
"Jurus melipat langit!" tubuh Yosep berkedip dan muncul di samudra atlantik utara dengan melayang di atas udara, banyak pesawat jet dan kapal perang dari 7 negara berkumpul siap menjadikan Inggris medan pertempuran. "Aku tidak boleh membiarkan Inggris menjadi medan pertempuran.
Swush!
Yosep terbang mengejar pesawat jet, "pukulan gada brahma!" dan memukul 10 sayap kanan pesawat dengan kecepatan tinggi.
Bang!
Bang!
Boom!
Sepuluh pilot menekan tombol pelontar kursi, agar tidak tewas ketika pesawat jatuh. Masih tersisa 90 pesawat jet, 20 pesawat jet mengejar Yosep dan mulai membidik. "Pergi saja ke neraka!" Pilot SU-35 menekan tombol untuk menembakan rudal.
Swush!
Boom!
Rudal itu mengenai Yosep dan meledak tapi tubuh Yosep tidak luka sedikit pun. Yosep melesat cepat dengan menendang 20 pesawat jet di sayap kanan, sayap kiri, dan juga bagian ekor.
Bang!
Boom!
Dua puluh pilot pesawat jet menekan tombol pelontar kursi, parasut muncul dari atas kursi. Yosep tidak membunuh mereka hanya ingin merusak pesawat jet dan kapal perang milik 7 negara aliansi USF. "Lebih baik kalian pergi! Atau aku hancurkan semua pesawat tempur dan kapal perang kalian!" Yosep berteriak, suaranya menggema dan sangat keras terdengar oleh semua pilot dan nahkoda.
"Jangan dengarkan orang sinting itu, bantai!" teriak Jendral Swimmy Komandan utama pasukan Aliansi USF.
Moncong meriam di arahkan ke Yosep dan rudal dibidik ke arah Yosep. "Menyebalkan! Mereka tetap keras kepala!" 20 rudal ditembakan dan mengikuti kemanapun Yosep pergi. Yosep terbang menurun ke arah kapal perang, satu kapal terkena rudal dan menyusul 20 kapal perang lainnya juga ikut terkena akibat Yosep menipu rudal. Begitu rudal mendekati Yosep, tubuhnya ia dekatkan ke kapal perang dan berkedip, rudal itu mengenai kapal perang.
Boom!
Boom!
__ADS_1
"Dasar bodoh kalian belum kapok juga, aku bilang pergi!" Yosep memukul meriam kapal perang dan membuatnya bengkok. "Rasakan! Rasakan! Mampus!"
Boom!
Boom!
Yosep mengamuk memukuli pesawat jet, mulai dari sayap kiri, sayap kanan, ekor pesawat, dan juga bagian depan pesawat. 90 puluh pesawat jet berjatuhan ke laut, Semya pilot menekan tombol pelontar kursi, untuk menyelamatkan diri.
"Jurus mahadewa nagapasa!"
Yosep melepaskan ratusan panah angin ke arah moncong meriam setiap kapal perang dan membuatnya hancur.
Shua!
Boom!
"Mundur, semua pasukan mundur!" titah Jendral Swimmy dengan raut muka panik.
Ratusan kapal perang mundur dari samudra atlantk utara. Pasukan aliansi USF mundur dengan tangan hampa, dan kehilangan Inggris yang menjadi sekutu.
"Jurus melipat langit!"
"Syukurlah, terima kasih tuan Yosep. Tapi bagaimana jika mereka Kembali?" PM Kone Di Blangbir menggigit bibir bawahnya. "Kami takut jika mereka menyerang negara kami secara tiba-tiba."
"Tenang saja aku sudah menyiagakan pasukan keamanan antar benua. Pasukan ini sudah menjaga perbatasan 24 jam, dan juga ribuan cypher drone tipe 2-8," jawab Yosep menenangkan PM Kone Di Blangbir. "Saya akan kirimkan 1 juta liter XNP dan 20.000 baterai thorium XNP, untuk menunjang sumber daya bahan bakar di Inggris."
"Terima kasih tuan Yosep," ucap PM Kone Di Blangbir menunduk hormat, Ratu Earl Newston juga sudah menyetujui keputusan PM Kone Di Blangbir memihak pada Ochobot City.
1000 pesawat hercules turun di bandara London International airport, secara bergantian menurunkan 1 juta liter XNP dan baterai thorium XNP.
Yosep mengedarkan pandangan menggunakan reinka aksa, untuk melihat pesawat jet pribadi milik Ochobot Technology. "Jurus melipat langit!" tubuh Yosep berkedip dan muncul di dalam pesawat jet pribadi OT. "Hai sayang! Kejutan!"
Tim ZZRR berdiri mengernyitkan dahi, "mas kamu tidak apa-apa?" Rany memeluk Yosep dan cairan kental bening mengalir di kelopak matanya. "Kata Chris kamu tertembak mas, hiks, hiks, hiks."
__ADS_1
"Tidak apa-apa, ini mas sehat lihat!" Yosep memperlihatkan bahu kirinya dan berpose ala binaragawan. "Kuat kan?"
"Ya mas, mari duduk mas!" Ryuna menarik lengan Yosep untuk duduk di sampingnya.
"Bagaimana aku harus membicarakan pada mereka berempat. Kalau semua tabunganku dibekukan oleh Barjo sialan itu," batin Yosep.
[Telolet]
[Misi : Hasilkan 1 milyar
Progres : 0/1.000.000.000
Hukuman : Kehilangan semua aset milik majikan
Batas waktu : 30 hari]
[Hukuman, kembali mengumpat sistem, dilarang meminta atau meminjam uang pada mertua, teman atau sahabat untuk modal usaha. Rumah kedua majikan disegel]
[Selama masa dibekukan majikan tidak mendapat uang dari berkedip]
[Selamat menjalani hidup susah, hahahaha]
Yosep terdiam dengan seringai kesal namun tak berani mengumpat Barjo si sistem gila, bisa-bisa Yosep dapat hukuman lagi.
"Maaf mas harus memberi kabar buruk pada kalian semua sayang, semua aset dan tabungan mas dibekukan selama 6 bulan. Kita akan menjalani hidup susah otomatis tabungan milik kalian juga dibekukan, tapi mas mohon jangan minta uang pada ayah dan bunda ataupun mimi ya! Hah!" ungkap Yosep dengan nafas panjang. "Jika kalian tidak bisa hidup susah dengan mas, saya persilahkan untuk mengajukan akta cerai. Rumah kita sementara disita dan mas akan cari kontrakan!"
"Mas bicara apa? Susah senang kita jalani bersama mas." Rany memeluk Yosep dan pasrah harus menerima hidup seperti ini, Rany juga sangat mencintai Yoseo tulus apa adanya dari dulu bukan ada apanya.
"Mas mohon maaf, Ryuna ini makannya banyak. Untuk sementara Una pulang saja ya mas ke Jepang, agar tidak membebani hidup mas. Nanti Una akan beralasan sama ayah kalau Una sedang liburan dan mas mengizinkan Una tinggal di Jepang, bagaimana mas?" usul Ryuna.
"Baiklah, mas juga tidak memaksa untuk Ryuna tinggal bersama mas. Jika memang ingin bercerai mas persilahkan." Yosep mencium keningr Ryuna dengan penuh rasa cinta.
Cairan bening mengalir dari sudut kelopak mata Ryuna, ia sebenarnya tidak tega meninggalkan Yosep. Tapi keadaan yang memaksanya untuk meninggalkannya, jika Yosep membuat keputusan tidak bisa ditolak apalagi menyangkut harga dirinya.
__ADS_1
Salah satunya adalah pantang meminta bantuan dari mertua, sahabat atau kolega bisnisnya. "Mas Ziva juga pulang ke rumah papah. Tenang saja Ziva gak akan ngomong apa-apa sama papah, Ziva gak mau bebanin hidup mas Yosep. Maafin Ziva mas, sebenarnya Ziva gak mau lakuin ini. Tapi Ziva bingung harus bagaimana?" Ziva juga memeluk Yosep dalam keadaan bimbang.
Pesawat tiba di Jepang, dan melandas disana untuk menghantarkan Ryuna. Mata Ryuna tak berani menatap Yosep, air matanya mengalir dan turun dari pesawat.