
3 mobil truck besar membawa 10 ton masing-masing. Pupuk bertuliskan Alkimia dengan tulisan berwarna biru. "Kalau saya sendirian yang mengangkatnya nanti pada heran, gara-gara skill otot super level 2. Bahkan mobil truck ini bisa saya angkat sekalian." Batin Yosep.
"Bapak-bapak saya mohon bantuannya untuk menurunkan pupuk ini. Saya akan memberikan uang satu orang 200 ribu, pada siapa yang mau membantu menurunkan pupuk dalam mobil ini!" Teriak Yosep.
"Wah banyak juga kuli angkut 200 ribu. Saya ikut Yos!" Teriak Nuhajilah.
"Ya saya juga!"
"Saya juga!"
Banyak warga yang ikut membantu totalnya ada 60 warga laki-laki, satu mobil berisi 20 orang. Satu karung pupuk beratnya 50 kg, total ada 600 karung yang harus di angkut menuju gudang penyimpanan pupuk.
Warga laki-laki begitu antusias dan semangat menurunkan karung pupuk. Satu demi satu diturunkan dengan riang gembira oleh para warga, dalam satu jam 60 warga laki-laki dari berbagai umur selesai menurunkan 600 karung pupuk Alkimia.
"Bapak-bapak, kakak-kakak, dan adik-adik silahkan berbaris ya. Biar enak bagiin uangnya, jangan lupa nanti malam kesini lagi. Kami akan mengadakan syukuran untuk meminta doa pada bapak-bapak dan ibu-ibu ya!" Teriak Yosep memberikan pengumuman. 60 warga laki-laki berbaris rapi, Yosep membagikan uang 200 ribu yang sudah dijanjikannya pada warga satu persatu.
"Makasih Yos!" Ujar Nuhajilah dengan raut muka berbinar-binar. "Kalau ada muat lagi bilang saja, saya siap!"
Yosep hanya tersenyum membalas ucapan Nuhajilah, banyak warga yang berterima kasih dan Yosep juga terbantu dengan begini ada simbiosis mutualisme.
Di sebelah selatan desa Mundakjaya banyak desas-desus warga yang meremehkan Yosep. "Yosep itu sudah gila membiayai pengelolaan sawahnya dengan biaya sebanyak itu." Ujar Kosmin.
"Ya tapi darimana dia mendapatkan uang sebanyak itu. Nyupang, jual diri jadi gigolo, atau korupsi?" Imbuh Jasmad.
__ADS_1
"Saya yakin dia pasti bangkrut, hahaha. Bocah macam dia tak ada ubahnya bocah ingusan yang masih bau kencur tau apa tentang pertanian." Imbuh Kirman.
"Jangan suudzon begitu. Kita kan tahu berita tanah kakek Yosep haji Rasim sudah dimanipulasi juragan Darwin dan juragan Sudrajat, orangnya juga sudah di tangkap. Pasti ada karma atas semua perbuatan baik atau buruk. Seharusnya sebagai warga yang baik kita dukung, pemuda yang punya gagasan dan ingin mensejahterakan warganya sendiri, bukan malah nyinyir." Bela Sudiman.
"Tau apa kamu Sud tentang prinsip dan pertanian. Kami bertiga rela kalau Yosep berhasil panen, kami bertiga akan lari telanjang keliling kampung." Cibir Kosmin.
"Ya kami berjanji. Tapi kalau Yosep gagal panen kau yang akan lari sendirian telanjang keliling kampung," tantang Jasmad.
"Oke agar kalian tak ingkar janji, kita buat video agar tidak ada yang berani ingkar janji. Kalau ada yang ingkar janji di antara kita, masing-masing akan post video ini di media sosial." Ujar Sudiman.
"Ok!" Kata Kosmin, Jasmad dan Kirman serentak. Sudiman membuat video ulang tentang taruhan di antara mereka dan memberikan salinan video ke Jasmad, Kirman dan Kosmin.
Pada malam harinya pukul 20.00 WIB bertempat di lapangan depan gudang pupuk. Setyo dan Jayus juga hadir bersama Mala. Dawi bersama Vanya dan Wulan serta beberapa karyawan Raimu CRC yang menghantarkan 1000 box nasi premium. Karyawan lainnya lembur mengerjakan pesanan gudoudama cake, Kadro menutup sementara orderan online gudoudama cake yang terus membludak hingga 5000 pesanan.
"Nak tidak perlu ini kan buat nak Yosep juga." Tolak Mala. "Hari ini dari pre order saja kita sudah dapat 40 milyar dan dari omset harian cafe tadi siang mendapat 565.650.000. Pre order yang seribu sudaj diselesaikan tinggal kirim besok pagi ke pelanggan yang sudah memesan."
"Wah keren ini bu mantap." Puji Yosep.
"Ya mas mantul." Imbuh Zahra.
"Saya juga ikut membantu sampai cape banget mas dokter. Untung saja kaki Vanya sudah sembuh total, memang belum mau menambah karyawan lagi?" Tanya Vanya.
"Itu lagi proses menunggu gedung baru siap. Tapi Pak Sudaryawan tadi sore sudah chat gedung sudah siap dihuni. Pak Budi juga sudah ada pelamar totalnya gak banyak sih, mungkin mereka ragu dengan perusahaan kita yang notabene baru dan dikira abal-abal," jawab Yosep.
__ADS_1
"Vanya sudah membuat beberapa jadwal 3 hari ke depan untuk ibu Zahra. Katanya mas dokter dan Trio ZZR akan hari minggu ke kantor pusat Ochobot technology, ibu Zahra cerita tadi siang!" Kata Vanya.
Yosep menepuk jidatnya sendiri. "Waduh! Saya lupa menghubungi lagi tuan albert, untuk memastikan kami berempat akan pergi lusa."
Rany, Ziva, dan Zahra saling berpandangn satu sama lain. "Trio ZZR?" Kata mereka bertiga serentak.
"Hahahaha! Ada-ada saya kau Vanya menyebut ketiga calon istri saya trio ZZR!" Ujar Yosep sambil tertawa.
"Tiga istri!" Ujara semua warga yang hadir serentak keheranan.
"Ah sial jomblo selalu di belakang. Yosep malah dapat 3 calon istri. Mak! Sungguh merana nasib anakmu ini!" Batin Daslim sambil memijat-mijat keningnya.
"Maaf! Maaf! Kalau membuat bapak ibu kurang nyaman. Mari kita mulakan saja acara syukuranny!" Seru Yosep.
Para warga duduk beralaskan tikar dan terpal (plastik lebar untuk menutup padi jika sedang dijemur. Maaf author bingung nyari bahasa indonesiamininya) di lapangan depan gudang ada 990 orang yang hadir dengan tambahan tim dari PT. Alkimia 10 orang totalnya pas 1.000 orang.
Acara Syukuran di pimpin pak ustadz lebe rohmat dan berjalan sangat khidmat. Yosep dibantu yang lain membagi-bagikan kotak makanan dan uang 50.000 sebagai rasa terima kasih.
"Enak bener, ini namanya syurga dunia. Cuma duduk baca doa dikasih makan plus ada tambahan uang 50.000, muach!" Ujar Iwan sambil mencium uang kertas 50.000.
Acara pun selesai dan para warga dengan wajah berseri-seri pulang ke rumah masing-masing. Yosep menghampiri pak kades, "pak ada rumah kosong di sekitaran sini. Saya butuh untuk Tim dari Alkimia mereka akan mengadakan penelitian selama 15 hari ke depan. Saya akan menyewanya untuk satu bulan kalau ada, bapak bisa bantu carikan!"
"Tenang sajo, ado semua di pak kados. Eh maaf! Ada-ada nak Yosep, rumah bapak lagi yang satunya di blok munjul bagian selatan. Sudah tak perlu bayar bapak ikhlas." Ujar pak kades. "Mari bapak antarkan!"
__ADS_1
Sepuluh orang tim Alkimia memasuki 2 mobil pajero sport. Pak kades mengendarai motor beatnya menuju rumah satu lagi miliknya yang baru kemarin kosong, karena yang mengontrak sebelumnya sudah habis kontrak.