuah mobil mewah keluaran terbaru, yang belum pernah di miliki keluarganya maupun orang terdekatnya.


"Ka...kau mau ajak aku kemana..? aku belum mandi, bajuku saja masih baju kemarin..!!" kata Kirana sambil melihat kondisi pakaiannya saat ini.


"Sopir..! kita mampir ke butik langgananku..!!" seru Alexander pada sopirnya dan tak henti-hentinya dia memandang Kirana yang membenarkan posisi duduknya.


"Kamu makin cantik Kirana..!" kata Alexander seraya membelai rambut kuncir kuda Kirana.


Gadis itu berusaha menghempaskannya, namun lagi-lagi Alexander semakin memepet Kirana.


"Alexander..! menjauhlah, nggak enak nih..! aku kan belum mandi, bau...!!" ucap Kirana mengingatkan Alexander agar laki-laki di sampingnya itu sedikit menjauh.


Dan berhasil, Alexander menggeser tubuhnya.


"Baiklah aku tahan sampai di butik nanti. Kamu bisa mandi dan ganti pakaian disana..!!" ucap Alexander yang tetap memandang Kirana di posisi duduknya.


"Tapi, aku nggak bawa alat mandiku..!!" kata Kirana lirih.


"Huh..dasar wanita..!" gerutu Alexander kesal.


"Sopir, nanti menepi di mini market..!!" perintah Alexander dengan nada tinggi.


Kirana sedikit menyunggingkan senyumnya, dia ingat masa saat bersama Alexander dulu.


📆Flashback on.


Kirana dan Alexander adalah pasangan yang sudah sangat terkenal saat mereka Sekolah Menengah pertama dulu.


Dimana ada Kirana, di situ ada Alexander. Dan keduanya sama-sama dari keluarga yang berada.


Hanya saja, Alexander yang tampan namun mempunyai tubuh kerempeng selalu jadi bahan bullyan, baik di rumah maupun di sekolah.


Di sekolah, Alexander selalu di cemo'oh teman-temannya. Dan Kirana selalu membelanya.


Dan karena itulah banyak yang mengira mereka pasangan kekasih.


Sedangkan di rumahnya, Alexander selalu dibandingkan dengan kakaknya yang bernama Lucifer yang bertubuh atletis.


Usut punya usut ternyata nenek moyang Peter ayah Alexander yang telah lama bersekutu pada iblis Black Shadow.


Dari persekutuan itu, keluarga Peter selalu berkecukupan dalam finansialnya.


Dan Black Shadow menginginkan salah satu putra Peter menjadi raganya.


Karena waktu itu black shadow hanya berupa asap hitam tanpa raga.


Peter berencana menumbalkan Alexander sebagai persembahan untuk Black Shadow.


Hal itu tak sengaja di ketahui oleh Alexander.

__ADS_1


"Kalau aku dibawa oleh Black Shadow, maka aku tidak akan bertemu dengan Kirana. Aku harus pergi dari sini..!!" kata dalam hati Alexander yang tak mau di tumbalkan pada Black Shadow.


Alexander yang saat itu baru saja lulus Sekolah Menengah Pertama, dan rencananya mau mendaftarkan sekolah yang sama dengan Kirana.


Terpaksa dia gagalkan dan dia pergi tanpa pamit pada semua orang.


Dan pada malam harinya, dengan membawa perbekalan secukupnya dan mengendarai sepeda motor sport kesayangannya, Alexander melaju tanpa arah menjauh dari rumah dan kotanya menembus gelapnya malam.


Berhari-hari Alexander menempuh perjalanannya. dia menyempatkan istirahat di sebuah warung makan di pinggir jalan.


Tiba-tiba pandangannya tertuju pada sebuah bangunan tua di tengah hutan.


"Kelihatannya menyeramkan sih..! tapi aku akan sembunyi disana. Tak mungkin papa akan mencariku sampai kesana..!!" ucap Alexander dalam hati dan sangat yakin akan keputusannya.


Alexander pun bertanya pada pemilik warung makan yang dia singgahi itu.


"Ma'af Bu..! itu bangunan apa ya..?" tanya Alexander seraya menunjuk ke arah bangunan yang di incar Alexander.


"Oh itu kastil kosong tuan muda..! dulu sering di gunakan untuk pesta para bangsawan, tapi sekarang hanya di huni kelelawar-kelelawar liar." kata ibu pemilik warung.


"Oh, begitu ya Bu..!!" ucap Alexander yang kemudian membayar makanannya pada si ibu pemilik warung.


Alexander kembali melajukan sepeda motornya perlahan-lahan menembus jalanan yang mulai berkabut, menuju kastil yang sedari tadi menjadi perhatian Alexander.


Sepeda motor itu melaju menembus gelapnya hutan rimba yang di setiap jalannya sudah di tumbuhi rumput liar yang meninggi.



Pemuda itu perlahan masuk ke dalam halaman kastil itu.


Setelah memarkirkan sepeda motornya di tempat yang aman, Alexander kemudian melangkah ke teras kastil itu.


Alexander mengambil senter guna membantu penerangannya, dan kini pandangannya pun mengedar ke segala arah.


Berkali-kali dia mendengus, karena bau dari kotoran kelelawar penghuni kastil itu.



Puppy love Kirana itu melihat begitu banyaknya kelelawar yang menggantung di teras kastil.


Diraihnya gagang pintu kastil, dan Alexander pun berusaha untuk membuka pintu tersebut.


"Klek...!!"


Ternyata pintu tidak terkunci, dan Alexander masuk dan tetap mengedarkan pandangan matanya dengan bantuan senter yang ada di tangannya.


Tiba-tiba " klek..!!" pintu itu tertutup sendiri.


Alexander sangat terkejut, dia berusaha membuka kembali pintu yang tadi dia lewati, namun usahanya sia-sia.

__ADS_1


Pintu itu tertutup dengan rapat dan seperti terkunci dengan rapatnya.


"Ah, sudahlah..! lagian aku juga mau tinggal di sini...!!" ucap dalam hati Alexander yang kemudian dia kembali mengedarkan pandangannya ke dalam kastil itu.


Terjadi suatu keanehan yang tidak bisa diterima akal sehat.


Ruangan itu terlihat terang benderang, bak istana dan semuanya serba mengkilap dan bersih.


"Hmm...aneh...!! katanya kastil ini tak berpenghuni, kenapa keadaannya seperti ada penghuninya..?" kata dalam hati Alexander yang kemudian melangkahkan kakinya menyusuri tiap bagian kastil itu.


Tibalah dia di depan pintu sebuah kamar, Alexander kemudian membukanya karena penasaran.


Alexander begitu takjub melihat pemandangan itu.


Sebuah kamar yang begitu cantik dan indah, dengan nuansa warna putih dan tempat tidur yang berukuran king size dan begitu mewah.


Walaupun sebelumnya dia juga hidup dalam kemewahan, namun tak ada apa-apanya jika di bandingkan dengan yang di lihatnya.


Kemudian dia melangkahkan kakinya, dan menemukan kamar mandi yang sangat mewah dan berbau wangi.


Timbul keinginannya untuk mandi, karena merasakan peluh yang begitu lengket di tubuhnya.


Alexander meletakkan tas ranselnya di sofa yang terdapat di kamar itu.


Lalu dia mengambil peralatan mandinya dan juga baju santainya.


Dia masuk dan mengunci kamar mandi, kemudian menyalakan air hangat di bak mandi yang khusus untuk berendam.


Tanpa berpikir macam-macam, Alexander melepas semua pakaiannya dan mulailah dia berendam di bak mandi yang besar itu.


Alexander menggosok semua bagian tubuhnya, dan membasahi semua rambutnya.


Pemuda itu melakukan ritual mandinya sambil bernyanyi dan bersiul, dan dia membayangkan seandainya dia dan Kirana tinggal bersama di kastil itu sambil senyum-senyum sendiri.


Tidak di sadari Alexander, ada sesosok makhluk kecil yang mengawasinya sedari tadi.


"Pemuda itu, walaupun tubuhnya kerempeng..! tapi dia tampan sekali..! sudah lama aku tak minum darah perjaka..! Darahnya akan membantuku berwujud manusia kembali...! hi...hi..hi...!!" gumam sosok makhluk kecil yang sembunyi di sudut atap kamar mandi.


Sesosok makhluk kecil itu, tiba-tiba saja menghilang bak di telan bumi.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...

__ADS_1


...Terima Kasih...


...BERSAMBUNG...


__ADS_2