SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 281


__ADS_3

Ratusan pasukan komandan CR7 tersedot keluar dan terjatuh ke permukaan laut, Yosep segera bergegas terbang melesat cepat ke arah Tramatron. Yosep menembakan pukulab ajian tapak saketi untuk memperbesar lubang.


Swush!


Boom!


Grr!


Tramatron bergetar hebat dan sempat oleng, "Sial! Rupanya kau bedebah, matilah kau!" teriak komandan CR7, menembakan rudal dari Tramatron ke arah Yosep.


Shua!


Shua!


Boom!


Radiasi ledakan rudal membuat tubuh Yosep membesar tiga kali lipat. "Hahaha, rasakan ini! Haaa!" Yosep melepaskan pukulan ajian bayu bajra ke arah pelontar rudal yang keluar dari bagain bawah Tramatron.


Swush!


Boom!


Bagian bawah Tramatron berlubang besar, 300 pasukan Komandan CR7 tewas seketika terkena ledakan pukulan yang dilepaskan oleh Yosep. "Mampus kau!" teriak Yosep.


200 pasukan Komandan CR7 telah menggunakan jam tangan strike noir armor, mereka keluar dari tempat peluncuran pesawat.


Shua!


Shua!


"Habisi dia!" titah Komandan CR7 dengan berteriak melalui sambungan Radio. 100 pasukan Komandan CR7 yang sudah memakai strike noir armor, melesat ke arah Yosep dengan membawa pedang saber, 100 lainnya menembaki Yosep dengan senapan laser.


Yosep melepaskan pukulan jarak jauh bertubi-tubi, satu persatu tentara strike noir gundam hancur dan meledak terkena energi pukulan ajian tapak saketi dan ajian bayu bajra.


Swush!


Swush!


Jdaar!


Sepuluh pilot Jet Andromeda yang selamat, segera menekan jam tangan aile striker armor dan terbang ke arah Yosep untuk membantunya.


Swush!


Swush!

__ADS_1


"Ayo kita bantu tuan muda!" teriak Filippo terbang dengan menghunuskan pedang saber, sembilan pasukan elit lainnya juga labgsung menerjang dan menebas dengan brutal pasukan strike noir armor. "Mati kalian, karena berani mengkhianati kami, bantai!"


Slash!


Slash!


Boom!


Perang di udara pun pecah, sementara di dalam Tramatron Kapten Moka dan Ryujin berusaha menyelamatkan kru dan pasukan elit yang masih selamat serta tersandera di satu tempat.


Kapten Moka dan Ryujin menyelinap perlahan ke dalam bagian dalam ruangan kokpit, di bawahnya ada lift yang menuju ruangan dimana pasukan elit dan kru disandera.


Jleb!


Slash!


Kapten Moka dan Ryujin berjalan perlahan lalu menusuk serta menebas leher tentara aliansi USF yangs sedang berjaga di depan pintu ruangan pertemuan yang digunakan sebagai tempat penyanderaan.


Satu persatu tentara aliansi USF dibawah kepemimpinan Komandan CR7, berhasil dibunuh. Kapten Moka menganggukan kepala pada Ryujin memberi isyarat bahwa semua tentara sudah ia bantai sampai habis. Ryujin memasukan nomor sandi darurat pada mesin scanner di samping pintu ruangan pertemuan.


Pssh!


Pintu terbuka, tak ada satu pun tentara yang berada di dalam ruangan, 100 orang yang disandera semuanya duduk dengan tangan diikat dan kepala ditutup kain hitam. Ryujin matanya berkeliling dan menghampiri satu persatu pasukan elit untuk melepaskan ikatan dan penutup kepala mereka, sedangkan kapten Moka mengawasi di luar pintu ruangan. "Tenang saya Ryujin, aku akan menyelamatkan kalian," tegas Ryujin. "Kalian bantu teman-teman lain untuk melepaskan ikatannya!"


Seratus pasukan elit sudah dibebaskan, di luar ruangan terdengar suara tembakan bertubi-tubi, Kapten Moka sedang berjibaku melawan puluhan tentara aliansi USF.


"Cepat keluar kita bantai semua musuh-musuh dan tentara yang berkhianat!" seru Ryujin. "Tenang, mereka tidak tahu jika diruangan ini ada tempat rahasia menyimpan senjata."


"Tidak perlu bro, kita masih punya ini!" Rudy menunjuk jam tangan di tangan kirinya. "Aile strike armor!"


Seratus pasukan elit berubah memakai aile strike armor. Tentara aliansi USF yang masih berada di dalam Tramatron menembaki pasukan elit dengan senapan AK-47, tapi ratusan peluru tak mampu menembus aile strike armor, Kyrios armor dan Seravee armor.


Klang!


Klang!


Klang!


Semua pasukan elit yang sudah memakai armor menyebar ke seluruh bagian dalam Tramatron untuk membantai tentara aliansi USF dengan brutal dan beringas.


Slash!


Slash!


Jdaar!

__ADS_1


Bagian dalam Tramatron terbakar hebat, di seluruh bagian belakang dekat mesin, api berkobar-kobar membakar mesin Tramatron. "Komandan, semua sandera lepas dan mereka sedang mengamuk, mesin Tramatron dan mesin cadangan juga meledak. Kita harus keluar, komandan!" Kapten **** berlari keluar kokpit meninggalkan Komandan CR7 yang masih berada di dalam kokpit Tramatron.


Ryujin dan Kapten bersama seratus pasukan elit keluar dari Tramatron yang mulai meledak, mereka menuju kapal perang yang masih bersiaga dan terus menembaki Yosep dengan meriam. Yosep sudah berhasil membantai 200 strike noir armor dengan ajian bayu bajra dan ajian tapak saketi.


Swush!


Boom!


"Saya hancurkan kau komandan penipu! Rasakan ini, ajian serat gulung jagat! Haaa!" Yosep mengumpulkan energi hawa murni di kedua kepalan tangannya, energi itu berubah menjadi bola berwarna emas dialiri petir hitam, semakin lama semakin besar diameternya, mulai dari 1 meter membesar sampai 100 meter. Yosep melempar bola energi itu ke arah Tramatron dengan sekuat tenaga, semua energi hawa murni dalam wadah jiwa Yosep, ia habiskan.


"Minggir semuanya, saya akan hancurkan Tramatron, haaaa!" pasukan elit yang sedang menyerang Tramatron menyingkir, bola energi dilepaskan dan menabrak Tramatron.


Swush!


Booom!


Tramatron meledak lalu terjatuh ke laut Mediterania dengan api yang berkobar-kobar, Komandan CR7 juga tewas bersama Tramatron yang meledak dan tenggelam ke laut Mediterania.


Yosep kehabisan energi, tubuhnya melayang lalu meluncur cepat ke laut Mediterania, semua pasukan elit sibuk menyerang kapal perang yang mendapat bantuan dari jerman. Total kapal perang dan jet tempur semakin bertambah, perang masih terus berlanjut di wilayah udara Italia.


Slash!


Jdar!


Kapten Moka dan Ryujin melepaskan parasutnya, mereka berdua berada di hutan yang bersebelahan dengan pantai Sorento. "Menyebalkan, perang ini terus berlanjut tanpa henti, kita sudah kehilangan 90% kekuatan tempur kita. Komandan Lontong juga sudah tewas, dan nasib tuan muda juga tidak tahu kemana." Kapten Moka menggertakan gigi dan memukul permukaan tanah.


"Kapten jangan menyerah, pasti ada harapan. Kita hubungi markas di Turki untuk meminta bantuan, bagimana?" usul Ryujin.


"Idemu sangat bagus, kurasa Laksamana Tarung pasti ada di sana!" Kapten Moka tersenyum lebar.


Boom!


Lima puluh aile strike armor terkena rudal kendali dan tewas hanya menyisakam 60 unit yang harus melawan 200 unit kapal perang, 10 unit kapal induk dan 100 unit jet tempur Sukhoi-35.


Byur!


Yosep sudah tak bisa menggerakan badannya, dan masuk lebih dalam ke laut Mediterania, Yosep hanya bisa memejamkan mata, karena tak ada satu pun cara lagi yang ia bisa lakukan untuk menghentikan perang ini. "Ini mungkin takdirku harus seperti ini, mati masuk ke dalam laut Mediterania. Maafkan mas Ryuna, maafkan mas Rany, mas tidak bisa menepati janji mas untuk kembali," batin Yosep.


Tubuh Yosep mengecil, kembali seperti semula dan masuk lebih dalam ke laut Mediterania, tiba-tiba pusaran air muncul dan menghisap tubuh Yosep.


Swush!


Slurp!


Yosep masuk ke dalam pusaran air, dan menyeret tubuhnya ke sebuah portal putih. Yosep akhirnya masuk ke dalam portal, lalu terdampar di sebuah pulau antah berantah yang mengerikan penuh dengan tulang belulang.

__ADS_1


__ADS_2