SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 196


__ADS_3

Di ruangan rahasia Shing Tu Ku, "Rupanya ada tikus masuk ke sarang umpan. Aku pastikan kau tidak akan bisa keluar, tikus putih!" Shing Tu Ku mengawasi Ryuna dari CCTV khusus dari bunker rahasia di bawah Istana kepresidenan Singapura. Shing Tu Ku menekan tombol untuk mengunci Ryuna yang masuk dalam jebakan ruang rahasia penyimpanan cetak biru dan demonic blaze armor palsu.


Klik!


Klak!


Semua pintu museum terkunci termasuk pintu ruangan rahasia, Ryuna tidak menyadarinya malah terus masuk lebih dalam menyusuri turunan tangga, untuk mengambil demonic blaze armor palsu yang digunakan Shing Tu Ku, untuk memancing Yosep sebenarnya.


Ryuna sampai di depan pintu dengan pintu yang mempunyai kata sandi nomor. Ryuna kembali menyemprotkan cairan pada nomor yang tertera untuk memasukan sandi pin pintu. Ryuna sudah menemukan kombinasi sandi pin pintu, lalu menekan angka-angka sesuai urutan pin sandi yang ditemukan oleh Ryuna.


Klik!


Krieet!


"Yes berhasil!" raut wajah Ryuna sumringah.


Di dalam ruangan rahasia, terdapat armor berwarna merah dengan garis hitam, ekor panjang di belakang armor dan kedua sayap menjulang lebar seperti gundam epyon di seri gundam Zero. "Ah itu benar armornya!" Ryuna melangkahkan kakinya ke dalam ruangan, baru tiga langkah pintunya sudah terkunci dan melepaskan asap yang bisa membuat tertidur.


Pssh!


Asap mengepul keluar dari celah lubang dan menutupi ruangan rahasia, "Sial! Ini ...." Ryuna sudah tertidur sebelum menyelesaikan kata-katanya, tubuhnya tergeletak di lantai ruangan rahasia.


"Hahahaha, dasar tikus putih bodoh. Jika kalian bisa menangkap George, aku juga bisa menangkap orang yang sangat penting untukmu, pemimpin besar Ochobot Technology." Shing Tu Ku menyeringai licik menatap layar monitor CCTV di bunker rahasia.


"Stanley! Cepat bawa wanita itu kemari, aku akan menukarnya dengan senjata Xerga. Jika Indonesia ingin berperang denganku tak masalah, setelah senjata Xerga di tanganku, aku pastikan negara Indonesia tak akan ada lagi di peta!" titah shing Tu Ku.


"Siap! Tuan Perdana Menteri!" Stanley menunduk hormat.


***


Sudah dua jam Yosep menunggu Ryuna di dalam mobil, "Sayang kamu kemana, lama sekali?" Yosep mencoba menelepon Ryuna tapi nomornya tidak aktif, raut wajahnya sangat gelisah, berulang kali mengganti posisi duduk di atas jok mobilnya. "Saya merasakan firasat buruk, tenseigan!"


Yosep mengedarkan persepsi pandangan mencari keberadaan Ryuna di museum nasional Singapura namun Ryuna sudah tak berada disana. "Sepertinya Ryuna dijebak, benar- benar sial!" Yosep memukul setir mobil lalu melajukan mobilnya ke arah pelabuhan.


___


___


___

__ADS_1


Yosep memarkirkan mobilnya jauh dari pintu masuk pelabuhan, matanya fokus ke depan, persepsi pandangan Yosep melihat Ryuna berada di dalam salah satu warehouse pelabuhan. "Aku pasti akan mencincangmu Shing Tu Ku!"


Di dalam warehouse pelabuhan.


Byur!


Ryuna disiram oleh salah satu bodyguard bernama Astral, matanya perlahan terbuka dan lehernya di tarik ke depan wajah Astral, "Bangun cantik! Kalau bos tidak menginginkamu, aku rela menjadi selimut penghangatmu."


"Cuih najis! Lebih baik aku mati daripada harus menemanimu!" Ryuna meludahi wajah astral dan membuatnya geram.


Plak!


Plak!


Astral menampar Ryuna bolak-balik, "Dasar wanita bedebah! Berani kau meludahiku, hah!" Astral menarik rambut panjang Ryuna yang lurus berwarna merah kehitaman dan menjilatinya. "Sayang sekali wanita secantik dirimu, harus aku siksa!"


Buk!


Astral memukul perur Ryuna, hingga memuntahkan air dari dalam perutnya. "Guhak! Suamiku pasti akan menuntut balas pada kalian!" Ryuna menatap nanar Astral dan kesembilan anak buahnya.


Plak!


Buak!


Ryuna di pukuli hingga babak belur dalam keadaan tangan dan kaki terikat. Di luar warehouse, Yosep sudah di hadang 100 tentara Singapura bersenjatakan senapan M4A1.


"Siapa kamu? Pergi dari sini, kamu tidak diizinkan masuk ke tempat ini," bentak salah satu tentara Singapura.


"Kalau tidak mau, kalian mau apa?" tantang Yosep sambil mengangkat dagunya, tatapan matanya sinis.


"Kami tak segan membunuhmu, cepat pergi!" sungut tentara Singapura yang lain.


"Kalau saya tidak mau pergi, terus masalah buat kalian?" Yosep menyeringai licik lalu hilang dari pandangan, satu tentara kepalanya langsung putus.


Tentara yang lain panik dan menembaki Yosep, gerakan Yosep sangat lincah menghindari setiap peluru yang datang dengan mudahnya.


Bang!


Jleb!

__ADS_1


Yosep memukuli para tentara dengan jurus gada brahma, membuat perut para tentara yang dipukuli Yosep berlubang besar layaknya hantu sundel bolong. Sudah tidak ada kata ampun bagi penculik istrinya, para tentara di habisinya satu persatu.


Dor!


Dor!


Dari jarak jauh Yosep menembakan panah angin mahadewa nagapasa, para tentara yang terkena panah angin, tepat di dahinya berlubang tanpa bersuara mereka langsung tergeletak di permukaan tanah.


10 menit Yosep melawan mereka 70 tentara meregang nyawa, tentara tersisa terus menembaki Yosep dan melemparinya dengan granat.


Boom!


Dari balik kepulan asap, tubuh Yosep yang masih utuh keluar dan tertawa, "Hahaha! Jurus melipat bumi!" Yosep menargetkan 30 kepala tentara yang berada dalam lokasi terpisah, muncul pusaran di dekat kepala mereka masing-masing dan menghisap kepala para tentara.


Slurp!


30 tentara tewas tanpa kepala. Yosep berlari ke arah pintu warehouse dengan penuh amarah ia menendang pintu dengan sekuat tenaga.


Bang!


"Lepaskan istriku!" Yosep berteriak keras, tangannya menunjuk ke arah Ryuba dan menatap lekat setiap wajah bodyguard dari satuan khusus yang menculik Ryuna.


Prok!


Prok!


Prok!


Stanley bertepuk tangan dan menyeringai jahat, "Sungguh hebat! Sungguh hebat! Pantas saja para petinggi menjulukimu dewa kematian. Mampu membunuh 2 petinggi kami Abu Jagal dan Pablo Esteler. Tapi kali ini kuburanmu di sini bersama istrimu."


Dor!


Yosep sudah menghilang dan mencekik Stanley, Astral dari belakang menarik pelatuknya. Yosep menjadikan Stanley sebagai tameng, bahu kanannya tertembak oleh peluru yang di tembakan Astral. "Lakukan sesuka hati kalian dan berbicaralah sesuka hati kalian tapi jika saya datang maka tak ada lagi perbuatan yang bisa kalian lakukan dan kata-kata yang bisa kalian ucapkan setelah ini!"


Krak!


Yosep memutuskan tulang leher Stanley, membuatnya tewas dan melempar mayatnya ke arah Astral. Yosep segera melepaskan ikatan Ryuna dan mengangkat tubuhnya ala bridal style, lalu menaruhnya di tempat yang aman, Yosep menelankan 2 butir pil kintamani pada Ryuna.


"Jurus jari api!"

__ADS_1


Yosep mengalirkan hawa murni pada kesepuluh jarinya. Tersisa 8 orang dari satuan khusus, mereka menembaki Yosep membabi buta. Yosep menangkap setiap peluru yang datang ke tubuhnya lalu meremasnya menjadi debu, jari jemari Yosep berwarna merah membara bak kobaran api yang membakar apapun tak tersisa.


__ADS_2