
"Aku janji Kirana, akan selalu buat kamu bahagia." kata dalam hati Aaron.
Sesampainya di ruko, Jimmy sudah berada di rumah, dia sedang sibuk belajar, Karena ada ujian kenaikan kelas
Kirana segera menyiapkan makanan dan di bantu Aaron.
Setelah selesai memasak, Kirana segera mandi di kamar mandi atas dan Aaron mandi di kamar mandi bawah.
Setelah selesai, mereka segera makan malam bersama.
"Tumben kalian berdua diam aja? biasanya seperti tikus dan kucing.?" tanya Kirana setelah selesai makan malamnya, namun masih di ruang makan.
"Parah nih kak Kirana, secara nggak langsung ngatain aku tikus..!" ucap Jimmy kesal.
"Maaf...!kan kakak cuma perumpamaan saja..!" kata Kirana yang sambil memberesi alat makan mereka
"Kalau aku karena sedang belajar nih mau ujian kenaikan kelas..!!" kata Jimmy yang meminum jus mangga ya.
"Kalau Aaron..?" tanya Kirana penasaran.
"Memikirkan bagaimana langkah yang aku ambil, agar bisa menghadapi ujian sebelum menikahi kamu..!!" jawab Aaron sambil mengaduk-aduk teh lemonnya.
"Widih...kelihatannya sulit dan sangat berat sekali..!!' kata Jimmy yang terpancing mau menggoda Aaron.
"Ya karena kita kan pasangan yang istimewa, iya kan Kirana..?" kata Aaron sambil menatap Kirana.
"Eh..i..iya, pasangan istimewa..!" jawab Kirana yang agak kaget dengan pernyataan pasangan Istimewa.
"Iya deh yang pasangan Istimewa..!!" ucap Jimmy yang kemudian mengambil satu toples cemilan dan menuang kembali gelasnya dengannya mangga.
"Jim..! kakak sama kak Aaron mau ke pasar malam, kakak pinjam sepeda motornya ya .!!" ucap Kirana saat Jimmy naik ke tangga.
"Pakai saja kak..! jangan lupa oleh-olehnya ya..!!" kata Jimmy.
"Iya .iya..! jangan khawatir..!!" kata Kirana.
"Kuncinya mana Jim..?!" tanya Aaron dari bawah tangga.
"Iya sebentar..!" ucap jimmy yang masuk ke ruangan atas dan kembali lagi dengan membawa sebuah kunci motor.
"Tangkap..!!" ucap Jimmy sambil melemparkan kuncinya itu.
"Hop..!!"
Aaron menangkapnya dengan mudahnya.
"Ayo berangkat..!!" kata Kirana sambil menyerempangkan tas kecilnya.
"Jangan lupa oleh-olehnyaaaa....!!" teriak Jimmy dari lantai atas.
"Iyaaaaa..!!" jawab Kirana.
"Hadeuh dasar bocah dalam masa pertumbuhan..!!" gumam Aaron yang mengeluarkan sepeda Jimmy.
Setelah menutup pintu, mereka pun berangkat ke pasar malam.
Dalam perjalanan, Aaron hanya diam saja. Kirana merasakan sesuatu yang aneh pada diri Aaron.
"Aaron kamu masih memikirkan perkataan BoCan ya..!?" tanya Kirana saat di saat sepeda motor melaju.
"Hm..! iya..!" jawab Aaron sambil memegang tangan Kirana.
__ADS_1
"Lupakan sejenak ya..! kita ke pasar malam ini kan tujuannya mau senang-senang..!" kata Kirana sambil membalas genggaman tangan Aaron.
Tak berapa lama, mereka telah sampai di sebuah pasar malam.
Aneka kuliner, pakaian, cinderamata dan permainan ada di pasar malam tersebut.
Bermacam-macam wahanya telah di jajaki Kirana bersama Aaron.
Mereka pun duduk setelah sebelumnya membeli dua permen kapas.
Tak terasa air mata Kirana menetes.
"Kirana, kamu kenapa?" tanya Aaron yang Khawatir.
"Kirana kangen papa...! dulu papa sering bawa Kirana dan Jimmy ke pasar malam. Sekarang papa dimana? kenapa tak memberi kabar..?!" kata Kirana lirih.
"Sabar ya .! nanti kita cari sama-sama..!!" kata Aaron dan Kirana mengusap air matanya.
"iya..!!" jawab Kirana.
Dan mereka segera menghabiskan permen kapas yang ada di tangan mereka.
"Oiya, beli satu lagi buat Jimmy yuk..!!" ajak Kirana sambil menggandeng tangan Aaron.
"ya..!" jawab Aaron yang nurut begitu saja.
Satu permen kapas dibeli lagi oleh Kirana.
"Kita kemana lagi..!?" tanya Aaron .
"Ada apa..?" tanya Aaron yang penasaran melihat, pandangan Kirana.
"Oh..! si mantan ya..?" seru Aaron saat melihat Nikcy menggandeng seorang perempuan.
"Masih sayang ya..??" tanya Aaron lagi dengan menyembunyikan rasa sesak di dadanya.
"Eh, apa sih..! udah enggak, cuma yang Kirana perhatikan itu perempuannya..! dia sahabatku dulu waktu di sekolah." kata Kirana yang terus memandangi dua sejoli yang sedang berdiri di depan permainan lempar gelang.
"Oke, kita samperin yuk..!" ucap Aaron yang kini gantian menggandeng tangan Kirana.
Dan Kirana pun menurut begitu saja.
"Hai Nicky, apa kabar..!" sapa Aaron yang membuat Nicky tercengang.
"Ka.kalian di..disini juga..!!" kata Nicky.
"Kirana..!" seru seorang gadis yang bersama Nicky.
"Vicky...!!" sahut Kirana dan mereka saling pelukan dan cipika-cipiki.
Kirana membisikan sesuatu, di telinga Vicky.
"Apa kalian jadian..?" tanya Kirana.
"Iya..!" jawab gadis itu.
"Hati-hati jangan sampai jadi korban berikutnya.
__ADS_1
"Apa maksudmu..?" tanya Vicky putri kedua pengusaha batu bara itu penasaran.
"Sudahlah Vic, jangan percaya mereka..! Kirana cemburu padamu..!" seru Nicky yang mendengar kata Kirana.
"Apa? cemburu? cihh..! aku sudah punya pengganti yang jauh lebih baik dari pada kamu..!" ucap Kirana kesal.
"Lantas jangan ganggu hubunganku sama Vicky..!!" seru Nicky.
"Aku cuma nggak mau Vicky jadi korbanmu yang kesekian kalinya setelah Sharla...!" seru Kirana.
"Shar..sharla..?!" tanya Vicky yang tahu siapa Sharla.
"Iya Vicky, sebelum berpacaran dengan aku dia sudah berpacaran dengan Sharla dan saat masih jalan dengan aku, dia jalan sama Sharla..! Dan kini keluarga Sharla mengalami kebangkrutan, karena saham yang sedang anjlok..!" jelas Kirana, yang membuat Vicky akhirnya mempercayai Kirana
"Dasar...! mau kau jadikan aku yang keberapa ha..!!" seru Vicky dengan kesal.
"Plaakkk..!!"
Sebuah tamparan mendarat di pipi kanan Nicky.
Kirana dan Aaron pun terkejut dibuatnya
"Kita putus .!! dan tak ada lagi kesempatan kedua..!!" seru Vicky yang kesal.
"Terima kasih Kirana..!" ucap Vicky yang kemudian berlalu.
"Kalian ya..! tidak tahu orang lagi usaha ..!" ucap Nicky geram.
"Maaf..dadaaa..!!" ucap Kirana sambil belalu dan dia bersama Aaron pun tertawa puasss.
Kirana dan Aaron kemudian membeli roti bakar dan wedang ronde untuk mereka bawa pulang.
Mereka menuju tempat parkir dimana sepeda motor mereka terparkir.
Tak berapa lama, mereka meninggalkan pasar malam itu.
Mereka melewati sebuah tanah lapang, dan Aaron tiba-tiba menghentikan laju sepeda motornya.
"Ada apa..? kok tiba-tiba berhenti..?" tanya Kirana penasaran.
"Kau lihat itu disana..!!" seru Aaron yang tangannya menunjuk ke arah tanah lapang.
"Kunang-kunang ..! cantik bangeeet .!!" seru Kirana yang kemudian turun dari sepeda motornya.
"Kita kesana yuk..!!" ajak Aaron dan Kirana menyetujuinya.
Setelah memarkirkan sepeda motornya, mereka bergegas menuju ke tanah lapang.
Di mana ribuan kunang-kunang sedang berkumpul.
Entah sedang arisan atau sedang konser. Yang jelas banyak sekali dan sungguh indah.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini.-...
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
__ADS_1
...Terima kasih...
...BERSAMBUNG...