
"Suara kamu lumayan juga, dan sepertinya suara kamu bisa membawa kekuatan!" ucap Freyja yang menatap Adelia dengan penuh harap.
"Terima kasih yang mulia, suara ini adalah pemberian sang pencipta" ucap Adelia yang apa adanya.
"Aku semakin suka akan sikap kamu, aku akan menurunkan kemampuan yang aku peroleh untuk kamu, supaya kamu bisa menjaga dirimu sendiri dan juga menjaga orang yang ada di sekitar kamu!" ucap Freyja.
"Terima kasih Ibunda, hamba sangatlah tersanjung" ucap Adelia sembari menundukkan kepalanya.
Freyja memeluk Adelia dengan kasih sayang, hal itu disaksikan Valeri dengan menahan sesak di dadanya.
"Ibunda Freyja sama sekali tak memeluk aku! apa karena tubuhku yang mempunyai bulu hitam?" tanya dalam hati Valeri yang merasa menjadi anak mantu tiri.
"Sejak dulu Ayahanda mengijinkan kalian berhubungan dengan siapa saja, asalkan kalian jangan sekali-kali berhubungan dengan manusia, dan kalian tinggal di dunia manusia! Ini pantangan bagi kita, kalian mengerti!' seru Baasty dengan tegas memecah keheningan dalam pertemuan itu.
"Maaf ayah, saya tahu pantangan ayah dari Ibunda. Tapi saya melanggarnya" Apollo yang membatin.
Sedangkan Adelia hanya diam saja, karena sejatinya dia ingin memberontak tapi itu sia-sia saja. Karena tubuhnya dalam pengaruh ramuan yang dibuat oleh Apollo.
"Baik Ayahanda kami paham dan mengerti!' ucap Boots seraya menunduk hormat.
"Bagaimana dengan kamu Apollo?" tanya Baasty yang dari menatap Boots berpindah menatap Apollo.
"Sa..saya mengerti Ayahanda!" ucap Apollo yang menundukkan kepalanya dan berusaha untuk tenang dan tak memandang ayahnya.
Karena Baasty sedikit bisa membaca pikiran orang.
"Baiklah dari kedua putraku, Boots dan Apollo. Saya memilih Apollo yang menggantikan aku jadi Raja dan kamu Boots jadilah panglima di kerajaan ini." ucap Baasty yang memberi keputusan.
"Tapi kita belum kenal siapa calon istri Apollo ayahanda?" tanya Boots yang menatap ke arah Apollo dan Adelia dengan tatapan curiga.
"Ini sama saja kami belum kenal calon istri kamu Boots!" ucap Baasty yang tak mau ada pertengkaran diantara kedua putranya.
"Apa karena Ibunda menyukai Adelia dari pada Valeri, Iya kan Yah?' tanya Boots dengan nada tinggi.
"Bukan, bukan karena Ibunda, Boots! tapi karena kemampuan Apollo dan ditambah kemampuan Adel yang tidak tidak biasa bagi dunia kucing di sini. Suara indahnya akan membawa suasana lain di kerajaan kita" jelas Baasty.
"Baiklah, akan saya coba menerimanya!" ucap Boots yang masih dengan setengah hati.
Dan akhirnya pernikahan Boots dan Valeri serta Apollo dan Adelia.
🗓️Flashback Off.
"Itu saja yang saya tahu" kata Archie yang menutup ceritanya.
"Akan saya lanjutkan ceritanya, yang Mulia Raja Arthur" pinta Aaron sembari menunduk dengan hormat.
"Baiklah ceritakanlah biar semuanya jelas!" kata yang mulia Raja Arthur yang mempersilahkan untuk Aaron bercerita.
"Baik yang Mulia, pada waktu itu..."
__ADS_1
🗓️Flashback on
Pernikahan kedua kakak beradik itu disambut sangat antusias oleh seluruh penduduk dunia Kucing.
Adelia sedikit demi sedikit belajar Sihir dari Freyja. Yang dikombinasikan dengan lagu yang dinyanyikan oleh Adelia.
Dari setiap suara dari Adelia membawa suasana hangat dan keceriaan bagi sekitarnya.
Sedangkan dari gerakan tangannya bisa membawa kehancuran untuk yang ada di sekitarnya.
Tiga bulan kemudian Apollo diangkat menjadi Raja di kerajaan kucing, dan Adelia sebagai permaisurinya.
Sedangkan Boots menjadi panglima di kerajaan kucing.
Dari pernikahan Apollo dan Adelia, terlahirlah Caterina atau Caty. Seorang gadis berdarah dewa kucing dan juga manusia.
Hal itu belum di ketahui oleh Baasty dan Freyja kalau Adelia itu manusia yang dicekoki ramuan oleh Apollo setiap harinya.
Apollo selalu memberi minuman pada Adelia ramuannya yang selalu dia campurkan dalam minuman Adelia.
Sedangkan dari Boots dan Valeri mempunyai anak seusia Caterina yang bernama Ovinnix mempunyai kelebihan berganti rupa.
Ovinnix suka iseng merubah dirinya menjadi kucing yang dia kehendaki, karena yang sebetulnya wujud asli dia adalah kucing perempuan yang berwarna hitam seperti Om-nya Archie.
Caterina ternyata juga di beri ramuan oleh Apollo, karena sejak dia tahu kalau Caterina berubah menjadi manusia jika di siang hari dan malam hari dia menjadi kucing dengan tiga warna.
Pada suatu ketika begitu banyak masalah yang terjadi di kerajaan kucing, Apollo lupa memberi Adelia dan Caterina ramuan.
Hal itu membuat Adelia dan Caty berubah menjadi manusia.
Siang itu Valeri dan Ovinnix ikut Boots datang berkunjung ke kerajaan.
Boots menemui Apollo untuk urusan tugasnya sebagai panglima, sedangkan Valeri dan Ovinnix hendak menemui Adelia karena sudah lama tak bertemu.
Adelia dan Caterina mengurung diri di dalam kamar mereka masing-masing.
Hal itu diketahui oleh Valeri yang sebetulnya sudah curiga, sejak suaminya Boots bercerita kalau dahulu Apollo sering pergi keluar dari dunia kucing secara diam-diam.
Dan sampai sekarang tak diketahui asal usul Adelia yang sebenarnya, karena setiap meminta penjelasan pada Apollo selalu mengatakan kalau Adelia itu amnesia.
Valeri dan Ovinnix mendatangi kamar Adelia, namun mereka melihat seorang dayang yang berbincang dengan Adelia yang ada di dalam kamar tanpa membuka pintu kamarnya.
"Apa yang dilakukan dayang itu? kenapa Yang Mulia permaisuri tidak mau keluar sama sekali?" bisik Valeri pada putrinya Ovinnix.
"Iya, Bu. Tidak seperti biasanya." balas Ovinnix yang penasaran.
"Mencurigakan, perlu kita selidiki!" bisik Valeri pada Ovinix dan mereka saling pandang dengan perasaan yang curiga.
Pada saat dayang itu meninggalkan kamar Adelia, Valer dan Ovinnix menghampiri dayang itu.
__ADS_1
"Nyonya Valeri..!" panggil dayang itu yang kaget.
"Iya, ini aku dan putriku, apa Yang mulia permaisuri ada di kediaman beliau?" tanya Valeri seraya menatap pintu kamar Adelia.
"Yang mulia permaisuri ada di kediaman beliau, apakah anda hendak menemui yang mulia permaisuri Adelia?" tanya dayang itu yang saat ini berhadapan dengan Valeri dan Ovinnix.
"Iya, apakah yang mulia permaisuri ada di dalam kamar beliau?" jawab dan sekaligus tanya Veleri.
"Ma'af, Yang mulia permaisuri tidak mau diganggu." jawab dayang itu.
"Memangnya ada apa?" tanya Valeri yang penasaran.
"Karena yang mulia sedang terkena penyakit menular dan hanya ingin bertemu dengan yang mulia Raja Apollo" jawab Dayang itu yang kemudian memohon ijin karena dia sedang dalam misi menyampaikan pesan Permaisuri Adelia.
Valeri dan Ovinnix saling pandang, kemudian Valery membisikkan sesuatu pada putrinya Ovinnix.
"Ovi!" panggilan untuk Ovinnix.
"Iya Ibunda" jawab Ovinnix.
"Kamu berubahlah menjadi Yang mulia Apollo, dan beritahu apa yang sebenarnya terjadi pada yang mulia permaisuri!" bisik Valei.
"Baik Ibunda, Ovi mengerti tugas yang akan Ovi jalankan!" ucap Ovinnix yang kemudian mencari tempat yang aman untuk merubah wujudnya.
Setelah mendapatkan tempat yang aman, Ovi menghampiri Valeri dengan wujud Yang mulia Apollo.
"Ovi, itukah kamu?" tanya Valeri yang memastikan.
"Benar ibunda, ini Ovi!" jawab Ovi sembari mengulas senyumnya.
"Sekarang lakukanlah tugas kamu, ibu akan berjaga disini!" seru Valeri dan Ovi mengangguk mengerti ,dia pun berjalan menuju ke kamar Permaisuri Adelia.
Sedangkan Valeri berjaga-jaga, dengan sedikit menjauh dari kamar permaisuri Adelia.
"Kenapa aku merasa, ada sesuatu yang disembunyikan permaisuri Adelia ya? Semoga Ovi membawa kabar yang selama ini menghantuiku!" Valeri yang membatin.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasih...
...BERSAMBUNG...
__ADS_1