SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
SKB 369


__ADS_3

Keesokan harinya.


Feng Xin terbangun dengan mengerjapkan mata, "Dimana ini?"


Mata berkeliling menatap kamar yang sangat megah dengan didominasi ornamen berwarna emas.


Tidak ada satu orang pun yang berada di kamar An Yue, mereka semua termasuk Jendral Jia Xu sedang menghadiri penobatan An Lin sebagai raja kerajaan An Zong.


Walau kekaisaran Han tidak menyetujuinya. Namun Kaisar Yuan Shao sudah tidak bisa berbuat apa-apa, sebab kekuatan tempur kekaisaran Han menurun drastis semenjak kehilangan 3 Jendralnya, yakni Jendral Zuo Ci, Jendral Zhang Jiao dan Jendral Dong Zhuo.


Ditambah lagi, asosiasi alkemis paviliun Lotus Semesta sudah memutuskan untuk mengangkat Feng Xin menjadi penerusnya karena berhasil memberikan pil level 7.


Hal itu juga berimbas besar pada pemasukan keuangan kekaisaran Han, sebab paviliun Lotus Semesta akan hengkang dari wilayah pusat kekaisaran menuju kerajaan An Zong sesuai saran Fung Su.


"Lebih baik aku pergi, aku harus meningkatkan tahap jiwa spiritualku ke tahap langit. Tapi menurut kakek Muka Beku untuk naik ke level langit tidak mudah, selain harus menyerap inti monster untuk memenuhi ruang jiwaku, juga membutuhkan api ilahi surgawi untuk membakar jiwaku sepanas mungkin," pikir Feng Xin.


Feng Xin bangkit berdiri dan merentangkan kedua tangannya untuk melemaskan otot-ototnya yang kaku.


Meski ia baru saja tidur satu hari, tapi otot-ototnya serasa membeku selama 1 bulan.


Feng Xin mau melompat untuk terbang melewati jendela kamar An Yue, namun langsung terjerembab di permukaan tanah.


"Aw, sial?" Muka Feng Xin masuk ke dalam lubang yang berlumpur dan membuat wajahnya kotor.


Untung saja itu bukan lubang kotoran kerbau, kalau iya, muka tampannya akan berwajah hijau gelap.


[Witwiiw! Mohon maaf, selama tuan belum baik ke tahap jiwa spiritual langit, seni 7 Naga Terbang tidak bisa digunakan. Sebab Dantian tuan mengalami ledakan energi yang cukup kuat hingga membutuhkan proses pemulihan yang lama dan tidak diketahui]


Feng Xin menghela nafas panjang menatap layar panel hologram berwarna biru di depannya, dan rasanya Feng Xin ingin berteriak di dalam air sekeras-kerasnya.


Feng Xin segera melesat jauh menggunakan seni Langkah Naga Darah, tujuannya hanya ingin membersihkan diri.


Sesaat sebelum pergi, Feng Xin memindai dengan persepsi kesadarah ilahi untuk mencari keberadaan Lin Hua dan Lin Mei, mereka berdua telah dikeluarkan dari penjara.


"Nampaknya mereka sudah pulang, waktunya menagih sesuatu pada Lin Mei," gumamnya tersenyum licik.


Misi Feng Xin bertambah berat karena harus berkultivasi ganda dengan 10 wanita dan ditambah lagi harus menaikan tahap jiwa spiritualnya ke tingkat langit yang membutuhkan banyak inti binatang spiritual di tingkat raja.

__ADS_1


Binatang spiritu tingkat raja merupakan binatang spiritual yang susah ditemukan di empat kekaisaran alam bawah.


Feng Xin melompati satu dahan pohon ke dahan pohon yang lain dengan hati riang gembira karena melihat dari persepsi kesadaran ilahi, Lin Mei sedang mandi seorang diri di sungai desa Suijin.


"Woaah, tubuhnya begitu menggiurkan, seni kesadaran ilahi memang sangat menakjubkan dan persepsinya sangat jauh. Apa guru juga melakukan hal yang mesum sama sepertiku?" pikirnya dengan raut muka mesum.


Feng Xin langsung bersembunyi di balik batu besar mengintip Lin Mei yang mandi tanpa sehelai benang pun, hanya menyisakan kepala dengan rambut yang basah.


"Gluk!" Feng Xin meneguk salivanya dalam-dalam, bahkan darah di hidungnya sudah merembes keluar, "Sialan, Lin Mei pesona tubuhnya membuat darahku berdesir. Aku akan menyergapnya dari dalam air."


Feng Xin melucuti artefak rubah putih dan bergerak masuk ke dalam air secara perlahan hingga tak bisa dideteksi oleh Lin Mei, baik gerakan dan suaranya.


Feng Xin berenang perlahan dan mengaktifkan Mata Naga Darah agar persepsi pandangannya tetap jelas di dalam air.


Tongkat besi itu semakin menegang manakala melihat gundukan benda kenyal di pinggan An Yue yang naik turun.


"Na-na ... segar sekali mandi pagi di sungai, aku ingin sekali berlama-lama disini. Tapi entah mengapa aku selalu memikirkan Feng Xin di dalam kepalaku beberapa hari ini."


"Memang dia pemuda yang sangat tampan dan kuat, tapi mana pantas aku bersanding dengannya," gumam Lin Mei dan didengar oleh Feng Xin.


Feng Xin langsung sumringah mendengar gumaman Lin Mei ternyata memang menyukainya.


Tubuh Lin Mei merasakan kembali sengatan listrik yang membuat tubuhnya merasakan sensasi lembut yang luar biasa dari tangan Feng Xin.


[Witwiiw! Selamat, tuan telah meningkatkan kesan Meng Lin Mei dengan seni 9 bintang: Macan Kumbang Langit]


---------------¤---------------


[Nama: Lin Mei]


[Level kultivasi: -]


[Kesan: 100%]


[Kondisi: normal]


---------------¤---------------

__ADS_1


"Ini, aku tenanglah. Bukankah kau merindukanku? Aku datang untuk memuaskan rasa rindumu padaku. Aku juga sangat merindukanmu," goda Feng Xin dengan berbisik di telinga kanan Lin Mei.


Pemudi berlesung pipit tersebut mukanya sudah merona semerah kepiting rebus, "A-aku juga merindukanmu. Tapi aku tak pantas untukmu."


"Memang banyak wanita cantik di dunia ini, tapi aku hanya terpaut padamu, sungguh! Percayalah! Jika tak percaya belalah dadaku!" Feng Xin membalikan badan Lin Mei dan merentangkan kedua tangannya.


"Gombal!" Dengan tersipu, Lin Mei memukul lembut dada Feng Xin lalu spontan memeluknya.


Lin Mei senang bukan kepalang melihat pujaan hatinya tiba-tiba muncul di depan matanya.


"Sayang, jika kamu melakukan seperti ini aku takan tahan." Feng Xin mencoba berpura-pura melepaskan pelukan Lin Mei.


"Tidak apa-apa, lakukan saja jika berani," tantangnya.


"Kamu wanita nakal ya." Feng Xin menyolek dagu Lin Mei dan wanita berambut hijau tersebut melepaskan pelukannya.


Kedua mata saling bertatapan penuh arti ditemani suara gemericik air. Mereka perlahan menenggelamkan badannya hingga kepalanya saja terlihat.


Sedangkan kedua tangannya bergerilya di dalam air menelusuri lekukan setiap tubuh masing-masing.


Sensasi seperti ini baru mereka rasakan pertama kali dan mereka sangat menikmati, bahkan baru beberapa saat, Lin Mei sudah melepaskannya dengan melenguh nikmat.


Bibir mereka berpagutan di dalam air dan tanpa basa-basi, Feng Xin pun melakukannya hingga lembah sempit itu mengeluarkan cairan merah.


Feng Xin menautkan bibirnya kuat-kuat agar Lin Mei tak menjerit kesakitan. Lama-kelamaan Lin Mei menikmatinya hingga ia lupa bahwa seharusnya sudah selesai untuk mandi.


Dalam perhelatan akbar tersebut, Fenh Xin membuat Lin Mei harus melepaskannya beberapa kali dan akhirnya Feng Xin pun melepaskannya hingga membuat tubuh Lin Mei terpental ke bibir sungai yang berpasir.


"Aduh, kuat sekali," lirihnya kesakitan.


[Witwiiw! Kutukan Naga Darah kembali muncul]


---------------¤---------------


[Kutukan Naga Darah: 25 hari. Jika berhasil melakukan kultivasi ganda mendapatkan bonus penyerapan sumber saya dua kali lipat selama 15 hari]


[Syarat khusus: Tidak bisa melakukan kultivasi ganda dengan wanita yang pernah bersama tuan]

__ADS_1


[Syarat: Lakukan kultivasi ganda dengan 10 wanita (1/10)]


---------------¤---------------


__ADS_2