Si Oyen Pacarku Bukan Manusia

Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
Si Kunti (Si peneror di desa Lawers)


__ADS_3


Di Sebuah desa sebutlah nama desa itu desa Lawers.


Beberapa bulan ini desa itu menjadi desa yang sangat mencekam, karena sebagian warganya yang meninggalkan desa tersebut.


Konon hal ini dikarenakan adanya gangguan makhluk halus selain siluman.


Makhluk halus itu berwujud seorang perempuan yang memakai pakaian tidur berwarna putih dan rambut yang panjang terurai.


Kuntilanak ini suka meneror penduduk desa Lawers untuk menuntut balas.


Dia muncul pada bulan purnama dan selalu rommy testis diiringi harum bunga kemboja.


Laki-laki yang tidak berhati-hati bisa dibunuh sesudah kuntilanak berubah wujud menjadi penghisap darah petty bersetubuh dengan Kuntilanak dikatakan sering menjelma sebagai wanita cantik yang berjalan seorang diri dijalan yang sunyi.


Untuk menghindari diri dari gangguan si Kunti ini oleh para penduduk dilarang berjalan sendirian apalagi pada waktu malam hari, karena si Kunti suka mengganggu ketika berjalan seorang diri di jalan yang sunyi.


Di desa Lawers terdapat sebuah gunung yang biasa disebut gunung Lawers karena terletak di desa Lawers.


Pegunungan ini sering digunakan untuk Camping dan pendakian para pecinta alam.


Suatu hari ada sekelompok anak sekolah yang mendaki di pegunungan Lawers.


Karena bukan musim pendakian, suasana sangat sepi dan tidak ada orang sama sekali.


Jeki adalah salah satu panitia pendakian itu. Dia mencari petugas atau siapapun yang bisa dikonfirmasi bahwa akan ada rombongan dari sekolah menengah pertama di kota Ghuangzhou, yang akan melakukan camping di pegunungan Lawers.


Karena tidak menemukan satu orang pun, akhirnya mereka memutuskan untuk tidak izin karena acara mereka nanti tidak akan melakukan pendakian, tetapi cuma camping.


“Kita kan nggak naik, cuma camping aja. Jadi besok aja langsung camping ke sini,” kata Jeki seraya mengabsen anggota yang ikut camping tersebut.


Ketika survey dan memasuki Bumi Perkemahan, suasana masih sangat sepi.


Walaupun di sana sebenarnya banyak warung, tapi semuanya sedang tutup sehingga semua lampu mati.


Kemudian mereka langsung memilih spot dan membuka tenda. Setelah selesai, mereka meeting sambil menunggu masakan matang.


Tiba-tiba ada kucing lewat di tengah-tengah mereka dan melengos lalu hilang di kegelapan.


“Aneh, logikanya kalau kucing biasa harusnya minta makan dong. Ini cuma lewat aja,” kata Bang Jeki yang mengamati kucing tersebut


Setelah mereka berlima tidur, tiba-tiba Jeki terbangun dan melamun. Karena dia mendengar ada suara perempuan mengalun-alun di luar tenda.

__ADS_1


"Siapa sih malam-malam begini menyanyi seriosa?,” tanya Jeki dalam hati.


Kemudian Jeki membangunkan teman-teman satu tendanya dan semua terbangun dan suara masih terus berlanjut.


Lalu salah satu teman Jeki yang berada di dekat pintu tenda juga penasaran dengan suara itu.


”Suara siapa sih itu?”, katanya sambil membuka tenda dan menyoroti sekitar dengan senter.


Setelah tak mendapati apapun, dia langsung menutup pintu tenda lagi.


Suara itu masih terus ada sekitar sepuluh sampai lima belas menit.


"Ah sudahlah kita berdoa saja, dan ayo kita lanjutkan tidur kita." ucap salah satu teman Jeki.


Dan semuanya melanjutkan tidur mereka, sampai pagi hari menjelang.


Pagi harinya mereka kedatangan para guru sekolah mereka, Jeki bertemu salah seorang Guru yang mempunyai indera keenam.


Dan Jeki menceritakan semua pengalamannya itu kepada Guru tersebut.


"Kamu nggak tau ya itu apa? Tapi terserah kamu mau percaya atau enggak. Kalian nggak keluar tenda kan? Kalau kalian keluar tenda, yang bersuara itu biasanya terbang di atas tenda kalian,” kata Guru tersebut.


“Suaranya tuh sama, intonasi sama. Tapi lokasinya beda-beda,” kata Jeki yang masih penasaran.


"Semoga nggak ada apa-apa. Yang jelas nanti hati-hati saja saat acara. Dia tidak akan mengganggu kalau kita tak mengganggu dia!" kata Guru tersebut.


Kegiatan camping itu tetap berjalan seperti jadwal. Tidak terpengaruh dengan cerita mistis di Gunung Lawers seperti yang diceritakan oleh Jeki.


Hanya orang tertentu lagu yang bisa melihat dan didatangi oleh si Kunti ini.


Berikut ini beberapa fakta tentang Si Kunti yang diketahui beberapa orang penduduk Lawers, seperti:


1.Tertawa dan Menangis


Kuntilanak dikenal sering tertawa dan menangis di dalam waktu yang bersamaan dan singkat. Suaranya terkenal sangat melingking dan membuat bulu kuduk merinding.


2.Suara Kuntilanak


Beberapa orang meyakini bahwa jika suara Si Kunti keras berarti dia masih berada di tempat yang jauh dari manusia, yang berjarak sekitar lima puluh meter. Akan tetapi, jika suaranya pelan berarti dia sudah dekat dengan manusia yang ingin dia ganggu.


3.Berpindah tempat


Beberapa masyarakat juga meyakini bahwa si Kunti ini dapat datang secara tiba-tiba saat malam hari. Kuntilanak sering berpindah tempat dengan cara terbang di udara. Dan diyakini sering berdiri atau duduk di atas pohon.

__ADS_1


4.Suka Mendiami Puing


Si Kunti selain berada di pohon, dia juga menempati bangunan puing-puing atau bangunan setengah jadi. Tempat yang dia pilih adalah tempat yang sepi seperti bekas rumah sakit dan sekolah. Bagian yang dia sukai adalah berada dibagian lorong, pojok ruangan dan tangga besar.


5.Senang di Muara Sungai atau di Pingiran Danau


Si Kunti tidak memandang sungai bersih atau kotor untuk menjadi tempatnya memandangi pemandangan sekitar.


6.Takut Dengan P2G


Ada yang wanita mengatakan kalau si Kunti ini takut dengan benda P2G seperti paku, pisau dan gunting. Tiga benda tersebut menjadi benda penahan untuk tidak menggangu manusia. Dilakukan dengan cara menancapkan ke ubun-ubun si Kunti itu.


7.Mengganggu dan Mencelakai.


Si Kunti ini hanya mengganggu saja pada orang yang bukan saaarannya, namun akan melukai jika orang itu benar-benar sasaran dia.


Suatu hari ada kejadian dimana hampir satu keluarga meninggal secara tak wajar.


Keluarga itu adalah keluarga Alehandro, yang mempunyai satu orang putra yang bernama Ricky yang saat ini hanya tinggal sendirian karena seluruh keluarganya meninggal dengan rata-rata dengan leher yang gosong seperti dihisap darahnya.


Ricky terus berlari meninggalkan rumahnya, dia seperti menghindari sesuatu.


Dalam pelariannya itu, tiba-tiba ada sebuah selebaran yang menempel ke wajahnya karena diterbangkan oleh angin.


Pemuda yang bernama Ricky itu kemudian membaca selebaran itu.


"Jika anda punya masalah dengan siluman, bisa hubungi kami; Stealht Hunter Kiaro di nomor 123456789. Yang beralamat di Area Ruko di kota Ghuangzhou" Ricky yang membaca selebaran itu.


"Apa mereka bisa membantu aku ya?" gumam dalam hati Ricky yang kemudian dia mencari taksi untuk mengantarkannya ke kota Ghuangzhou.


"Taksi!" seru Ricky pada saat melihat ada sebuah taksi yang akan membawa Ricky ke tujuannya.


Taksi itu berhenti tepat dihadapannya, Ricky kemudian masuk dan mengatakan tujuannya pada sopir taksi tersebut.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...


...Allah Subhana Wa Ta'alla...


...Aamiin Ya Robbal alaamiin...

__ADS_1


...Terima Kasih...


...BERSAMBUNG...


__ADS_2