
Nama : Raiden
umur : ???
Nama : Albert
Umur : 65 tahun
Yosep memasuki kantor Ochobot Technology, kantornya sangat megah dengan gedung menjulang tinggi sekali seperti burj khalifa di UEA. Desain di dalam setiap ruangannya futuristik dan sangat memukau mata.
Yosep dituntun oleh Albert menuju lift, Albert memasukan sandi tertentu. Namun anehnya huruf dan angka yang tertera di tombol mesin lift bukan angka serta pada umumnya. Yosep pun tak mengerti dengan semua huruf dan angka yang tertera di sana.
Pintu lift terbuka, "welcome to our home!" ujar Albert sambil membungkuk dengan melambaikan tangan sebagai tanda penyambutan. Di dalam ruangan rahasia yang sangat luas seperti bunker militer, ribuan tentara cyborg berkumpul. Mereka tetap berwajah manusia tapi menggunakan armor cyborg seperti Raiden.
Yosep hanya menjatuhkan rahangnya melihat sesuatu yang belum pernah di lihatnya selama hidupnya. "Perkenalkan ini adalah Raiden!" Ujar Albert sambil menunjuk Raiden.
"Saya Raiden, senang berkenalan dengan tuan Yosep. Lets party baby!" Ujar Raiden dengan membungkuk hormat dengan tangan kanan memegang dada kiri lalu menyeringai licik dari balik topengnya.
"Tuan Albert mengundangku hanya untuk melihatku bertarung?" Tanya Yosep.
"Tentu tidak, 1% kota ini adalah milikmu bro dan seluruh aset kekayaan Ochobot Technology di bumi ini. Kalahkan saja dulu Raiden, bro Yosep akan tahu." Jawab Albert.
"Baiklah jika memaksa!" ujar Yosep dengan sorot mata yang tajam. Aura Raiden begitu mendominasi, baru kali ini bisa membuat Yosep bertarung serius. Raiden hilang dari pandangan mata Yosep dan muncul di samping Yosep melayangkan pukulan.
"Bam!" Suara pukulan Yosep dan pukulan Raiden beradu. Yosep mengaktifkan byakugan untuk mengimbangi serangan Raiden yang begitu sangat cepat.
[Telolet]
__ADS_1
[Kekuatan baru terpicu mata byakugan berevolusi menjadi tenseigan]
"Ah berisik jo! Orang lagi bertarung malah ngasih pemberitahuan." Batin Yosep dengan raut muka kesal.
Mereka dua sama-sama terpundur cukup jauh, Yosep melesat cepat dengan menumpu pada kaki kirinya menghantamkan tendangan ke arah dada Raiden namun berhasil di tepis. Mereka beradu tendangan dan pukulan saling bergantian. Namun keduanya berhasil menangkis setiap tendangan dan pukulan yang dilancarkan masing-masing.
Albert duduk di kursinya sangat menikmati pertarungan, "saya tak menyangka pemuda dengan umur 19 tahun sudah mampu menguasai teknik bela diri yang hebat." Gumam Albert yang terus fokus nenatap mereka berdua.
Gerakan mereka semakin cepat, Yosep menaikan energinya dari 25% ke 50% untuk menghantamkan jurus pukulan gada brahma.
"Bam!" Suara pukulan Yosep berhasil menghantam perut Raiden yang terpental jauh. "Guhak!" Raiden memuntahkan seteguk darah dalam keadaan terpental.
Yosep tidak menghentikan serangannya dan langsung melesat cepat dengan jurus moksala rudra. Yosep sudah berada di depan Raiden, "tidak mungkin! sangat cepat." Batin Raiden dengan membulatkan mata.
Yosep langsung melesatkan jurus tendangan seribu mahesora dupa pada Raiden yang masih melayang di udara.
"Duak! Duak! Duak!" Suara tendangan Yosep mengenai tubuh Raiden. Tendangan Yosep sangat cepat dan tak bisa di lihat oleh mata biasa. "Efek evolusi tenseigan, kekuatanku meningkat cepat!" Batin Yosep dengan sorot mata yang tajam . Yosep masih terus menendang Raiden di udara, Raiden tak bisa menangkis maupun mengelak karena tendangan Yosep sangat cepat secepat kecepatan cahaya.
Yosep dengan tatapan mata membunuh ingin segera mengakhiri pertarungan dengan jurus angkusa sangkara, tangan Yosep muncul aura energi berbentuk pedang. Yosep melesat cepat untuk menusuk Raiden yang sudah terkapar dengan menyandarkan tubuhnya yang tak bisa bangun lagi.
"Bro! Hentikan!" Teriak Albert namun sayang pedang itu sudah menusuk Raiden.
"Boom!" Suara ledakan Yosep menghantamkan siluet pedang ke arah Raiden. Kepulan asap menutupi mereka berdua, Albert sangat khawatir pada Raiden mukanya yang sedari tenang berubah menjadi panik dan berlari ke arah Raiden.
Kepulan Asap dan debu perlahan memudar, Raiden tidak mati dia hanya membulatkan mata karena shock. Ternyata Yosep hanya menusukan siluet pedang itu 5 cm ke samping kanan kepalanya, dinding besi dengan material adamantium yang sangat kuat itu berlubang sampai 10 meter.
Albert juga membulatkan mata, mana mungkin manusia biasa melakukan itu. "Kekuatan yang sangat luar biasa!" Gumam Albert. "Saya sudah membuat penelitian super soldier tapi tidak ada yang sanggup melewati fase sampai kekuatannya setara dengan 10.000 orang."
"Aku menyerah!" Teriak Raiden sambil mengangkat kedua tangannya. Tangan Yosep yang di julurkan ke samping tangan kepala Raiden ditariknya perlahan.
[Telolet]
__ADS_1
[Selamat majikan telah menaikan skill otot super ke level max karena efek evolusi tenseigan. Kekuatan majikan setara dengan 10.000 orang]
[Selamat majikan menyelesaikan misi]
[Misi : Kalahkan Raiden
Hadiah : Lamborghini Veneno Roadster upgrade ke system R4
Hukuman : Majikan akan kehilangan system.
Batas waktu : -]
[Jam tangan R3 telah di upgrade menjadi system R4. Majikan bisa berteleportasi di manapun dan kapan pun untuk masuk ke Ochobot City. Cukup dengan memberikan perintah suara pindah]
Jam tangan hitam G-shock di tangan kiri Yosep tiba-tiba berubah menjadi warna emas dab berbunyi mengeluarkan suara alarm.
"Tititit! Tititit! Tititit!" Suara alarm jam Yosep. Albert tertawa mendengar suara alarm jam Yosep, "hahahaha bunyinya sungguh lucu, hahahaha!"
[System akan melakukan upgrade ke system 5.0. Selama 30 hari ke depan system tidak bisa di akses]
[Mohon majikan untuk mengerti, kalau tidak majikan akan system potong anunya. Karena system juga ingin di mengerti]
"Ok. Bodo amat! Selama satu bulan aku tidak bisa mengakses system, hmm!" batin Yosep sambil menghela nafas panjang
Yosep menjulurkan tangan pada Raiden sebagai tanda penghormatan telah bertarung dengan sportif. Raiden menerima uluran tangan Yosep lalu Yosep menarik Raiden untuk berdiri. "Terima kasih!" ujar Raiden dengan raut muka tersenyum.
"Sama-sama. Minumlah pil ini!" Ujar Yosep sambil memberikan pil kintamani dari dalam saku celananya. Di dalam saku celana itu ada kantong plastik ajaib yang selalu Yosep bawa kemana saja.
"Gluk!" Raiden menelan pil kintamani, efek pilnya langsung terasa, seluruh tubuhnya yang babak belur kembali seperti semula luka dalam organ vitalnya juga kembali berangsur-angsur pulih dan staminanya juga kembali pulih.
"Maafkan tuan Yosep! jika saya lancang mengajak tuan untuk berduel. Kami sedang mencari pemimpin untuk memimpin Ochobot City ini dan tuanlah yang pantas memimpin kota futuristik ini. Hidup saya sudah tak lama lagi." Ujar Albert dengan raut muka yang sedih. "Raiden kamu harus bersumpah setia pada pemimpin yang baru!"
__ADS_1
"Siap, pemimpin!" Ujar Raiden sambil memberi hormat seperti tentara.