
"Kirana sayang..! akhirnya kau menemuiku juga..!" panggil Alexander pada saat dia telah berada di ruangan utama markasnya dan menghampiri Kirana.
"Dimana papa-ku Alexander...!" seru Kirana dengan geramnya.
"Sabar sayang, kamu kan baru datang. Dan kenapa kemarin kamu meninggalkan aku..?" tanya Alexander seraya berjalan mengelilingi Kirana dan gadis itu tetap diam dan waspada.
"Karena kamu bukan Alexander yang aku kenal..!!" seru Kirana dengan sorot mata yang tajam.
Alexander juga menatap mata Kirana, kemudian dia menarik Kirana dengan paksa masuk ke sebuah kamar, yang nampaknya itu kamar yang biasa untuk Alexander beristirahat di Markas.
"Aaghh..lepaskan...! lepas...!!" seru Kirana seraya menghempaskan tangannya yang di pegang oleh Alexander.
Namun pegangan tangan Alexander cukuplah kuat, sehingga Kirana tak dapat melepaskannya.
Setelah masuk ke dalam kamar, Alexander menghempaskan Kirana di kasur busa yang ada di lantai kamar itu.
"Bugh...! Aaaaghhh...!!"
Kirana sedikit kesakitan, sedangkan Alexander mengunci rapat pintu kamarnya.
Kemudian dia melangkah menghampiri Kirana yang jatuh terduduk di atas kasur busa itu.
"Mau apa kau..!!" seru Kirana yang mundur dengan menggeser tubuhnya dengan posisi masih diatas kasur busa itu.
"Aku mau kau jadi milikku Kirana..!!" seru Alexander yang terus berusaha mendekatkan wajahnya dengan wajah Kirana.
Dan Kirana terus mundur untuk berusaha terus menjaga jarak dengan Alexander.
"Tidak..! aku sudah punya Aaron..! sedangkan kau bukan Alexander yang aku kenal..! ka..kau dracula..!!" seru Kirana seraya melemparkan apa saja ke arah Alexander.
Pria itu menepis semua barang-barang yang di lemparkan Kirana.
"Dari mana kamu tahu kalau aku seorang dracula atau vampir...??" tanya Alexander yang berhasil menangkap tangan kanan Kirana yang hendak memukulnya, karena sudah tak ada barang yang akan di lemparkan kirana ke arahnya.
"A..aku melihatmu menggigit dan menghisapp anak rusa waktu di villa kemarin..!!" jawab Kirana yang meneteskan air matanya karena ketakutannya bila sampai Alexander menggigitnya.
"Oh, jadi benar kau sudah tahu siapa aku..! kalau begitu, serahkanlah lehermu padaku..! dan kita bisa bersama lagi..!!" seru Alexander yang membuat Kirana semakin ketakutan.
"Tidak..tidak mau..!!" seru Kirana yang kemudian dia bangkit dari duduknya dan terus menghindar dari kejaran Alexander.
Dan tiba-tiba saja.. "Dughh..!!"
Kepala gadis itu terbentur dinding, dan Kirana hampir saja jatuh ke belakang.
Namun Alexander sudah menangkap dan memeluknya dari belakang.
Kirana berusaha berontak, tapi sia-sia. Karena pelukan Alexander semakin kuat.
__ADS_1
"Sudah waktunya kita bersama-sama lagi Kirana..! kita akan menjadikan pasangan yang paling bahagia..!" bisik Alexander di telinga Kirana.
"Tidaaaaak..! lepas..! lepaskaaan....!" seru Kirana yang terus berontak.
Alexander tak menggubris seruan Kirana. Lelaki itu terus berusaha menancapkan giginya di leher Kirana.
"Lepaskan aku Alexander...!! Kirana terus meronta-ronta.
"Aaaauummm......!!!"
Tiba-tiba terdengar suara Auman suara harimau.
Alexander terkejut, dia melepaskan pelukannya namun tangannya masih memegang tangan Kirana dengan cengkraman yang kuat.
Ketika melihat seekor harimau berada di kamarnya tepatnya , berada tepat di hadapannya.
Kirana yang hendak melepaskan dirinya dari Alexander, kemudian menginjak kaki Alexander.
Dan tanpa sengaja Alexander melepaskan tangan Kirana, dan hal itu di manfaatkan oleh Kirana dan lari menuju ke samping siluman harimau.
"Harimau...! dari mana kamu masuk..! apa kamu siluman..?" tanya Alexander yang penasaran dan kecewa karena Kirana lepas dari genggamannya.
"Iya, aku siluman harimau..! jangan pernah kamu ganggu Kirana..! atau akan berhadapan denganku..!!" seru siluman harimau itu dengan wajah garangnya, untuk menakuti Alexander.
Namun hal itu tidak membuat Alexander takut, dia terus menyerang siluman harimau.
Siluman harimau meladeni setiap serangan Alexander.
Ketika membuka pintu kamar, Kirana lupa kalau dia berada di markas geng motor Elang hitam.
di depannya terdapat puluhan anggota geng motor Elang hitam Yang bersiaga dan siap menyerang.
"Pedang Awan...!!"
Kirana memanggil pedang Awan yang bersemayam di tubuhnya.
"Dengan terpaksa akan akan aku lawan kalian..!!" seru Kirana yang menebarkan pandangannya ke semua laki-laki di hadapannya sudah bersiap menyerang Kirana.
Siluman harimau yang melawan alexander, melompat mendekati Kirana saat tahu Kirana di kepung banyak orang.
Siluman harimau menampakkan wujudnya, dan sebagian dari mereka kabur melarikan diri.
"Aaauummmm...!!"
"Haaarimaaaau.....!!" seru anggota geng motor itu yang sebagian melarikan diri.
"Kurang ajar..!! serang mereka..!!" seru Alexander pada anggota geng motornya.
__ADS_1
Anggota geng motor itu sebagian menyerang siluman harimau, namun diantara mereka ada yang mendapat kenang-kenangan dari siluman siluman harimau berupa cakaran di pipi, lengan dan bahkan di dada mereka.
"Panggil anggota khusus kita..!!" seru Alexander pada salah satu anggota geng motor itu.
"Baik..!!" jawab anggota geng motor itu dan semua anggota tersisa yang melawan Kirana dan siluman Harimau, tiba-tiba membubarkan diri dan menghilang entah kemana.
Kirana dan siluman harimau saling pandang ketika melihat apa yang terjadi.
Kemudian anggota khusus yang di maksud adalah vampir baru korban gigitan dari Alexander yang mana mereka sedang haus darah.
Kalau mereka tak mungkin menggigitku, yang aku khawatirkan mereka akan menggigitku Kirana..!!" seru siluman harimau yang cemas karena banyaknya anggota khusus yang keluar dari ruangan khusus pula.
"Siluman harimau, kita pancing mereka keluar..! kau tahukan maksud aku..!" usul Kirana lirih namun bisa di dengar oleh siluman harimau itu.
"Oh iya..! mereka kan takut sinar matahari..! ayo kita lakukan nona..!!" seru siluman harimau yang menyerang anggota khusus itu dan membuat jalan keluar untuk Kirana.
"Kirana..! mau kemana kamu sayang..? sudahlah..! menyerah sajalah..!!" seru Alexander pada Kirana yang berusaha menuju ke halaman yang cukup mendapat sinar matahari yang akan melumpuhkan pergerakan anggota khusus itu.
Kirana dan siluman harimau berjalan mundur dengan perlahan-lahan menuju ke halaman markas geng motor Elang Hitam.
Dan akhirnya mereka telah sampai di halaman yang di maksud.
Kirana dan siluman harimau kini berdiri di tengah-tengah halaman dan matahari berada tepat diatas kepala mereka.
Anggota khusus itu terus mengejar Kirana dan siluman harimau, mereka menerobos sinar matahari. Dan...
"Ccsssss.....!!!"
Tubuh mereka menguap seperti terbakar, dan mereka ambruk.
Sebagian dari mereka telah menjadi abu.
"Bedebah...! kurang ajar..!! dari mana mereka tahu kelemahan vampir..!!" gerutu Alexander yang begitu marah, karena anggota khususnya kini sudah tak tersisa lagi.
"Alexander..!! kamu lupa ya..! dulu kamu kan sering mengajak aku nonton film drakula dan vampir di bioskop..! masak lupa..!!" seru Kirana dengan mengulas senyum yang membuat Alexander semakin geram karena tak bisa mendapatkan Kirana.
Karena keadaannya sendiri yang juga tak bisa berada di bawah sinar matahari.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
__ADS_1
...Terima Kasih...
...BERSAMBUNG...