Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Siluman Dusame (Medusa)


__ADS_3

Kelima makhluk hidup beda dunia itu berjalan di bebatuan yang seperti dikatakan oleh siluman rajawali, kalau itu jalan singkat menuju ke istana siluman Ular.


"Aneh, kenapa di sini banyak patung berwujud makhluk hidup..!!" seru Ekin yang melihat-lihat banyak patung di sekitarnya.


"Banyak hawa siluman, tapi tidak tahu dimana..!!" ucap Aaron sambil berpikir.


"Istriku..!!" panggil Siluman rajawali saat mendekati patung berwujud wanita cantik bersayap bulu burung merak


"Dia istrimu Raja..?" tanya Aaron penasaran.


"Iya, dia istriku..!!" jawab siluman rajawali itu dengan suara parau.


"Jadi apa maksudmu mengajak kami ke sini..? apa kamu akan membuat kita seperti istrimu...?" dugaan Luna yang tidak suka dengan keadaan di sekitarnya.


"Aku setuju dengan Luna, apa kamu punya niat lain dengan menggiring kami kesini..?" tanya Ekin yang penasaran karena dia merasa tak nyaman dengan suasana di sekitarnya.


"Ma'afkan saya, maksud saya menggiring ke mari supaya kalian membantu aku mengalahkan siluman Dusame. Apa kalian ingat cerita ku saat kemarin kita melawan siluman Serigala..?" tanya siluman rajawali yang coba mengingatkan semuanya tentang dirinya.


📆Flash back on


Saat siluman rajawali menjelaskan siapa dirinya.


Aku sebetulnya raja para siluman sebelum siluman Ular. Waktu itu terjadi penggulingan kekuasaan di kerajaan oleh semua siluman di bawah pimpinan siluman ular. Semua pengikutku di bantai oleh mereka, tanpa terkecuali." kata siluman Rajawali.


"Jadi kau sebelumnya raja siluman..!" seru Kiran yang juga penasaran dan kini mendekat pada Aaron.


"Ya..!!" jawab siluman rajawali dengan sedikit mengangguk.


"Terus apa maksudmu bersama Ekin, dan sekarang kau meminta bersamaku..?" tanya Aaron seraya melipat kedua tangan di dadanya.


"Aku bermaksud mengajak bekerja sama Ekin atau kamu yang merupakan si pemburu siluman. Yang kemungkinan bisa mengalahkan siluman ular dan para pengikutnya. Dan aku bisa membebaskan istriku, siluman merak dan kembali menduduki istanaku." jelas Siluman rajawali yang menatap orang di hadapannya satu persatu .


"Kau sudah mempunyai istri..??" tanya Luna yang sedari tadi diam saja.


"Iya..! dia sekarang menjadi patung penghias kerajaan siluman ular."jawab siluman rajawali sedikit memperlihatkan rasa sedihnya.


"Patung..?" tanya Kirana yang terkejut.


"Iya, ada pengikut siluman ular yang bernama Dusame. Dia wanita berambut ular, bermata merah bila sedang membuat lawannya menjadi patung." jelas siluman rajawali dengan terbata-bata.


"Dusame berambut ular..?" gumam Kirana yang sambil berpikir.


"Ada apa Kirana..?" tanya Aaron yang penasaran apa yang di di pikirkan Kirana.


"Dari cerita siluman rajawali, aku jadi teringat sesuatu tapi apa..? ah entahlah...!!" jawab Kirana sambil memijit pelipis mata kanan dan kirinya.


"Sudahlah, itu kita pikirkan nanti saja, sebaiknya kita bantu raja. Dan besok pagi kita mulai dengan perjalanan menuju istana siluman ular itu." kata Ekin yang menatap semua satu persatu.


📆Flashback off.


"Siluman seperti apa yang kita hadapi kali ini..??" gumam Aaron yang bersiaga melihat ke sekitarnya.


Tiba-tiba terdengar suara wanita di iringi desisan ular.


__ADS_1


"Apa yang kalian lakukan disini..?" tanya seorang wanita yang rambutnya berupa banyak ular-ular kecil.


"Sudah aku duga...Medusa...!!!" seru Kirana yang melihat sesosok wanita itu seperti dalam film di televisi yang pernah dia lihat.


Medusa adalah seorang Dewi yang di kutuk oleh Athena yang berasal dari negara Yunani.


Kirana bersembunyi di balik punggung Aaron.


"Aaron jangan tatap matanya..!!" bisik Kirana.


"Apa maksud kamu..?" tanya Aaron yang masih belum mengerti.


"Jangan tatap matanya...bila kamu menatap matanya, maka kamu akan jadi patung..!!" seru Kirana yang tetap bersembunyi di belakang Aaron.


Aaron mengikuti perkataan Kirana, dia tidak menatap mata wanita berambut ular itu.


"Siluman ular...bebaskanlah istriku..!!" seru siluman rajawali yang bersiap melawan Siluman ular itu.


Dan ketika siluman rajawali itu hendak menyerang siluman ular itu tiba-tiba siluman rajawali itu berubah menjadi patung rajawali.


"Ha..ha..kau menambah daftar koleksi patungku Rajawali..!!" seru siluman ular itu penuh kemenangan


"Ja..jadi kaulah yang membuat mereka menjadi patung..!!" seru Ekin geram dengan mata Ekin melihat kearah lainnya.


"Ha..ha..ha..! akulah Dusame, siluman yang mengalahkan semua siluman, dan akulah yang akan merajai dunia siluman ini...!!seru siluman Dusame itu.


"Cihh..itu tak akan terjadi..!!" seru Ekin yang akan menyerang siluman Dusame itu.


Sementara itu Kirana, Aaron dan Luna..masih dalam posisi semula.


Luna menurut dan mereka sembunyi di antara patung-patung siluman yang di buat patung oleh siluman Dusame.


"Kita harus cari tahu, apa kelemahan siluman ini..!!"seru Aaron seraya berpikir.


Sementara itu Ekin tetap berusaha tak melihat Siluman Dusame.


"Tataplah aku hai pemuda tampan..!!" seru siluman Dusame itu pada Ekin dan trus melihat ke arah Ekin.


Ekin tak menggubrisnya, dia mengarahkan tangannya untuk menangkis tangan-tangan siluman Dusame yang nakal itu.


itu.


Ekin terdesak dan dia jatuh terduduk, tanpa sengaja dia melihat mata siluman Dusame itu.


"Aaaarghh...!!"


Ekin pun menjadi patung batu,


"Ekiiin...,!!"


Pekik Luna di persembunyiannya.


Siluman Dasume mendengar teriakan Luna dan mencarinya.


"Di mana gadis itu..!!" seru siluman Dasume yang geram.

__ADS_1


"Luna, kamu bawa cermin tidak..?" tanya Kiran yang bersembunyi bersama Aaron.


"A..ada..!!" jawab Luna gugup, dan dia mengambil bedak di tasnya.


Karena takut dan gemetar , maka bedak itu jatuh dan menggelinding tepat di kaki seseorang.


Luna mengikuti gerakan kaca yang menggelinding itu, dan tanpa sengaja bedak yang ada kacanya itu jatuh tepat di depan kaki siluman Dusame.


Luna yang belum menyadari kalau di depannya itu siluman Dusame, setelah mengambil bedak yang ada kacanya itu menengadah dan tepat melihat kedua mata Dusame.


Dan Luna pun menjadi patung batu dengan posisi menegadah.


"Luna..!" panggil lirih Kirana yang semakin ketakutan.


"Aaron apa kita bisa pulang..?" tanya Kirana yang memang sedari tadi di peluk Aaron, untuk menenangkan kekasih Kirana.


"Kita.. mau tak mau harus membunuh siluman Dusame, untuk bisa melanjutkan perjalanan ini..! tapi bagaimana caranya..??" tanya Aaron yang terus berpikir.


"Untuk menangkal sihirnya, kita harus punya kaca atau Cermin bisa membalikkan kekuatannya.


"Di sini tidak ada kaca maupun cermin...!" bisik Aaron dan mereka terus menghindar pada saat siluman Dusame mencari dan mendekati tempat persembunyian mereka.


"Benda yang bisa memantulkan cahaya dan benda lain, jika mata Dusame melihat pantulan matanya sendiri, maka kekuatannya akan berbalik ke arahnya." jelas Kirana yang mulai mengintip keberadaan siluman ular itu.


"Benda yang bisa memantulkan benda lain..? apa itu ya..?" kata dalam hati Aaron yang terus berpikir.


"Ada Dusame..!" seru Kirana, dan mereka pun berbalik kembali ke arah sebelumnya.


"Kita tak mungkin seperti ini terus, kalau kita lapar dan mengantuk bagaimana? kita terus dalam bayang-bayang siluman Dusame." kata Aaron cemas.


"Betul..! tapi kita harus bagaimana..?" tanya Kirana yang tak bisa berpikir bila dirinya sedang ketakutan seperti ini.


...~¥~...


Penasaran kelanjutannya..?


Nantikan kelanjutannya ya...🙏🏼


😍


Yuk dukung Chat Story' pertama Author.



...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla.....


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2