
Setelah mengambil segelas air putih dan meminumnya, Kirana berjalan menuju ke ruang tamu dimana semua menanti cerita dari Kirana.
Kekasih Aaron itu pun bercerita dari awal mengantar buket sampai berada di Kios Bunga Rose kembali.
"Oh, jadi si Alexander itu jadi vampir karena Lilith? dan mereka punya dua anak yang kesemuanya di makan ibunya sendiri..? oh tidak..! sungguh Kanibal ...!!" seru Maggie yang geregetan.
"Hei..namanya juga siluman..! wajarlah kanibal..! kalau Maggie yang kanibal..! itu baru tak wajar..! he..he..!!" goda Tony, yang baru datang dan sempat mendengar cerita dari Kirana.
Namun sedetik kemudian dia mendapat serangan cubitan kecil di lengan kanannya dari Maggie.
"Auww...!!" Tony pura-pura sakit dan sambil mengulas senyum.
"Aduh kok ramai sekali sih..?'" tanya Jimmy yang keluar dari ruangan Bocan dan di bantu sama Kelly untuk berjalan menuju ke ruang tamu.
"Hei Jimmy, kamu dah baikan ..?" tanya Kirana yang kemudian memberi jalan pada Jimmy untuk duduk di Sofa.
"Sudah kak..!!" jawab Jimmy yang sudah duduk di Sofa dan Kelly ikut duduk di sampingnya.
"Sungguh berat yang kita alami kemarin..!! dan apa yang akan kita alami esok nanti..?" gumam Luna yang kemudian merubah posisi duduknya.
"Sudahlah, berpikiran positif saja..!" ucap Maggie.
...****...
Kita tinggalkan sebentar kisah Kirana.
Kita lihat apa yang terjadi di Istana Langit, berawal dari Aaron , Bocan dan Ekin yang menuju ke Istana langit.
Ketiganya telah tiba tepat di depan gerbang istana langit.
"Akhirnya, kira sampai juga..! ayo percepat langkah kalian..!!" seru Bocan yang terus melangkahkan kaki menuju pintu gerbang istana langit.
Aaron dan Ekin saling pandang dan kemudian mereka mengikuti langkah Bocan.
"Berhenti..!" seru salah seorang prajurit yang memberhentikan langkah Bocan, Aaron dan Ekin.
"Prajurit, apa kamu lupa denganku..?" tanya Ekin yang melangkah ke depan.
"Ma'af pangeran Ekin, ma'afkan hamba. Hamba tidak melihat kalau itu anda. Sekali lagi hamba minta ma'af..!!" ucap prajurit itu seraya menangkupkan kedua telapak tangannya.
"Ah sudahlah..! bukakan pintu gerbangnya, kami ingin bertemu dengan Ayahanda sekarang juga..!' perintah Ekin pada kedua prajurit penjaga pintu gerbang istana Langit.
__ADS_1
"Baik pangeran, mari silahkan masuk..!!" ucap salah satu prajurit dan kedua prajurit itu membuka pintu gerbang istana langit.
Aaron, Bocan dan Ekin melangkahkan kaki mereka ke istana dengan melewati taman dan halaman istana.
"Aaron... Saudaraku Ekin..! apa kabarnya kalian..?" sapa dan tanya seorang pemuda yang kemudian mengulurkan tangan dan memeluk Aaron dan Ekin bergantian.
"Leon, apa kabarmu..?" tanya Aaron seraya membalas pelukan Leon .
"Aku baik-baik saja..!!" jawab Leon seraya membalas pelukan Aaron.
Kedua sahabat itu saling melepas rindu.
"Sudah pelukannya, apa tidak kangen sama adikmu ini..!" seru Ekin yang juga rindu pada kakak tirinya.
"Ekin...! jelas saja kakak rindu berat..!!" ucap Leon pada adik tirinya yang kemudian melepas pelukannya pada Aaron dan memeluk Ekin.
"Hm..hm... apa saya tidak kelihatan ya putra mahkota..?" tanya Bocan beberapa saat kemudian.
"Eh Bibi Rosa..!" seru Leon yang kemudian menangkupkan kedua telapak tangannya di dada seraya menunduk sebentar dan kembali tegak.
"Apakah yang mulia raja Arthur dan Ratu Flower berada di dalam istana..?" tanya Rosa yang merupakan nama asli Bocan.
"Itu berarti semua berkumpul di Istana ya, termasuk ayahandanya Aaron..?" tanya Rosa dan dijawab anggukan dan "Ya, benar bibi..!" dari Leon.
"Tunggu apa lagi, ayo masuk..!!" seru Ekin yang kemudian berjalan menuju ke lorong istana dan diikuti Aaron, Rosa dan Leon.
Tak berapa lama, mereka telah sampai di depan tempat pertemuan.
Ada dua penjaga yang menundukkan kepalanya di saat mereka berempat hendak masuk ke ruang pertemuan.
"Beri tahu yang mulia, kalau kami ingin menghadap..!" perintah Leon pada salah satu prajurit yang berjaga di depan pintu ruang pertemuan.
"Baik putra mahkota..!" ucap prajurit itu yang menyilang kan tangannya di dada dan menundukkan kepalanya sebentar di depan Leon.
Sedetik kemudian prajurit itu masuk ke ruang pertemuan.
"Mohon ma'af yang mulia, di luar ada putra mahkota Leon, pangeran Ekin, peri Rosa, dan juga ksatria Aaron yang meminta menghadap..!!" ucap prajurit itu seraya menyilangkan tangan kanan di dadanya dan menunduk sebentar kemudian menengadah kembali.
"Oh, mereka sudah datang..! cepat suruh mereka menghadap..!!" seru Yang mulia Arthur.
"Baik yang mulia..!" balas prajurit itu seraya menundukkan kepalanya dan berjalan mundur beberapa langkah dan berbalik kemudian melangkahkan kaki menuju ke luar ruangan.
__ADS_1
"Apa anak dan istriku datang..? aku rindu sekali dengan mereka..!" ucap dalam hati Raymond(Andy) yang begitu senangnya.
"Akhirnya putraku pulang..!" ucap Selir Selena dengan bersuka hati.
"Rosa,Ekin dan Aaron, aku sangat merindukan kalian...!!" ucap Ratu Flower yang mengulas bahagia saat nama putra tiri, sahabat dan putra sahabatnya di sebutkan oleh prajurit itu.
Beberapa saat setelah prajurit itu undur diri, dia datang kembali bersama ketiga orang yang di nantikan keluarga istana langit itu.
"Yang mulia kami menghadap..!!" seru Ekin, Aaron dan Rosa yang bersamaan sembari menyilangkan tangan kanan di dada dan menundukkan kepala mereka, memberi penghormatan kepada yang mulia raja kerajaan langit Arthur.
Raja Arthur tanpa ragu-ragu menghampiri Ekin dan memeluk putranya, demikian pula dengan Selir Selena yang tak henti-hentinya mengeluarkan air matanya dan ikut memeluk Ekin.
Sementara itu Raymond (Andy) juga menghampiri Rosa istrinya dan juga Aaron putranya.
Mereka berpelukan melepas rindu, mengobati rasa rindu yang telah lama mereka derita sejak perpisahan mereka.
Sementara itu Ratu Flower juga merasakan keharuannya, dia memeluk Leon putranya dan demikian Leon begitu erat memeluk ibundanya.
Selesai acara melepas rindu, Ratu Flower memeluk Ekin, Rosa dan Aaron secara bergantian.
Dan mereka satu persatu menceritakan pengalaman mereka terutama Ekin, sebab Aaron sudah pernah bercerita saat meminta masuk ke dunia siluman melalui kaca benggala di ruang meditasi, untuk menolong Kirana beberapa waktu yang lalu.
Sedangkan Bocan sudah bolak-balik ke istana, dan sedikit banyak telah bercerita dengan ratu Flower dan Yang mulia Raja Arthur.
Ekin pun menceritakan kisah awalnya yang terlempar ke bumi dan di tolong siluman Kura-kura dan bercerita sampai bertemu Kirana dan Aaron di dunia Siluman.
"Jadi Siluman naga laut sudah tewas..??" tanya selir Selena dengan tiba-tiba.
...~¥~...
...Terima kasih untuk para Readers semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan...
...Allah Subhana Wa Ta'alla.....
...Aamiin Ya Robbal alaamiin...
...Terima Kasih...
...BERSAMBUNG...
__ADS_1