SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 300


__ADS_3

Telapak tangan kanan ditempelkan pada perut Rany yang berada di sebelah kanan Yosep, dan telapak tangan kiri ditempelkan pada perut Ryuna yang berada di sebelah kiri Yosep. Yosep sedang mentransfer jiwa kedua bayinya yang berhasil ia selamatkan dari tangan Bayanaka.


"Kekuatanku ternyata terhubung ke Bayanaka. Pantas saja dia mengetahui keberadaan dan semua yang berada dalam hati serta pikiranku. Dia bisa muncul kapan saja, contohnya mencuri kekuatan anak-anaku, seharusnya kalian bisa menjadi raja setelah aku tiada. Tapi semuanya telah dihisap olehnya, dengan begini saya sudah memutuskan hubungan antara jiwaku dan jiwa Bayanaka sekarang, setelah semua artefak menjadi batu mustika lotus semesta atau lotus sejagat."


"Bagaimana Yos kondisi Rany dan Ryuna?" tanya Dawi raut muka khawatir.


"Tidak apa-apa, semua baik-baik saja." Yosep bersikap dingin seperti bukan Yosep biasanya, membuat Dawi curiga. Setelah mendapatkan lotus semesta, emosi Yosep sebagai manusia mulai berkurang. "Kenapa Yos? Ada apa?"


Yosep keluar dari mansion tanpa berbicara sepatah katapun pada semua orang disana, termasuk Albert, Kenshin, dan Jayus. Lalu terbang melayang ke atas pulau komodo, "Ajian ciung wanara!" Yosep menangkupkan tangan lalu muncul lima batu mustika seiryu, suzaku, genbu, byako dan qirin lalu menyebar ke empat arah mata angin, sedangkan batu mustika qirin turun perlahan ke mansion.


Setelah Ochobot City hancur, situasi tidak seimbang, mulai ada pemicu-pemicu kecil untuk berperang. Dunia terpecah menjadi empat faksi, yaitu faksi UAA, faksi USF, Faksi Tenshin, dan faksi netral. Efeknya perang dagang ferjadi, bahkan tak segan-segan saling provokasi di media internasional untuk memicu perang.


Yosep turun perlahan ke mansion miliknya, ia memikirkan anak-anaknya di masa depan. Karena dunia sudah berubah setelah kebangkitan Bayanaka. "Untuk sementara ayah Albert, ayah Kenshin, kak Sazaki, dan ayah Jayus, jangan keluar dari pulau ini!" seru Yosep, "Tim throne army, hanoka dan pancawijaya tetap berjaga ketat disini! Jangan keluar sedikit pun!"


"Menantu, bagaimana dengan penyakit Ryuna?" tanya Kenshin yang sangat khawatir dengan keadaan Ryuna. "Waktunya semakin dekat, ditambah Ryuna juga mau melahirkan."


"Rany dan Ryuna akan melahirkan malam ini, sekarang juga, saya akan menyembuhkan Ryuna!" Yosep berjalan ke arah kamar persalinan, lalu masuk dengan raut muka dingin. "Bola penyembuh semesta!"


Bola lotus semesta keluar dari tubuh Yosep lalu membesar dan menyelimuti tubuh Ryuna, energi negatif serta aura negatif dalam tubuh Ryuna. Sisa-sisa Racun di dalam tubuh Ryuna keluar, sel-sel yang mati juga keluar membentuk cairan hitam pekat. Yosep menatap dingin Ryuna tanpa kasih sayang sedikit pun, tanpa ada rasa khawatir atau rasa takut kehilangan.


"Mi, aku pergi!" tubuh Yosep berkedip berteleportasi meninggalkan pulau Komodo, yang ia tuju menara Sentanu grup.


Raka masih terus mengganggu setelah ia kedapatan menjadi dalang pencurian gudang pupuk. Raka lolos dari polisi, karena Raka berhasil menyuap semua polisi korup di Cirebon, hingga jaksa agung Cirebon.


Yosep sampai di depan menara SG memakai setelan jas biru, tampilannya berubah dengan rambut berdiri. "Saya ingin bertemu dengan tuan Raka," pinta Yosep dengan sorot mata yang tajam dan mendominasi.


"Siapa anda? Apakah sudah ada janji?" tanya karyawan di meja resepsionis.


"Tidak."

__ADS_1


"Mohon maaf, anda harus membuat janji terlebih dahulu!" tolak karyawati bernama Reysa.


"Janji ya!" Yosep menyeringai jahat, lalu mengangkat meja resepsionis dan melemparnya keluar lobi. "Cepat, katakan pada tuan Raka! Saya Yosep Firmansyah pemilik Yoo and Ra Grup ingin bertemu!"


Shua!


Prang!


Brak!


Meja itu terlempar keluar dan menabrak dinding kaca hingga pecah dan hancur luluh lantak. "Keamanan-keamanan! Tolong amankan orang gila ini!" teriak Reysa.


"Saya meminta baik-baik kalian mempersulitku!" Yosep menatap tajam penjaga keamanan yang siap mengepungnya. "Buwana aksa, ilusi tak terbatas!"


Deg!


Semua penjaga keamanan terduduk lemas dengan raut muka pucat pasi, matanya membulat seperti habis tercekik. Semua karyawan yang melihatnya sangat ketakutan, Reysa pun sangat ketakutan melihat mata beriak air berwarna merah milik Yosep.


Yosep menekan tombol lift, pintu lift terbuka lalu masuk ke dalamnya. Raut mukanya sama sangat datar dan dingin, seteleh beberapa saat pintu lift terbuka dan langsung menuju ruangan Raka di lantai paling atas.


Brak!


Yosep menendang pintu ruangan Raka, "Halo! Apa kabar Raka?" Yosep melesat cepar dan duduk di kursi Raka. "Sangat empuk kursi ini, ternyata kamu masih ingin bermain denganku, ya!"


"Apa yang kau inginkan?!" Raka membulat matanya dan mengambil pistol magnum di pinggangnya lalu menodongkannya pada Yosep. "Mati kau!"


Dor!


Dor!

__ADS_1


Kedua peluru itu berhenti di depan muka Yosep, "Saya hanya ingin kau berhenti mengganggu kami? Apakah itu suruhan dokter Yadna atau lebih tepatnya sang penyelamat, Bayanaka?!" Yosep menyeringai licik dan mengambil satu peluru yang berhenti di depannya. "Jurus melipat bumi!"


Shua!


Jleb!


"Aaargh!" Niva yang muncul dari pusaran angin di belakang Raka memekik, bahu kirinya tertembus peluru yang dilesatkan oleh tangan kanan Yosep. "Ayah! Aaarkh!"


"Bagaimana? Apa kau masih ingin bermain?" Yosep hilang dari pandangan dan muncul di belakang Niva, lalu mendekap pinggang Niva. "Bagaimana jika Nada aku ikut sertakan dalam permainan ini? Hahahaha! Pasti sangat menyenangkan."


Ctak!


Nada muncul di luar dinding kaca dalam keadaan melayang, "Ayah tolong! Ayah tolong!" teriak Nada. "Tolong ayah, Nada takut ayah, tolong!"


Raka menggertakan giginya, raut mukanya merah padam namun tak ada yang bisa ia lakukan. "Aku menyerah!" Raka terduduk lemas, "Silahkan! Apa yang kau inginkan?!"


"Katakan, dimana markas organisasi Tenshin?!" teriak Yosep, "Dan serahkan semua aset Sentanu Grup!"


"Baiklah!" Raka bangkit dari duduknya lalu memberikan dokumen serta surat kuasa penyerahan aset Sentanu Grup, lalu menandatanganinya. "Ini suratnya, sudah aku tanda tangani! Markas mereka berada di ...."


Dor!


Sebelum Raka melanjutkan perkataanya, Raka sudah tertembak di bagian jantung oleh penembak jitu yang berada di gedung seberang. "Ternyata kau masih memata-mataiku ya, hahahaha. Ajian jagat saksana!" tubuh Yosep berpindah dan menempelkan tangannya pada dada Raka yang tertembus timah panas.


Swuung!


Tubuh Raka diselimuti aura hijau, jantungnya yang berlubang, rapat kembali dan Raka terselamatkan. "Te-terima kasih! Aku akan bersumpah setia padamu! Markas mereka berada di Sydney Australia!" terang Raka terbata-bata.


Yosep melambaikan tanganya, tubuh Nada berkedip dan sudah berada di samping Niva. "Kemarilah!" Yosep melambaikan tangan pada Nada dan Niva, mereka berdua masih ketakutan dengan terpaksa mendekati Yosep. "Ajian jagat saksana!"

__ADS_1


Yosep memulihkan luka yang dibuatnya pada Niva, "Te-terima kasih mas Nurul!" Nada membungkuk hormat.


"Kamu mengenalnya?!" tanya Niva yang lupa dengan penjual kopi yang pernah ia temui, ternyata itu adalah bos Yoo and Ra grup.


__ADS_2