Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Si Kunti (Hutan Karet)


__ADS_3

Mobil yang dikendarai Kiaro belok ke kanan, sedangkan mobil yang di kendarai Ricky belok ke kiri.


Dengan arah yang berbeda, kedua mobil itu melaju dengan kecepatan sedang menyusuri jalan raya.


Ricky dalam posisi di depan kemudi, sementara Melani berada di samping Ricky dan Aaron berada di kursi belakang.


Mobil itu menuju ke arah hutan karet, dan menembus gelapnya malam.


Tak berapa lama mereka telah sampai diperbatasan hutan karet, dan hari beranjak fajar.


"Ricky, aku hanya bisa menemanimu sampai disini. Selanjutnya kalian cari sendiri di dalam hutan karet itu." ucap Si Kunti Melani pada saat melihat matahari mulai menyembulkan sinarnya.


"Kamu mau kemana?" tanya Ricky yang tak tahu-menahu tentang dunia hantu.


"Ricky, hari sudah pagi jadi para hantu harus kembali ke alamnya" jelas Aaron sambil memejamkan kedua matanya.


"Begitu ya? ma'af aku tidak tahu" ucap Ricky yang terus mengemudi.


"Pokoknya kamu ikuti jalan yang bisa dilalui mobil itu!" ucap Melani sembari menunjuk ke arah depan.


"Oh, baiklah. Akan aku ikuti petunjuk darimu" ucap Ricky yang tetep dalam posisinya.


"Ricky, lebih baik kalau kita istirahat sebentar. Semalaman kita tidak tidur, sebaiknya kita cari sungai dan juga cari sarapan" ucap Aaron yang kemudian keluar dari mobil dan diikuti oleh Ricky.


Aaron terdiam sejenak, dia merasakan adanya hawa siluman di sekitar hutan Karet itu.


Namun dia hanya diam dan mengawasi keadaan di sekitar tempat itu.


Ricky dan Aaron melangkahkan kaki mencari keberadaan sungai di dekat mereka.


Tak berapa lama mereka menemukan aliran sungai kecil yang lumayan tidak begitu deras arusnya.


Aaron mengambil satu ranting pohon yang panjang dan menjadikannya sebagai tombak.


"Ricky, aku akan mencari ikan. Dan kamu cari kayu bakar secukupnya untuk membakar ikan yang aku dapatkan nanti!" perintah Aaron yang membersihkan daun-daun dari ranting pohon itu.


"Baik tuan Aaron" ucap Ricky yang kemudian mengumpulkan kayu-kayu yang sudah kering untuk membuat perapian.


Setelah terkumpul cukup banyak, Ricky kemudian membuat perapian.


Sementara Aaron sudah mendapatkan dua ekor ikan patin yang berukuran sedang.


Ikan patin itu dibersihkan oleh Aaron dan kemudian mulai dibakar.


Sambil menunggu ikannya matang, Aaron memperhatikan sekitar tempat yang mereka singgahi.

__ADS_1


Sedangkan Ricky asyik dengan ponselnya dan mulai membaca tentang beberapa artikel.


...~~...


Pohon karet adalah jenis tanaman berbatang besar dan pertumbuhannya tegak lurus ke atas. Ketinggian pohon ini dapat mencapai 25 meter dan mampu bertahan hidup sampai 100 tahun. Pada batang bagian dalam terdapat getah yang disebut lateks. Getah atau lateks inilah yang menjadi alasan utama budidaya tanaman ini.


Jenis akar pohon karet adalah akar tunggang yang mampu tumbuh sepanjang lebih dari 1,5 meter ke dalam tanah. Terdapat pula akar alateral yang pertumbuhan menyebar ke arah samping. Panjang akar lateral dapat mencapai 10 meter.


Struktur daun tanaman karet terdiri dari tangkai untuk daun utama dan tangkai untuk anak daun. Panjang tangkai daun utama sekitar 3 sampai 20 cm, sedangkan panjang tangkai anak daunnya sekitar 3 sampai 10 cm.


Umumnya satu helai daun karet mempunyai tiga anak daun. Bentuk daunnya elips dengan bagian ujung daun runcing, sedangkan tepi daun rata. Warna daun ketika masih muda adalah hijau, lalu ketika sudah tua hingga rontok warnanya berubah menjadi kuning kemerahan.


Tanaman karet mempunyai bunga yang tergolong sebagai bunga majemuk, dimana bunga jantan dan bunga betina berada pada pohon yang sama. Bunganya tumbuh pada malai. Ukuran bunga betina sedikit lebih besar dibanding bunga jantan dan mempunyai rambut-rambut halus. Pada bunga betina terdapat bakal buah dengan tiga ruang.


Selain bunga, pohon karet juga menghasilkan buah. Buah karet mempunyai tiga sampai enam ruang yang bersifat simetris dengan bentuk setengah bola. Di dalam buah tersebut terdapat biji yang ketika buah telah masak dan pecah, maka biji-biji di dalamnya akan terhambur ke luar.


Biji karet yang berada di dalam ruangan buah hanya terdiri dari satu biji. Dengan kata lain, jumlah biji karet sama dengan jumlah ruang buah yang dimilikinya. Warna bijinya cokelat kehitaman dan mempunyai bercak khas. Ukuran biji karet termasuk besar dan bertekstur kuat, tetapi juga mengandung racun.


Status Kelangkaan


Populasi pohon karet berstatus aman di dunia. Jumlahnya cukup banyak karena menjadi tanaman budidaua dan terus dikembangkan.


Manfaat Pohon Karet



Bidang Industri



Pemanfaatan pohon karet yang paling utama adalah untuk bidang industri. Ada banyak sekali hasil industri yang menggunakan bahan baku karet. Sebut saja industri ban yang memanfaakan hasil olahan dari getah karet. Tidak hanya itu , karet juga banyak dijadikan sebagai bahan baku untuk industri sintetis untuk memproduksi barang-barang sehari-hari.



Jasa Lingkungan



Pohon karet juga berperan besar terhadap rehabilitasi dan reboisasi lahan. Hal itu dikarenakan tanaman ini memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Selain itu tanaman karet juga mampu menyerap gas karbondioksida yang menjadi bagian dari siklus oksigen, sehingga bisa mengurangi dampak rumah kaca.



Bahan Makanan


__ADS_1


Getah karet ternyata juga bisa diolah menjadi makanan dengan mencampurkannya ke dalam kue, snack, dan masih banyak lagi. Hanya saja dalam mengolah getah karet diperlukan keterampilan khusus agar hasilnya baik.



Kayu Pohon Karet



Tanaman karet yang produktifitas getahnya menurun dapat ditebang dan dimanfaatkan kayunya. Kayu karet dapat digunakan untuk bahan mebel serta konstruksi rumah. Kayu dari tanaman ini bersifat keras, bersih, awet dan mudah dibentuk. Produk-produk yang dihasilkan antara lain meja, kursi, almari serta barang rumah tangga lainnya.



Produk Obat



Pada biji karet mengandung berbagai jenis senyawa dan zat-zat yang berguna untuk obat tradisional. Nutrisi tersebut seperti lemak, air, protein, tiamin, asam nikotinat, akroten, tokoferol yang bisa digunakan untuk campuran bahan industri farmasi.


...~~...


Tak berapa lama ikan patin yang ada di atas perapian itu mengeluarkan aroma yang sedap.


"Tuan Aaron, ikannya sudah matang!" seru Ricky yang membolak-balikkan ikan bakar dihadapannya itu.


"Oh, iya!" balas Aaron yang kemudian melangkahkan kaki menghampiri Ricky.


Dan keduanya saat ini sarapan bersama, ikan patin bakar tanpa bumbu.


"Cuci tangan dan cepat kita pergi dari sini!" seru Aaron yang merasakan akan adanya bahaya yang datang.


"Ba..baik tuan!" ucap Ricky yang kemudian mencuci tangan dan membasuh wajahnya dengan aliran sungai yang bening dan yang belum terkontiminasi polusi itu.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers , terutama yang telah dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla...


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...


...Terima Kasih...


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2