SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 118 Modal Nikah


__ADS_3

"Shinigami serang dia!" titah Yuka sambil menunjuk Kokoci. Shinigami mengayunkan tongkat sabitnya secara vertikal ke arah Kokoci.


"Slash ... brak ...!" Kokoci berguling ke arah kanan, tebasan sabit Shinigami hanya mengenai meja dan terbelah dua. Shinigami terus mengayunkan tongkat sabitnya secara membabi buta, Kokoci terus berguling ke kanan dan kek kiri menghindari tebasan Shinigami.


"Hah ... hah ... hah ... sial gerakannya cepat sekali. Dia tidak mempan di pukul lagi," gumam Kokoci dengan nafas terengah-engah. "Aku harus melumpuhkan wanita kampret itu, jika dia bisa dibereskan, besar kemungkinan setan alas itu akan lenyap."


Kokoci langsung melompat ke arah Yuka dan bergerak sangat cepat, "pukulan penghancur!"


"Boom ...!" paha Yuka terkena pukulan Kokoci dan membuatny terpental menabrak dinding sampai retak, hingga membuat tulang pahanya patah.


"Aaaakh ...!" pekik Yuka sambil memegang paha kirinya, ia terduduk lemas tak bisa berdiri. Yuka mencoba berdiri namun selalu terduduk kembali. "Sialan! Mati kau bedebah, habisi dia!" teriak Yuka dengan raut muka geram.


Shinigami terbang cepat ke arah Kokoci dan menebas secara horizontal Kokoci dari belakang, Kokoci berguling ke depan untuk menghindari tebasan Shinigami.


"Pukulan rocket!"


Kokoci melepaskan tangan robot yang bisa terbang dan mengunci target, tangan robot itu melesat cepat menuju Yuka dan mengenai perut Yuka hingga memuntahkan banyak darah.


"Guhak!" Yuka pingsan dan tak sadarkan diri. Shinigami itu lenyap hilang entah kemana, Kokoci keluar menuju Tarung yang sedang terbang dan menembak bola petir biru ke mansion klan Kojuro.


"Swush ...! Jdaaar ...! boom ...!" Atap mansion klan Kojuro hancur oleh tembakan beruntun bola petir biru yang dilesatkan Tarung.


Raiden hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, "dasar maniak perusak rumah orang!" umpat Raiden dengan bergumam. Raiden kembali melesat dan menebas pasukan klan Kojuro yang tersisa.


"Tebasan beruntun!"

__ADS_1


Raiden seperti menari menggunakan kedua pedang ninjatonya, menebas setiap anggota klan Kojuro.


"Slash ...! Slash ...! Slash ...!" Dalam sekali gerakan tebasan, Raiden berhasil menumbangkan 50 anggota klan Kojuro.


"Aaaakh ...!" pekik 50 anggota klan Kojuro yang tangannya putus. Raiden mengibaskan kedua pedang ninjatonya untuk membersihkan dari noda darah lalu menyarungkannya kembali.


"Permainan yang sangat membosankan," ujar Raiden. "Ayo kita pulang! Semuanya sudah kita hancurkan dan tak tersisa!"


Mereka bertiga kembali masuk ke pesawat M-jet yang masih terbang melayang di atas kediaman klan Kojuro, mereka masuk ke dalam dengan menekan tombol di jam tangan mereka lalu mereka berteleportasi ke pesawat M-jet.


"Tak kusangka tuan Yosep masih memberikan mereka belas kasihan, coba saja kalau itu perintah tuan Albert mereka semua pasti dihapuskan," ujar Raiden sambil mengemudikan pesawat M-jet menuju Tramatron yang mengudara di atas wilayah perairan Jepang.


"Ya benar," balas singkat Kokoci.


"Ya meskipun tuan Albert sudah seperti ayah kita sendiri, tapi ketika memberikan tugas menghabisi tuan Albert sorot matanya sangat tajam, seperti pembunuh berdarah dingin. Lain dengan tuan Yosep banyak orang menyukainya dan selalu memberikan kehangatan, sampai Ryuna saja jatuh cinta padanya," ujar Raiden.


"Nasib kita sama semua, kita tidak tahu orang tua masing-masing. Nasib Ryuna sedari kecil selalu beruntung dan sekarang Ryuna menemukan keluarganya," imbuh Kokoci.


"Ya kamu benar Kokoci. Kita tidak pernah tahu keluarga kita masing-masing, siapa ayah kita? Siapa ibu kita? Atau bahkan mungkin kita punya adik atau kakak, kita pun tidak tahu," imbuh Tarung.


Pesawat sampai di pesawat induk Tramatron, Albert sudah menunggu mereka di hanggar pesawat. "Kerja bagus jendral, Laksamana, dan komandan!" puji Albert. "Menumbangkan Klan Kojuro sama saja membuat patah kedua kaki Abu Jagal. Klan Kojuro juga merupakan anjing-anjing Abu Jagal, ini semua takdir tiba-tiba mereka berbuat onar dengan bro Yosep."


"Terima kasih tuan!" ujar serentak mereka bertiga lalu menunduk hormat.


Sementara di kediaman Klan Himura, Yosep sedang duduk bersantai dan melakukan trading saham di halaman mansion. Dalam satu jam ia sudah mendapatkan uang 10 milyar rupiah, karena ia memasang modal masing-masing saham 10 juta dan terus mendapatkan untung besar, pada setiap transaksi per 5 menit.

__ADS_1


"Hahahaha ... keberuntunganku memang sangat luar biasa. Dengan uang 10 milyar bisa buat modal menikahi keempat calon istriku, hahahaha ...," ujar Yosep sambil tertawa senang.


Kenshin sedari tadi berdiri di belakang Yosep dan menepuk jidatnya, "punya calon menantu kelakuannya stres begini," batin Kenshin.


"Menantu sedang apa?" tanya Kenshin dengan raut muka pura-pura.


"Eeeeh ...!" teriak Yosep yang jatuh dari kursinya. "Hehehe ... maaf ayah mertua maaf. Saya sedang trading saham dengan apliksi miracle. Lumayan dapat cuan 10 milyar rupiah," imbuh Yosep sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Buat apa trading saham, bukannya menantu sudah banyak mengakuisisi banyak perusahaan?" tanya Kenshin.


"Ya iseng saja ayah mertua, saya lagi bosan saja. Ayah mertua tahu dari mana kalau saya mengakuisisi banyak perusahaan di Indonesia?" jawab Yosep lalu bertanya balik.


"Dari tuan Albert yang banyak bercerita pada ayah. Kamu masih muda tapi luar biasa, sudah bisa menjadi investor yang sukses. Produk yang kamu jual juga sangat laku di pasaran, dan rumah sakit yang kamu kelola juga sangat sempurna. Bisakah menantu membantu mengajari Sasaki untuk meningkatkan performa Xerox Corporate?" tanya Yosep.


"Tenang saja ayah mertua, saya berjanji akan membantu kakak Sasaki. Kita ini keluarga jadi jangan sungkan, esok hari kita akan menggulingkan Abu Jagal dari Zero Enterprise dan mengambil alih kendalinya serta mengganti semua staff Zero Enterprise dengan staff dari Xerox Corporate," ujar Yosep.


"Terim kasih menantu. Ayah harus berterima kasih banyak padamu, berkat dirimu dan bantuan tuan Albert Xerox Corporate selamat," puji Kenshin.


"Sama-sama Ayah mertua, jangan sungkan kita ini akan menjadi bagian keluarga," balas Yosep. "Kalau ayah butuh pupuk super, saya juga punya dijamin pertumbuhan dan hasil panennya luar biasa."


"oh ya, sungguh? Ayah lagi mengembangkan usaha di cabang pertanian. Mulai dari padi, sayuran dan buah-buahan untuk di suplai ke supermarket dan beberapa pasar sayur serta buah. Tapi terkendala dengan masa panen yang cukup lama," ujar Kenshin dengan raut muka yang murung.


"Itu semua bisa di atasi ayah mertua. Kami akan memberikan ekspor dari indonesia, ayah mertua membutuhkan berapa ton? Nanti kami akan mengirimkan tim presentasi untuk menjelaskan pada ayah mertua dari Indonesia dan mengundangnya kemari," tanya Yosep.


"Tidak usah ayah percaya. Mungkin 1000 ton nanti bisa di kirim lewat udara saja. Ayah nanti akan mengurus surat izin impornya," jawab Kenshin.

__ADS_1


__ADS_2