
"Kak aku harus ke sirkuit Harimau sekarang juga..!!" ucap Jimmy dengan emosinya.
"Tunggu Jimmy, kita harus pikirkan baik-baik..! coba pikir, kamu harus pakai sepeda motor mereka. Dan kita tak boleh beritahu polisi, kakak takut ini adalah jebakan yang akan melukaimu Jim..!!" kata Kirana, dan Luna membenarkannya.
"Betul Jim, kita harus pakai strategi..! jangan sampai ada korban lagivseperti kakakku...!!" ucap Luna dengan tegas.
"Ok, trus kita harus bagaimana..?" tanya Jimmy yang bingung.
"Panggil Tony, mama dan papa sekarang juga. Nanti ceritanya kita pura-pura jadi penontonnya...!" usul Kirana.
"Lalu, bagaimana cara kita menyerang mereka..??" tanya Luna penasaran.
"Kita menyerangnya dengan diam-diam..!" jawab Luna.
"Aku punya usul bagaimana kalau kamu bersama Maggie, papa dan mamaku, aku akan mencari keberadaan Kelly. Sedangkan Tony, awasi Jimmy. Karena Jimmy di larang pakai motornya sendiri, aku takut terjadi apa-apa pada Jimmy nantinya..!!" kata Kirana dengan perhitungannya.
"Okey, setuju..!" seru Maggie, Luna dan Jimmy.
"Maggie telepon Tony..!!' seru Kirana dan Maggie melakukannya, dia menelepon Tony.
Setelah itu mereka bersiap-siap untuk menutup kios sambil menunggu Tony dan kedua orang tua Kirana datang menemui mereka.
Tak berapa lama, Tony dan kedua orang tua Kirana datang.
"Akhirnya kamu datang juga Ton..!" seru Maggie saat Tony menemui mereka dan di belakangnya papa dan mama Kirana.
"Iya.. Bagaimana ceritanya si Kelly bisa di culik..?" tanya Tony pada semuanya.
"Tadi waktu mau aku jemput, menurut teman-teman Kelly bersama dua orang tak di kenal naik mobil. Dan ini ancaman mereka..!!" jawab Jimmy seraya menunjukkan ponselnya.
"Begitu ya..!!" seru Tony yang kemudian melihat tulisan di ponsel Jimmy seraya mengusap dagunya.
"Terus kamu punya ide apa Kirana, kenapa papa dan mama di ikutkan..?" tanya Nikholas penasaran.
"Begini pa, nanti papa, mama dan Maggie di jaga Luna, Tony mengawasi Jimmy dan aku akan mencari keberadaan Kelly yang mereka sekap. Maksud papa dan mama diikutkan, selain sekaligus menjaga mama dan papa, papa bisa hubungi kenalan papa yang jadi Intel polisi..om Edi, itu kan namanya pa..?" jelas Kirana tentang strateginya.
"Iya, tapi kalian harus hati-hati..!!" pesan Dona yang mengkhawatirkan semuanya.
"Iya ma..!" jawab Kiran dan Jimmy kompak.
"Tunggu, apa kalian bawa pedangnya begitu..?" tanya Tony yang melihat pedang awan dan pedang milik Luna yang menyembul di punggung mereka.
__ADS_1
"Iya, terus bagaimana..?" tanya Kirana yang bingung.
"Itu akan menjadi pusat perhatian semua orang, dan kalian aka kerepotan nantinya..!!" kata Tony.
"Eh..iya, betul juga..!!" balas Luna seraya melihat pedang awan di punggung Kirana dan Kirana melihat pedang Luna yang juga menyembul di punggung Luna.
"Aku ajari kalian cara menyimpan dan memanggil pedang kalian..!!" ucap Tony.
Tony yang merupakan dewa halilintar, mengajari Kirana dan Luna mantra menyimpan senjata di tubuh mereka dan cara memanggilnya kembali.
Kurang lebih satu jam lamanya, Kirana dan Luna belajar menyimpan dan memanggil pedang mereka.
"Nggak apa-apa, sebaiknya begini dulu. besok kalau ada waktu kita bisa latihan jurus yang lebih tinggi." kata Tony setelah selesai latihan.
"Terima kasih Tony, ayo sekarang kita berangkat ke sirkuit Harimau..!!" ucap Kirana.
"Okey..!!" jawab Tony dan lainnya.
Kirana berboncengan dengan Jimmy naik sepeda motor, sedangkan Tony dengan yang lainnya naik mobil.
Dengan Tony yang mengemudi, Maggie duduk di samping Tony, Luna, Dona dan Nikholas berada di kursi belakang.
Mereka menuju ke sirkuit Harimau, tempat yang di tunjuk oleh geng Elang Hitam.
Sirkuit Harimau yang di maksud bukanlah sirkuit pada balapan motor yang sebenarnya.
Sirkuit itu adalah jalanan di sebuah jalan raya yang terhubung pada perumahan yang lama tak berpenghuni.
Kemudian Jimmy menghubungi orang yang mengirim chat padanya.
Setelah mengetahui posisi mereka, Jimmy, Tony dan Kirana segera beraksi.
Jimmy dan Tony menuju ke tempat balap motor, sedangkan Kirana berkeliling mencari tempat mencurigakan yang kemungkinan sebagai tempat mereka menyembunyikan Kelly.
Kirana dengan memakai celana dan jaket jeans berwarna serupa biru muda serta kaos berwarna putih, dengan rambut di kuncir kuda itu menyusup diantara penonton dan berusaha mendekati gerombolan anggota geng Elang hitam, yang mempunyai ciri ada bordir bergambar elang hitam di belakang jaket jeans mereka.
Sedangkan Jimmy dan Tony memeriksa sepeda motor yang akan di gunakan untuk balapan.
"Nampaknya benar kata Kirana, sepeda ini telah mereka otak-atik..!!" bisik Tony yang sedikit mengerti dunia otomotif.
"Iya, mereka telah membuat remnya tak berfungsi..!!" seru Jimmy saat sedang mencobanya.
__ADS_1
"Kalau mengambil sepeda kamu, itu tak mungkin. Jimmy, coba kamu alihkan perhatian mereka..! akan aku coba memperbaiki sepeda motor ini..!!" bisik Tony yang sedang berjongkok itu berpikir cara mengatasi masalah yang terjadi.
"Ok kak Tony, saya percayakan semua padamu..!" balas Jimmy seraya menepuk pundak Tony.
Jimmy melangkahkan kaki menuju ke gerombolan anggota geng motor elang hitam.
"Hm..hm..permisi, jika aku menang..! aku ingin pacarku kembali dengan utuh..!!" seru Jimmy saat masuk kedalam gerombolan itu.
"Oya, hah...!! itu terserah kami..! kau lihat itu di sana..!!" balas salah satu anggota geng motor elang hitam itu seraya menunjuk ke arah enam perempuan yang mengapit seorang gadis yang di ikat tangan dan mulutnya yang di plester.
Gadis itu penuh luka lebam di wajah dan baju yang robek di beberapa bagiannya.
"Kelly..!!" panggil Jimmy dan Kelly yang mendengarnya secara refleks meronta seolah meminta bantuan.
"Kalau kamu tidak mengikuti, atau kamu kalah dalam balap motor malam ini..! maka gadismu aku serahkan ke rumah B*rd*l..!!" seru satu orang anggota geng motor elang hitam yang berada di samping Jimmy.
"Aku akan memenangkan balapan ini..!!" seru Jimmy seraya mengepalkan kedua tangannya.
"Kita lihat saja nanti..!! apa kau mampu mengalahkan kami..! bisa jadi kau yang akan mampus..! dan kami akan menikmati indahnya tubuh gadismu itu..!!" seru orang yang berjaket jeans dan berbodir elang hitam itu seraya mendorong Jimmy ke belakang, namun pemuda imut itu mampu menahannya.
"Kurang ajar..!!" umpat Jimmy seraya menggerutu dan sempat akan memberi pukulan pada orang yang mendorongnya tadi.
"Hei..! jangan coba-coba melawan kami, atau gadismu akan mati..!!" seru orang berjaket jeans lainnya.
Sementara Tony, dengan mengucap mantra dia membuat mobil yang akan di kendarai Jimmy kembali normal.
"Hmm...mereka benar-benar akan membunuh Jimmy..!" kata dalam hati Tony yang masih memeriksa sepeda motor yang akan di pakai oleh Jimmy.
Tak berapa Jimmy datang dengan wajah memerah karena geram.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasih...
__ADS_1
...Bersambung...
.