SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 104 Perlombaan Makan Nasi Padang.


__ADS_3

"Sedap sekali nasi padang ini," gumam Ryuna sambil makan dengan lahapnya. Ryuna sudah mempelajari banyak hal selama 12 hari, diantaranya memanggil seseorang dengan sebutan bang untuk laki-laki dan mba untuk perempuan. "Bang! Tambah lagi bang 3 piring lagi," pinta Ryuna sambil melambaikan tangan. Yosep, Ziva, dan Rany hanya menggeleng-gelengkan kepala mendengar pernyataan Ryuna. Haris menghidangkan 3 porsi nasi padang ke Ryuna.


"Apa? Kalian melihatku seperti itu, maklumlah masa pertumbuhan, hmph!" ujar Ryuna sambil membuang mukanya. Haris menyajikan 3 nasi padang dengan lauk lengkap mulai dari rendang, telor dadar, ayam bakar, hingga kikil.


"Cantik-cantik kok, doyan makan. Tapi aku rela sih kalau dia jadi istriku. Aku akan membuatnya menjadi penikmat masakanku terus," batin Haris.


"Pelan-pelan makannya Ryuna nanti tersedak," ujar Rany mengingatkan Ryuna yang makan begitu cepat dan lahap.


"Tenang saja, tidak akan tersedak kok," balas Ryuna.


Ziva yang melihat Ryuna makan dengan lahap jadi ikut-ikutan. "Bang! aku juga 3 porsi lagi sama seperti Ryuna!" pinta Ziva sambil melambaikan tangan.


Haris menepuk jidatnya sendiri dan berujar, "kalian ini sebenarnya makan, apa mau lomba makan, sih?" Haris lalu menghidangkan makanan 3 porsi nasi padang juga ke Ziva.


"Ya makanlah!" jawab singkat Ryuna dan Ziva serentak.


"Ranyku, kalau mau nambah juga boleh," ujar Yosep sambil mengelus lembut kepala Rany.


"Tidak mas, Rany sudah kenyang. Tapi gara-gara nasi padang bang Haris yang enak ini nafsu makan Rany jadi meningkat," ujar Rany. "Bang! tambah 3 porsi lagi sama seperti porsi Ryuna!"


Kini Haris juga menepuk-nepuk jidatnya sendiri sampai 10 kali dan bibir membentuk lengkungan senyuman, baru kali ini mendapat pelanggan satu orang makan sampai 4 porsi, "gendeng semua wanita cantik ini," batin Haris.


Mereka bertiga makan dengan lahapnya, "untung saja cewek satunya lagi tidak ikut, kalau ikut bisa tekor dompet babang tamvan," batin Yosep.


"Tuan sudah, aku yang pertama!" ujar Ryuna sambil berdiri dan mengangkat tangan kanannya, "Yeay! Aku juara!"


"Aku juga sudah mas!" ujar Rany dan Ziva Serentak.

__ADS_1


"Khrooah ...!" sendawa serentak Rany, Ziva, dan Ryuna serentak.


"Hahahaha ...." tawa Yosep.


"Pffft ...." tawa Haris sambil menahan mulutnya dengan tangan kanannya.


"Berapa bro?" tanya Yosep.


"12 porsi dengan lauk lengkap 480.000 dan satu porsi dengan rendang saja 20.000 totalnya 500.000," jawab Haris.


"Ini!" ujar Yosep sambil memberikan uang pecahan 100.000 5 lembar.


"Terima kasih, jangan lupa mampir lagi. Dan bawakan aku satu wanita yang masih sendiri ya bro!" canda Haris.


"Ashiyaap!" balas Yosep singkat. "Kami pamit."


Yosep pun pergi meninggalkan nasi padang Haris melewati jalan Terisi-Losarang. "Mas kenapa lewat kesini?" Memangnya sudah tidak ada urusan lagi dengan para petani," tanya Rany.


"Sudah tidak ada, semuanya sudah beres. Ya mas juga ingin jalan-jalan, selama mas pulang dari kantor Ochobot Technology sampai sekarang selalu sibuk dengan pekerjaan. Sesekali mas juga ingin jelong-jelong," jawab Yosep.


"Tapi tuan, bagaimana dengan para polisi? Pasti akan curiga dengan Siska yang tak kunjung kembali, sudah hampir setengah bulan," tanya Ryuna.


"Tenang saja mas Yosep juga sudah memberikan rekaman CCTV pada Polres Indramayu sebagai barang bukti bahwa mas Yosep melakukan pembelaan diri setelah Serena, Gendhis, dan Kirno. Ditambah setelah keluarga Rakuti runtuh, para petinggi di Polres Indramayu digantikan oleh keluarga Wijaya," jelas Ziva.


"Jadi mereka bisa mengaturnya untuk melindungi mas Yosep, sekalipun mas Yosep tidak bersalah. Siska awalnya menjadi pengecualian dan terus kami awssi, malah ia melakukan balas dendam dan membunuh mereka," imbuh Ziva.


"Terima kasih Ziva dan tolong sampaikan pada ayah Setyo, rasa terima kasih yang banyak padanya karena sudah melindungi mas," balas Yosep.

__ADS_1


"Maaf ya mas! Rany dan ayah tidak bisa berbuat apa-apa untuk mas Yosep. Tapi kalau mas membutuhkan pengacara keluarga Pratama siap membantu memberikan tim pengacara yang handal nomor satu di dunia. Ayah punya koneksi ke mereka," ujar Rany dengan raut muka murung.


"Tidak apa-apa sayang. Itu juga sudah cukup, tenang saja mas pasti selamat," balas Yosep.


Mobil Yosep tak terasa sampai di pertigaan Jangga, tiba-tiba ada kumpulan orang yang hanya memakai celana pendek dan bertelanjang dada bernama kumpulan Kabataran yang sedang berperang dengan warga. "Pak lari pak! Jalan ini Tidak aman, Kabataran mengamuk!" teriak salah satu warga yang sedang menghalangi mobil Yosep.


Yosep memarkirkan mobil dan keluar dari pintu mobil lalu bertanya, "Kenapa pak mereka bisa mengamuk?" tanya Yosep dengan raut muka penasaran.


"Ini acara satu dekade (10 tahun) sekali pak, mereka akan meminta tumbal 100 nyawa," jawab warga yang langsung lari terbirit-birit. Para Kabataran yang ditebas dengan parang sama sekali tidak terluka, kulit mereka kebal bahkan ada salah satu warga yang menembakan dengan peluru emas tetap saja mereka tidak bergeming sama sekali.


Total ada 100 Kabataran yang membantai warga, mereka langsung meminum darah warga dan merobek jantungnya dan ditelan mentah-mentah. Tni dan Polri pun tak sanggup menangani mereka, bahkan 10 tahun yang lalu, TNI mengirimkan misil bahkan tank dan menembakan hulu ledak ke markas mereka. Semuanya tidak apa-apa tak ada satupun yang terluka hanya markasnya saja porak poranda.


"Ryuna! pinjamkan Rany dan Ziva cyborg armor suit!" titah Yosep.


"Baik tuan!" balas Ryuna. "Tapi mereka berdua bisa bertarung?"


"Enak saja, tentulah bisa. Hanya Zahra saja yang tidak bisa bertarung!" sanggah Rany.


Ryuna pun memberikan jam tangan hitam ke Rany dan Ziva, mereka berdua langsung memakainya dan menekan tombol yang berada di samping jam tangan. Cyborg armor suit berwarna merah pada Rany dan putih pada Ziva sangat cocok dipakai mereka berdua.


"Keren sekali ini Ryuna!" ujar Rany dan Ziva serentak.


"Tentu saja, itukan teknologi Ochobot Technology. Pasti teknologinya paling mutakhir," puji Ryuna sambil menepuk-nepuk dadanya.


Rany dan Ziva segera bergegas menekan tombol pada jam tangan untuk memilih senjata, Rany memilih belati ganda dan Ziva memilih panah. Yosep melesat terlebih dahulu untuk menghajar salah satu dari mereka dan membuatnya terpental. Tapi salah satu kabaratan yang dipukul Yosep sama sekali tidak terluka malah ia bangkit dan tertawa jahat.


"Kuat sekali mereka, padahal aku mengeluarkan 5% kekuatan otot superku yang bisa membunuh 100 gajah. Kulit mereka terbuat dari apa sebenarnya?" pikir Yosep dalam hatinya.

__ADS_1


Ryuna juga sudah berubah dengan cyborg armor suit berwarna hitam, dan menutup mukanya dengan topeng cyborg.


__ADS_2