
"Pangeran Archie ada di pintu gerbang yang Mulia Raja Baasty" jawab prajurit penjaga pintu gerbang itu.
"A-apa putraku Archie pulang ke istana kucing ini? cepatlah ajak kemari!" seru Freyja yang ada dalam ruang aula pertemuan itu.
"Iya yang mulia Ratu Fryja, hamba akan memanggil Pangeran Archie dan dua teman pangeran Archie " ucap prajurit penjaga pintu itu.
Karena kelakuan Raja Apollo yang bertindak sesuka hati dan melawan larangan Baasty, Raja Apollo lengser dan di penjara terpisah dengan Adelia.
Di dalam aula pertemuan itu, mereka membahas untuk mencari Caterina.
"Apa Archie pulang? mau apa dia?" tanya dalam hati boots yang kemudian memandang isterinya seolah ingin mengatakan sesuatu, namun tidak mungkin dia ucapkan di depan kedua orang tuanya.
"Archie membawa dua teman?" tanya Baasty yang penasaran.
"Iya yang mulia, kucing hitam dan kucing berbulu Oranye!" jawab penjaga pintu gerbang itu dengan hormat.
"Cepat bawa mereka kemari, penjaga!" seru yang mulia Baasty yang penasaran dengan maksud kedatangan Archie dengan kedua teman Archie tersebut.
"Baik yang Mulia raja Baasty, hamba undur diri sebentar!" pamit kucing penjaga pintu gerbang, yang kemudian dia meninggalkan Aula pertemuan itu.
Dengan setengah berlari, kucing penjaga kembali menuju dimana dirinya ditempatkan
Sesampainya di pintu gerbang istana kucing, Penjaga pintu gerbang itu masih melihat tiga kucing dengan warna berbeda itu masih berada di tempatnya.
"Pangeran Archie, mohon ma'af jika menunggu lama" ucap si kucing penjaga yang baru tiba dari ruang aula pertemuan itu, dengan masing mengatur nafasnya karena sehabis berlari.
"Tidak apa, itu sudah menjadi kewajiban kamu kucing penjaga pintu gerbang." balas Archie yang saat ini mereka saling berhadapan.
"Yang mulia raja Baasty mengijinkan pangeran Archie beserta kedua teman pangeran untuk menghadap Yang mulia dan Ratu Freyja di Aula pertemuan." ucap Kucing penjaga itu.
"Baiklah terima kasih, kami akan ke aula pertemuan sekarang juga." kata Archie.
Ketiganya kemudian melangkahkan kaki menyusuri lorong-lorong istana dan melewati beberapa taman yang semuanya sama dengan yang berada di Istana Langit.
"Ini duplikatnya istana langit namanya!" seru Kity yang menebarkan pandangannya ke sekitar tempat dimana dia berada.
"Ini karena ayahanda dahulu adalah kucing kesayangan yang mulia Arthur pada saat masih muda. Yang mulia selalu bersama Ayahanda, dan sampai sekarang ayahanda masih mengingat semua kebaikan dan saat mereka bermain dan makan bersama." jelas Archie, Kity dan Oyen mendengarkan setiap cerita Archie.
__ADS_1
Tak berapa lama, mereka telah sampai di depan pintu aula pertemuan.
Ketiga kucing beda warna itu dipersilahkan oleh penjaga pintu aula pertemuan itu untuk masuk.
"Pangeran Archie, anda sudah ditunggu yang mulia sedari tadi. Silahkan anda semua untuk .asuk!" ucap penjaga pintu aula pertemuan itu.
"Baiklah, terima kasih atas informasinya." ucap Archie yang menganggukan kepalanya, sedangkan penjaga pintu aula pertemuan itu menunduk hormat.
Archie, Kity dan Oyen melangkahkan kaki masuk dan melihat semua kucing yang sedang rapat itu berdiri, seolah menyambut kedatangan mereka bertiga.
"Putraku Archie!" panggil Freyja yang berlari menghampiri Archie yang melangkahkan kaki menghampiri ibunya.
Keduanya saling berpelukan menumpahkan rasa rindu ibu dan anak itu, disaksikan semua yang hadir dalam rapat di aula pertemuan itu.
"Archie putraku!" panggil Freyja yang terus memeluk putranya.
"Ibu, aku pulang ke dunia kucing ini punya misi" bisik Archie di telinga ibundanya.
"Misi? misi apakah itu putraku?" tanya Freyja yang penasaran.
"Sebentar Ibunda, ananda mau menghadap ayahanda terlebih dahulu!" ucap Archie pada saat sudah melepas pelukannya pada ibundanya.
Kemudian Archie menghadap ke hadapan ayahandanya yang turun dari singgasananya dan menghampiri putranya.
Archie memeluk ayahnya seketika itu juga.
"Ayah, maafkan Archie yang tidak pernah pulang menjenguk ayah dan Ibunda" racau Archie yang menangis di pelukan ayahandanya.
Semuanya menitikkan air mata mereka, terkecuali Boots dan Valery.
Beberapa saat kemudian, Boots melepaskan pelukannya.
"Apa maksud ke pulanganmu ini putraku? tak mungkin kan kamu hanya sekedar main saja, pasti ada sesuatu yang penting dan ingin kamu sampaikan?" tanya sekaligus tebakan Baasty sembari kembali menuju ke singgasananya dan duduk kembali diatas singgasananya itu
"Mohon ma'af ayahanda, ibunda, dan semua yang hadir disini, ijinkanlah saya memperkenalkan dua kucing yang bersama saya saat ini." ucap Aryang mengedarkan pandangannya ke semua kucing yang saat ini dia dan kiri serta Oyen-lah yang menjadi pusat perhatian semua kucing yang ada tempat itu.
"Oiya, Saya belum mengetahui siapa yang bersama kamu saat ini" ucap Raja Baasty yang penasaran.
__ADS_1
"Kucing yang putih ini adalah Kity, dulu adalah kucing kesayangan putri Raja Arthur Leony. Dan sekarang dia menjadi kucing penjaga senjata kerajaan langit bersama dengan aku. Dan si Kity ini adalah kekasih Archie Ayah, bunda!" jelas Archie dan Kity menundukkan kepalanya, antara hormat dan malu.
"Oh, jadiku cng putih ini akan menjadi menantuku ya?" ucap Ratu Freyja yang mengulas senyumnya pada Kity.
Kity membalas senyuman itu, walaupun merasa agak canggung.
"Oh rupanya dia calon iparku, apa kabar calon ipar" sapa Boots dengan mengulas senyumnya karena terpesona dengan Kity yang begitu putih bersih dan mengkilap.
"Kabar aku baik, kami oasti Boots ya?" jawab sekaligus tanya dari Kity.
"Iya calon adik ipar, nama saya boots dan yang di samping saya Valery istri saya." jawab Boots yang tetap dengan mengulas senyumnya.
"Ehm .hm..hm...!"
Archie berdehem memberi kode kalau dia akan melanjutkan perkenalannya.
Boots pun menghentikan ucapannya dan demikian pula dengan Kity.
"Ayahanda, Ibunda dan semuanya, selanjutnya kucing yang berwarna oranye ini adalah Oyen. Oyen ini adalah putra dari panglima di kerajaan langit." ucap Archie yang memperkenalkan Oyen, dan Oyen pun menunduk hormat.
"Putra panglima langit? setahuku panglima langit itu dewa Pedang dan Isterinya adalah peri Rosa?" tanya Baasty yang mengingat perihal masa lalu di kerajaan langit.
" Memang benar saya putra dewa perang dan peri Rosa, saya bisa menjadi seperti ini juga karena Archie!" jawab Aaron yang mengulas senyum sembari melirik ke arah Archie.
"Karena Archie? apa maksudnya ini Archie?" tanya Freyja yang penasaran.
"Iya, Oyen ini sebelumnya bernama Aaron, yang merupakan teman dari kedua putra dan putri raja Arthur. Pada waktu itu putri Leony meninggal secara tragis, dia keracunan oleh sampel racun bumi yang akan Aaron tunjukkan pada Yang mulia Raja Arthur. Entah bagaimana tiba-tiba racun itu ada di minuman putri Leony, dan putri Leony meminumnya." jelas Archie dan yang lainnya menyimak apa yang diceritakan Archie.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
__ADS_1
...Terima Kasih...
...BERSAMBUNG...