
"Slash ...! Slash ...! Slash ...! Boom ...!" 3 drone terbelah dua dan meledak lalu hancur luluh lantak.
"Aaaaargh ...! Sial kalian aku pasti akan membunuh kalian semua!" ancam Abu Jagal dengan berteriak. Kini hanya menyisakan cypher berelemen petir dan ledak.
Untung saja sebelum terkena misil, Tarung mengaktifkan mode kuraling (Kura-kura trenggiling) dan bisa melindungi Sasaki dari balik tempurung kuraling miliknya.
Kokoci yang sudah memakai cyborg armoe suit menerjang dengan menyeruduk cypher 9X berelemen ledak dan membuatnya terpental.
"Bang ...!" cypher 9X tidak apa-apa lalu kembali terbang dan menembakan 10 misil ke arah Kokoci, dengan lincah berguling Kokoci menghindari 10 misil itu.
"Boom ...! Boom ...! Boom ...!" tak ada satupun misil yang berhasil mengenai Kokoci. Abu Jagal yang mengendalikan drone cypher 9X dengan pikirannya semakin kesal. Ia menggerakan cypher 9X berelemen petir ke arah Kokoci dan menembakan petir.
"Zrrt ...! Duar ...!" petir berhasil mengenai Kokoci. Sasaki yang tak jauh dari Kokoci terpental dan memuntahkan darah, setengah tubuhnya terbakar gosong lalu ia pingsan.
"Sasaki!" teriak Kenshin dengan raut muka panik. Raiden segera menghubungi Yosep yang sedang berjibaku melawan 100 super soldier di lantai 2, Yosep berhasil menumbang 75 super soldier dengan mengerahkan semua jurus dari kitab ajian nawadewanata.
"Ya bro ada apa? Hah ... hah ... hah ...," tanya Yosep dengan terengah-engah.
"Sasaki terluka, sekarang dalam keadaan kritis, aku sedang membawanya kekuar gedung," jawab Raiden lalu mematikan sambungan handsfree.
"Saya harus bergegas cepat!" ujar Yosep yang mulai kembali bergerak melumpuhkan super soldier yang tersisa.
"Pedang amarah dewa!"
Yosep memusatkan energi hawa murni pada telapak tangannya, lalu membentuk sebuah pedang energi berwarna merah kehitaman. Pedang energi itu bisa memenjang dan memendek sesuai kehendak Yosep.
"Slash ...!" 15 super soldier terbelah dua dan langsung tewas seketika. Tanpa belas kasihan Yosep kembali memanjangkan pedang amarah dewa miliknya dan menebas 10 super soldier secara brutal.
__ADS_1
"Slash ...!" 10 super soldier ditebas oleh Yosep dan terbelah menjadi tiga. Yosep langsung menerjang kaca pembatas gedung lantai dua untuk terjun dari sana menuju Sasaki yang sudah berada di halaman depan gedung Zero Enterprise.
"Crang ...!" Yosep menggunakan jurus moksala rudra, ia seperti memijak udara disekitarnya dan turun perlahan tepat di dekat Sasaki yang digendong Raiden. Kenshin menangis ditemani Yamada yang ikut bersedih juga melihat Sasaki setengah tubuhnya terbakar.
"Bagaimana kondisi kak Sasaki?" tanya Yosep lalu segera menelankan 1 butir pil kintamani dan 1 butir pil tirta sari dari kantong plastik ajaibnya.
"Kritis tuan, mohon tuan sembuhkan tuan Sasaki!" pinta Raiden dengn raut muka murung dari balik topengnya.
Yosep segera menontok beberapa bagian tubuh Sasaki, luka bakarnya langsung sembuh dan tambah tampan, kulitnya putih berkilau seperti batu giok. "Kalian semua pergilah yang jauh atau kembali ke pesawat, biar Abu Jagal menjadi urusanku!" titah Yosep.
Kokoci juga terluka parah di papah Tarung, kulitnya yang putih bersih menjadi hitam legam dan darah dari mulutnya banyak yang menetes. Cypher 9X petir dan ledak mengejar Tarung yang sedang memapah Kokoci.
Yosep segera melesat cepat menendang kedua cypher itu dengan keras lalu membuatnya terpental ke arah dinding dekat meja resepsionis yang terkena cairan korosi.
"Bang ...! Brak ...!" Abu Jagal emosinya tak bisa dikontrol, matanya semakin memerah ia hilang kendali dan dikendalikan oleh sistem artificial inteligence (A.I.) drone cypher 9X.
"Bang ...!" keduanya terpental, Abu Jagal menabrak dinding dan terus menerobos 4 lapisan dinding. Yosep hanya terpental keluar gedung menabrak kaca lalu menumpukan kakinya ke tanah agar menghentikan tubuhnya yang terus melaju tanpa henti.
Yosep menghilang dari pandangan dan muncul di samping Tarung. Yosep memeriksa Kokoci lalu memberikan pil yang sama dengan Sasaki namun pil kintamaninya dua butir dan mulai beberapa bagian titik tubuh Kokoci. Dalam 5 menit Kokoci langsung sembub sedia kala tapi masih pingsan.
"Cepat pergi dari sini!" titah Yosep.
Tarung membawa Kokoci ke dalam pesawat dengan berteleportasi. Yamada melemparkan tongkat dewa kera pada Yosep lalu menghilang dari pandangan bersama Raiden, Sasaki dan Kenshin menuju pesawat M-jet.
Abu Jagal bangun dari reruntuhan dinding, ia tertimbun dinding yang hancur yang terkena badannya sendiri. Abu Jagal menggerakan cypher 9x berelemen ledak untuk menyerang Yosep.
"Shua ...! Swush ...!" cypher 9X menembakan misil secara beruntun ke arah Yosep. Dengan mudahnya Yosep menepis semua misil itu dengan tongkat dewa kera dan terjatuh di luar halaman gedung.
__ADS_1
"Jdaar ...! Jdaar ...! Jdaar ...!" misil meledak di halaman gedung dan membuat kawah serta retakam di permukaan tanah, taman di depan gedung pun hancur lulu lantak dan terbakar.
"Amarah dewa kera!"
Yosep melesat cepat dan mengayunkan tongkatnya secara vertikal dari atas ke bawah untuk menghantam cypher 9X elemen ledak.
"Bang ...! Boom ...!" cypher 9X hancur berkeping-keping lantai gedung hancur dan ada kawah sedalam 1 meter, pada bekas pukulan tongkat dewa kera yang di ayunkan Yosep.
"Tinggal satu drone lagi," gumam Yosep dengan mata berkeliling mencari cypher 9X petir, ternyata ia sudah berada di belakang Yosep dan menembakan bola petir.
"Zrrt ...! Swush ...!" Yosep melakukan gaya kayang, bola petir itu lewat tepat di atas perut tapi tak mengenainya dan menghantam dinding bagian utara gedung.
"Boom ...!" bola petir berdiameter 1 meter meledak dan membuat lubang dinding sebesar 5 meter.
"Gluk! Yosep menelan salivanya dengan raut wajah pucat pasi melihat lubang di dinding yang begitu besar. "Fyuh ...! Hampir saja!" ujar Yosep sambil menyeka keringat di dahinya.
Dengan cekatan dan sekuat tenaga, Yosep melempar tongkat dewa kera ke arah cypher 9X petir, dan membuatnya terdorong ke arah dinding bagian selatan lalu meledak.
"Boom ...!" cypher 9X petir hancur berkeping-keping. Abu Jagal segera menghilang dari pandangan dan muncul di belakang Yosep melakukan tendangan memutar dalam keadaan melayang.
Yosep terkena bagian punggung dan terpental jauh, meskipun Yosep sudah menggunakan jurus cakram Visnu, tendangan Abu Jagal begitu keras hingga membuat Yosep luka dalam.
"Boom ...! Guhak!" Yosep menabrak dinding bagian barat gedung dan memuntahkan darah. "Dia lawan yang sangat kuat," ujar Yosep sambil menyeka darah di mulutnya kemudian menelan pil kintamani untuk mengobati luka dalamnya.
"Jurus bajra isvara!"
Yosep mengeluarkan 10 rantai dari kedua telapak tangannya. Rantai berbilah tombak itu langsung melesat dan menghujam seluruh bagian tubuh Abu Jagal. Tubuh Yosep yang terluka, langsung sembuh sedia kala.
__ADS_1