
"Sepertinya kita pernah bertemu sebelumnya?" ucap Yibo yang memandang Ovinnix sembari mengernyitkan kedua alisnya.
"Apakah laki-laki ini mengingatku saat berwujud wanita tua kemarin ya?" batin Ovinnix yang penasaran.
"Di halaman Bioskop!" seru Ovinnix dan Yibo secara bersamaan.
Kemudian mereka mengingat pada kejadian tempo hari, dimana mereka berada di halaman gedung bioskop.
Dimana kejadian yang tak diinginkan terjadi pada Ovinnix.
🗓️Flashback On
"Brakkk...!"
"Ngeong..!"
Tubuh kecil Ovinnix tertabrak sebuah mobil mewah dan mobil itu berhenti.
"Ovinnix..!" seru Kirana yang kemudian menghampiri tubuh kucing Ovinnix.
"Maaf Sis, apa ini kucing anda?" tanya seorang laki-laki yang turun dari mobil yang menabrak Ovinnix itu dengan membawa peralatan medis P3K dari dalam mobilnya.
"Bukan, tapi aku mengenalnya" jawab Kirana.
Dengan cekatan laki-laki itu mengobati Ovinnix.
Ovinnix sangatlah terkejut, pada saat melihat siapa yang mengobatinya.
"Yi..Yibo!" panggil Ovinnix yang membuat Laki-laki itu yang ternyata Yibo, laki-laki yang menolongnya menuju ke kota Ghuangzhou.
Dan kemudian Ovinnix tak sadarkan diri.
Mendengar namanya disebut dan itu oleh seekor kucing, membuat Yibo sangatlah terkejut.
"A..apa? kucing ini bisa bicara?" tanya Yibo yang penasaran sekaligus takut itu.
"Tuan-tuan jangan kaget ya, akan hal yang seharusnya tak mungkin jadi mungkin. Kucing ini memang bisa bicara dan katena itulah saya mengejarnya." ucap Kirana yang membopong Ovinnix yang selesai diobatinya.
"Tapi aneh jika kucing ini bisa bicara!" ucap Yipo, tiba-tiba ada serbuk bunga yang lembut tertiup ke wajah Yibo.
Sedetik kemudian Yibo jatuh di tepi jalan dan tak sadarkan diri.
"Ratu Flower, apa yang anda lakukan?" tanya Kirana yang penasaran.
"Aku hanya membuatnya menghilangkan kenangan kucing bisa bicaranya!" jawab Ratu Flower seraya mengulas senyumnya.
Kirana mengerti maksud ratu Flower dan menganggukkan kepalanya dan membalas senyuman ratu Flower.
Kemudian mereka meninggalkan Yibo yang tak sadarkan diri itu, bergabung lagi dengan Tony, Kiaro, Dicky dan juga Caty.
🗓️Flashback Off.
"Iya, aku dibuat tak sadarkan diri karena aku seperti mengetahui sebuah rahasia waktu itu.!" ucap Yibo yang terus memandangi Ovinnix dengan perasaan bersalah.
__ADS_1
"Jadi nama kamu Ovinnix ya?" tanya Yibo. Dan Ovinnix menganggukkan kepalanya.
"Ma'afkan aku uang telah menabrak kamu, apa kamu tak-apa-apa?" tanya Yipo yang penasaran.
Ovinnix yang tahu maksud dari Yibo kembali menganggukkan kepalanya.
"Ayo kita pulang! mulai saat ini kamu adalah sahabatku. Jadi tetaplah bersamaku ya Ovi..Ovi....nenek Ovi? kenapa aku jadi ingat wanita tua yang tiba-tiba menghilang saat di depan Kios Bunga Rose ya?":tanya Yibo yang penasaran dengan hilangnya sosok wanita itu.
"Ah, sudahlah! sebaiknya kita pulang. Aku sudah lelah, manalagi besok ada kuliah pagi!" gumam Yibo yang kemudian melajukan kendaraannya.
Tak berapa lama mereka tiba di sebuah rumah kecil tapi asri di pinngir kota.
Setelah memarkirkan mobilnya di depan garasi, Yibo keluar dari mobil dan mengajak Ovinnix masuk ke rumahnya.
"Ovinnix, aku dirumah sendirian. Jadi kamu jangan buat kotor ya! karena aku pasti akan capek mengurus rumah sendirian!" ucap Yibo saat mereka sudah masuk ke rumah dan Yibo mengunci dari dalam pintu rumahnya.
Setelah membersihkan diri, Yibo segera beristirahat dan demikian pula dengan Ovinnix.
"Ovi, tau yang aku bayangkan?":tanya Yibo sembari mengusap lembut tubuh Ovinnix.
Ovinnix hanya mendengarkannya sembari menikmati lembutnya belaian tangan Yibo.
"Aku sangat berharap kalau kamu manusia, dan kita akan menikah!" gumam Yibo yang bisa didengarkan oleh Ovinnix.
" Ah sudahlah, mungkin aku terlalu lama menyendiri, jadi daya hayalku menjadi-jadi!" seru Yibo yang kemudian menutup kedua matanya .
Keduanya saling berpelukkan.
...****...
Rasa ingin mengusap wajah laki-laki yang disukai yang sekarang ada dihadapannya, menghinggapi pikiran Ovinnix saat ini.
"Yibo..!' panggil lirih Ovinnix yang meletakkan tangannya di pipi Yibo.
Ovinnix belum menyadari kalau dirinya kini berubah menjadi gadis yang manis.
Tiba-tiba Yibo membuka kedua matanya secara perlahan-lahan.
"Siapa kau?" tanya Yibo yang terkejut dan Ovinnix yang juga tak kalah terkejutnya, karena menyadari bahwa dirinya dalam keadaan polos.
Gadis itu kemudian menarik selimut yang menutupi tubuh Yibo dan kini tubuh Ovinnix sudah berbalut selimut, menatap Yibo dengan ketakutan.
"Eh kenapa ada gada gadis di rumahku? siapa kamu?" tanya Ovinnix lagi yang penasaran.
"sa..saya Ovinnix!"'jawab Ovinnix yang gemetaran. Karena dia hanya seorang gadis yang saat ini tanpa busana.
Yibo mendekati Ovinnix untuk memasatikannya.
"Ovinnix?" panggil Yibo yang penasaran dan dia mengusap lembut pipi Ovinnix.
Ovinnix semakin ketakutan.
"Cantik, tai apa benar kamu itu kucing yang baru saja bersam ku?" tanya Yibo ynga penasaran.
__ADS_1
" iya, saya memang kucing yang anda selamatkan tadi." Ucap Ovinnix yang masih gemetaran.
"Ternyata kamu manis sekali, maukah kamu menjadi pendampingku? kita bersama dalam suka dan duka mejalani Rida kehidupan ini?" tanya Yibo yang penasaran dan sangat berharap.
"Eh, ada yang menyukaiku? padahal selama ini di dunia kucing ahu selalu jadi bahan Bullyan?" gumam dalam hati Ovinnix yang penasaran.
"Bagaimana? aku melamar kamu menjadi istriku. Apakan kamu mau mejadi istriku?" tanya Ovinnix yang penasaran.
"I..iya aku mau, aku bersedia menjadi istri kamu!" jawab Ovinnix yang ketakutan tapi dalam hati dia bahagia sekali.
"Terima kasih, akhirnya ada yang menemani hari-hariku!" seru Yibo yang tanpa sadar dia memeluk Ovinnix dan Ovinnix yang awalnya takut, akhirnya menerima pelukan itu dan tangannya ikut mengkait di punggung Yibo.
Ada perasaan nyaman dan lega yang dirasakan oleh Ovinnix kali ini.
Yibo kemudian melepaskan pelukannya, dia segera bangkit dan berjalan menuju lemarinya.
Laki-laki itu kemudian mengambil satu kaos oblong dan satu celana santai milik Yibo.
Yibo memberikan kaos obong dan celana santainya pada Ovinnix.
"Pakailah, aku mau memasak untuk kita. Dan sengaja hari ini aku mau libur kuliah. Kita ke supermarket beli pakaian dan juga kita menikah nanti sore, aku akan persiapkan semuanya" ucap Yibo yang dijawab anggukan kepala oleh Ovinnix.
Yipo mengulas senyum dan kemudian melangkah pergi meninggalkan Ovinnix.
Yibo memasak dan Ovinnix memakai baju dan membereskan tempat tidurnya.
Kemudian dia menuju ke kamar mandi dan mulai dia membersihkan dirinya.
Tak berapa lama Yibo telah selesai memasak dan Ovinnix selesai mandi dan kini sedang berhias diri.
"Aku mandi dulu ya, setelah itu kita sarapan." ucap Yibo yang mengambil baju gantinya dan kemudian dia melangkahkan kakinya ke kamar mandi.
Tak berapa lama Yibo keluar dari kamar mandi dan kini terlihat jelas wajah tampan laki-laki itu.
Ovinnix terkesima akan hal itu. Dan tak percaya laki-laki dihadapannya akan menjadi suaminya.
"Ayo kita sarapan!" kata Yibo yang memandang ke arah Ovinnix.
"Iya, ayo kita sarapan kak!" balas Ovinnix yang bangkit dari duduknya.
"Tunggu dulu, bolehkah kita sarapan yang lain dulu?" tanya Yibo yang mulai tak bisa menguasai dirinya.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasih...
__ADS_1
...BERSAMBUNG...