SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 120 Tikus Tanah


__ADS_3

Dawi menutup teleponnya, Yosep segera menuju tempat parkir klan Himura. Ryuna mengikutinya dari belakang, "sayang mau kemana?" tanya Ryuna.


"Sebaiknya kali ini, Ryuna dirumah saja ya. Masalah ini terlalu berbahaya, serahkan semuanya sama mas, ayah dan Sasaki," titah Yosep.


"Baiklah mas tapi jika ada apa-apa segera hubungi Ryuna ya mas," pinta Ryuna.


"Ya sayang," balas singkat Yosep lalu mencium kening Ryuna. Yosep segera masuk ke dalam mobil Lambhorgini miliknya, Sasaki dan Kenshin juga siap berangkat dengan mobil Koyota 86 milik Sasaki menuju Osaka.


Sasaki memimpin di depan dan Yosep mengikutinya dari belakang, Kenshin membawa katana milik keluarganya yang bernama kusanaga. Sebagai persiapan jika terjadi perkelahian dengan Abu Jagal.


Albert menghubungi Yosep, agar ia naik pesawat M-jet. Karena jarak antara Tokyo dan Osaka cukup jauh sekitar 6 jam perjaanan, baru saja ia keluar gerbang Yosep memundurkan kembali mobilnya dan memarkirkannya.


Sasaki melakukan hal yang sama lalu turun dari mobilnya, " bro ada apa?" tanya Sasaki.


"Kita akan memakai pesawat M-jet, jarak kota Tokyo ke Osaka cukup jauh sekitar 6 jam. Kita akan mampir ke kediaman klan Tokugawa di Akibahara untuk menjempit tuan Yamada," ujar Yosep. "Peganglah tangan saya!"


Sasaki dan Kenshinya yang memegang Kusanaga, langsung memegang tangan Yosep. Tiba-tiba mereka sudah berteleportasi dan masuk ke dalam M-jet," wow keren sekali pesawat ini," puji Sasaki dengan mata berbinar-binar dan berkeliling melihat-lihat kemewahan di dalam pesawat M-jet.


Raiden yang mengemudikan pesawat, Yosep menyuruh Raiden untuk menjemput Yamada di mansion klan Tokugawa di Akibahara. Pesawat terbang ke Akibahara dan sampai dalam 5 menit di atas mansion klan Tokugawa.


Yosep sudah menjemput Yamada yang sudah masuk dalam pesawat dengan berteleportasi bersama Yosep. Raiden melajukan kecepatan pesawat M-jet sampai 500 km/jam agar cepat sampai di Osaka.


Dalam satu jam pesawat M-jet sudah sampai di Osaka, di atas gedung pasukan Elite Ochobot City berjaga. Ada sekitar 50 pesawat hercules yang memuat 3000 personil yang siap bertempur jika dibutuhkan.


Di dalam gedung, Abu Jagal sedang kesal, "sial! Tua bangka itu malah menghianatiku. Aku akan merampas paksa putrinya sebagai jaminan atas hutang-hutang dirinya yang sudah besar," ujar Abu Jagal dengan menggertakan gigi, tangannya memukul meja hingga terbelah dua.

__ADS_1


"Bang ...!" Abu Jagal melampiaskan kekesalannya, ia tak menyangka Yamada yang sudah setia padanya bertahun-tahun bisa mengkhianatinya itu pun setia karna banyak hutang. Kini Yamada malah berbalik menyerangnya juga.


"Tuan, mereka datang kemari!" ujar George sekretaris Abu Jagal.


"Persiapkan penyambutan untuk mereka, habisi saja mereka sampai tak tersisa! Aku tak mau memberikan saham Zero Enterprise pada mereka meskipun aku kalah dalam balapan, Serizawa tak becus melawan bocah ingusan saja kalah, bangsat!" teriak Abu Jagal dengan raut muka memerah padam.


Yosep selangkah lebih maju, ia sendiri turun dari bagian atap gedung sebagai pencegahan jika Abu Jagal akan kabur lagi, Yosep bisa mencegahnya. Gedung utama Zero Enterprise berlantai 99, lantai tertinggi adalah tempat tinggal Abu Jagal.


"Kali ini kau abu jagal tak bisa lari lagi," gumam Yosep sambil bersandar di dekat pintu keluar bagian atap, disana juga tersedia helikopter dengan pilot yang sudah dilumpuhkan oleh Yosep.


Di pintu utama lobi, Kenshin, Sasaki, dan trio WD army serta Yamada memasuki ke dalam lobi. Tidak ada orang disana hanya ada banyak cctv yang bergerak mengikuti pergerakan mereka berenam.


Raiden di depan mengamati sekeliling, "itu cypher 5 segera merunduk!" teriak Raiden.


"Dor ..! Dor ..! Dor ..!" cctv itu berubah menjadi gatling gun dan menembaki mereka semua. Kenshin bersama Sasaki bersembunyi di bagian kursi, Yamada bersama Tarung bersembunyi di bagian tiang, sedangkan Raiden melesat cepat bersama Kokoci menghancurkan Cypher 5.


"Sialan Abu Jagal, dia malah tak menghormatiku," batin Yamada dengan raut muka menyeringai kesal.


"Abu Jagal, kami datang kemari untuk melunasi hutangku, bukan mau berperang bodoh!" teriak Yamada melalui cctv yang tersisa.


"Mana mungkin kau tua bangka bisa melunasi hutangmu yang sebesar itu, kampret!" balas Abu Jagal melalui suara microphone gedung.


Raiden menekan jamnya untuk menteleportasikan uang 50 juta yen yang sudah di masukan ke dalam kotak berbentuk brankas besar, untuk membukanya membutuhkan kartu dan juga kata sandi pin.


Raiden mengacungkan tangan pada cctv yang tersisa untuk menahan serangan, "kalau tuan Yosep tidak menyuruh kami untuk bernegosiasi, sudah aku kuliti Abu Jagal ini," batin Raiden dengan raut muka menyeringai kesal dari balik topeng hitam miliknya.

__ADS_1


Raiden menggesekan kartu pada mesin scanner dan memasukan nomor pin lalu mesin brankas besar terbuka.


"Psssssh ...!" pintu brankas terbuka, di dalamnya ada uang pecahan 100 yen totalnya 50 juta yen. Mata Abu Jagal berbinar-binar, "hebat juga tua bangka itu bisa mempunyai uang sebanyak itu," gumam Abu Jagal.


"Baiklah kita akan bernegosiasi di lantai bawah," imbuh Abu Jagal berujar dari microphone miliknya. Abu Jagal segera menuju lift khusus CEO yang berada di dalam ruang kantornya, untuk turun ke bawah.


Yosep masih menunggu aba-aba untuk melumpuhkan setiap penjaga yanga berada di setiap lantai.


"Tenseigan aktif!"


Mata Yosep sudah berubah menjadi tenseigan, Yosep mengedarkan pandangannya melihat penjaga di setiap lantai. "Rupanya ada 9-11 penjaga di setiap lantai," gumam Yosep langsung masuk ke lantai 99 dan melumpuhkan setiap penjaga dengan jurus moksaa rudra dan jurus gada brahma.


"Bang ...!" Yosep bergerak cepat, secepat kecepatan cahaya lalu memukul tengkuk para penjaga dan membuatnya pingsan.


"Lantai 99 clear!"


Yosep terus melumpuhkan penjaga setiap lantai hingga sampai lantai 50, semua penjaga dibuat pingsan. "Kacang saja, mereka sudah pada tumbang," gumam Yosep memukul penjaga terakhir di lantai 50.


"Bro Raiden bagaimana kondisi dibawah? Apakah tikus tanah sudah masuk perangkap?" tanya Yosep melalui sambungan handsfree.


"Belum tuan, tikus tanah sedang bergerak menuju perangkap!" balas Raiden. "Bagaimana kondisi bagian atap tuan?"


"Clear 50 lantai, saya berada di lantai 50, semua penjaga sudah saya lumpuhkan!" jawab Yosep.


"Baik tuan!" balas Raiden lalu mematikan sambungan handsfree. Yosep masih terus bergerak melumpuhkan setiap penjaga disetiap lantai.

__ADS_1


"Mahadewa Nagapasa!"


Yosep menembakan panah angin ke arah 9 penjaga dengan penglihatan tembus pandang, panah angin itu pun bisa menembus benda padat dan mengenai 9 penjaga di lantai 41 dan membuatnya pingsan seketika.


__ADS_2