
Cup!
Cup!
Cup!
"Sial! Siapa perempuan yang menawar 3 triliun perhiasan itu, sungguh menjengkelkan! Padahal aku sangat menginginkannya," gerutu Risadju.
"3 triliun pertama! 3 triliun kedua! 3 triliun ketiga! Baik, tidak ada lagi yang menawar!" Syahrini mengetuk palu. "Pemenangnya ruangan SVVIP 01!"
"Terima kasih atas partisipasinya! Selamat bertemu kembali di lelang selanjutnya! Bye-bye!" Syahrini menutup acara lelang dengan melambaikan tangan lalu masuk ke panggung bagian belakang. "Fyuh! Hari ini sukses besar lelangnya, untungnya juga bisa beli pulau."
Yosep dan tim ZZRR ke tempat pembayaran untuk membayar barang yang dilelang, sekaligus mengambilnya. "Sepertinya bisnis lelang juga sangat menguntungkan," gumam Yosep. "Mungkin aku harus berinvestasi."
Bagi Yosep ketika ada bisnis yang menguntungkan, tidak boleh di lewatkan. Sebagai seorang pebisnis dan investor, ketika melihat kesempatan emas, sedikit pun harus di tangkap.
"Perkenalkan saya Zamri direktur pelelangan gedung nusantara!" Sapa Zamri menyodorkan tangan. "Semoga tuan-tuan dan nona-nona menikmati acara hari serta berkenan kembali."
"Terima kasih tuan Zamri atas pelayanannya, saya Yosep Firmansyah," balas Yosep dan menyambut tangan Zamri. "Maaf tuan Zamri, saya tertarik untuk berinvestasi pada gedung pelelangan ini."
Zamri terdiam matanya menatap ke atas, ke kiri lalu ke kanan mengingat-ingat nama Yosep Firmansyah. Nama itu baginya tidak asing, sebagai pebisnis koneksi Zamri sangat luas jadi ia punya sedikit informasi tentang Yosep.
Yosep membayar dahulu barang lelangnya dengan mentransfer uang 4 triliun. Zamri menyerahkan pusaka belati dibungkus kotak emas dan 4 set perhiasan pada Yosep, dengan dibungkus kotak perhiasan anti peluru.
"Tunggu! Ini tuan Yosep yang menghebohkan para investor dan pebisnis di Jakarta, beberapa minggu yang lalu membeli semua properti di kawasan kebayoran lama, bukan?" tanya Zamri dengan mata menelisik.
"Ah tuan Zamri, terlalu dibesar-besarkan. Ya bisa di bilang begitu, hehehehe," jawab Yosep tertawa ringan.
Tiba-tiba Cinta datang ke gedung pelelangan Nusantara, "Pak big bos! Pak!" panggil Cinta dari kejauhan.
Yosep belum memperkenalkan GM Raimu Building Group pada tim ZZRR. Yosep menoleh lalu membalikan badan, "Eh Cinta! Kebetulan, Tolong berikan surat akuisisi saham untuk pelelangan nusantara!" titah Yosep.
"Siap pak big bos!" sahut Cinta
Cinta sudah diberi pesan oleh Yosep sebelum datang ke Jakarta untuk menyiapkan beberapa surat akuisisi saham, karena Yosep sudah menyuruh Cinta untuk melobi beberapa CEO properti di Jakarta.
__ADS_1
"Itu siapa mas?" ketus Ziva.
"Dia GM Raimu building Group. Namanya Cinta, maaf mas tidak memberitahukannnya pada kalian," jawab Yosep.
"Ya asal jangan dimasukin lagi saja ke daftar istri selanjutnya. Kalau berani tiang mas, aku potong lihat saja!" timpal Zahra.
Prok!
Prok!
Risadju bertepuk tangan dan tertawa lepas, "Hahahaha, orang terkaya di Indonesia ternyata takut dengan keempat calon istrinya, sungguh memalukan. Anda ini sangat tampan tuan Yosep, sangat kaya dan terkenal baik hati. Kalau saya jadi istri anda, saya akan membiarkan anda nikah dengan 5, 7, bahkan 20 wanita."
"Jaga mulutmu!" ucap Rany berapi-api.
"Dasar lancang!" timpal Ryuna berapi-berapi.
"Ternyata keempat calon istri orang terkaya Indonesia, barbar semua," ejek Risadju.
Perempuan muda berumur 21 tahun memakai rok mini kotak-kotak, baju sweater rajut berwarna krem, rambutnya bergelombang berwarna coklat sebahu, matanya agak bulat, kulit putih pucat dan hidung mancung.
Setelah ia tahu bahwa di kamar SVVIP 01 itu adalah Yosep, ia bergegas menuju tempat pembayaran untuk bertemu dengannya, sekaligus mengambil barang yang berhasil ia lelang.
"Sudah-sudah, jangan bertengkar!" Yosep mengajak tim ZZRR untuk pulang. "Cinta, urus transaksi dengan tuan Zamri!"
"Baik, pak big bos!" sahut Cinta.
Risadju sangat kesal diacuhkan oleh Yosep, "Cih! Aku pikir tuan crazy rich itu orangnya sangat ramah dan sopan. Ternyata hanya pencitraan!" decih Risadju.
Yosep tak menghiraukan ucapan Risadju hanya membalasnya dengan senyuman. "Bilang saja kau ini menyukai mas Yosep kan? Dasar wanita mulut ember, kurobek mulutmu!" ancam Zahra.
Yosep belum pernah melihat Zahra semarah, Yosep hanya mengetahui Zahra wanita lembut dan tidak pernah marah atau ngambek. "Memangnya kau berani? Dasar parasit yang numpang hidup sama tuan Yosep!" ejek Risadju.
"Nona kenapa anda menghina semua calon istri saya? Lebih baik nona pergi, jika nona mencintai saya, mohon maaf nona akan menunggu selamanya. Jadi lebih baik nona tidak usah ganggu kami lagi!" ucap Yosep dengan nada lembut.
Yosep mengajak tim ZZRR untuk masuk mobil, raut muka mereka penuh emosi. Di dalam mobil mereka berempat enggan berbicara, Yosep bingung harus berbicara apa dengan mereka untuk menenangkannya.
__ADS_1
Cup!
Cup!
Yosep mencium kening mereka satu persatu, pipi mereka berempat langsung memerah. "Ih, mas apaan sih! Ngagetin aja!" ucap Zahra.
"Ya mas bikin kaget tau!" timpal Rany.
"Ya habisnya kalian, cemberut saja. Kita ini mau lamaran terus menikah, tapi kok cemberut. Sudahlah jangan dirisaukan nenek lampir itu, cinta mas hanya buat kalian berempat," ucap Yosep.
___
___
___
Yosep sudaj sampai di hotel Balongan Indah, untuk mengadakan acara lamaran. Aula hotel sudah disulap secantik mungkin sebagai pendukung perhelatan akbar orang terkaya nomor satu di Indonesia melamar keempat calon istrinya. Semua tamu undangan dari mulai artis, pejabat hingga mitra bisnis semuanya hadir dari berbagai pelosok negeri.
Yosep juga sangat tampan memakai setelan jas biru, dan tim ZZRR memakai dress panjang berwarna putih. Calon mertua Jayus Pratama, Setyo Wijaya, Mala Abshari, Kenshin Himura bersama Sasaki pun sudah hadir untuk menyaksikan dan merestui putri-putri mereka di lamar oleh Yosep.
"Pramono, setelah acara ini selesai. Kamu atur waktu agar saya bisa bertemu dengan tuan Yosep!" titah presiden Nakowi.
"Baik, tuan presiden!" sahut Pramono menganggukan kepala.
"Nak, ayah harap kamu jaga baik-baik Rany. Sayangi dia dan bahagiakan dia, kalau ada masalah selalu selesaikan dengab kepala dingin," pinta Jayus.
"Ya ayah, Yos janji akan buat Rany bahagia dan buat ayah secepatnya jadi seorang kakek," balas Yosep.
"Ya itu yang utama, hehehe. Pokoknya tiap hari dah mantap-mantapnya, hehehehe," goda Jayus.
"Waduh, bisa encok yah, hahahaha," balas Yosep.
Acara pun di mulai dengan Yosep memakaikan keempat cincin pada jari manis Rany, Ziva, Zahra dan Ryuna. Lalu memakaikan empat kalung berlian yang di dapat lelang tadi siang dengan warna bandul yang berbeda-beda, Rany mendapatkan kalung dengan bandul rubi merah, Zahra saphire biru, Ziva emerald kuning dan Ryuna giok hijau.
Keempat raut muka mereka berseri-seri, acara lamaran ini pun disiarkan televisi nasional dan Internasional. Dawi dan Albert menangis haru melihat Yosep akan segera menikah, terutama Dawi ia sangat terharu karena bocah kecil malang itu hidupnya berubah dan akan segera menikah dengan keempat wanita idamannya.
__ADS_1