SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip - 90 Rombongan Arak-Arakan.


__ADS_3

Pilot pesawat juga menambah kecepatan, ia melakukan manuver untuk menghindari pesawat agar tidak dikunci. Semua orang yang berada di dalam pesawat mengalami ketegangan, mereka semua mengunci sabuk pengaman erat-erat.


Albert tertidur pulas untuk sementara kondisinya membaik. Semua orang mukanya cemas dan panik, "Jendral siapa yang mengejar pesawat kita?" tanya Laksamana Tarung.


"Saya tidak tahu, kita serahkan saja semuanya pada tuan. Mungkin dia punya solusi," jawab Jendral Raiden.


Tiba-tiba pesawat menukik tajam, semua orang yang berada di dalam pesawat terkejut, adrenalin mereka terpacu sangat kuat. Pilot pesawat melakukan manuver terus menerus, pilot jet tak menyerah ia terus mengejar dan mulai mengunci sasaran tapi selalu gagal. "Sial pilot pesawat itu sungguh hebat, saya tidak mengunci pesawat itu," keluh pilot jet.


Tak terasa pengejaran ini sudah masuk wilayah samudra pasifik, Jiwa Yosep juga masih terus mengejar di belakang pesawat jet. "Saya harus melakukan sesuatu, jurus bajra Isvara!" Yosep mengeluarkan rantai berbilah tombak dan melemparkannya tepat mengenai ekor pesawat jet.


Jiwa Yosep yang sedang memegang erat ujung rantai ikut tertarik cepat. "Aaaaa... " teriak Yosep yang mulai menarik rantai perlahan agar jiwanya semakin dekat dengan ekor pesawat jet. "Sial, gara-gara pesawat ini melaju sangat cepat saya tak bisa mengejarnya," keluh Yosep.


Yosep berhasil mendekati ekor pesawat dan mulai menancapkan rantai di samping kaca kokpit. Jiwa Yosep menembus kaca kokpit dan mengikat kedua tangan pilot jet, dengan rantai bajra isvara yang sudah Yosep ikatkan ke tuas pengendali. Yosep menarik rantai agar tuas pengendali mengarahkan pesawat terjun bebas.


"Kenapa ini? Tanganku tidak bisa digerakan!"


Pilot jet panik dan pesawat jet meluncur sangat cepat menuju lautan samudra pasifik. Pilot jet yang panik menekan tombol kursi pelontar, ia langsung terlontar dari pesawat. Karena Yosep tidak melepaskan pegangan rantainya, ia juga ikut terlontar bersama pilot jet. "Goblok, goblok, goblok, saya lupa melepaskannya malah ikut terlontar," gumam Yosep lalu mendekati kepala pilot jet dengan menyeringai jahat. Yosep menyerap informasi dari isi kepala pilot jet dan mengetahui dalangnya dibalik semua ini adalah Patrick yang berada di jepang.


Yosep lalu mengikatkan rantai pada leher pilot jet untuk membunuhnya. Pilot jet terbunuh dengan lidah menjulur keluar. Pesawat jet pun tercebur ke samudra pasifik. "Lapor jendral, pesawat jet tidak dikenal yang mengejar kita sudah tercebur ke samudra pasifik," lapor Greed.


"Terima kasih, hmm... " balas Raiden yang menghela nafas panjang karena berhasil melewati situasi yang terdesak. Jiwa Yosep juga sudah kembali ke raganya dan mulai membuka mata, tenseigan miliknya di nonaktifkan dan mask cyborg yang menutupi kepalanya ia lepaskan.

__ADS_1


"Tuan! sudah bangun rupanya," ujar Kaizo.


"Tuan, apa sebenarnya tuan lakukan?" imbuh Kokoci.


"Ya tuan, jet itu tiba-tiba terjatuh." imbuh lagi Tarung.


"Ah... Saya bingung menjelaskannya. Intinya saya sudah menemukan dalang dibalik rencana pembunuhan ini," ujar Yosep dengan sorot mata tajam.


"Apa... Siapa tuan? Biar kami yang urus dan akan kami penyekan orang itu hingga menjadi daging giling, lalu kami akan jadikan steak," ujar Laksamana Tarung dengan membulatkan mata lalu matanya menyeringai jahat sambil menjilat kedua bibirnya.


Pesawat Yosep sudah berada di atas perairan selat Makasar dalam kondisi malam hari, tepatnya pukul 19.30 WIB. Sinyal ponselnya kembali aktif, Yosep langsung memberi pesan pada Rany untuk menyiapkan kamar VVIP 01, bahwa ia sedang membawa pasien penting. Yosep juga meminta Kasno agar menjemputnya di bandara Kertajati dengan membawa tim supercar.


Yosep juga menghubungi Anto, untuk memintanya melakukan pengamanan bersama pasukan pancawijaya dan pasukan hanoka di bandara Kertajati, 1.5 jam lagi peswat Yosep akan melandas.


Bagi mereka bertiga yang jarang melihat dunia luar itu adalah hal yang langka. Yosep juga meminta Zahra menyiapkan hidangan spesial untuk Albert dan anak buahnya serta mengirimkannya ke rumah sakit Budi Asih Technology, karena cafe sudah tutup.


Dua hari di tinggal Yosep, cafe sudah mendapatkan omset 82,2 milyar lebih. Banyaknya orderan gudoudama cake yang kian hari terus membludak, membuat karyawan di gedung terus lembur dua malam berturut secara bergantian. Zahra sudah menghubungi pak Budi untuk menyediakan tambahan karyawan, pak Budi sudah berhasil mendapatkan 200 karyawan lagi dan akan dikirim hari selasa.


Satu setengah jam kemudian pesawat jet pribadi yang ditumpangi Yosep sudah datang di bandara Kertajati. Ada 20 mobil yang menjemput rombongan Albert terdiri dari 10 unit mobil supercar dan 10 unit koyota Alphard.


Kasno dan Anto langsung menjemput rombongan Yosep di pintu kedatangan. Yosep muncul bersama Albert dan WD Army, Wirya dan Kinan tidak merasa asing dengan wajah Raiden.

__ADS_1


"Jendral Raiden!" panggil Kinan dan Wirya dengan berteriak secara serentak. Raiden mencari sumber suara yang seperti memanggil dirinya, mata Raiden berkeliling.


"Di sini jendral!" Seru Wirya melambaikan tangan ke atas. Mata Raiden yang sedang berkeliling, mengarahkan pandangannya ke Wirya yang sedang melambaikan tangan. "Wirya! Kinan! Kalian disini sedang apa?" panggil Raiden diakhiri pertanyaan.


"Kami sedang menunggu bos kami datang, itu bos kami!" ujar Kinan sambil menunjuk Yosep yang berjalan paling belakang di barisan rombongan. Ryuna mendorong kursi roda dengan Kokoci dan Tarung di samping kanan-kirinya.


Raiden, Wirya, dan Kinan di kesatuan yang sama satuan angkatan darat sewaktu misi perdamaian PBB di Suriah. Raiden tetap menjadi jendral pasukan yang memimpin Wirya dan Kinan.


Raiden menengokan kepala 180 derajat melihat ke arah orang yang ditunjuk Kinan. "Bukankah itu tuan Yosep?" tegas Raiden.


"Jendral tahu?" tanya Wirya dengan raut muka menelisik.


"Tuan Yosep bersama kami, dia akan menjadi penerus tuan Albert memimpin Ochobot Technology," jawab Raiden. "Kami kemari atas perintah tuan Yosep, untuk mengobati tuan Albert yang sedang sakit."


"Baik, mari jendral!" seru Kinan. Semua rombongan masuk ke mobil, Yosep bersama Kasno. Kaizo pengennya nempel terus sama Yosep, akhirnya tuan Albert dijaga bertiga oleh Raiden, Kokoci dan Tarung di mobil Koyota Alphard. Sedangkan Kaizo berdua bersama Yosep di mobil bugati la voiture. Sedangkan Kasno menyetir mobil Koyota Alphard yang tuan Albert berada di dalamnya.


Rombongan mobil bak arak-arakan pengamanan presiden, membelah jalan Kalijati Subang, di keramaian malam kabupaten Majalengka. Banyak yang mengabadikan momen mobil rombongan ini lalu menguploadnya di media sosial.


"Jadi sultan mah bebas, dijemput saja pakai pengawalan ketat," tulis akun lambe doer di akun raimubook miliknya.


Izin promosi novel saya yang pertama sudah tamat judulnya ksatria langit nusantara season 1. Tersedia 111 chapter monggo di santap.

__ADS_1



__ADS_2