SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 152


__ADS_3

"Terima kasih pak big bos sudah menyelamatkan saya. Aku memang sering mendapatkan perlakuan seperti itu dari Jodi, dia anak geng dari salah satu mafia di Bogor, perangainya kadang sangat kasar."


Cinta tak mengetahui jika Jodi adalah orang yang telah merampok kafe Raimu CRC, dimana Cinta sekarang bekerja. Jodi hanya memanfatkan Cinta untuk mencari informasi kelonggaran situasi dalam kafe untuk melancarkan aksinya merampok kafe Raimu.


Yosep memberikan tangkapan layar fotonya pada Cinta, "apakah kamu mengetahui jika para perampok yang menggunakan topeng para punakawan itu mempunyai tato di seperti?" tanya Yosep.


Deg!


Jantung Cinta berdegup kencang, tato itu juga dia lihat pada leher Jodi. "Jadi Jodi ...."


"Ya bisa dikatakan seperti itu, tapi saya sedang mendalami semua komplotan perampok yang terlibat. Untuk itu bantu saya mengungkap semua komplotan perampok dengan memberikan informasi yang Cinta ketahui."


Cinta menceritakan bahwa Jodi tinggal di apartemen 1 park avenue nomor 21. Apartemen yang pernah Yosep singgahi dan diusir dari sana gara-gara bajunya seperti gembel. Di awal bulan dan akhir bulan teman-teman Jodi akan berkumpul di apartemen miliknya untuk berpesta sebelum mereka pergi terus menghilang kembali.


"Aku takut pak big bos, meskipun aku asli betawi tapi aku tinggal sendirian dan yatim piatu. Aku khawatir Jodi akan mencari ke rumah dan memukulku lagi, setelah di melihatku dengan pak big bos. Apalagi aku sudah memberitahukan informasi tentang Jodi adalah bagian dari mafia bogor yang bernama jely bean."


Wajah cinta pucat dan sangat takut, dia di apa-apakan oleh Jodi. Setahu Cinta, Jodi pernah bercerita jika geng mafia jely bean sangat kejam dan tak segan membunuh siapa pun yang berkhianat, memberi informasi tentang mereka dan menggangu mereka.


"Tenang saja, kita cari hotel yang aman, dan Cinta tinggal disana sementara. Saya yang akan menjamin keamanan dan kehidupan Cinta sementara ini."


Yosep mengajak Cinta untuk menaruh motornya ke rumahnya di Pakubowono Residence, sekalian mengambil beberapa baju untuknya tidur di hotel. Untuk Sementara Cinta harus menggunakan transportasi online untuk pulang dan pergi dari kafe Raimu CRC.


___


___


___


Yosep sudah memesan dua kamar dalam satu minggu untuk, Dia dan Cinta menginap sementara. Namun Cinta menolak karena takut tidur sendirian, biasanya ia tidur bersama tetangganya Marni yang selalu menemani Cinta tidur setiap hari di rumah Cinta. Akhirnya dengan terpaksa Yosep akan tidur malam ini bersama Cinta dalam satu kamar.

__ADS_1


"Kamu tinggalah disini dahulu, jika ada apa-apa segera hubungi saya!" titah Yosep sambil mengelus lembut Rambut Cinta layaknya seorang kekasih. "Saya akan pergi menyelidiki Jodi di kamar apartemen miliknya."


"Baik pak big bos, terima kasih!"


Cinta merasa Yosep menyukainya, padahal memperlakukan Cinta sebagai kakaknya saja, karena Cinta umurnya lebih tua 3 tahun dari Yosep.


___


___


___


Yosep sampai di depan pintu utama lobi dan bertemu dengan sekuriti yang sama. Securiti yang pernah menendang Yosep dan menyiramnya. Yosep bergerak cepat menggunakan jurus moksala rudra untuk mengerjai kedua securiti.


Ketika sudah mendekat Yosep dengan jurus jari bumi menekan titik lambung salah satu securiti dan melakukan hal yang sama pada securiti lain tapi dititik berbeda yaitu titik prostat. Kemudian menyelinap masuk menuju kamar Jodi di nomor 21.


"Hoek, hoek, hoek, Joni aku pergi ke toliet dulu, perutku mual sekali," ucap securiti satu bernama Joni sambil memegang mulutnya yang ingin terus muntah.


Mereka berdua lari tunggang langgang ke toilet dan terus bolak-balik ke toilet, yang satu ingin berak, yang satu ingin muntah hingga mereka berdua terkulai lemas di kamar toilet.


Yosep yang sedang menyelinap membayangkan mereka berdua muntah dan berak tanpa henti membuatnya tertawa sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya, "pffft, hahaha, pffft, hahaha ... rasakan jika berani menghinaku!"


Yosep sudah sampai di depan kamar Jodi, menengok ke kanan dan ke kiri, untuk melihat situasi ada orang atau tidak yang sedang berjalan ke arahnya.


Setelah tidak ada orang Yosep memakai handsfree untuk mendengarkan prmbicaraan Jodi dan komplotannya lewat alat penyadap sangat kecil yang ia pasang di leher Jodi, secepat kilat. "Rupanya mereka ada di dalam tapi pembicaraanya semuanya unfaedah tentang wanita semua sial!" batin Yosep menyeringai kesal.


___


___

__ADS_1


___


Setelah satu jam menunggu di balkon apartemen dengan mengendap-endap, Yosep berpindah tempat dengan jurus moksala rudra. Kini mereka memulai pembicaraan untuk merampok kembali kafe Raimu. "Bagus semua pembicaraan sudah saya rekam sebagai barang bukti, rencana perampokan kafe pada tanggal 7, masih ada waktu 4 hari lagi. Saya akan menangkap merek sekarang juga," Yosep menyeringai jahat lalu menendang kaca di balkon apartemen milik Jodi.


Prang!


Jodi dan komplotan membulatkan mata dan mengambil pistol di mejanya. Dengan secepat kilat Jodi mengarahkan pistol ke arah Yosep lalu menarik pelatuknya.


Dor!


Jleb!


Peluru berhasil ditangkap oleh kedua jari Yosep lalu meremasnya dengan menyeringai jahat. "Kalian akan membayar semua kejahatan kalian sampai ke akar-akarnya karena telah berani merampok kafe saya!"


Yosep secepat kilat menotok ketujuh komplotan perampok dengan jurus jari petir, tubuh mereka tidak dapat bergerak. "Ampun-ampuni kami!" ucap Jodi dalam keadaan mematung, wajahnya pucat pasi.


"Bodo amat, kalian telah merugikanku puluhan milyar, rasakan ini!" Yosep menotok dengan jurus jari bumi prostat Jodi dan 3 komplotan temannya, membuatnya sakit perut dan terus kentut.


Tuut!


Tuut!


Jodi dan 3 komplotan perampok tidak bisa menahan mereka, akhirnya dalam keadaan mematung mereka berak di celana. "Aw! Sakit, sakit!" pekik serentak Jodi dan ketiga teman perampoknya.


"Sekarang giliran kalian!" Yosep menyeringai jahat lalu menotok bagian perut ketiga komplotan perampok yang tersisa dengan jurus jari bumi, untuk membuat mereka mual.


"Hoek, hoek, hoek!" ketiga perampok muntah terus-terusan tanpa henti. "Ampwun twan ampwun, towlowong lepawskan kawmi!"


"Cepat katakan di mana markas kalian?!" teriak Yosep menyeringai jahat. "Kalau tidak saya tambah lagi hukumannya!"

__ADS_1


"Ampun tuan, ampun! Kami menyembunyikan uangny di Gunung Sindur bogor di perumahan Gunung Sindur residence nomor A5, lepaskan kami tuan!" pekik Jodi memberitahukan markas mereka, Yosep sudah menghubungi polsek setempat dan menaruh salinan barang bukti di meja Jodi.


Mereka akan berhenti muntah dan berak sampai 15 menit dan tubuh mereka berhenti mematung sampai 60 menit. Polisi akan tiba setengah jam lagi, Yosep terjun dari lantai 3 apartemen dengan jurus moksala Rudra menuju gunung Sindur Bogor, dimana markas geng mafia jely bean berada.


__ADS_2